Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pendidikan Kesehatan Tentang Perawatan Bayi Baru Lahir Dewi Marianthi; Wirda Hayati; Halimatussakdiah; Asniah Syamsuddin
Seumike : Society Progress Journal Vol. 1 No. 2 (2025): SEUMIKE
Publisher : Bansigom Na Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64826/seumike.v1i2.0066

Abstract

Kurangnya pengetahuan ibu terkait perawatan bayi baru lahir masih menjadi penyebab utama tingginya angka morbiditas dan mortalitas neonatal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pendidikan kesehatan tentang perawatan bayi baru lahir dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, kesiapan ibu, dan kesadaran komunitas terhadap perawatan neonatal. Penelitian ini menggunakan metode hybrid participatory action research (PAR), yang mencakup identifikasi kebutuhan, pengembangan teknologi tepat guna, pelatihan tatap muka dan daring, serta monitoring dampak di Soi Ram Intra, Bangkok. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan: 85% peserta mampu mengoperasikan teknologi perawatan dasar, 70% meningkatkan pemahaman tentang perawatan kebersihan bayi, dan 75% lebih sadar akan pentingnya kesehatan neonatal. Temuan ini menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan berbasis PAR mampu memperluas jangkauan edukasi, meningkatkan literasi kesehatan, serta memperkuat kolaborasi akademik lintas negara. Kesimpulannya, program ini berkontribusi pada peningkatan kemandirian ibu dan keberlanjutan kesehatan bayi baru lahir.
HUBUNGAN INTENSITAS NYERI DENGAN PEMENUHAN KEBUTUHAN ISTIRAHAT DAN TIDUR PADA PASIEN POSTOPERASI EKSTREMITAS BAWAH DI RUMAH SAKIT Taufik; Muhammad Ikhsan; Hermansyah; Asniah Syamsuddin; Ainal Mardhiah
Getsempena Health Science Journal Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/ghsj.v3i2.2853

Abstract

Background Nyeri merupakan rasa sakit yang dialami oleh tubuh yang disebabkan karena adanya kerusakan jaringan atau rangsangan lainnya yang mengganggu keseimbangan tubuh dan juga merupakan permasalahan yang sering terjadi pada pasien postoperasi fraktur dan selalu memberi dampak pada tubuh, diantaranya adalah gangguan pemenuhan kebutuhan istirahat dan tidur. Kebutuhan istirahat dan tidur yang terpenuhi dapat mengakibatkan gangguan mental, emosional dan kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan intensitas nyeri dengan pemenuhan kebutuhan istirahat dan tidur pada pasien postoperasi fraktur ekstremitas bawah di Rumah Sakit. Method Penelitian ini merupakan quantitative research dengan menggunakan desain cross sectional study. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 81 orang pasien posoperasi fraktur ekstremitas bawah. Instrumen penelitian menggunakan skala nyeri Numerical Rating Scale (NRS), Fatigue Assesment Scale (FAS) dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Data dianalisis menggunakan program SPSS versi 23 dengan uji Chi-square. Result Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara intensitas nyeri dengan pemenuhan kebutuhan istirahat dengan (p=0,044 ; OR=3,630) dan ada hubungan antara intensitas nyeri dengan pemenuhan kebutuhan tidur dengan (p=0,031 ; OR=3,938). Conclusions Diharapkan kepada perawat untuk dapat membantu pasien postoperasi fraktur ekstremitas bawah sehingga dapat menemukan cara untuk mengatasi intensitas nyeri, agar pemenuhan kebutuhan istirahat dan tidur pada pasien postoperasi fraktur ekstremitas bawah dapat terpenuhi.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Green Exercise dan Urban Farming dalam Pencegahan Diabetes Melitus Roma Sitio; Putro Simeulu; Asniah Syamsuddin; Muliya Sari; Erlangga Galih Zulva Nugroho
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 9, No 3 (2026): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v9i3.632

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi yang terus meningkat akibat perubahan gaya hidup masyarakat, seperti kurang aktivitas fisik, pola makan tidak sehat, dan rendahnya kesadaran dalam pencegahan penyakit. Upaya promotif dan preventif berbasis masyarakat diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku hidup sehat dalam pencegahan DM. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan perilaku masyarakat melalui edukasi kesehatan dan urban farming dalam pencegahan Diabetes Melitus di wilayah kerja Puskesmas Banda Raya Kota Banda Aceh. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui edukasi kesehatan, demonstrasi senam diabetes, senam kaki, pelatihan urban farming, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Kegiatan penyuluhan dilaksanakan pada tanggal 28–29 April 2026 dengan jumlah peserta sebanyak 52 orang. Pengetahuan peserta diukur menggunakan Diabetes Knowledge Test (DKT), sedangkan perilaku self-management dinilai menggunakan Diabetes Self-Management Assessment (DSMA). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan kategori baik dari 19,23% menjadi 57,69%, sedangkan perilaku self-management kategori baik meningkat dari 15,38% menjadi 51,92%. Selain itu, masyarakat mulai menerapkan pola hidup sehat melalui aktivitas fisik rutin, pengaturan pola makan, dan pemanfaatan pekarangan rumah untuk urban farming. Program ini terbukti mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan DM sekaligus mendukung ketahanan pangan keluarga. Green exercise dan urban farming dapat menjadi strategi promotif dan preventif berbasis komunitas dalam pencegahan Diabetes Melitus secara berkelanjutan.