Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pengaruh Pemeriksaan Pajak dan Sanksi Pajak Terhadap Penerimaan Pajak Penghasilan Orang Pribadi Pada KPP Pratama Bojonagara Meilinda, Neng; Mulyana, Asep; Rizki, Nonon Dherian; Dwitasari, Anita Theresia; Al'libani, Ridha Rahim
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.1633

Abstract

This study aims to determine the influence of tax audits and tax sanctions on the income tax (PPh) revenue from individual taxpayers at the Pratama Tax Office (KPP) Bandung Bojonagara during the 2016–2024 period. The research method used is a quantitative research method with a multiple linear regression analysis model. The data used is secondary data. The results of the study show that Tax Audit partially has no effect on Personal Income Tax Revenue, while Tax Sanctions partially have a significant effect on Personal Income Tax Receipt. Tax Audit and Tax Sanctions simultaneously have a significant effect on Personal Income Tax Revenue.      
Agrowisata Berkelanjutan Dengan Konsep Pentahelix untuk Mendukung Kegiatan Sustainable Development Goals (SDGs) Purnomo, Albert Kurniawan; Banowati, Lies; Susilawati, Endang; Mulyati , Budi; Dwinanda, Desta; B, Moses Marconito Benito; H, Kms Rizki Febrian; Nurraga, Damar; Hutapea, Gidion Hamonangan; Margaretha, Rita; Sari, Utari Kartika; Dwitasari, Anita Theresia
Jurnal Abdidas Vol. 6 No. 3 (2025): June
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v6i3.1168

Abstract

Agrowisata merupakan bentuk pariwisata yang menggabungkan aktivitas pertanian dengan aspek wisata, sehingga tidak hanya menyuguhkan rekreasi tetapi juga edukasi dan pelestarian budaya agraris. Di Indonesia, khususnya di Jawa Barat, agrowisata memiliki potensi besar karena kekayaan sumber daya alam dan keragaman budaya pertanian lokal. Agrowisata berperan dalam meningkatkan pendapatan petani dan masyarakat serta sebagai media penyebaran nilai kearifan lokal dan pelestarian lingkungan.Dalam rangka mendukung Program SDGS (Sustainable Development Goals), pihak akademisi Universitas Nurtanio Bandung, melakukan sosialiasi strategi agrowisata berkelanjutan di Kertawangi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, dengan melalui adaptasi model Penta-helix. Tujuan utamanya adalah mendukung pelaksanaan Sustainable Development Goals (SDGs) dengan pendekatan yang inovatif, inklusif, dan berkelanjutan. Program CSR juga menjadi pendorong utama untuk mempercepat pariwisata desa berkelanjutan di Kertawangi, dengan lokasi wisata Big Farmer. Penta-helix merupakan model yang didasarkan pada lima jenis pemangku kepentingan: sektor swasta, pemerintah, penduduk lokal, akademisi, dan media. Keterlibatan kelima sektor tersebut merupakan suatu kewajiban agar dampak ekonominya diikuti oleh keberlanjutan. Artikel ini menekankan pengabdian dan layanan sosial di bidang akademis serta Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) oleh Universitas sebagai faktor pelengkap. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan fokus pada sosialisasi dan kolaborasi pelaksanaan model Pentahelix dalam pengembangan agrowisata berkelanjutan di Desa Kertawangi, Kabupaten Bandung Barat. Metode pengumpulan data meliputi studi dokumentasi dari berbagai stakeholder yang terlibat, yaitu pemerintah, sektor swasta, akademisi, masyarakat lokal, dan media. Pengembangan agrowisata berkelanjutan dengan model Pentahelix berhasil menjadi solusi inovatif yang mendorong kolaborasi multi-pihak dalam mendukung agenda SDGs. Integrasi antara pemerintah, sektor swasta, akademisi, masyarakat, dan media terbukti penting demi keberlanjutan ekonomi, sosial, dan lingkungan. Model ini dapat direplikasi pada daerah lain sebagai langkah strategis dalam pembangunan pariwisata berbasis komunitas dan lingkungan.
Pengaruh Penerapan Good Governance terhadap Kinerja di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bandung Dwitasari, Anita Theresia; Mulyana, Asep
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.3215

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan prinsip-prinsip good governance terhadap kinerja pegawai di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bandung. Good governance yang meliputi transparansi, akuntabilitas, partisipasi, dan responsibilitas diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan publik. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei, data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada pegawai. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier untuk menguji hubungan antara variabel good governance dan kinerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan good governance memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Implikasi penelitian ini adalah pentingnya penerapan prinsip good governance secara konsisten untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bandung. Studi ini bertujuan untuk mengetahui dampak dari penerapan prinsip-prinsip Good Governance terhadap kinerja karyawan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif dengan pendekatan survei eksplanatori, menerapkan desain survei untuk menjelaskan hubungan sebab-akibat dan menguji hipotesis. Data untuk penelitian ini diperoleh dari sumber primer dan sekunder, dengan total 60 responden. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, kuesioner, dan dokumentasi, serta menganalisis menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara penerapan Good Governance dan kinerja pegawai di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Good Governance, yang didasarkan pada transparansi, partisipasi, dan akuntabilitas, menunjukkan bahwa kinerja Pegawai juga dapat dipengaruhi oleh faktor dan penyebab lain di luar penerapan Good Governance. Faktor-faktor tersebut mencakup motivasi kerja, disiplin, tunjangan, dan budaya organisasi, yang juga berkontribusi dalam mengoptimalkan kinerja Pegawai.
Analisis Semiotika Konten Edukasi Pancasila di Tiktok dan Tanggapan Generasi Z di Indonesia Ikasari, Anna Christina; Dwitasari, Anita Theresia; Suroso, Bekti; Rusmanto, Wieky
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di tengah derasnya arus globalisasi dan disrupsi digital, nilai Pancasila menghadapi tantangan dalam relevansi dan internalisasi di kalangan Generasi Z. Penelitian ini bertujuan mengkaji representasi nilai Pancasila dalam konten edukasi TikTok serta respons mahasiswa Generasi Z sebagai audiens utama. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis semiotika Roland Barthes pada 10 konten TikTok bertema Pancasila, dilengkapi survei terbuka dan wawancara terhadap 35 mahasiswa dari berbagai jurusan perguruan tinggi. Analisis konten menunjukkan simbol-simbol nasional dan pesan kebangsaan hadir dalam tiga lapisan makna: denotasi, konotasi, dan mitologi. Hasil survei memperlihatkan 74,3% responden menilai konten mudah dipahami, 71,4% merasa pemahaman mereka bertambah, dan 62,9% menilai konten relevan dengan kehidupan mereka. Wawancara kualitatif mengungkap preferensi mahasiswa pada konten yang kreatif, singkat, dan sesuai tren digital. Uji t menunjukkan adanya peningkatan signifikan skor pemahaman sebelum dan sesudah menonton (p-value = 0,021). Hasil ini menegaskan bahwa TikTok memiliki potensi signifikan sebagai media edukasi ideologis, meskipun efektivitasnya sangat dipengaruhi oleh format dan strategi komunikasi yang digunakan. Penelitian ini menyarankan kolaborasi strategis antara institusi formal dan kreator konten untuk menghasilkan pesan ideologis yang substansial sekaligus menarik bagi generasi muda.
Implementasi Kebijakan Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan dalam Upaya Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan Lansia: Studi Kasus Puskesmas Sindangkasih Kabupaten Ciamis Dwitasari, Anita Theresia; Rusmanto , Wieky
JUDICIOUS Vol 6 No 1 (2025): Judicious
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/jdc.v6i1.2169

Abstract

The implementation of the Minimum Service Standards (SPM) policy in the health sector serves as a strategic instrument of the government to ensure citizens’ rights to quality healthcare services. This study aims to analyze the implementation of the SPM policy in improving the quality of elderly health services at Sindangkasih Public Health Center, Ciamis Regency. A qualitative case study approach was employed to provide an in-depth understanding of the process, challenges, and effectiveness of policy implementation at the primary healthcare level. Data were collected through in-depth interviews, field observations, and document analysis from the local Health Office. The findings reveal that the implementation of SPM at Sindangkasih Health Center remains suboptimal due to limited human resources, weak intersectoral coordination, and insufficient promotive and preventive programs for the elderly. Using Charles O. Jones’s policy implementation framework, the study identifies that the organizational, interpretative, and application dimensions have not functioned synergistically. Theoretically, this research contributes to expanding the discourse on public policy implementation in healthcare, while practically offering recommendations for institutional capacity building, improved coordination, and digital transformation of elderly healthcare services at the community level to ensure equitable and sustainable health services.
Perubahan Sosial Masyarakat Blok Jawaru Kecamatan Kertajati Kabupaten Majalengka Pasca Pembangunan Bandara Udara Internasioanal Jawa Barat Kertajati Prayoga, Indra Aditya; Mulyana, Asep; Dwitasari, Anita Theresia; Morgan, Gerry; Januarharyono, Yudhaswara; Susilawati, Endang
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3857

Abstract

Pembangunan Bandara Udara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati merupakan salah satu proyek strategis nasional yang memberikan dampak signifikan terhadap kehidupan masyarakat di sekitarnya, termasuk masyarakat Blok Jawaru, Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan perubahan sosial yang terjadi pada masyarakat Blok Jawaru pasca pembangunan bandara tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan masyarakat, tokoh masyarakat, dan aparat desa, serta dokumentasi pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan BIJB Kertajati membawa perubahan sosial yang cukup kompleks. Perubahan tersebut terlihat pada pergeseran mata pencaharian masyarakat dari sektor pertanian ke sektor jasa dan perdagangan, perubahan kondisi ekonomi yang tidak merata, serta perubahan pola interaksi sosial antarwarga. Selain itu, pembangunan bandara juga memengaruhi gaya hidup dan pola konsumsi masyarakat yang cenderung lebih modern. Masuknya pendatang dari luar daerah turut membawa pengaruh budaya baru yang berdampak pada nilai-nilai sosial masyarakat setempat. Meskipun pembangunan bandara memberikan peluang ekonomi dan akses yang lebih baik, sebagian masyarakat masih menghadapi tantangan dalam menyesuaikan diri akibat keterbatasan keterampilan dan pendidikan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pembangunan BIJB Kertajati memberikan dampak positif dan negatif terhadap perubahan sosial masyarakat Blok Jawaru. Oleh karena itu, diperlukan peran pemerintah dan masyarakat dalam mengelola perubahan sosial agar pembangunan dapat berjalan seimbang dan berkelanjutan.
Analisis Rasio Keuangan pada Maskapai Penerbangan (Studi Perbandingan PT Garuda Indonesia dan PT Citilink Indonesia) Mulyana, Asep; Dwitasari, Anita Theresia; Januarharyono, Yudhaswara; Amperawati, Susani; Heryanto, Toto
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3893

Abstract

Industri penerbangan merupakan salah satu sektor transportasi yang memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat dan perekonomian suatu negara. PT Garuda Indonesia dan PT Citilink  Indonesia adalah dua perusahaan penerbangan di Indonesia yang menawarkan beragam layanan penerbangan dengan segmentasi pasar yang berbeda. Penurunan jumlah penumpang selama pandemi pada tahun 2020 dan 2021 menyebabkan kedua maskapai ini mengalami penurunan pendapatan dan laba yang signifikan pada periode tersebut, yang berdampak pada kemampuan kedua maskapai ini untuk memenuhi kewajiban keuangan dan mempertahankan kinerja keuangannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan analisis rasio keuangan PT Garuda Indonesia dan PT Citilink Indonesia dengan menggunakan analisis rasio keuangan, meliputi rasio likuiditas, solvabilitas, profitabilitas, dan aktivitas, dengan data yang diambil dari laporan keuangan periode 2020-2024. Tipe penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan fokus pada perhitungan rasio keuangan untuk menentukan kinerja masing-masing maskapai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Citilink cenderung memiliki tingkat likuiditas yang lebih stabil dibandingkan Garuda Indonesia, yang masih menghadapi tekanan keuangan dan beban utang yang tinggi. Dari sisi solvabilitas, Garuda Indonesia menunjukkan rasio yang lebih tinggi, mengindikasikan tingkat risiko keuangan yang lebih besar. Pada rasio profitabilitas, Citilink menunjukkan kinerja yang relatif lebih baik, sejalan dengan model bisnis berbiaya rendah yang lebih efisien. Namun, dari rasio aktivitas, kedua perusahaan menunjukkan efektivitas operasi yang masih perlu ditingkatkan, terutama dalam pemanfaatan aset dan pengendalian biaya. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran komparatif mengenai kinerja keuangan kedua maskapai serta menjadi bahan pertimbangan bagi manajemen, investor, dan pemangku kepentingan dalam mengambil keputusan strategis.