Justin Azmi Luthfi
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Landasan Kontrak di Perusahaan Dalam Manajemen Keuangan Syariah Diana Putri Utari; Mutiara Ramadhani; Justin Azmi Luthfi; Fauzan Adhipratama Arasyid; Joni
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 5 (2025): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i5.4446

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membahasa aspek krusial dalam operasional perusahaan yaiti adanya akad atau kontrak yang sah. Namun pada kenyataannya, banyak dalam praktiknya perusahaan tidak dilandaskan bisnis yang tidak dijalankan tanpa mempertimbangkan moral dan etika, hal ini sering membuat perusahaan terjebak dalam berbagai krisis. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu studi kepustakaan. Hasil dan pembahasan ini, secara garis besar menekankan bahwa perusahaan yang menerapkan sistem keuangan syariah harus memahami jenis-jenis akad seperti mudharabah, musyarakah, ijarah, hingga murabahah, dan mengimplementasikannya sesuai kebutuhan transaksi agar tidak terjadi riba, gharar, maupun maisir. Kesimpulan dari penelitian ini pentingnya penggunaan akad atau perjanjian yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah dalam praktik keuangan perusahaan. Penelitian ini relevan dan memperkuat kesadaran perusahaan akan pentingnya tata kelola keuangan yang berbasis nilai-nilai Islam.
Implementasi Konsep Dasar Industri Halal dalam Perspektif Maqashid al-Syari’ah: Studi Kasus PT Indofood CBP Salsabila Putri Virgiawan; Nuri Kamilatul Pikriyyah; Wafa Jannatul Ma’wa; Justin Azmi Luthfi; Lina Marlina
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 2 (2025): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i2.5904

Abstract

Industri halal merupakan faktor utama yang memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dan global, sekaligus mencerminkan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariat Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan konsep dasar industri halal berdasarkan perspektif Maqashid al-Syari’ah, yang menekankan perlindungan terhadap menjaga agama, menjaga jiwa, menjaga akal, menjaga keturunan, dan menjaga harta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur, yaitu menelaah berbagai sumber ilmiah terkait konsep, regulasi dan implementasi industri halal di Indonesia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa industri halal tidak hanya menekankan pada aspek kehalalan produk, tetapi juga mengutamakan nilai etika, keamanan, serta keberlanjutan yang selaras dengan tujuan syariah. Meskipun telah terjadi peningkatan kesadaran Masyarakat dan dukungan regulasi pemerintah, tetapi masih terdapat tantangan seperti keterbatasan literasi halal, biaya sertifikasi yang relatif tinggi, serta kurangnya pendampingan bagi pelaku UMKM. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, lembaga sertifikasi halal seperti BPJPH dan LPPOM MUI serta pelaku usaha untuk menciptakan ekosistem industri halal yang inklusif, berkeadilan, dan berdaya saing. Dengan penguatan kebijakan, inovasi produk, dan dukungan terhadap sektor usaha kecil, industri halal berpotensi menjadi motor penggerak ekonomi nasional yang berkelanjutan sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam peta industri halal global.
Analisis Produk-Produk Asuransi Syariah (Studi Kasus Produk di PT Prudential Syariah) Ilone Virginia Oktavian; Depi Amalia; Sevani Desiana Putri; Justin Azmi Luthfi; Joni; Raihani Fauziah
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 2 (2025): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i2.5928

Abstract

Penelitian ini membahas pengembangan produk asuransi syariah sebagai instrumen manajemen risiko yang sesuai dengan prinsip-prinsip Islam, khususnya prinsip tolong-menolong (ta'awun) dan hibah (tabarru'). Melalui pendekatan telaah literatur terhadap regulasi dan karakteristik produk asuransi jiwa dan kerugian berbasis syariah, ditemukan bahwa asuransi syariah memberikan perlindungan finansial dan sosial yang halal serta beretika, dengan variasi produk individu dan kumpulan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat Muslim saat ini. Produk asuransi ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana mitigasi risiko, tetapi juga berkontribusi pada stabilitas sosial dan pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan. Pengelolaan dana yang transparan dan akuntabel sesuai prinsip syariah serta pengawasan oleh Dewan Syariah Nasional menjadi penunjang utama sistem ini agar tetap sesuai nilai keadilan dan solidaritas dalam Islam. Penelitian ini menegaskan bahwa asuransi syariah dapat menjadi alternatif yang terpercaya bagi masyarakat Muslim dalam menghadapi risiko finansial sekaligus mendukung ekonomi inklusif berbasis nilai-nilai syariah.
Optimalisasi Zakat, Wakaf Produktif, dan Sukuk Negara dalam Mengurangi Ketergantungan Utang Berbasis Bunga di Indonesia Tahun 2024–2026 Lia Wardatul Umah; Nuri Kamilatul Pikriyyah; Justin Azmi Luthfi; Rahma Ayuningtyas Anjani; Adinda Farhania Ma’rufa; Asep Suryanto
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 4 (2026): Maret
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i4.7136

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya ketergantungan Indonesia terhadap utang berbasis bunga dalam pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), yang berimplikasi pada meningkatnya beban fiskal dan pembayaran bunga setiap tahun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi dan strategi optimalisasi zakat, wakaf produktif, dan sukuk negara sebagai alternatif pembiayaan syariah dalam mengurangi ketergantungan terhadap utang berbasis bunga pada periode 2024–2026. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui studi literatur dan studi kasus berdasarkan data sekunder dari laporan resmi, jurnal ilmiah, serta regulasi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa zakat dan wakaf memiliki potensi sangat besar namun realisasinya belum optimal, sedangkan sukuk negara telah berkembang signifikan sebagai instrumen pembiayaan APBN berbasis syariah. Integrasi ketiga instrumen tersebut secara sinergis, didukung digitalisasi, penguatan kelembagaan, serta regulasi yang terintegrasi, berpotensi memperkuat kemandirian fiskal dan mengurangi beban bunga negara. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya kebijakan lintas sektor untuk mengoptimalkan keuangan sosial Islam dalam mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan dan berkeadilan.
Kualitas Aktiva Produktif dan Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif bagi Bank Syariah Ilone Virginia Oktavian; Depi Amalia; Sevani Desiana Putri; Justin Azmi Luthfi; Joni Ahmad Mughni; Raihani Fauziah
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 4 (2026): Maret
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i4.7165

Abstract

Kualitas aktiva produktif merupakan salah satu indikator utama dalam menilai tingkat kesehatan dan stabilitas bank, termasuk bank syariah. Aktiva produktif yang dikelola secara optimal dapat memberikan kontribusi terhadap profitabilitas bank, namun di sisi lain juga mengandung risiko yang berpotensi menimbulkan kerugian. Oleh karena itu, bank diwajibkan membentuk Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif (PPAP) sebagai bentuk penerapan prinsip kehati-hatian untuk mengantisipasi risiko penurunan kualitas aset. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep kualitas aktiva produktif, prinsip-prinsip pengelolaannya, serta mekanisme pembentukan PPAP pada bank syariah berdasarkan ketentuan regulasi dan perspektif akuntansi serta keuangan syariah. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, literatur ilmiah, dan doktrin yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian kualitas aktiva produktif, termasuk surat berharga, penyertaan modal, dan penyertaan modal sementara, dilakukan secara sistematis dengan mempertimbangkan risiko, kinerja keuangan, dan kepatuhan terhadap prinsip syariah. Pembentukan PPAP menjadi instrumen penting dalam menjaga stabilitas keuangan bank syariah serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap sistem perbankan syariah.