Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI GAMPONG BLANG PAUH II KECAMATAN JULOK KABUPATEN ACEH TIMUR Julita, Usti; Junaedy; Masdiana, Erna
Jurnal Kesehatan Akimal Vol 3 No 1 (2024): EDISI APRIL 2024
Publisher : Akademi Keperawatan Kesdam Iskandar Muda Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58435/jka.v3i1.104

Abstract

Setiap individu tentunya berharap dapat menjalani masa tuanya dengan bahagia. Ketika memasuki masa tua tersebut sebagian lansia dapat menjalaninya dengan bahagia, namun tidak sedikit dari mereka yang mengalami hal sebaliknya, masa tua dijalani dengan rasa ketidakbahagiaan sehingga menyebabkan rasa ketidaknyamanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan sosial keluarga dengan kejadian hipertensi pada lansia di Gampong Blang Pauh II Kecamatan Julok Kabupaten Aceh Timur. Desain penelitian ini bersifat deskriptif, dengan populasi 70 orang lansia dan teknik pengambilan sampel  secara total sampling. Hasil penelitian diperoleh bahwa lansia yang mengalami Hipertensi dengan penyebab sebagai berikut, 51 lansia (68,0%) hipertensi yang disebabkan oleh dukungan informasional, 55 lansia (73,3%) hipertensi yang disebabkan oleh dukungan penilaian, 52 lansia (69,3%) hipertensi yang disebabkan oleh dukungan instrumental, 53 lansia (70,7%) hipertensi yang disebabkan oleh dukungan  emosional, 55 lansia (73,3%). Kesimpulan dari penelitian ini bahwa mayoritas penyebab hipertensi lansia di Gampong Blang Pauh II tersebut karena faktor dukungan keluarga. Disarankan kepada keluarga untuk lebih memperhatikan hal-hal yang menyebabkan hipertensi pada lansia serta memberikan dukungan baik secara informasi, instrumental, penilain, emosional serta dukungan sosial.
PENERAPAN TEHNIK RELAKSASI UNTUK MENURUNKAN ANXIETAS PADA MAHASISWA KEPERAWATAN MENGHADAPI UJIAN KOMPETENSI (UKOM) Masdiana, Erna; Lasmina Lumban Gaol; Usti Julita; Avinta Ira Maulia
Jurnal Kesehatan Akimal Vol 3 No 2 (2024): EDISI OKTOBER 2024
Publisher : Akademi Keperawatan Kesdam Iskandar Muda Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58435/jka.v3i2.130

Abstract

Anxietas sering terjadi pada remaja, sehingga diperlukan support sistem yang baik dari berbagai faktor, anxietas atau kecemasan merupakan perasaan was was yang dirasakan mengancam seseorang, anxietas sangat berpengaruh ke kwalitas hidup sehari hari. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan tehnik relaksasi nafas dalam untuk menurunkan anxietas pada Mahasiswa yang mengikuti Uji kopetensi. Desain dalam penelitian ini analitik ekperimental dengan menggunakan rancangan cross-sectional untuk melihat efektif penerapan tehnik relaksasi. Populasi dalam penelitian ini seluruh Mahsiswa Akper Kesdam IM Lhokseumawe. Tehnik pengambilan sampel menggunakan tehnik total Sampling yaitu seluruh Mahasiswa akper Kesdam IM Lhokseumawe Tingkat III instrumen yang di gunakan adalah Skala HARS. Analisa data dalam penelitian ini yaitu variabel univariat dan bivariat. Hasil penelitian terdapat ada Adanya pengaruh tehnik relaksasi nafas dalam dengan kejadian penurunan tingkat kecemasan pada Mahasiswa yang akan menghadapi uji kopetensi yang dibuktikan dengan nilai p value yaitu 0,000 < α 0,05 sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Kesimpulan Diharapkan hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai referensi atau pedoman untuk penelitian selanjutnya tentang Ke efektifan tehnik relaksasi nafas dalam dengan penurunan tingkat anxiety.
TRANSFORMASI PENDIDIKAN KESEHATAN MENTAL MELALUI SIKAP REMAJA DI AKPER KESDAM IM LHOKSEUMAWE Masdiana, Erna; Usti Julita; Lasmina Lumban Gaol; Mulya, Nanda Aliza
Jurnal Kesehatan Akimal Vol 4 No 2 (2025): EDISI OKTOBER 2025
Publisher : Akademi Keperawatan Kesdam Iskandar Muda Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa remaja merupakan fase krusial pencarian jati diri dan transisi menuju kedewasaan yang kerap diwarnai berbagai tantangan psikologis. Rendahnya literasi kesehatan mental serta tingginya stigma terhadap gangguan mental dapat menghambat deteksi dini dan pencarian bantuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan sikap remaja (mahasiswa) terhadap kesehatan mental setelah diberikan pendidikan kesehatan mental di Akademi Keperawatan Kesdam Iskandar Muda Lhokseumawe. Desain penelitian menggunakan quasi-eksperimental pretest–posttest tanpa kontrol pada 298 mahasiswa berusia 17–22 tahun. Intervensi dilakukan melalui tiga sesi pendidikan (2 jam/sesi) selama dua minggu yang mencakup pengenalan kesehatan mental, pengurangan stigma, tanda bahaya, dan rujukan layanan. Pengumpulan data menggunakan kuesioner sikap 10-item skala Likert dengan rentang skor 10–50. Hasil analisis paired t-test menunjukkan peningkatan signifikan pada skor sikap sebelum (M=2,81; SD=0,88) dan sesudah intervensi (M=3,78; SD=0,97), dengan mean difference 0,97; t(297)=28,46; p<0,001. Disimpulkan bahwa pendidikan kesehatan mental singkat secara signifikan meningkatkan sikap positif mahasiswa terhadap kesehatan mental. Integrasi program ini dalam kurikulum keperawatan direkomendasikan untuk memperkuat literasi dan kesadaran kesehatan mental di kalangan mahasiswa.
IMPLEMENTASI PIJAT OKSITOSIN TERHADAP PENINGKATKAN BERAT BADAN BAYI USIA 0-6 BULAN DENGAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MON GEUDONG Lasmina Lumban Gaol; Usti Julita; Masdiana, Erna; Anasya, Rara
Jurnal Kesehatan Akimal Vol 4 No 2 (2025): EDISI OKTOBER 2025
Publisher : Akademi Keperawatan Kesdam Iskandar Muda Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Operasi section caesaria merupakan tindakan pembedahan untuk melahirkan bayi melalui insisi pada dinding abdomen dan uterus. Setelah proses persalinan, ibu pasca operasi caesar sering mengalami hambatan dalam proses menyusui karena faktor nyeri, kecemasan, dan ketidakefektifan dalam pemberian ASI. Penelitian ini bertujuan untuk melaksanakan asuhan keperawatan pada ibu postpartum section caesaria dengan masalah ketidakefektifan pemberian ASI di wilayah kerja Puskesmas Peudada. Metode penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan studi kasus yang melibatkan dua responden. Asuhan keperawatan dilakukan selama tiga hari dengan intervensi berupa teknik marmet, breast care, serta pendidikan kesehatan mengenai pengetahuan ASI, teknik marmet, cara menyusui yang benar, dan peningkatan kelekatan ibu dan bayi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada hari ketiga, produksi ASI kedua responden meningkat dan menjadi lancar. Berdasarkan data objektif, masalah ketidakefektifan pemberian ASI berhasil teratasi. Penerapan teknik marmet dan breast care sebelum menyusui terbukti membantu memperlancar pengeluaran ASI. Dengan demikian, intervensi konseling laktasi dan peningkatan kelekatan efektif dalam mempertahankan pemberian ASI serta meningkatkan perilaku kesehatan ibu postpartum.
Penyuluhan Pencegahan Penularan HIV-AIDS dan IMS (Infeksi Menular Seksual) pada Remaja di SMA 1 Negeri Kuta Baro Aceh Besar Tahun 2022 Alhuda, Alhuda; Vita Sari, Dian; Ahmady, Dedy; Suriani, Suriani; Masdiana, Erna
Nawadeepa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1, No 1 (2022): December
Publisher : Pencerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58835/nawadeepa.v1i1.94

Abstract

A sexually transmitted disease is one of public health problem in the world, both in industrialized and developing countries. Also, the actual incidence and prevalence in various countries that are not well-known certainty. Some prevention methods to less the incidence of STIs and HIV/AIDS are by not having premarital sex among adolescents, to decrease the number of sexual partners (be faithful), using condoms while doing sexual, breaking the transmission of infection, increasing access and comprehensive prevention services. STI prevention services at health care centers provides condom for men and women, counseling for STI patients by giving education about preventing HIV infection to someone whom at risk of the disease, and tell to sexual partners. The objective of Adolescent Service to increase the understanding of the prevention of HIV-AIDS transmission and STIs (Sexually Transmitted Infections) as an effort to prevent infectious diseases in adolescents and can help government programs achieve the elimination of HIV-AIDS and infectious diseases. The method of this community service activity was carried out by socializing the delivery of material on preventing the transmission of HIV-AIDS and STIs (Sexually Transmitted Infections). The subjects in this service were students of SMA Negeri 1 Kuta Baro Aceh Besar, which attended by 30 students. The activity was carried out on October 6,2022 directly speech and demonstration method. The result of this counseling was found that almost half of the participants, as many as 12 people or 40% of the participants did not have a good understanding of Sexually Transmitted Infections. Yet after the counseling was held, there was a significant increase in the participants' understanding. This is evident from the posttest scores obtained by the participants. As many as 80% or 24 participants could answer the posttest questions correctly.
HUBUNGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) ORANG TUA DENGAN DIARE PADA ANAK USIA 1-5 TAHUN DI PUSKESMAS JULOK ACEH TIMUR Julita, Usti; Junaedy; Lasmina Lumban Gaol; Masdiana, Erna
Jurnal Kesehatan Akimal Vol 4 No 2 (2025): EDISI OKTOBER 2025
Publisher : Akademi Keperawatan Kesdam Iskandar Muda Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58435/jka.v4i2.103

Abstract

Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) merupakan perilaku kesehatan yang berhubungan dengan perilaku individu, dimana kondisi sehat mampu diperoleh merubah perilaku dari tidak sehat menjadi sehat serta sanitasi lingkungan sehat di rumah tangga tidak tercemar oleh bakteri bahkan kuman. Diare adalah kondisi dimana buang air besar dengan konsistensi lembek atau cair bahkan dapat berupa air saja dengan frekuensi lebih dari 3 kali dalam sehari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara perilaku hidup bersih dan sehat orang tua atau ibu dengan diare pada anak umur 1-5 tahun di Puskesmas Julok Aceh Timur. Penelitian ini menggunakan metode cross sectional. Pengambilan sampel pada penelitian menggunakan teknik non-probability sampling dengan jumlah responden 50 orang. Analisa data mencakup analisa univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil dari penelitian ini frekuensi ibu yang memiliki balita dimana PHBS baik ada 15 responden 2%), sedangkan ibu yang memiliki balita dimana PHBS kurang sejumlah 35 responden (75%). Frekuensi ibu yang memiliki balita dimana yang menggunakan air bersih baik ada 30 responden 55%), sedangkan ibu yang memiliki balita dimana yang menggunakan air bersih kurang sejumlah 20 responden 45%). Kesimpulan dari analisis bivariat menunjukan bahwa PHBS ibu dengan diare balita nilai p = 0,00, maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan perilaku hidup bersih dan sehat orang tua atau ibu dengan diare pada anak umur 1-5 tahun di Puskesmas Julok Aceh Timur.