Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

NILAI-NILAI KARAKTER MATEMATIS DALAM PROSES PEMBELAJARAN MELALUI MODEL PEMBELAJARAN YANG BERBASIS KONSTRUKTIVISME Lusiana Lusiana
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG 2017: SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN 25 NOVEMBER 2017
Publisher : PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.116 KB)

Abstract

The purpose of writing this article, want to describe some values of mathematical characters that appear in the implementation of learning mathematics through a model of learning based on kontruktivisme. The learning process that is carried out in the learning of mathematics is very diverse learning model used. Because the learning model used adapted to the goals to be achieved. even the values karakakter who want raised in the process of learning mathematics can we specify and adjusted to the material discussed. The method of writing this article used the method of literature and data used document data from some research results use of constructivism-based learning model in the process of learning mathematics. The problems that will be discussed in this article "What are the values of mathematical characters contained in the process of learning mathematics using constructivism-based learning model?"
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GIVING QUESTION AND GETTING ANSWER PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA SISWA SMPN 48 PALEMBANG Ana Sundari; Lusiana Lusiana; marhamah marhamah
Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2019): Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.109 KB) | DOI: 10.31851/indiktika.v1i2.3105

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan penerapan model giving question and getting answer pada siswa SMP Negeri 48 Palembang yang ditinjau dari tiga aspek yaitu : aktivitas siswa selama pembelajaran, sikap siswa pada pembelajaran, dan ketuntasan belajar siswa setelah diterapkan model giving question and getting answer. Penelitian ini merupakan penelitian terapan (applied research) dengan menggunakan desain Pre-Experimental yaitu One-Shot Case Study. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII.5 di SMP Negeri 48 Palembang tahun ajaran 2018/2019. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa lembar observasi, lembar tes uraian, yaitu tes hasil belajar siswa, dan lembar angket sikap siswa terhadap model pembelajaran giving question and getting answer. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan diperoleh kesimpulan bahwa keefektifan penerapan model giving question and getting answer pada pembelajaran matematika siswa SMP Negeri 48 Palembang yang ditinjau dari tiga aspek aktivitas siswa, sikap siswa, serta ketuntasan belajar siswa diperoleh KPM (Keefektifan Penggunaan Model) adalah 80% dengan kategori “efektif”.Kata kunci : giving question and getting answer, keefektifan, pembelajaran matematikaThis study aims to determine the effectiveness of applying the giving question and getting answer model to students of SMP Negeri 48 Palembang in terms of three aspects, namely: student activity during learning, student attitudes to learning, and student learning completeness after applying the model giving question and getting answer. This research is applied research using Pre-Experimental design, One-Shot Case Study. The subjects in this study were students of class VII.5 in SMP Negeri 48 Palembang academic year 2018/2019. The instruments used in this study were observation sheets, description test sheets, namely student learning outcomes tests, and questionnaire sheets on students' attitudes towards the learning model giving questions and getting answers. Based on the results of the research and discussion, it was concluded that the effectiveness of applying the giving question and getting answer model to the mathematics learning of students of SMP Negeri 48 Palembang in terms of three aspects of student activity, student attitudes, and student mastery was obtained by KPM (Effectiveness of Model Use) was 80% in the category of "effective".Keywords : giving questions and getting answer, effectiveness, learning mathematics
PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS PMRI PADA MASA PANDEMI COVID-19 Paiza Paiza; Lusiana Lusiana; Ali Syahbana
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG 2021: SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN 2 NOVEMBER 2021
Publisher : PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar lembar kerja peserta didik berbasis pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia untuk diterapkan pada masa pandemi covid-19 yang valid, praktis, dan memiliki efek potensial terhadap hasil belajar peserta didik. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian pengembangan dengan menggunakan prosedur pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development. Implementation, and Evaluation). Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dapat disimpulkan, kevalidan sebesar 90% dengan kriteria sangat valid. Penilaian kepraktisan diperoleh rata-rata persentase sebesar 82% yang berarti bahan ajar tersebut termasuk kategori praktis dan memiliki efek potensial bahan ajar terhadap hasil belajar dikategorikan tinggi dengan persentase sebesar 83%. Secara keseluruhan hasil pengembangan layak digunakan dan dimanfaatkan  untuk mengatasi kebutuhan bahan ajar dimasa pandemic covid -19 pada materi terkait.Kata kunci: lembar kerja peserta didik;bangun ruang sisi datar;PMRI
Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik Melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada Materi Peluang Vira Nurkomaria; Lusiana Lusiana; Zainab Zainab
Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2022): Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/indiktika.v5i1.8730

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik dengan menggunakan model Problem Based Learning (PBL) di kelas VIII.5 SMP Negeri 39 Palembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif model Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri dari dua siklus dengan setiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu rencana, tindakan, pengamatan dan Refleksi. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas VIII.5 yang berjumlah 19 orang dan objek penelitian adalah hasil belajar peserta didik. Teknik analisis data menggunakan kuantitatif sehingga hasil penelitian siklus I menunjukkan nilai rata-rata hasil belajar matematika peserta didik pada materi peluang adalah 64,6 dengan ketuntasan klasikal 48% dilanjutkan pada siklus II dan mengalami peningkatan pada nilai rata-rata hasil belajar adalah 91,6 dengan ketuntasan klasikal 90%. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa model pembelajaran PBL dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik di kelas VIII.5 SMP Negeri 39 Palembang pada materi peluang. 
KESALAHAN PESERTA DIDIK DALAM MENYELESAIKAN SOAL SPLDV DAN PROGRAM LINIER DI TINGKAT SMK Lusiana Lusiana; Jumroh Jumroh; Eka Fitri Puspa Sari
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (875.195 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v12i1.6574

Abstract

Kesulitan dalam memecahkan masalah matematika yang dialami peserta didik menjadi indikator bahwa ada kesalahan yang dilakukan dalam menyelesaikan soal  matematika yang diberikan, Untuk mengatasi kesulitan yang dialami perlu di ketahui indikator-indikator kesalahan yang ditemukan dalam menyelesaikan soal matematika, khususnya soal SPLDV dan Program linier, supaya dapat dilakukan tindak lanjut dalam mencapai tujuan yang direncanakan. Tujuan penelitian mendeskripsikan  kesalahan yang dilakukan peserta didik dalam menyelesaikan soal SPLDV dan program linear di SMK 3 Muhammadiyah Palembang berdasarkan indikator kesalahan Konsep, Prinsip dan indikator kesalahan Prosedur/Operasi. Subjek penelitian peserta didik kelas X dengan jumlah peserta didik 27 orang.. Metode yang digunakan metode kuantitatif. Teknik analisis  statistik deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Dari hasil yang ditemukan kesalahan-kesalahan yang dilakukan peserta didik dalam menyelesaikan soal SPLDV (Rata-rata IKK 35,9% dengan kategori Rendah, IKP 44,8% kategori Sedang dan IKO 50,9% kategori Sedang) untuk soal Program Linear (Rata-rata IKK 70,8% dengan kategori Tinggi, IKP 69,3% kategori Tinggi dan IKO 75,9% kategori Tinggi). Berdasarkan Analisa data dan pembahasan disimpulkan bahwa kesalahan yang ditemukan pada penyelesaian soal SPLDV dengan tingkat kesalahan Sedang pada indikator kesalahan Prinsip dan Prosedur/Operasi, dan pada penyelesaian soal Program liear dengan tingkat kesalahan tinggi untuk ketiga indikator kesalahan. Difficulties in solving mathematical problems experienced by students are an indicator that errors were made in solving the given math problems. follow-up can be carried out in achieving the planned goals. The aim of the research is to describe the mistakes made by students in solving SPLDV questions and linear programming at SMK 3 Muhammadiyah Palembang based on indicators of conceptual errors, principles and procedural/operation error indicators. The research subject was class X students with a total of 27 students. The method used was the quantitative method. Descriptive statistical analysis technique with a quantitative approach. From the results it was found that students made mistakes in solving SPLDV questions (average IKK 35.9% in the Low category, IKP 44.8% in the Medium category and IKO 50.9% in the Medium category) for Linear Program questions (Average - average IKK 70.8% in the High category, IKP 69.3% in the High category and IKO 75.9% in the High category). Based on data analysis and discussion it was concluded that the errors found in solving SPLDV questions with a moderate error rate were in the Principle and Procedure/Operation error indicators, and in solving linear program questions with high error rates for the three error indicators 
DESAIN PEMBELAJARAN MATEMATIKA UNTUK MENGATASI LEARNING OBSTACLE PADA MATERI INTEGRAL TAK TENTU FUNGSI ALJABAR Julianti Izza Sufitri; Lusiana Lusiana; Nyiayu Fahriza Fuadiah
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v12i3.7172

Abstract

Sering ditemukan kesalahan yang dilakukan siswa dalam menurunkan maupun mengintegralkan Fungsi Aljabar, yang berarti hambatan belajar akan berlanjut jika tidak diatasi, oleh karena itu guru perlu mendisain pembelajaran matematika untuk mengatasi kesulitan-kesulitan yang dialami siswa. Melalui Penelitian yang bertujuan untuk merancang desain didaktis pembelajaran Integral Tak Tentu Fungsi Aljabar dengan memperhatikan learning obstacle dan learning trajectory yang diharapkan dapat mengatasi kesulitan belajar yang dialami siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah Didactical Design Research (DDR) yang dilakukan dengan tiga tahapan, yaitu analisis situasi didaktis (proespektif), analisis metapedadidaktik, dan analisis retrospektif. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Langkah pertama dari penelitian ini adalah megidentifikasi kesulitan belajar siswa dengan melakukan tes diagnostik kepada siswa kelas XII IPA SMA Shailendra sebagai kelas yang telah mempelajari materi Integral Tak Tentu Fungsi Aljabar. Setelah kesulitan belajar yang dialami siswa teridentifikasi, maka dilakukan penyusunan HLT (Hypothetical Learning Trajectory) yang dituangkan dalam desain didaktis kemudian di uji cobakan kepada siswa kelas XI IPA SMA Shailendra yang belum pernah mempelajari materi Integral Tak Tentu Fungsi Aljabar. Dari analisis hasil tes diagnostik dan identifikasi akhir didapati penurunan learning obstacle sehingga hasil penelitian menunjukkan bahwa desain didaktis yang dirancang dan diterapkan dapat mengatasi learning obstacle yang dialami siswa.AbstractIt is often found that students make mistakes in deriving or integrating Algebraic Functions, which means that learning obstacles will continue if they are not overcome, therefore teachers need to design mathematics learning to overcome the difficulties experienced by students. Through research which aims to design a didactic design for Algebraic Integral Indefinite Function learning by paying attention to learning obstacles and learning trajectories which are expected to be able to overcome the learning difficulties experienced by students. The research method used is Didactical Design Research (DDR) which is carried out in three stages, namely didactical situation analysis (prospective), metapedadidactic analysis, and retrospective analysis. Data collection techniques are observation, interviews, tests, and documentation. The first step of this research was to identify students' learning difficulties by conducting diagnostic tests on class After the learning difficulties experienced by the students were identified, an HLT (Hypothetical Learning Trajectory) was prepared which was outlined in a didactic design and then tested on class From the analysis of the diagnostic test results and final identification, it was found that learning obstacles had decreased so that the research results showed that the didactic design that was designed and implemented could overcome the learning obstacles experienced by students.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING DI KELAS XI SMA METHODIST 2 PALEMBANG Amirotul Qudsiy; Lusiana Lusiana; Tina Mora Silalahi
Jurnal Lebesgue : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, Matematika dan Statistika Vol. 4 No. 3 (2023): Jurnal Lebesgue : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, Matematika dan Statistik
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/lb.v4i3.398

Abstract

This study aims to improve the learning outcomes of mathematics subject of class XI SMA Methodist 2 Palembang. This research incorporates Classroom Action Research on class XI 4 SMA Methodist 2 Palembang as the subject. The data was collected through observation, documentation, and tests and analyzed using a descriptive quantitative approach. This research found: (1) The student's cognitive learning outcomes in the first cycle were 65% in the first meeting and 71% in the second. Then, in cycle II, it increased to 81% in the first meeting and 88% in the second. (2) The student's affective learning outcomes in cycle I acquired an average of 86.32 in the first meeting and 88.89 in the second. Then, in cycle II, it increased with an average of 91.45 in the first meeting and 93.59 in the second, which was in the "Very Good" category. (3) The student's psychomotor learning outcomes in cycle I acquired an average of 80.45 in the first meeting and 83.04 in the second. Then, in cycle II, it increased with an average of 85.26 in the first meeting and 88.14 in the second, which was in the "Good" category. The problem-based learning model can be concluded to improve the mathematics learning results of class XI 4 SMA Methodist 2 Palembang
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA KELAS VIII SMP. Lufita Lufita Riska; Lusiana Lusiana; Tika Dwi Tika Dwi Nopriyanti
EDUTECH Vol 10, No 2 (2024): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/edutech.v10i2.20498

Abstract

Abstrak Peneliti menemukan permasalahan bahwa peserta didik kurang dalam berpikir kritis dilihat dari jawaban soal-soal yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh model pembelajaran problem based learning terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas VIII SMP Dharma Bhakti Palembang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah true eksperiment dengan posttest only control grup design. Sampel yang digunakan kelas VIII C dan kelas VIII D dipilih secara acak atau random sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata hasil posttest kelas eksperimen lebih besar daripada pada kelas kontrol dengan nilai 79,4 dan 62,8. Setelah dilakukan analisis data dengan menggunakan uji-t menunjukan terdapat pengaruh model pembelajaran problem based learning terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas VIII SMP dengan nilai signifikan sebesar 0,000 0,05 maka ditolak dan diterima. Dengan demikian hasil penelitian menyatakan terdapat pengaruh model pembelajaran problem based learning terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas VIII SMP Dharma Bhakti Palembang.Kata kunci: Metematika, Problem Based Learning, Berpikir Kritis Abstrak Peneliti menemukan permasalahan yaitu kurangnya kemampuan berpikir kritis siswa dilihat dari jawaban soal yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh model pembelajaran berbasis masalah terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas VIII SMP Dharma Bhakti Palembang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah true eksperimen dengan rancangan posttest only control group design. Sampel yang digunakan untuk kelas VIII C dan kelas VIII D dipilih secara acak atau random sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata hasil posttest kelas eksperimen lebih besar daripada kelas kontrol dengan nilai masing-masing 79,4 dan 62,8. Setelah dilakukan analisis data menggunakan uji-t menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran berbasis masalah terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas VIII SMP dengan nilai signifikansi 0,000 0,05 sehingga H_0 ditolak dan H_diterima. Dengan demikian, hasil penelitian menyatakan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran berbasis masalah terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas VIII SMP Dharma Bhakti Palembang.Kata Kunci: Matematika, Pembelajaran Berbasis Masalah, Berpikir Kritis.
STUDENTS' MATHEMATICAL REPRESENTATION ABILITY THROUGH IMPLEMENTATION OF MAPLE Lusiana Lusiana; Yunika Lestaria Ningsih
Jurnal Infinity Vol 7 No 2 (2018): Volume 7 Number 2, INFINITY
Publisher : IKIP Siliwangi and I-MES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/infinity.v7i2.p155-164

Abstract

This research aims to investigate the students’ mathematical representation ability through the implementation of Maple in learning definite integral and those with ordinary learning. This research used a quasi-experimental design with a pretest-posttest control group design. The population of this study was students of 2nd semester of Mathematics Education Program at PGRI Palembang University Academic year 2017/2018. The sample in this study were students of class II.A and II.B, class II.A as a control group and class II.B as experiment group. Data were collected through a test of mathematical representation ability. Data in this study were analyzed through descriptive quantitative. The result of this study showed that students’ mathematical representation ability through implementation Maple in learning definite integral better than those who get the ordinary learning.
ANALISIS KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA SISWA PADA OPERASI BILANGAN BULAT DI KELAS II SEKOLAH DASAR NEGERI 72 PALEMBANG Muhrom Adhytia; Lusiana Lusiana; Tanzimah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 3 (2024): Volume 10 No. 3 September 2024
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i3.4187

Abstract

The difficulties experienced by students in mathematics are difficulties in calculations, difficulties in understanding the contents of the questions and difficulties in remembering mathematical formulas. Based on the results of the interview, the difficulty in mathematics regarding integer operations is that students are not used to solving integer operation problems. The aim of this research is to determine the results of the analysis of students' learning difficulties in integer operations in class II of the 72 Palembang state elementary school. The method used is a qualitative method using interview and documentation data collection techniques. The results of the research show that difficulties in integer operations include errors in understanding the concept, errors in writing numbers, errors in calculations, students still have difficulty understanding the questions given, students are not used to solving integer operation problems, and students' lack of interest in learning. mathematics.