Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Mempersuasi Dan Menumbuhkan Motivasi Siswa Untuk Melanjutkan Pendidikan Ke Tingkat Perguruan Tinggi Alfiyaty, Rizqy; Adrian, Donal; Fadhliah, Fadhliah; Yusaputra, Muhammad Isa; Mahardika, I Putu Agus Eka Jaya; Asiyah, Rihadatul; Samsiar, Samsiar; Rahma, Syafina Aulia
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 6 (2024): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i6.1931

Abstract

Every Indonesian citizen has the right to receive education up to university level. The right to receive education is one of the human rights stated in CHAPTER XIII on Education and Culture in the 1945 Constitution after the amendment, namely Article 28 paragraph (1) which states "everyone has the right to develop themselves through the fulfillment of their basic needs, has the right to receive education and obtain benefits from science and technology, art and culture, in order to improve their quality of life and for the welfare of humanity". Education is a conscious and planned effort to create a learning atmosphere and learning process so that students actively develop their potential to have spiritual religious strength, self-control, personality, intelligence, noble morals, and the skills needed by themselves, society, nation and state (Law No. 20 of 2003). Based on the reality, many students in grade XII of high school or equivalent are found to no longer continue their education in college for economic reasons, family support factors, and others. In fact, the main goal in continuing education to college level is to be able to improve the quality of human resources, change life for the better, be useful for anyone and be able to get a job to meet their life needs. In this service, the author focuses on students of SMA Negeri 7 Palu to be able to persuade and motivate them to have the enthusiasm to continue their education to undergraduate level.
Tingkat Kemampuan Komunikasi Orang Tua Dalam Memberikan Pendidikan Seks Pada Remaja (Studi Perbandingan pada SMAN 2 Sigi dan SMAN 1 Palu) Wulandari, Dwi Rohma; Suriady, Israwati; Alfiyaty, Rizqy; Jafar, Mohamad
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8342

Abstract

Keterbukaan antara orang tua dan anak tentang seks sangat penting, dapat mencegah anak mencari dan mendapatkan informasi terkait seks dari orang lain ataupun melalui media online secara bebas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahu tingkat kemampuan komunikasi orangtua kepada remaja terkait Pendidikan Seks. Metode penelitian menggunakan jenis kuantitatif dengan pendekatan survei. Teknik pengumpulan data melalui kuesioner yang disebar pada 250 remaja yang terdiri dari 125 remaja yang bersekolah di SMAN 2 Sigi dan 125 remaja yang bersekolah di SMAN 1 Palu. Data yang terkumpul lalu diolah menggunakan SPSS, kemudian diinterpretasikan secara naratif. (analitik deskriptif). Adapun hasil pada penelitian ini yaitu : (a) Orang tua remaja yang bersekolah di SMA 2 Sigi dan SMA 1 Palu tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan. Mereka menunjukkan bahwa sebagai pembicara atau komunikator, orang tua sudah memiliki pengetahuan terkait aspek apa dan bagaimana berkomunikasi dengan anaknya. Selain itu memiliki pengetahuan yang baik tentang seksual dan penyampaian yang mudah dimengerti serta perilaku yang sesuai ketika berbicara. Hanya saja terdapat rentang perbedaan dalam dimensi motivasi yang cukup jauh. Orang tua remaja SMAN 1 Kota Palu masih perlu meningkatkan motivasi atau dorongan dalam dirinya untuk memberikan pendidikan seks pada remaja. Orang tua masih memiliki motivasi yang cenderung negatif yang berakhir pada ketidakmampuan terbuka kepada anak untuk berbicara terkait Pendidikan seks. Terakhir, tingkat keterampilan orang tua di Sigi masih rendah dibandingkan Palu, terlihat dari besarnya jawaban frekuensi remaja menjawab tidak setuju terhadap pertanyaan-pertanyaan yang diberikan.
PENGUATAN PERAN KOMUNIKASI KELUARGA DALAM MEMPERTAHANKAN BAHASA KAILI DI KALANGAN IBU-IBU PADA DESA NUPABOMBA KABUPATEN DONGGALA Ilyas; Alfiyaty, Rizqy; Ramah, Muchri
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 06 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena tergerusnya atau kemunduran penggunaan bahasa daerah di kalangan anak muda perlu menjadi perhatian semua pihak, terutama keluarga sebagai lingkungan pertama dan terdekat dari anak. Artikel ini membahas pentingnya penguatan peran komunikasi keluarga dalam pelestarian bahasa daerah. Terdapat permasalahan umum dalam pelestarian bahasa daerah, seperti pengaruh media sosial, akulturasi budaya dan bahasa baik dalam pernikahan maupun sosialisasi di lingkungan masyarakat serta invasi bahasa asing melalui tayangan, tren terkini dan lainnya. Oleh karena itu, sosialisasi terkait peran komunikasi keluarga kepada kalangan Ibu-Ibu sebagai madrasah pertama anak-anak dianggap penting dilakukan. Pemahaman pentingnya menurunkan Bahasa Kaili kepada anak-anak dalam keseharian meskipun respon positif belum diperoleh dari anak-anak, tidak menjadi halangan untuk terus diupayakan. Mengingat potensi punahnya bahasa daerah semakin besar dari tahun ke tahun. Kesimpulannya, partisipasi aktif orang tua dalam mengajarkan Bahasa Kaili guna mempertahankan eksistensi bahasa daerah.
THE INFLUENCE OF ELECTRONIC WORD OF MOUTH (E-WOM) ON INTEREST IN VISITING TOURISM POSTS ON @SOALPALU ACCOUNTS FOR TADULAKO UNIVERSITY STUDENTS Aditya Sumanegara; Rizqy Alfiyaty; Dwi Rohma Wulandari
Tadulako Social Science and Humaniora Journal Vol. 2 No. 2 (2022): Tadulako Social Science and Humaniora Journal
Publisher : LPPM Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/sochum.v2i2.17380

Abstract

This study aimed to determine the effect of intensity, valance of opinion, and content in E-WOM on student visiting interest in tourism posts on @soalpalu accounts. The sampling technique used quota sampling technique using the Slovin formula, a sample of 100 respondents was used. The analysis tool uses multiple linear regression, using the classical assumption, F, and t-test tests. Based on the results of the classical assumption test, the data is normally distributed, the F test shows that simultaneously the independent variable (x) affects the dependent variable, and the t-test shows that all variables (x) partially affect the interest in visiting (y). The results of this study are: 1) Intensity variable has a positive and significant effect on visiting interest in @soalpalu account tourism posts with a significance value of 0.00 <0.05. this shows that the intensity of @soalpalu is high among students so it has a positive influence on visiting interest. 2) The valance of the opinion variable has a positive and significant effect on visiting interest in @soalpalu account tourism posts with a significance value of 0.009 <0.05. This shows that positive opinions and good recommendations are obtained by students so that they have a positive effect on visiting interest. 3) The content variable has a positive and significant effect on visiting interest in @soalpalu account tourism posts with a significance value of 0.00 <0.05. This result shows that the content @soalpalu contains information that clearly describes the condition of interesting tourist objects, which affects students' interest in visiting. 4) simultaneously intensity, valance of opinion, and content in E-WOM affect the interest in visiting tourism posts on the @soalpalu account with a significance value of 0.000> 0.05.
Mengurai Hambatan Proses Komunikasi Dan Meningkatkan Dukungan Sosial Inklusivitas Karyawan Disabilitas di Alfa Midi Branch Kota Palu Muchri Ramah; Rizqy Alfiyaty
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i6.6127

Abstract

Pelibatan penyandang disabilitas di tempat kerja adalah proses panjang dan timbal balik, di mana mereka harus berupaya untuk mengembangkan diri dan masyarakat seyogyanya mengurangi hambatan terhadap partisipasi sosial mereka. Sayangnya, meskipun berhasil memasuki pasar kerja, penyandang disabilitas masih menghadapi berbagai kendala terkait kondisi fisik di tempat kerja yang tidak selalu sesuai, sehingga menghambat kinerja mereka. Alfamidi Branch Palu, perusahaan yang dinaungi Alfamidi dan Alfamart berupaya untuk berkomitmen terhadap keberagaman dan inklusivitas melalui program "Alfability". Alfamidi Branch Palu, menunjukkan bahwa penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan berkarya. Perusahaan juga berupaya menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan inklusif, di mana seluruh karyawan dapat memaksimalkan produktivitasnya. Penelitian ini fokus pada Alfa Midi di Palu, sebuah kota yang menghadapi tantangan sosial dan ekonomi unik, untuk memahami bagaimana perusahaan mengelola karyawan disabilitas, terutama terkait hambatan komunikasi dan dukungan sosial. Pemilihan Alfa Midi sebagai studi kasus memberikan wawasan tentang praktik inklusif di sektor ritel dan menawarkan pelajaran tentang bagaimana perusahaan dapat beradaptasi dan berkembang di lingkungan yang beragam. Komunikasi interpersonal antara karyawan disabilitas dan non-disabilitas di Alfamidi Branch Palu masih menghadapi berbagai hambatan yang memengaruhi efektivitas komunikasi dan kinerja di tempat kerja. Hambatan-hambatan yang diidentifikasi dalam penelitian ini meliputi hambatan fisik, fisiologis, semantik, dan psikologis, yang masing-masing memiliki dampak signifikan terhadap karyawan disabilitas. Alfamidi Branch Palu telah sejauh ini berupaya menciptakan lingkungan kerja inklusif bagi karyawan disabilitas. Dukungan yang ada terutama terlihat dalam bentuk empati, di mana rekan kerja berusaha memahami karyawan disabilitas dengan belajar bahasa isyarat dan membantu mereka saat menghadapi kesulitan, meskipun bantuan dari rekan kerja belum sepenuhnya optimal.
PELATIHAN STRATEGI JITU MENINGKATKAN LOYALITAS KONSUMEN MELALUI CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT (CRM) Rizqy Alfiyaty; Citra Antasari
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 4 No. 03 (2026): MEI 2026
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pentingnya loyalitas pelanggan dalam pengembangan UMKM akan membantu memenangkan persaingan yang ketat di era digital saat ini. Hal tersebut dapat diraih dengan memberikan pelayanan prima melalui CRM (Customer Relationship Management). Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pemahaman praktis kepada 24 peserta UMKM binaan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk Kota Palu. Metode pelaksanaan meliputi registrasi, pemaparan materi, diskusi (tanya jawab) dan evaluasi sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terkait materi berdasarkan hasil evaluasi pihak panitia yang disampaikan kepada penulis (narasumber) terkait testimoni peserta.
Pengelolaan Program Vaksinasi Covid-19 oleh Humas Polda Provinsi Sulawesi Tengah Fadhliah; Rizqy Alfiyaty; Kudratullah
Jurnal Administrasi Publik Vol 19 No 1 (2023): Jurnal Administrasi Publik
Publisher : Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52316/jap.v19i1.140

Abstract

The vaccination program is one of the government's efforts to suppress the growth rate of the Covid-19 virus and control the condition of society and the country's economy. The target of people who have been vaccinated nationally has not reached the target, both from vaccines 1-2 and boosters 1-2. This is caused by the rise of hoax news so that there are still people who are afraid of being vaccinated. For this reason, education and outreach are needed through proper communication management by various sectors, one of which is the police. This study aims to determine the communication management of the Covid 19 vaccination program by Central Sulawesi Regional Police Public Relations. The method used in this research is descriptive qualitative by conducting interviews with four (4) informants and observations in the Public Relations Department. The communication management of the Covid 19 vaccination program which has been carried out by the Public Relations Division of the Central Sulawesi Provincial Police has provided sufficient information in an effort to prevent the spread of the Covid 19 virus. This process can be seen through the elements of communication management which starts with planning in the form of determining the selection of communicators, packaging messages, media selection and audience determination. The Central Sulawesi Regional Police BidHumas oversees three sub-sectors namely PID (Information and Documentation Management), Multimedia and PenMas (Public Information). At the organizing stage, these three sub-sectors coordinate with each other in disseminating information. Furthermore, the implementation is divided into actions where things that have been planned start to be carried out according to their duties and functions and communication is realized by disseminating information through media owned by the Central Sulawesi Regional Police and in collaboration with conventional mass media and online media. Finally, evaluation has not been carried out routinely so it is hoped that in the future this can be done to measure the effectiveness of messages and communication media.