Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PEKERJA TERHADAP PENGGUNAAN APD DENGAN KECELAKAAN KERJA PADA INDUSTRI PENGELASAN DI DESA LABUAPI, KECAMATAN LABUAPI, KABUPATEN LOMBOK BARAT Restu Kurniawan; Dany Karmila; Sukandriani Utami; Dewi Utary
Cakrawala Medika: Journal of Health Sciences Vol. 1 No. 2 (2023): Cakrawala Medika: Journal of Health Sciences
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Medika Suherman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59981/bz3wfr25

Abstract

Kecelakaan kerja merupakan salah satu permasalahan yang sering terjadi pada pekerja di perusahaan. Kecelakaan kerja pada pengelasan dapat diakibatkan oleh 2 aspek, yaitu aspek manusia dan area. Aspek manusia berkaitan dengan tindakan penggunaan APD yang kurang baik akibat kurangnya pengetahuan dan sikap terhadap penggunaannya. Penelitian ini menganalisis hubungan pengetahuan dan sikap pekerja terhadap penggunaan APD dengan kecelakaan kerja pada industri pengelasan di Desa Labuapi, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Sampel penelitian adalah seluruh pekerja bengkel las di Labuapi sejumlah 69 responden. Data diperoleh dari kuesioner dan dianalisis dengan Rank Spearman. Hasil analisis menunjukkan hubungan signifikan antara pengetahuan penggunaan APD dengan kecelakaan kerja (p= 0,00; R2= -0,727) dan sikap penggunaan APD dengan kecelakaan kerja (p == 0,00; R2= -0,561). Kesimpulannya, pengetahuan dan sikap pekerja terhadap penggunaan APD berkaitan dengan kecelakaan kerja. Pengetahuan yang baik dan sikap setuju terhadap penggunaan APD dapat mengurangi risiko kecelakaan kerja.
HUBUNGAN ANTARA ASUPAN KALSIUM DENGAN TINGKAT KEJADIAN DISMENORE PADA MAHASISWI FK UNIVERSITAS ISLAM AL-AZHAR MATARAM Putriana Novitasari; Adib Ahmad Sammakh; Nisia Putri Rinayu; Dany Karmila
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 1 No. 4 (2024): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/1fh4rw44

Abstract

Dismenore merupakan nyeri haid yang  dapat mengganggu kehidupan sehari-hari. Dismenore secara umum dibedakan menjadi dismenore primer dan dismenore sekunder. Berdasarkan  prevalensi dismenore pada remaja cenderung disebabkan oleh kurangnya asupan  kalsium sesuai standar kecukupan gizi. Tujuan penelitian untuk mengetahui pola asupan kalsium  dan  kejadian dismenore  pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar Mataram, dan menganalisis hubungan asupan kalsium dengan kejadian dismenore. Jenis penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik  dengan menggunakan metode cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Penelitian dilakukan pada bulan Juni 2024 di  Universitas Islam Al-Azhar Mataram. Sampel penelitian berjumlah 70 responden. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan korelasi rank spearman dengan  analisis univariat dan bivariat. Batas signifikansinya adalah (p-value <0,05). Responden sebagian besar ditandai dengan asupan kalsium cukup (65,7%) dan asupan kalsium kurang (34,3%). Responden non-dismenore dominan: dismenore ringan (27,1%), dismenore sedang (14,3%) dan dismenore berat (2,9%). Analisis bivariat menghasilkan p-value sebesar 0,000 (p-value <0,05) dan koefisien korelasi sebesar -0,678. Terdapat hubungan yang signifikan antara asupan kalsium dengan  kejadian dismenore pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar Mataram.
DETERMINAN PARTISIPASI PEMERIKSAAN IVA PADA WANITA USIA SUBUR: PERAN PENGETAHUAN, SIKAP, DAN DUKUNGAN KELUARGA DI PUSKESMAS RARANG Salsa Nurindah Karunina; Dany Karmila; Nisia Putri Rinayu; Sabrina Intan Zoraya
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 3 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/btwrh344

Abstract

Kanker serviks masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, dan deteksi dini melalui inspeksi visual dengan asam asetat (IVA) merupakan metode skrining yang aplikatif di layanan primer. Namun, cakupan pemeriksaan IVA pada wanita usia subur (WUS) di beberapa wilayah, termasuk wilayah kerja Puskesmas Rarang, masih belum optimal. Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan pengetahuan, sikap, dan dukungan keluarga dengan keikutsertaan WUS dalam pemeriksaan IVA di wilayah kerja Puskesmas Rarang. Penelitian analitik observasional dengan desain potong lintang (cross-sectional) dilakukan pada Juni–Juli 2024 di Puskesmas Rarang, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Populasi adalah seluruh WUS tahun 2023 sebanyak 6.829 orang. Sampel berjumlah 416 responden, diambil menggunakan consecutive sampling berdasarkan rumus Slovin. Analisis data menggunakan uji Chi-square pada taraf signifikansi p<0,05. Terdapat hubungan bermakna antara pengetahuan dengan keikutsertaan pemeriksaan IVA (p=0,024), sikap dengan keikutsertaan pemeriksaan IVA (p=0,018), serta dukungan keluarga dengan keikutsertaan pemeriksaan IVA (p=0,006). Responden dengan pengetahuan lebih baik, sikap positif, dan dukungan keluarga baik lebih banyak yang mengikuti pemeriksaan IVA. Pengetahuan, sikap, dan dukungan keluarga berhubungan signifikan dengan keikutsertaan WUS dalam pemeriksaan IVA di wilayah kerja Puskesmas Rarang. Penguatan edukasi dan konseling yang melibatkan keluarga berpotensi meningkatkan cakupan pemeriksaan IVA di layanan primer. Wanita usia subur; pemeriksaan IVA; pengetahuan; sikap; dukungan keluarga.
HUBUNGAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR) DENGAN KEJADIAN IKTERUS NEONATORUM DI RSUD PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT Gusti Ayu Candra Manika Kristina Dewi; Ananta Fittonia Benvenuto; Herlinawati; Dany Karmila
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 3 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/zqw40443

Abstract

Bayi berat lahir rendah (BBLR) memiliki imaturitas fungsi hepar yang dapat meningkatkan risiko hiperbilirubinemia dan ikterus neonatorum. Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan BBLR dengan kejadian ikterus neonatorum di RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat. Penelitian analitik observasional berbasis rekam medis dengan desain potong lintang dilakukan pada neonatus yang dirawat di NICU RSUD Provinsi NTB periode Januari–Desember 2021 (N=221). Variabel paparan adalah BBLR (<2500 g) dan variabel outcome adalah ikterus neonatorum (berdasarkan diagnosis/rekam medis). Analisis menggunakan uji Chi-square dan estimasi odds ratio pada α=0,05. Proporsi BBLR sebesar 56,6% (125/221). Ikterus neonatorum ditemukan pada 63,3% (140/221). Terdapat hubungan bermakna antara BBLR dan ikterus neonatorum (p < 0,001), dengan OR=3,59 yang menunjukkan neonatus BBLR memiliki peluang lebih tinggi mengalami ikterus dibanding berat lahir ≥2500 g. BBLR berhubungan signifikan dengan kejadian ikterus neonatorum di RSUD Provinsi NTB.
HUBUNGAN KNOWLEDGE, ATTITUDE, PRACTICE PERNIKAHAN DINI DENGAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA PUTRI DI DESA GELANGSAR Luthfiyyah Asri Cahyani; Sabrina Intan Zoraya; Nurkomariah Zulhijjah; Dany Karmila
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 3 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/xe60e261

Abstract

Kesehatan reproduksi remaja merupakan aspek penting dalam menentukan kualitas kesehatan di masa depan, namun masih menghadapi berbagai permasalahan, termasuk pernikahan dini. Pernikahan dini dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan reproduksi karena kondisi fisik dan psikologis remaja yang belum matang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan knowledge, attitude, dan practice mengenai pernikahan dini dengan status kesehatan reproduksi remaja putri di Desa Gelangsar. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional yang dilaksanakan pada bulan Desember 2023. Sampel sebanyak 74 remaja putri dipilih menggunakan teknik multistage random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan uji Chi-square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden dengan knowledge kurang baik memiliki proporsi gangguan kesehatan reproduksi lebih tinggi (33,8%) dibandingkan dengan knowledge baik (9,5%) dengan nilai p=0,004. Responden dengan attitude kurang baik memiliki proporsi gangguan kesehatan reproduksi sebesar 32,4% dibandingkan attitude baik (10,8%) dengan nilai p=0,006. Responden yang melakukan pernikahan dini memiliki proporsi gangguan kesehatan reproduksi lebih tinggi (24,3%) dibandingkan yang tidak menikah dini (18,9%) dengan nilai p=0,001. Penelitian ini menunjukkan bahwa knowledge, attitude, dan practice mengenai pernikahan dini berhubungan secara signifikan dengan status kesehatan reproduksi remaja putri. Peningkatan edukasi kesehatan reproduksi dan pencegahan pernikahan dini diperlukan untuk menurunkan risiko gangguan kesehatan reproduksi pada remaja.