Sinaga, Rika Nailuvar
Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Medan

Published : 21 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

PENGETAHUAN DAN UANG SAKU MEMPENGARUHI POLA MAKAN REMAJA Ramadani Pratiwi; Rika Nailuvar Sinaga
Jurnal Kesehatan dan Olahraga Vol 7, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ko.v7i1.44410

Abstract

Keberhasilan pembangunan dapat memberi dampak negatif antara lain dampak perubahan pola makan. Pola makan bergeser dari pola makan tradisional ke pola makan cepat saji, yang banyak mengandung gula dan garam tetapi miskin serat. Ketidakseimbangan antara asupan kebutuhan gizi pada remaja akan menimbulkan masalah, baik berupa masalah gizi kurang maupun lebih. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pengetahuan dan uang saku terhadap pola makan siswi SMA Shafiyyatul Amaliyah Medan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian survei analitik dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, pola makan dengan teknik Food Recall dan Food Frequency. Analisis data dilakukan dengan desain cross sectional study. Besar sampel sebanyak 94 orang. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh signifikan antara pengetahuan (p=0,009) dan uang saku (p=0,036) terhadap pola makan. Disarankan kepada pihak-pihak terkait (Sekolah, Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan) untuk melakukan upaya promotif dan preventif tentang pola makan yang sehat. Sosialisasi kepada para orang tua agar mengontrol uang saku serta membawa bekal makanan sehat ke sekolah.
PENGARUH MINUMAN KOPI DAN LATIHAN SQUAT TERHADAP DAYA TAHAN OTOT TUNGKAI PADA SISWA EKSTRAKURIKULER PRAMUKA SMA N 1 LAGUBOTI Nico Daniel Pasaribu; Rika Nailuvar Sinaga; Fajar Apollo Sinaga; Nurman Hasibuan
Jurnal Kesehatan dan Olahraga Vol 7, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ko.v7i1.44412

Abstract

Hasil observasi di ekstrakurikuler Pramuka SMAN 1 Laguboti. Kebanyakan anggota Pramuka memiliki daya tahan otot tungkai yang tergolong rendah, dibuktikan pada saat melakukan baris berbaris banyak siswa yang menunjukkan tanda-tanda kelelahan dan tidak dapat mempertahankan sikap siap sempurna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh minuman kopi dan latihan squat terhadap daya tahan otot tungkai pada siswa ekstrakurikuler Pramuka SMAN 1 Laguboti. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental. Sampel penelitian berjumlah 15 orang dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian dilaksanakan pada bulan September-Oktober 2022. Sampel melakukan pre-test menggunakan tes wall squat, kemudian sampel dibagi ke dalam 3 kelompok menggunakan teknik ordinal pairing yaitu Kelompok eksperimen(minuman kopi dan latihan squat), Kelompok kontrol(air mineral dan latihan squat), kelompok kontrol positif(minuman kalsium berkarbonat dan latihan squat). Selanjutnya sampel diberikan perlakuan selama 4 minggu dengan frekuensi 3 kali seminggu. Berdasarkan uji hipotesis menggunakan paired sample t-test, hipotesis pertama nilai signifikan kelompok eksperimen sebesar 0.009<0.05, artinya ada perbedaan signifikan hasil daya tahan otot tungkai sebelum dan sesudah perlakuan terhadap kelompok eksperimen. Hipotesis kedua nilai signifikan kelompok kontrol sebesar 0.002<0.05, artinya ada perbedaan signifikan hasil daya tahan otot tungkai sebelum dan sesudah perlakuan terhadap kelompok kontrol. Hipotesis ketiga nilai signifikan kelompok kontrol positif sebesar 0.043<0.05, artinya ada perbedaan signifikan hasil daya tahan otot tungkai sebelum dan sesudah perlakuan terhadap kelompok kontrol positif. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh menggunakan uji one way Anova,hipotesis keempat nilai signifikansinya 0.403>0.05, dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan penigkatan daya tahan otot tungkai pada ketiga kelompok.
PENGARUH LATIHAN KOMBINASI PLIOMETRIK JUMP TO BOX DAN SCISSORS JUMP TERHADAP PENINGKATAN DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI ATLET SEPAKBOLA DI KLUB PARTOBA FC Petrus Teguh Ambarita; Rika Nailuvar Sinaga
Jurnal Kesehatan dan Olahraga Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ko.v7i2.51608

Abstract

Merujuk pada hasil observasi dan tes awal yang dilakukan pada atlet Klub Sepakbola Partoba FC, masing-masing atlet masih belom menunjukkan daya ledak yang maksimal. Hal tersebut dilihat pada saat melakukan tendangan lambung jauh dan saat melakukan tembakan (shooting). dan hingga saat ini, latihan Pliometrik masih belum diberikan oleh pelatih kepada atlet sepakbola di klub Partoba FC. Latihan masih hanya mengandalkan organisasi permainan dan minim melakukan latihan untuk meningkatkan kondisi fisik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Latihan kombinasi Pliometrik Jump to Box dan Scissors Jump Terhadap Peningkatan Daya Ledak Otot Tungkai Atlet Sepakbola di Klub Partoba FC. Penelitian ini dilaksanakan di lapangan serbaguna Universitas Negeri Medan Jln. Williem Iskandar Pasar V Medan Estate. Waktu penelitian dilaksanakan mulai pada bulan Oktober – November 2022. Latihan dilakukan sebanyak 16 kali pertemuan dalam frekuensi 3 kali seminggu. Jumlah subyek dalam penelitian ini sebanyak 20 orang. Penelitian ini menggunakan jenis metode eksperimen dengan desain one group pre-test dan post-test. Hasil analisis data penelitian diperoleh peningkatan yang signifikan terhadap sampel yang diteliti. Berdasarkan nilai signifikan hitung yaitu sebesar 0,000 < 0,05 (P < 0,05), maka H0 ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa “Terdapat pengaruh yang signifikan latihan kombinasi pliometrik jump to box dan scissors jump terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai”.
PENGARUH PEMBERIAN MASSAGE KEBUGARAN DAN PEMULIHAN AKTIF TERHADAP DELAYED ONSET MUSCLE SORENESS Sianipar, Pirda Gabriella; Siregar, Nurhamida Sari; Rima Mediyana Sari; Sinaga, Rika Nailuvar; Zulaini
Sains Olahraga : Jurnal Ilmiah Ilmu Keolahragaan Vol. 9 No. 1: April 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/so.v9i1.65278

Abstract

Voli merupakan salah satu olahraga yang melibatkan kontraksi otot eksentrik salah satunya ialah smash. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh massage kebugaran terhadap Delayed Muscle Onset Soreness (DOMS) pada PPKS Volley Club, untuk mengetahui pengaruh pemulihan aktif terhadap DOMS pada PPKS Volley Club, dan untuk mengetahui perbedaan massage kebugaran dan pemulihan aktif terhadap DOMS pada PPKS Volley Club. Penelitian ini meruapakan penelitian eksperimen dengan desain Quasi Experimental dengan rancangan Two Group Pretest-Posttest Design. Subyek pada penelitian ini adalah atlet PPKS Volley Club yang berjumlah 12 orang, yang dibagi menjadi dua kelompok yakni kelompok massage kebugaran dan kelompok pemulihan aktif. Instrumen pengumpulan data DOMS menggunakan Visual Analogue Scala (VAS), dan dianalisis menggunakan statistika inferensial dengan uji t pada taraf signifikan 5%. Hasil penelitian pada hipotesis menunjukkan bahwa 1) pada kelompok massage kebugaran diperoleh nilai sig. 0,001 < 0,05, sehingga memiliki pengaruh dan 2) pada kelompok pemulihan aktif diperoleh nilai sig. 0,001 < 0,05, sehingga memiliki pengaruh dan 3) Pada kelompok massage kebugaran dan kelompok pemulihan aktif diperoleh nilai sig. . 0,001 < 0,05, sehingga memiliki perbedaan, berdasarkan nilai rata rata, penurunan nyeri pada kelompok massage kebugaran dari 7,17 menjadi 1,67 dan pada kelompok pemulihan aktif juga menunjukkan penurunan tingkat nyeri yaitu dari 7,00 menjadi 4,00. Hasil menunjukkan bahwa massage kebugaran memberikan penurunan yang lebih signifikan dibandingankan pemulihan aktif terhadap DOMS pada PPKS Volley Club.
PENGARUH LATIHAN RESISTENCE BAND TERHADAP DAYA LEDAK OTOT Sianipar, Martomu Noel; Sinaga, Rika Nailuvar; Ardi Nusri; Ayu Elvana; Puji Ratno
Sains Olahraga : Jurnal Ilmiah Ilmu Keolahragaan Vol. 9 No. 1: April 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/so.v9i1.65451

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat perbandingan dari sebelum dan sesudah diberikannya perlakuan latihan resistance band terhadap daya ledak otot atlet wushu sanda sasana BJ Fighter Siborongborong. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Subyek dalam penelitian ini adalah atlet dari wushu sanda sasana BJ Fighter yang berjumlah 28 orang. Instrumen penelitian untuk pengumpulan data dengan tes da0n pengukuran yaitu dengan tes medicine ball untuk mengukur daya ledak otot lengan dan tes triple jump untuk mengetahui daya ledak otot tungkai. Penelitian dilakukan selama 6 minggu dengan frekuensi latihan 3 kali dalam seminggu. Untuk melihat pengaruh variabel bebas maupun terikat digunakan perhitungan statistik uji-t. Dari hasil pengujian hipotesis I yaitu latihan resistance band terhadap daya ledak otot lengan diperoleh nilai sig 0.000 < 0.05, dan untuk hipotesis II yaitu latihan resistance band terhadap daya ledak otot tungkai diperoleh nilai sig 0.011 < 0.05. Hasil tersebut menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara daya ledak otot sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Maka dapat disimpulkan Ho ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis dan pembahasan hasil penelitian, maka diitarik kesimpulan adanya pengaruh latihan resistance band terhadap daya ledak otot pada atlet wushu sanda sasana BJ Fighter Siborongborong.
PENGARUH LATIHAN KOMBINASI PLIOMETRIK JUMP TO BOX DAN SCISSORS JUMP TERHADAP PENINGKATAN DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI ATLET SEPAKBOLA DI KLUB PARTOBA FC Ambarita, Petrus Teguh; Sinaga, Rika Nailuvar
Jurnal Kesehatan dan Olahraga Vol. 7 No. 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ko.v7i2.51608

Abstract

Merujuk pada hasil observasi dan tes awal yang dilakukan pada atlet Klub Sepakbola Partoba FC, masing-masing atlet masih belom menunjukkan daya ledak yang maksimal. Hal tersebut dilihat pada saat melakukan tendangan lambung jauh dan saat melakukan tembakan (shooting). dan hingga saat ini, latihan Pliometrik masih belum diberikan oleh pelatih kepada atlet sepakbola di klub Partoba FC. Latihan masih hanya mengandalkan organisasi permainan dan minim melakukan latihan untuk meningkatkan kondisi fisik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Latihan kombinasi Pliometrik Jump to Box dan Scissors Jump Terhadap Peningkatan Daya Ledak Otot Tungkai Atlet Sepakbola di Klub Partoba FC. Penelitian ini dilaksanakan di lapangan serbaguna Universitas Negeri Medan Jln. Williem Iskandar Pasar V Medan Estate. Waktu penelitian dilaksanakan mulai pada bulan Oktober “ November 2022. Latihan dilakukan sebanyak 16 kali pertemuan dalam frekuensi 3 kali seminggu. Jumlah subyek dalam penelitian ini sebanyak 20 orang. Penelitian ini menggunakan jenis metode eksperimen dengan desain one group pre-test dan post-test. Hasil analisis data penelitian diperoleh peningkatan yang signifikan terhadap sampel yang diteliti. Berdasarkan nilai signifikan hitung yaitu sebesar 0,000 < 0,05 (P < 0,05), maka H0 ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa œTerdapat pengaruh yang signifikan latihan kombinasi pliometrik jump to box dan scissors jump terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai.
SUPLEMENTASI BUBUK DAUN KELOR UNTUK MENINGKATKAN KADAR HEMOGLOBIN DAN ERITROSIT PADA TIKUS YANG DIBERI LATIHAN FISIK BERAT Sinaga, Rika Nailuvar; Sinaga, Fajar Apollo; Ramadhani Pratiwi; Ginting, Alin Anggreni; Marpaung, Deni Rahman
Sains Olahraga : Jurnal Ilmiah Ilmu Keolahragaan Vol. 9 No. 2: Oktober 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/so.v9i2.69928

Abstract

Selama berolahraga berbagai perubahan fisiologis terjadi di dalam tubuh termasuk parameter darah. Intensitas latihan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi perubahan tersebut. Latihan intensitas berat dapat mempengaruhi kadar hemoglobin dan eritrosit yang dikenal sebagai anemia olahraga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemberian larutan bubuk daun kelor (Moringa oleifera) mempengaruhi kadar eritrosit dan hemoglobin selama latihan intensitas berat. Subjek penelitian menggunakan tikus yang dibagi menjadi lima kelompok: kelompok kontrol, kelompok kontrol negatif, kelompok yang menerima latihan fisik berat dan larutan bubuk daun kelor dengan dosis 100mg/kgBB, 200mg/kgBB dan 400mg/kgBB. Tikus diberikan latihan fisik berat tiga kali seminggu selama tiga puluh hari, dengan setiap sesi berlangsung selama lima puluh menit. Tikus diberikan larutan bubuk daun kelor 30 menit sebelum berenang. Setelah 30 hari semua tikus akan melakukan latihan fisik berat dan kemudian kadar hemoglobin dan eritrositnya akan diukur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian larutan bubuk daun kelor dapat meningkatkan kadar eritrosit dan hemoglobin. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa daun kelor membantu mengatasi anemia akibat aktivitas fisik yang berat. Kata Kunci: Daun Kelor, Latihan Fisik Berat, Hemoglobin, Eritrosit
HUBUNGAN GAYA HIDUP “NONGKRONG”, AKTIVITAS SEDENTARY DAN KONSUMSI MINUMAN MANIS DENGAN STATUS GIZI Ramadani Pratiwi; Sinaga, Rika Nailuvar
Sains Olahraga : Jurnal Ilmiah Ilmu Keolahragaan Vol. 9 No. 2: Oktober 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/so.v9i2.70409

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan gaya hidup nongkrong, aktivitas sedentary, dan konsumsi minuman manis dengan status gizi pada mahasiswa IKOR FIK UNIMED. Jenis penelitian ini merupakan penelitian analitik kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Subyek dalam penelitian ini adalah mahasiswa IKOR FIK UNIMED angkatan 2023 yang terdiri dari 4 kelas yaitu  berjumlah 114 orang. Metode pengambilan sampel dengan teknik total sampling atau seluruh mahasiswa dijadikan sampel penelitian. Teknik analisis data menggunakan analisis uji korelasi spearman rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan gaya hidup nongkrong, aktivitas sedentary dan konsumsi minuman manis dengan status gizi pada mahasiswa. Kata kunci: Nongkrong, Aktivitas Sedentary, Minuman Manis, Status Gizi, Mahasiswa
Effect of Virgin Coconut Oil Supplementation on Immune Function in a Rat Model of Physical Exercise Fajar Apollo Sinaga; Rika Nailuvar Sinaga; Alin Anggreni Ginting; Ayu Elvana
Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health Vol 8, No 2 (2026): Contagion
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/contagion.v8i2.28061

Abstract

Physical exercise can induce physiological stress that triggers inflammatory responses, marked by increased levels of proinflammatory cytokines and acute-phase proteins. Virgin Coconut Oil (VCO) contains medium-chain fatty acids that are known to possess anti-inflammatory and immunomodulatory properties, which may help regulate immune responses caused by physical activity. This study aimed to evaluate the effect of VCO supplementation on immune function by examining serum levels of Interleukin-6 (IL-6), Tumor Necrosis Factor-α (TNF-α), and C-Reactive Protein (CRP) in a rat model subjected to physical exercise. An experimental approach was conducted using rats divided into four groups, consisting of a control group and several VCO-treated groups undergoing physical exercise. VCO was administered orally at varying doses throughout the exercise intervention period. At the end of the treatment, blood samples were collected, and serum concentrations of IL-6, TNF-α, and CRP were analyzed using immunoassay techniques. The data were evaluated descriptively to observe trends among the treatment groups. The findings demonstrated a consistent decrease in IL-6, TNF-α, and CRP levels in rats receiving VCO supplementation compared to the control group. The most pronounced reduction in all inflammatory markers was observed in the group receiving the highest dose of VCO, indicating a dose-dependent effect. These results suggest that VCO supplementation effectively attenuated exercise-induced inflammatory responses. Overall, VCO supplementation shows potential immunomodulatory and anti-inflammatory effects in rats exposed to physical exercise, as evidenced by reduced levels of IL-6, TNF-α, and CRP. VCO may therefore be considered a functional nutritional supplement to support immune balance during physical activity. However, further studies are needed to confirm these findings and to clarify the underlying biological mechanisms involved. Keywords: Virgin Coconut Oil, Physical Exercise, Immune Function, Inflammation, Interleukin-6, Tumor Necrosis Factor-α, C-Reactive Protein, Rat Model
The Effect Of Acute Jamu Kunyit Asam After Strenuous Physical Exercise On Creatine Kinase Levels Fajar Apollo Sinaga; Rika Nailuvar Sinaga; Mandike Ginting
International Journal of Health and Pharmaceutical (IJHP) Vol. 3 No. 2 (2023): May 2023
Publisher : CV. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijhp.v3i3.169

Abstract

Strenuous physical exercise can trigger muscle damage causing an increase in creatine kinase levels. One of the strategies to prevent muscle damage is to consume antioxidants and anti-inflammatory. Jamu Kunyit Asam is known to have antioxidant and anti-inflammatory activity. The aim of this study was to determine the effect of acutely giving Jamu Kunyit Asam on creatine kinase levels after strenuous physical exercise. The research sample used 20 trained males. The sample was divided into two groups (Experiment = 10; Placebo = 10). The pre-test was done by checking creatine kinase levels before engaging in strenuous physical exercise. After doing strenuous physical exercise by running on a treadmill with an intensity of 90-100% for 30 minutes, the experimental group was given 250 ml of Jamu Kunyit Asam every day for 3 days, while the control group was given a placebo drink. Creatine kinase levels were measured immediately, 24 hours, 48 hours, and 72 hours after strenuous physical exercise. The results showed that CK levels decreased significantly 24 hours, 48 hours and 72 hours after strenuous physical exercise in the Jamu Kunyit Asam group compared to the placebo group (p<0.05). The conclusion of this study is that giving Jamu Kunyit Asam acutely after doing strenuous physical exercise can reduce creatine kinase levels in trained male athletes. Acute Jamu Kunyit Asam supplementation in this study can help reduce muscle damage due to strenuous physical exercise through nutritional interventions.