Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Analisis Kebiasaan Belajar Peserta Didik Di Era Digitalisasi Terhadap Hasil Belajar Matematika: Analysis of Learning Habits in the Digital Era and Their Correlation with Mathematics Learning Outcomes Mukaddas, Iqbal; Junaid, Abdul Hakim; Hariady
Journal of Mathematics Learning Innovation Vol. 4 No. 2 (2025): Journal of Mathematics Learning Innovation
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/jmlipare.v4i2.13234

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan secara detail bagaimana kebiasaan belajar siswa di era digital saat ini, termasuk pola perilaku belajar mereka dalam kaitannya dengan hasil belajar matematika. Secara spesifik, riset ini menggali relasi antara pemanfaatan media sosial dengan perilaku belajar siswa kelas XI di SMK Negeri 3 Pinrang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik proporsional random sampling, dan jumlah sampel sebanyak 40 siswa ditentukan melalui perhitungan rumus Yamanen dari total populasi. Metode yang digunakan adalah asosiatif korelasional dengan pendekatan ex post facto dan survei. Analisis data melibatkan analisis deskriptif untuk menggambarkan kebiasaan belajar dan hasil belajar matematika, serta analisis korelasi sederhana untuk mengidentifikasi keterkaitan antara kebiasaan belajar di era digital dan hasil belajar matematika. Temuan utama penelitian menunjukkan beberapa hal. Pertama, rata-rata nilai kebiasaan belajar siswa adalah 60,06, mencakup aspek-aspek seperti kebiasaan belajar yang positif, kebiasaan belajar yang kurang efektif, kebiasaan belajar digital secara kolaboratif, dan pemanfaatan aplikasi dalam belajar. Kedua, rata-rata hasil belajar matematika siswa mencapai 74,17, yang dinilai berdasarkan kemampuan matematis seperti pemahaman konsep, keterampilan berhitung, kemampuan memecahkan masalah, dan kemampuan komunikasi matematika. Ketiga, tingkat keeratan hubungan antara kebiasaan belajar dengan perilaku belajar terhadap hasil belajar matematika tergolong kuat. Hal ini ditunjukkan oleh koefisien korelasi Pearson sebesar 0,723, yang mengindikasikan bahwa secara fungsional, kebiasaan belajar memiliki korelasi yang signifikan dengan perilaku belajar yang memengaruhi hasil belajar matematika siswa kelas XI SMK Negeri 3 Pinrang.
Lighting the Way: Qur’an Verses on Education in Mathematical Representation Ahmad, Andi Kamal; Hasyim Haddade; Nur Jihadilla; Hamkah; Abdul Hakim Junaid
Journal of Practice Learning and Educational Development Vol. 5 No. 3 (2025): Journal of Practice Learning and Educational Development (JPLED)
Publisher : Global Action and Education for Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58737/jpled.v5i3.498

Abstract

This research aims to develop a mathematical model of the representation of Qur’an verses about education. Partially, the study examines the epistemology of Qur’an education based on educational aspects and indicators, relevant educational concepts in the Qur'an, and mathematical models to analyze the relationship between Qur'an-based education qualitatively and quantitatively. The results of this study offer a new quantitative analytical framework for Qur’an education, a structured Islamic curriculum development tool, the potential to improve the quality of evaluation of Islamic education programs through quantitative metrics, interdisciplinary collaboration opportunities, and a unique perspective from Islamic traditions for global education discourse. This research is new because it applies mathematical modelling to the epistemology of the Qur'an (not yet exists), uses a quantitative approach in the study of Qur’an education (generally qualitative), and integrates religious epistemology with scientific methodology. The research gap lies in the lack of a quantitative approach and exploration of structured Qur’an education epistemology, as well as the lack of bridges between religious theory and modern educational practice. The latest Islamic education research trends focus on the integration of Islamic values, the development of Islamic learning models, the analysis of character thoughts, and character studies. Recommendations include exploration of the potential of mathematical modelling by researchers in Islamic education and mathematics, consideration of the use of models in curriculum development and evaluation by Islamic educational institutions, as well as the expansion of the model with other variables and empirical testing in subsequent research.
Pola Miskonsepsi Siswa dalam Konsep Bunga dan Pajak: Studi Komparatif Pemodelan Matematis di SMKN 3 Pinrang Iqbal Mukaddas; Abdul Hakim Junaid; Hariyady, Hariyady
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 2 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i2.3041

Abstract

Penelitian ini menginvestigasi pola miskonsepsi siswa dalam memahami dan mengaplikasikan konsep bunga dan pajak, dengan fokus spesifik pada kemampuan mereka mengidentifikasi pemodelan matematis dari masalah kontekstual. Pendekatan komparatif digunakan untuk menganalisis manifestasi miskonsepsi di berbagai kelompok/konteks di SMKN 3 Pinrang. Tujuan penelitian adalah mengisi kesenjangan pemahaman hubungan kompleks antara kesalahpahaman konseptual dan keterampilan menerjemahkan skenario dunia nyata ke representasi matematis. Penelitian dimotivasi oleh tantangan berkelanjutan siswa menerapkan aritmetika finansial, sering berakar pada ketidakmampuan merepresentasikan masalah dunia nyata secara matematis akurat. Menggunakan desain metode campuran, termasuk tes diagnostik dan wawancara semi-terstruktur, data dikumpulkan dari 32 siswa SMK di SMKN 3 Pinrang. Penemuan penting menunjukkan pola misinterpretasi beragam, terutama dalam membedakan perhitungan bunga tunggal dan majemuk serta mengaplikasikan prinsip pajak. Miskonsepsi sering berasal dari pondasi penalaran proporsional yang lemah dan ketidakmampuan merumuskan ekspresi aljabar dari deskripsi verbal. Penelitian menyimpulkan strategi pengajaran terarah yang fokus pada pengajaran eksplisit pemodelan matematis dan diferensiasi konseptual sangat penting. Implikasi penelitian menunjukkan perlunya penyesuaian kurikulum yang menekankan aplikasi finansial praktis dan pengembangan bertahap keterampilan pemodelan siswa sejak usia dini.
Strategi Pencegahan Intoleransi dan Radikalisme di Perguruan Tinggi: Praktik Baik Pembinaan Kesadaran Bela Negara di Kabupaten Pinrang Abdul Hakim Junaid; Iqbal Muqaddas; Haerul Haerul; Andi Kamal Ahmad
Barani: Journal of Community Service Learning Vol 2 No 1 (2026): Barani: Journal of Community Service Learning
Publisher : STKIP Darud Da'wah wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/barani.v2i1.861

Abstract

Meningkatnya risiko paparan paham intoleran di lingkungan akademik menuntut strategi preventif yang menyentuh aspek emosional dan logika mahasiswa. Artikel ini bertujuan mendokumentasikan dan menganalisis best practice pencegahan radikalisme melalui pembinaan kesadaran bela negara pada kegiatan PKKMB di Kabupaten Pinrang. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode thematic analysis, penelitian ini mengeksplorasi transformasi kesadaran mahasiswa. Hasil kegiatan menunjukkan perubahan signifikan dalam pemahaman bela negara (civic awareness) dari paradigma militeristik menjadi tanggung jawab intelektual dan sosial. Data menunjukkan transisi pemahaman kontekstual meningkat dari 15% menjadi 85% pasca-intervensi. Melalui critical reflection, mahasiswa mampu mengidentifikasi narasi radikal di media sosial. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi kearifan lokal Pinrang sebagai jangkar kohesi sosial dalam model pembinaan. Strategi paling efektif adalah menempatkan mahasiswa sebagai subjek aktif berpikir kritis, bukan sekadar objek doktrin.
Spatial Ability sebagai Prediktor Pemahaman Konsep Transformasi Geometri pada Siswa SMK Abdul Hakim Junaid; Iqbal Mukaddas
JIMAT: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 7 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63976/jimat.v7i2.1484

Abstract

Penalaran visual-spasial merupakan salah satu kemampuan kognitif yang mendukung siswa dalam memahami perubahan posisi, orientasi, dan ukuran objek pada materi transformasi geometri. Namun, kontribusi kemampuan tersebut terhadap pemahaman konsep siswa SMK masih perlu diuji secara empiris, khususnya melalui analisis prediktif kuantitatif. Penelitian ini bertujuan menganalisis kontribusi kemampuan spasial dalam memprediksi pemahaman konsep transformasi geometri siswa kelas XI SMKN 3 Pinrang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex post facto korelasional. Sampel terdiri atas 43 siswa, yaitu 25 siswa kelas XI AKL dan 18 siswa kelas XI TKJ, yang dipilih melalui purposive sampling dan total sampling pada kelas sampel. Data dikumpulkan menggunakan tes kemampuan spasial pilihan ganda berbasis gambar sebanyak 10 butir dan tes pemahaman konsep berbentuk uraian sebanyak 5 butir. Instrumen dinyatakan valid secara isi berdasarkan penilaian ahli dengan indeks Aiken’s V di atas kriteria minimum. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, korelasi Pearson Product Moment, dan regresi linear sederhana pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor kemampuan spasial sebesar 71,163 (SD = 8,510) dan rata-rata skor pemahaman konsep sebesar 68,558 (SD = 10,349). Uji korelasi memperoleh dengan , sedangkan regresi menghasilkan persamaan dan . Temuan ini menunjukkan bahwa hubungan kedua variabel positif, tetapi sangat lemah dan tidak signifikan secara statistik. Dengan demikian, kemampuan spasial belum terbukti sebagai prediktor signifikan dalam konteks penelitian ini. Pembelajaran transformasi geometri di SMK perlu dirancang secara integratif dengan menggabungkan aktivitas visual-spasial, penjelasan konseptual, dan representasi matematis yang beragam.
MENJELAJAHI POTENSI: MODEL PROJECT-BASED LEARNING DAN PENGARUHNYA TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS MAHASISWA Abdul Hakim Junaid; Iqbal Mukaddas; Hariady
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Vol 4 No 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijme.v4i2.317

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi potensi model Project-Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis mahasiswa. Penelitian dilaksanakan pada mahasiswa pendidikan matematika di salah satu perguruan tinggi di Pinrang. Metode yang digunakan adalah pre-eksperimen dengan desain one-group pretest-posttest, melibatkan 30 peserta. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan pemecahan masalah matematis yang disusun berdasarkan empat langkah penyelesaian masalah menurut Polya. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada kemampuan pemecahan masalah mahasiswa setelah penerapan model PjBL. Temuan ini menunjukkan bahwa PjBL dapat menjadi pendekatan pembelajaran yang efektif untuk mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi serta pengalaman belajar kontekstual dalam matematika. Penelitian ini memperkuat bukti pentingnya penerapan pembelajaran aktif dan berpusat pada mahasiswa, terutama dalam konteks lokal seperti Pinrang.
EFEKTIVITAS MEDIA DIGITAL BERBASIS KECERDASAN BUATAN (AI) DENGAN MEMAKSIMALKAN KECERDASAN LINGUISTIK TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP POLINOMIAL SISWA SMK Abdul Hakim Junaid; St Nurkhalifah Ali; Ahmad Talib
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Vol 5 No 1 (2026): Januari - Juni 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijme.v5i1.569

Abstract

Pemahaman konsep polinomial sering menjadi tantangan bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) karena sifat materi yang abstrak dan dominasi pendekatan pembelajaran prosedural. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas media digital berbasis kecerdasan buatan (AI) terhadap peningkatan pemahaman konseptual siswa pada materi polinomial. Menggunakan desain kuasi-eksperimen one-group pretest-posttest, penelitian ini melibatkan 25 siswa kelas XI Akuntansi di SMKN 3 Pinrang. Instrumen penelitian mencakup tes pemahaman konsep polinomial yang telah divalidasi, lembar observasi, dan angket respons siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan skor posttest yang signifikan dibandingkan skor pretest, yang dikonfirmasi melalui uji-t berpasangan (p < 0,05). Skor N-Gain termasuk dalam kategori sedang, yang menunjukkan peningkatan yang substansial dalam pemahaman konseptual. Observasi menunjukkan keterlibatan dan interaksi siswa yang tinggi dengan media AI. Respons kuesioner menunjukkan penerimaan siswa yang positif, dengan mayoritas menyetujui bahwa media berbasis AI membuat pembelajaran lebih interaktif dan mudah dipahami. Studi ini menjawab celah penelitian dengan secara spesifik mengukur pengaruh AI terhadap pemahaman konseptual pada topik matematika tertentu di pendidikan vokasi. Disimpulkan bahwa media digital berbasis AI merupakan alat yang efektif untuk meningkatkan pemahaman konsep polinomial siswa SMK, yang mendukung pengembangan pembelajaran matematika vokasional yang lebih adaptif dan berorientasi konsep
Efektivitas Etnomatematika Bugis Pinrang Dalam Menurunkan Kecemasan Matematis (Math Anxiety) Siswa SMK Negeri 3 Pinrang Abdul Hakim Junaid; Suradi .; Rosidah .
JIMAT: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 6 No 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63976/jimat.v6i2.1052

Abstract

Kecemasan matematika (math anxiety) merupakan faktor psikologis yang dapat menghambat proses kognitif dan menurunkan prestasi belajar siswa, khususnya di SMK. Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas integrasi etnomatematika Bugis Pinrang dalam menurunkan tingkat kecemasan matematika siswa di SMKN 3 Pinrang. Penelitian ini menggunakan metode kuasi-eksperimen dengan desain nonequivalent control group design. Subjek penelitian terdiri dari 47 siswa kelas XI yang terbagi menjadi kelompok eksperimen (n=26) yang menerapkan modul etnomatematika Bugis Pinrang, dan kelompok kontrol (n=21) yang mengikuti pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa kuesioner kecemasan matematika yang valid dan reliabel. Data dianalisis menggunakan uji Independent Sample T-test pada skor N-Gain. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa penurunan kecemasan matematika pada kelompok eksperimen secara statistik jauh lebih tinggi (N-Gain = 0,48; kategori sedang) dibandingkan kelompok kontrol (N-Gain = 0,11; kategori rendah) dengan nilai p < 0,001. Besar efek (Cohen's d) sebesar 1,42 mengonfirmasi bahwa dampak intervensi tergolong sangat tinggi. Dengan demikian, disimpulkan bahwa integrasi etnomatematika Bugis Pinrang terbukti efektif secara signifikan dalam menurunkan kecemasan matematika siswa. Pembelajaran berbasis kearifan lokal ini menciptakan suasana belajar yang lebih relevan dan kontekstual. Berdasarkan temuan ini, disarankan bagi guru untuk menerapkan materi ajar berbasis etnomatematika sebagai strategi alternatif mengatasi math anxiety.