Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Agriculture and Biological Technology

Manfaat Tanaman Daun Kumis Kucing (Orthosiphon aristatus): Studi Literatur Rizvi, Fharisa Nabila; Putri, Mega Novia; Kurniawan, Ronal; Karsih, Okta Rizal
Agriculture and Biological Technology Vol. 2 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Science, Technology, and Education Care

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61761/agiotech.2.2.52-55

Abstract

Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang melimpah, termasuk tanaman obat tradisional yang telah lama digunakan secara empiris oleh masyarakat. Salah satu tanaman potensial adalah kumis kucing (Orthosiphon aristatus), yang dikenal memiliki efek diuretik dan berbagai manfaat farmakologis lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kandungan senyawa aktif dalam daun kumis kucing dan potensinya sebagai alternatif pengobatan alami, khususnya sebagai agen diuretik. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan mengumpulkan data dari berbagai literatur ilmiah terbitan 2018–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa senyawa seperti asam litospermat I, dikafeoil tartarat, dan ortositonon C dalam kumis kucing memiliki energi ikatan lebih rendah dibandingkan obat sintetik seperti furosemide dan acetazolamide, yang menandakan afinitas yang lebih tinggi terhadap reseptor diuretik. Selain itu, kumis kucing juga bermanfaat dalam mengatasi gangguan ginjal, hipertensi, rematik, dan asam urat melalui aktivitas flavonoid dan glikosida. Dari sisi ekonomi, tanaman ini mudah dikembangkan dan memiliki prospek pemasaran yang baik melalui sistem distribusi lokal. Dengan demikian, kumis kucing berpotensi dikembangkan sebagai fitofarmaka diuretik berbasis herbal yang aman dan terjangkau
Inovasi Agroekoteknologi Dalam Peningkatan Produktivitas Pertanian Di Indonesia: Tinjauan Literatur Meliana, Annisa; Rizvi, Fharisa Nabila
Agriculture and Biological Technology Vol. 3 No. 1 (2025): Desember
Publisher : Science, Technology, and Education Care

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61761/agiotech.3.1.13-16

Abstract

Pertanian  Indonesia  menghadapi  tantangan  besar  dalam  meningkatkan  produktivitas  dan ketahanan  pangan,  terutama  akibat pertumbuhan populasi, perubahan  iklim  global,  keterbatasan  lahan,  serta  degradasi  kualitas  tanah.  Agroteknologi hadir  sebagaisalah satu solusi strategis yang memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan produksi  pertanian.  Artikel  ini  bertujuan  untuk  menganalisis  peran  inovasi  agroteknologi  dalam  mendukung  ketahanan  pangan nasional, dengan fokus pada pemuliaan tanaman, mekanisasi pertanian, penggunaan pupuk hayati dan biopestisida, serta penerapan digitalisasi dalam sektor pertanian. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dari jurnal ilmiah, laporan penelitian, dan  data  resmi   pemerintah.   Hasil   penelitian   menunjukkan  bahwa   inovasi   agroteknologi  berkontribusi   signifikan   dalam meningkatkan  hasil  panen  padi,  jagung,  dan  kelapa  sawit,  serta  mendukung  efisiensi  penggunaan  sumber  daya.  Namun, penerapannya masih menghadapi kendala berupa keterbatasan akses petani kecil terhadap teknologi, biaya investasi yang tinggi,serta perlunya dukungan kebijakan pemerintah yang konsisten. Artikel ini menyimpulkan bahwa keberhasilan agroteknologi dalam mendukung produktivitas pertanian di Indonesia sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah, akademisi, industri, dan petani. Rekomendasi  penelitian  ini  adalah  perlunya  program  penyuluhan  dan  transfer  teknologi  yang  lebih  masif  agar  inovasi agroteknologi dapat diterapkan secara merata di seluruh wilayah Indonesia
Peran Agroteknologi dalam Meningkatkan Produktivitas Pertanian: Tinjauan Literatur Meliana, Annisa; Rizvi, Fharisa Nabila
Agriculture and Biological Technology Vol. 3 No. 1 (2025): Desember
Publisher : Science, Technology, and Education Care

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61761/agiotech.3.1.17-20

Abstract

Agroteknologi memainkan peran penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian melalui penerapan inovasi dan teknologi modern. Kemajuan teknologi yang begitu cepat, diharapkan agroteknologi dapat menjadi jawaban utama untuk meningkatkan produktivitas pertanian dengan cara yang berkelanjutan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan (library research), dengan menganalisis berbagai sumber yang relevan, termasuk jurnal ilmiah, dokumen kebijakan, laporan statistik, dan publikasi dari lembaga penelitian yang diterbitkan antara tahun  hingga Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka dengan menganalisis berbagai studi antara tahun 2019–2024 yang membahas dampak agroteknologi terhadap hasil pertanian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem irigasi presisi dapat meningkatkan efisiensi penggunaan air hingga 40%, sementara penggunaan varietas unggul hasil rekayasa genetik dapat meningkatkan hasil panen serta ketahanan tanaman terhadap hama dan penyakit. Selain itu, pemanfaatan teknologi digital seperti Internet of Things (IoT) memungkinkan pengelolaan lahan yang lebih efisien dan berbasis data. Namun, tantangan utama dalam implementasi teknologi ini adalah keterbatasan akses petani terhadap teknologi, biaya investasi yang tinggi, serta kurangnya literasi digital di kalangan petani. Oleh karena itu, diperlukan dukungan kebijakan, insentif finansial, serta pelatihan bagi petani untuk memastikan adopsi teknologi secara luas dan berkelanjutan. Dengan demikian, agroteknologi dapat menjadi solusi utama dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan. Walaupun teknologi pertanian memberikan banyak keuntungan, rintangan dalam pelaksanaannya masih cukup signifikan. Beberapa faktor utama yang menghalangi petani untuk menggunakan teknologi tersebut termasuk kurangnya pemahaman dan pelatihan, minimnya akses terhadap sumber dana, serta perlunya peningkatan dalam dukungan kebijakan