Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

The Use of Google Forms as Interactive Media in Teaching Hajj Material to 9th Grade Students at SMP 16 Semarang and Its Effect on Learning Interest Saman, Miss Fatihah; Raharjo , Raharjo
Journal Corner of Education, Linguistics, and Literature Vol. 4 No. 001 (2024): Special Issues
Publisher : CV. Tripe Konsultan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54012/jcell.v4i001.477

Abstract

This study examined the use of Google Forms based on interactive media in the Hajj material for grade 9 students at SMP 16 Semarang and its impact on students' learning interest. The use of Google Forms is expected to enhance student engagement in Islamic Religious Education (PAI) learning. The study adopts a quasi-experimental design with a one-group pretest-posttest method, involving two groups of students: the experimental group using Google Forms and the control group not using it. The analysis results indicate that the use of Google Forms significantly improved students' learning interest, as reflected by the increase in posttest scores in the experimental class compared to the control class. Positive impacts were also seen in the improvement of learning motivation, with students using Google Forms showing higher involvement in the learning process. Overall, this study shows that the application of interactive media such as Google Forms can enhance students' interest and engagement in PAI learning, especially in the Hajj material.
Kesenjangan antara Nilai Akademik PAI dan Praktik Nilai Islam dalam Prilaku Siswa Afifa, Erlina Laily Nur; Saman, Miss Fatihah; Abdullah, Shodiq
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.29265

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesenjangan antara pencapaian nilai akademik dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan implementasi nilai-nilai Islam dalam perilaku sehari-hari siswa. Fenomena ini menunjukkan bahwa keberhasilan kognitif siswa dalam PAI tidak selalu berbanding lurus dengan kualitas sikap dan karakter yang ditampilkan. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur dari berbagai sumber yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kesenjangan tersebut disebabkan oleh tiga kecenderungan utama, yaitu: dominasi evaluasi yang berfokus pada aspek kognitif, penggunaan metode pembelajaran yang kurang variatif dan kontekstual, serta kurangnya pemanfaatan evaluasi sebagai sarana pembinaan karakter siswa. Evaluasi pembelajaran yang hanya menekankan pada aspek pengetahuan membuat siswa cenderung menghafal tanpa menginternalisasi nilai. Di samping itu, kurangnya keteladanan guru dan lemahnya lingkungan sekolah serta keluarga dalam mendukung internalisasi nilai juga menjadi faktor penghambat. Oleh karena itu, dibutuhkan perbaikan sistem evaluasi dan strategi pembelajaran yang lebih holistik, integratif, dan kontekstual. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan evaluasi PAI yang tidak hanya bersifat akademik, tetapi juga membentuk akhlak dan kepribadian religius siswa. Kajian lanjutan dengan pendekatan empiris sangat dianjurkan untuk memperkuat temuan ini.
Nilai-Nilai Pendidikan dalam Al-Qur'an sebagai Landasan Pembentukan Karakter Siswa: Refleksi Pada Q.S. Al-Baqarah Ayat 43 dan Q.S. Al-Zumar Ayat 53 Nurhalisa, Siti; Nisa, Nafidatun; Saman, Miss Fatihah; Afifa, Erlina Laily Nur; Luthfiyah, Luthfiyah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.26626

Abstract

Pendidikan karakter yang berbasis nilai-nilai Al-Qur’an menjadi kunci dalam membentuk individu yang bertanggung jawab, terutama di tengah meningkatnya kasus kekerasan, seperti tindakan begal di Kota Semarang. Penelitian ini menganalisis Q.S. Al-Baqarah ayat 43 dan Q.S. Al-Zumar ayat 53, yang menekankan pentingnya menjalankan ibadah, seperti salat dan zakat, serta memberikan harapan dan pengampunan kepada individu yang telah berbuat salah. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini menggali makna mendalam dari kedua ayat tersebut, menyoroti peran pendidikan Islam dalam menciptakan karakter yang baik dan meminimalisir perilaku menyimpang di kalangan generasi muda. Disarankan agar lembaga pendidikan mengintegrasikan nilai-nilai Al-Qur’an ke dalam kurikulum, melibatkan orang tua dan masyarakat, serta menyediakan pelatihan bagi pendidik. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan dapat tercipta individu yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki etika dan moral yang kuat, sehingga dapat berkontribusi positif bagi masyarakat.
Religiosity of Gadget-Addicted Children: Case Study In Southern Thailand Saman, Miss Fatihah; Afifa, Erlina Laily Nur; Candrika, Ariibah Radita Ayu; Ikhrom, Ikhrom; Junaedi, Mahfud
Intiqad: Jurnal Agama dan Pendidikan Islam Vol 17, No 2 (2025)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/25014

Abstract

This study aims to examine the impact of gadget addiction on the religious morality of Muslim children in Southern Thailand. The phenomenon has emerged alongside the rapid development of digital technology and the increasing integration of gadgets into children’s daily lives. The primary objective of the research is to identify the factors contributing to the decline in children’s interest in religious activities, the rise of disobedience toward parents, and the decreasing participation in religious education. The study employed a qualitative case study approach, conducted in La’al Village, Saiburi, Pattani, with research subjects consisting of fifth and sixth-grade elementary school students. Data were collected through interviews and documentation, then analyzed descriptively using data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings indicate that gadget addiction significantly affects children’s spiritual, moral, and social development. Excessive gadget use leads to neglect of religious obligations, weakened ethical interactions with parents, and reduced involvement in religious education.