Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

POTENSI BAHAN PENGENCER CITRAT DAN KUNING TELUR YANG BERBEDA RASIO TERHADAP KUALITAS SPERMATOZOA AYAM KAMPUNG Malik, Abdul
JURNAL RISET AGRIBISNIS & PETERNAKAN Vol 3, No 2 (2018): JURNAL RISET Agribisnis & Peternakan
Publisher : JURNAL RISET AGRIBISNIS & PETERNAKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.628 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pengencer sitrat dengan kuning telur dan lama penyimpanan terhadap kualitas semen ayam kampung. Semen ditampung dengan menggunakan metode massage punggung abdominal pada ayam jantan. Paramaeter yang diamati pada dalam penelitian ini adalah daya hidup (viability). Setelah ditampung semen segara dievaluasi kemudian diencerkan dengan citrat dan kuning telur dengan perlakuan P0(1:1) sebagai kontrol, P1(1:2), P2(1:3) dan P3(1:4) yang kemudian disimpan dalam suhu ruangan dengan lama 0 menit (control), 45 menit, 90 menit dan 135 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengencer citrate dan kuning telur yang disimpan selama 90 menit pada perlakuan P1 terjadi penurunan viabilitas yang nyata (P< 0,05) dibanding dengan perlakuan P0(control) namun jika dibandingkan dengan perlakuan P2 hasilnya menunjukkan tidak berbeda nyata (P>0,05) namun terjadi tren kenaikan viabilitas pada penyimpanan tersebut. Kata kunci : Ayam kampung, Spermatozoa, lama penyimpanan, sitrat kuning telur, viabilitas
Pemberdayaan Kelompok Ternak Lebah Madu Melalui Usaha Pengolahan Susu Kambing Jaelani, Achmad; Malik, Abd.; Rostini, Tintin; Fitriani, Fitriani; Sugiharti, Sugiharti
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 4 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/matappa.v4i1.911

Abstract

Topik pengabdian ini dipilih pada Kelompok Lebah Madu yang merupakan kelompok ternak yang berusaha di bidang ternak kambing Perah sejak tahun 2013 dengan anggota kelompok berjumlah 14 anggota, hingga saat ini masih eksis dan bertahan dalam usahanya namun masih sedikit variasi produk yang dihasilkannya. Masyarakat umumnya tidak terbiasa dengan produk susu kambing, sehingga penjualan produk sangat terbatas. Oleh karena itu, dengan diolahnya produk susu kambing dapat dilakukan diversifikasi untuk memberikan peluang produk baru yang diminati masyarakat. Beberapa produk baru bisa jadi susu kambing diolah menjadi, yogurt, masker dan kombinasi minuman dengan bahan herbal. Hari ini untuk produk makanan olahan susu sapi cukup banyak. Namun produk susu kambing masih terbatas. Hal ini tentu saja menjadi tantangan tersendiri bagi produk ini untuk dikenal dan dicintai oleh semua lapisan masyarakat. Caranya dilakukan dalam bentuk Participatory Rural Appraisal melalui praktik penyuluhan dan pengolahan susu kambing dan tes favorit produk ini. Kali ini pemberdayaan masyarakat selama 3 bulan di lokasi Kelompok Ternak lebah Madu di Desa Sungai Bokor Kecamatan Danau Pematang, Kecamatan Mataraman. Dari haril pelaksanaan pemberdayaan masyarakat, rupanya, sangat antusias dan berhasil membuat yogurt, susu masker dan minuman bubuk ditambah jamu dengan kualitas yang baik termasuk dan tertarik namun perlu adanya terobosan baru dalam pemasaran.
Subtitusi Madu Asli Pengganti Gliserol dalam Pembekuan pada Kualitas Pasca-thawing Spermatozoa Sapi Bali Abdul Malik; Rian Fauzi; Muhammad Irwan Zakir; Sakiman Sakiman
Acta VETERINARIA Indonesiana Vol. 5 No. 2 (2017): Juli 2017
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.333 KB) | DOI: 10.29244/avi.5.2.98-104

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi substitusi madu asli sebagai pengganti gliserol dalam proses pembekuan pada  kualitas spermatozoa pasca-thawing pada sapi bali. Sebanyak empat ekor sapi bali dengan umur sekitar 4 tahun bobot badan 600-650 kg digunakan dalam penelitian ini. Subtitusi madu asli pengganti gliserol dilakukan secara bertahap pada pengencer utama skim, kuning telur, dan glukosa. Perlakuan terdiri atas 6 yang terdiri atas level substitusi gliserol dengan madu asli, yaitu: 8% gliserol + 0% madu (M0);, 7% gliserol+1% madu (M1);,5% gliserol + 3% madu (M2);, 3% gliserol +5%madu (M3); gliserol 1% + madu 7% (M4),; dan 0% gliserol + 8% madu (M5). Parameter yang diamati meliputi viabilitas, motilitas, dan abnormalitas spermatozoa pasca-thawing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata persentase viabilitas dan motilitas spermatozoa pasca-thawing tidak berbeda nyata (P>0,05) antara penggunaan gliserol dengan madu sebagai krioprotektan. Sementara itu, rata-rata persentase abnormalitas pasca-thawing menunjukkan perbedaan nyata (P<0,05) antara dosis pemberian krioprotektan 8% gliserol dengan semua perlakuan. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan madu pengganti gliserol sebagai krioprotektan pada pengencer skim kuning telur dapat meningkatkan motilitas dan viabilitas spermatozoa sapi bali.
The Supplementation of Urea Molasses Multi-nutrient Moringa Block (UM3B) on the Diameter and Total Follicle in Balinese Cows Abdul Malik; Siti Erlina; Aam Gunawan; Neni Widaningsih; Rizkie Elvania; Mawardi Mawardi
Jurnal Ternak : Jurnal Ilmiah Fakultas Peternakan Universitas Islam Lamongan Vol 12 No 1 (2021): Jurnal Ternak
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM LAMONGAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jt.v12i1.94

Abstract

       The research of the aim to analyze giving of urea molasses multi-nutrient moringa block (UM3B) to the amount and diameter of follicles in crossbred cattle. A total of 10 cows were used study. all cows were divided two groups, one group consist of 5 crossbreed cows.  Group one was given UM3B, and group two was not given UM3B (control). The result of this study about total of follicle was significant different (P > 0,05) between group one (with UM3B) and group two (control) without UM3B, whereas, the diameters of the follicles was no significant different (P <0,05) among group one with UM3B and group two without UM3B, but trend of diameter of follicle show batter with group one. The conclusion of study was the use of urea molasses multi-nutrient moringa block (UM3B) giving a positive impact on total of follicular growth in the right and left ovary.
EVALUASI KOMPOSISI BOTANIS DAN KANDUNGAN NUTRISI PADA RUMPUT RAWA KALAKAI (Stenochlaena palustris) DAN PURUN TIKUS (Heleocharis dulcis Burm) DI KECAMATAN CERBON KABUPATEN BARITO KUALA Achmad Jaelani; Muhammad Syarif Djaya; Gusti Khairun Ni’mah; Abd. Malik
Pastura : Jurnal Ilmu Tumbuhan Pakan Ternak Vol 9 No 1 (2019): Pastura Vol. 9 No. 1 Tahun 2019
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (933.749 KB) | DOI: 10.24843/Pastura.2019.v09.i01.p02

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi botanis dan kandungan nutrisi hijauan rawa Kalakai dan purun tikus yang tumbuh di Kecamatan Cerbon Kabupaten Barito Kuala. Penelitian dilaksanakan selama 3 bulan dari Bulan Juli hingga September 2018. Alat yang digunakan berupa kuadran ukuran 1 x 1 meter dan dilakukan pada 6 titik yang berbeda. Komposisi dari masing masing kuadran diklasifikasikan dan dikumpulkan untuk dihitung persentase dan bagian tanaman serta dianalisis kandungan nutrisi dan kandungan anti nutrisinya. Analisis nutrisi yang diukur melalui analisis proksimat dan kandungan tannin. Berdasarkan hasil analisis diperoleh hasil bahwa 2 jenis hijuan rawa kalakai dan purun tikus merupakan tanaman hijauan rawa yang terbanyak di lokasi rawa Kecamatan carbon kabupaten Baritokuala dengan lokasi yang lebih jauh dari sumber air/sungai, sedangkan purun tikus lokasi vegetasinya berada dekat dengan air. Hijauan rawa kalakai memiliki komposisi daun 48%, batang 44% dan akar 8%, sedangkan tanaman purun tikus Daun+batang 88% dan akar 12%. Adapun kandungan nutrisi kalakai adalah kadar air 11,93%, serat kasar 7,36 %, protein kasar 21,97, lemak kasar 2,15% sementara kandungan nutrisi purun tikus adalah kadar air 11,93%, lemak kasar 1,01%, protein kasar 8,67 dan serat kasar 24,48%. Dilihat dari komposisi botani untuk kalakai 48% adalah bagian daun terbanyak bagian dengan kandungan nutrisi serta kandungan tannin 1,31% sehingga sangat potensial digunakan sebagai pakan ternak kambing. Adapun tempat tumbuh hijauan kalakai adalah agak sedikit menjauh dari keberadaan air dibandin purun tikus yang dekat dengan air/sungai. Keywords : komposisi botani, kalakai, purun tikus, swamp forage
PERBANDINGAN KUALITAS SPERMATOZOA SAPI JANTAN PASCA THAWING DENGAN PENGENCER YANG BERBEDA Abdul Malik
AL-ULUM: JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.646 KB) | DOI: 10.31602/ajst.v4i2.1985

Abstract

The aim of this study was to evaluate the effects different extenders on motility, membrane and acrosome integrity of post-thawed bull sperm. Twenty ejaculates from four crossbreed bulls were collected. Within 5 min after sperm collection the fresh semen was divided into three groups based on types of extenders; (1) with Tris buffers, (2) with sodium citrate, and (3) with TALP extenders. A computer assisted semen analysis, hypo-osmotic swelling test, and fluorescence isothiocyanate labelled peanut agglutinin (FITC-PNA) techniques were used to determine motility, membrane integrity and acrosome integrity of spermatozoa, respectively, in both fresh ejaculate and frozen thawed semen. The percentage motility, membrane integrity and acrosome integrity in fresh ejaculate were higher than post-thawed. The sperm motility and membrane integrity were no significantly different (P> 0,05) among all extenders. Whereas, the membrane acrosome integrity of spermatozoa in post-thawed was significantly different (P< 0.05) when TALP extender was compared with sodium citrate, and Tris buffer extenders. In conclusion, all extenders resulted in a better sperm motility, membrane integrity after, while acrosome integrity was no significant after cryopreservation.
BERBAGAI MEDIA PEMBUATAN TELUR ASIN TERHADAP KUALITAS ORGANOLEPTIK Raga Samudera; Abd. Malik
AL-ULUM: JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.666 KB) | DOI: 10.31602/ajst.v4i1.1590

Abstract

The purpose of research to know the influence of various media making salted egg on the quality of organoleptic so as to be consideration and information in the use of media making salted egg proper and get better quality. In the implementation of this research design used Completely Randomized Design, which consist of three treatments and five replicates. The treatment is : PG ; salt solutions, PA ; dough ashes rub and PL : dough loam/clay. While test organoleptik salted egg consisted: 1. General appearance, 2. A briny taste egg white and 3. Flavor egg yolk. Data analyzed a sort of descriptive set and models non-parametrik kruskall-walis. The result of this research showed that the treatment significant on general appearance eggs, a briny taste egg white and flavor egg yolk, treatment PG (salt solutions) show the same thing with treatment PA (dough ashes rub) however in contrast to treatment PL (dough loam/clay).
EFEKTIVITAS DAN PENGALAMAN PEMBELAJARAN DARING DI FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARI BANJARMASIN Aam Gunawan; Abd. Malik; M. Irwan Zakir; Ilhamiyah Ilhamiyah; Ana Zuraida
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 6, No 2 (2020): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.55 KB) | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v6i2.3898

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitaspembelajaran daring di Fakultas Pertanian Universitas Islam Kalimantan MuhammadArsyad Al Banjari Banjarmasin untuk dosen dan mahasiswa di masa Covid 19. Metodeyang dilakukan dalam kegiatan ini adalah presentasi dan tanya jawab menggunakanmedia Instagram, facebook, dan youtube yang dipandu oleh seorang moderator.Kegiatan pengabdian ini melibatkan seluruh dosen dan mahasiswa fakultas Pertanianditambah dengan masyarakat umum yang tertarik dengan tema diskusi. Hasil kegiatanyang dilaksanakan selama satu jam pada media online ini menunjukkan bahwa followeryang terdiri dari dosen, mahasiswa dan masyarakat umum memberikan respon positifdan sangat termotivasi untuk segera meningkatkan efektivitas pembelajarannya secaramaksimal.
Potensi Bahan Pengencer Citrat dan Kuning Telur yang Berbeda Rasio Terhadap Kualitas Spermatozoa Ayam Kampung Abdul Malik
Jurnal Riset Agribisnis dan Peternakan Vol. 3 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.634 KB)

Abstract

This study emphasizes the importance of citric diluents with egg yolks and storage time for semen quality of native chickens. Semen is accommodated using the abdominal back massage method in male chickens. The parameters studied in this research are viability. After being collected semen is evaluated then diluted with citrate and egg yolk by setting P0 (1: 1) as a control, P1 (1: 2), P2 (1: 3) and P3 (1: 4) which are then displayed indoors with long 0 minutes (control), 45 minutes, 90 minutes and 135 minutes. The results showed that the diluent of citrate and egg yolk stored for 90 minutes at the time of P1 treatment had a marked decrease in viability (P <0.05) compared to P0 training (control) but when compared with P2 assistance the results turned out to be unreal (P> 0.05) but there is a trend of increasing viability in the storage.
EVALUASI HIJAUAN RAWA PURUN TIKUS (Heleocharis dulcis Burm) YANG DIMODIFIKASI SEBAGAI PAKAN KAMBING BERBENTUK GRANUL Achmad Jaelani; Abd. Malik; Gusti Khairun Nimah
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 44, No 3 (2019)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v44i3.2343

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi komposisi botanis dan kandungan nutrisi dan anti nutisi hijauan rawa purun tikus yang dimodifikasi sebagai pakan kambing lokal berbentuk granul. Analisis nutrisi yang diukur melalui analisis proksimat dan kandungan tannin. Berdasarkan hasil analisis diperoleh hasil bahwa hijauan rawa purun tikus merupakan tanaman hijauan rawa dengan lokasi yang lokasi vegetasinya berada dekat dengan air. Hijauan rawa tanaman purun tikus  terdiri atas daun dan batang menyatu denan proporsi 88% dan akar  12%. Adapun kandungan nutrisi purun tikus adalah  kadar air 11,93%, lemak kasar 1,01%, protein kasar 8,67 dan serat kasar 24,48%. Dilihat dari komposisi botani  purun tikus,sangat potensial digunakan sebagai pakan ternak kambing. Adapun tempat tumbuh hijauan purun tikus adalah dekat dengan air/sungai