Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

KONSEP PENDIDIKAN AQIDAH MENURUT PERSPEKTIF PEMIKIRAN SYEKH ABDULLAH AL HARARI Alpi Syahri Siregar; Tuti Alawiyah; Indra Suardi
Juris Sinergi Journal Vol. 1 No. 2 (2024): JSJ-September
Publisher : PT. Sinergi Legal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70321/jsj.v1i2.53

Abstract

Pendidikan aqidah merupakan elemen fundamental dalam membangun karakter dan identitas keislaman individu Muslim. Penelitian ini mengkaji konsep pendidikan aqidah menurut pemikiran Syekh Abdullah Al-Harari, seorang ulama yang menekankan pentingnya akidah yang benar sebagai landasan hidup seorang Muslim. Melalui metode penelitian kepustakaan, penelitian ini menganalisis kontribusi pemikiran beliau dalam membentuk individu dan masyarakat yang beriman, berkarakter, dan berakhlak mulia. Pemikiran Syekh Al-Harari mencakup penguatan dasar keimanan, internalisasi nilai-nilai Islam, relevansi pendidikan akidah dalam menghadapi tantangan globalisasi, serta integrasi dimensi tasawuf untuk pembinaan jiwa. Pendidikan aqidah dalam pandangan beliau tidak hanya sebagai transfer pengetahuan teologis, tetapi juga sebagai proses pembentukan moral dan spiritual yang relevan di tengah masyarakat modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep pendidikan aqidah menurut Syekh Abdullah Al-Harari dapat menjadi benteng ideologis dan spiritual yang kuat untuk menghadapi tantangan modernitas dan globalisasi, sekaligus menciptakan generasi Muslim yang berakhlak mulia dan berkomitmen terhadap nilai-nilai Islam.
Pengaruh Media Youtube Sebagai Alat Bantu Terhadap Pemahaman Konsep Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas VIII di SMP IT Arisa Medan Riski Junaidi; Muhammad Akhir; Indra Suardi
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2025): June-September 2025
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media YouTube sebagai alat bantu pembelajaran terhadap pemahaman konsep siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) kelas VIII di SMP IT Arisa Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experiment nonequivalent control group. Sampel berjumlah 47 siswa yang dibagi menjadi kelompok eksperimen (menggunakan YouTube) dan kelompok kontrol (pembelajaran konvensional). Pengumpulan data dilakukan melalui tes dan angket, kemudian dianalisis menggunakan uji-t dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media YouTube berpengaruh signifikan terhadap pemahaman konsep siswa, ditunjukkan dengan nilai thitung (8.489) > ttabel (1.678) dan signifikansi 0.00 < 0.05. Media YouTube dinilai dapat membantu siswa memahami materi abstrak secara lebih konkret, menarik, serta dapat diakses dan diulang kapan saja sesuai kebutuhan siswa. Penelitian ini merekomendasikan integrasi media digital dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan efektivitas dan hasil belajar, khususnya pada materi Pendidikan Agama Islam.
Pembiasaan Sholat Dhuha Berjamaah Untuk Membentuk Karakter Siswa Di MAS Plus Al Ulum Sanjaya, Agung; Indra Suardi; Tuti Alawiyah
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i5.9877

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah bagaimana membiasakan siswa melaksanakan shalat dhuha berjamaah di MAS Plus Al-Ulum. Apakah shalat dhuha berjamaah dapat meningkatkan karakter religius siswa di MAS Plus Al-Ulum. Apa saja faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan shalat dhuha berjamaah di MAS Plus Al-Ulum. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan informan melalui wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bagaimana membiasakan siswa melaksanakan shalat dhuha berjamaah di MAS Plus Al-Ulum dengan menjadikan shalat dhuha berjamaah sebagai aturan yang harus dipatuhi siswa setiap pagi. Shalat dhuha berjamaah dapat meningkatkan karakter religius siswa di MAS Plus Al-Ulum. Peningkatan karakter religius tersebut dapat dilihat dari meningkatnya disiplin belajar dan meningkatnya kepatuhan terhadap peraturan sekolah serta meningkatnya kegiatan pembelajaran dan meningkatnya akhlak siswa. Faktor pendukung pelaksanaan shalat dhuha berjamaah di MAS Plus Al-Ulum adalah adanya kerjasama yang baik dalam pelaksanaannya antara kepala sekolah dan guru serta tersedianya fasilitas shalat dhuha berjamaah. Perhatikan faktor penghambatnya yaitu masih ada siswa yang datang terlambat dan masih ada yang tidak membawa perlengkapan sholat.
Analisis Semantik Konsep Rezeki dalam Tafsir Al-Misbah dan Implikasinya dalam Konteks Kognitif dan Etis Raudatul Aliyah Lubis; Indra Suardi; Nurdiani
Journal of Islamic Scriptures in Non-Arabic Societies Vol. 1 No. 3 (2024): Journal of Islamic Scriptures in Non-Arabic Societies (JISNAS)
Publisher : Kuras Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/jisnas.v1i3.1097

Abstract

This study examines Quraish Shihab’s interpretation of the concept of rizq in Tafsir al-Misbah through the lens of Jean Piaget’s cognitive development theory and Lev Vygotsky’s socio-cognitive theory. The academic problem addressed is how the concept of rizq, involving effort, prayer, and social interaction, can be understood from the perspective of cognitive development and social ethics. The study aims to fill the gap in tafsir analysis by incorporating psychological approaches, particularly in understanding how theological thoughts on rizq influence cognitive development and the formation of individual ethics. The research method used is textual analysis of Tafsir al-Misbah with theoretical approaches from Piaget and Vygotsky, exploring both cognitive and ethical aspects in the process of acquiring rizq. The novelty of this research lies in applying psychological developmental theories to tafsir analysis, a rarely undertaken approach in Quranic exegesis studies. The results indicate that Quraish Shihab's interpretation of rizq encompasses cognitive aspects that encourage logical and abstract thinking about effort and prayer, as well as ethical aspects that emphasize social responsibility and integrity in the pursuit of sustenance. This tafsir promotes the development of a proactive mindset and a strong ethical awareness through social interaction within the community.