Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Tren Penelitian Kepuasan Dan Loyalitas Pasien Di Rumah Sakit: Sebuah Literature Review Rahmi, Sherly Firsta; Dewi, Nur Husna; Kasmiati, Neng; Amalia, Rosi; Yorismanto, Yorismanto; Hartono, Budi; Daud, Alfani Ghutsa
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 20, No 1 (2026): Vol 20 No. 01 JANUARI 2026
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v20i1.7566

Abstract

Kepuasan dan loyalitas pasien merupakan indikator penting dalam menilai mutu pelayanan rumah sakit, terutama di era kompetisi layanan kesehatan yang semakin meningkat. Tren penelitian dalam satu dekade terakhir mennujukkan bahwa kedua aspek ini dipengaruhi oleh berbagai dimensi pelayanan, baik dari sisi kualitas klinis maupun nonklinis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis tren penelitian mengenai kepuasan dan loyalitas pasien di rumah sakit berdasarkan temuan ilmiah dalam 10 tahun terakhir. Metode yang digunakan adalah literature review deskriptif dengan menelaah 20 jurnal nasional dan internasional yang relevan, dipilih berdasarkan kriteria inklusi terkait topik kepuasan, loyalitas, dan mutu layanan rumah sakit. Hasil telaah menunjukkan bahwa sebagian besar penelitian menekankan peran kualitas layanan, komunikasi tenaga kesehatan, kecepatan pelayanan, lingkungan fisik, serta hubungan interpersonal sebagai faktor dominan pembentuk kepuasan pasien. Selain itu, kajian ini mengidentifikasi adanya kesenjangan penelitian terkait kebutuhan pasien di masa depan, terutama dalam konteks pelayanan berbasis patient-centered care dan pemanfaatan digital health yang adaptif terhadap perubahan ekspektasi masyarakat. Kesimpulannya, penelitian kepuasan dan loyalitas pasien perlu diarahkan pada pendekatan yang lebih komprehensif dan berorientasi pada pengalaman pasien untuk menjawab tantangan dan harapan masyarakat terhadap mutu layanan rumah sakit di masa mendatang. Kata Kunci:  Kecepatan Layanan, Kepuasan Pasien, Komunikasi Tenaga Kesehatan, Kualitas Pelayanan, Loyalitas Pasien 
Tinjauan Literatur Tentang Penerapan Standar Pengendalian Mutu Obat Di RS Pemerintah Muharani, Defrika; Yorismanto, Yorismanto; Hartono, Budi; Daud, Alfani Ghutsa
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6284

Abstract

Pelayanan kefarmasian di rumah sakit pemerintah memegang peran strategis dalam menjamin mutu, efektivitas, dan keselamatan terapi obat bagi pasien, khususnya dalam kerangka penyelenggaraan sistem Jaminan Kesehatan Nasional. Penerapan standar pengendalian mutu obat sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 72 Tahun 2016 menjadi landasan utama dalam memastikan bahwa seluruh obat yang digunakan memenuhi persyaratan keamanan, khasiat, dan mutu selama proses pengadaan, penyimpanan, distribusi, hingga penggunaan. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara sistematis penerapan standar pengendalian mutu obat di rumah sakit pemerintah berdasarkan temuan-temuan penelitian sebelumnya, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan hambatan dalam implementasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menelaah artikel ilmiah nasional dan internasional yang relevan, yang diperoleh melalui basis data elektronik menggunakan kata kunci terkait pengendalian mutu obat, pelayanan kefarmasian rumah sakit pemerintah, dan kepatuhan terhadap regulasi. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan terhadap standar pengendalian mutu obat masih bervariasi antar rumah sakit. Rumah sakit rujukan nasional umumnya menunjukkan tingkat implementasi yang lebih baik dibandingkan rumah sakit daerah, terutama pada aspek pelayanan farmasi klinik, manajemen rantai dingin, pengelolaan logistik, serta pemanfaatan sistem informasi farmasi. Tantangan utama yang diidentifikasi meliputi keterbatasan sumber daya manusia, kurang optimalnya pemantauan suhu berbasis teknologi, lemahnya sistem dokumentasi, serta hambatan dalam rantai pasok obat. Kesimpulan dari tinjauan ini menegaskan bahwa penguatan komitmen manajemen, peningkatan kompetensi tenaga kefarmasian, serta optimalisasi pemanfaatan teknologi digital merupakan faktor kunci dalam meningkatkan efektivitas pengendalian mutu obat di rumah sakit pemerintah.
Analisis SWOT Implemetasi Rekam Medis Elektronik di Unit Dialisis RS X Riau Yorismanto, Yorismanto; Herniwanti, Herniwanti; Rahmi, Sherly Firsta
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6472

Abstract

Peningkatan jumlah pasien gagal ginjal kronik menyebabkan lonjakan kebutuhan pelayanan dialisis di RSUD X Riau, seiring dengan rencana penambahan kapasitas mesin dialisis hingga 20 unit. Implementasi Rekam Medis Elektronik (RME) melalui SIMRS  telah berjalan, namun pengelolaannya di unit dialisis masih dilakukan oleh perawat. Kondisi ini berpotensi menambah beban kerja, menurunkan mutu pelayanan, serta meningkatkan risiko kesalahan dokumentasi klinis dan keterlambatan klaim BPJS. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi RME di unit dialisis serta merumuskan strategi optimalisasi sistem melalui pendekatan analisis SWOT. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan SWOT yang meliputi identifikasi faktor internal (Strengths dan Weaknesses) serta faktor eksternal (Opportunities dan Threats). Selanjutnya dilakukan penyusunan matriks IFAS dan EFAS untuk menentukan posisi organisasi dalam kuadran strategi. Hasil analisis menunjukkan nilai IFAS sebesar -0,3 dan EFAS sebesar 0,2, yang menempatkan RS X Riau pada Kuadran III (WO). Posisi ini mengindikasikan bahwa rumah sakit memiliki peluang eksternal yang besar, namun masih terkendala oleh kelemahan internal yang signifikan. Strategi yang paling tepat adalah strategi WO (Turn Around Strategy), yaitu berfokus pada perbaikan kelemahan internal agar peluang eksternal dapat dimanfaatkan secara optimal. Prioritas strategi meliputi penguatan sumber daya manusia rekam medis, penyusunan SOP pengelolaan RME yang jelas, serta penyediaan sarana pendukung. Implementasi strategi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pelayanan, akurasi data klinis, keselamatan pasien, serta mendukung keberlanjutan klaim BPJS di unit dialisis RS X Riau.