Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Program Interpersonal Communication Training Terhadap Kemampuan Komunikasi Eva Gustiana; Opah Ropiah
Jurnal Pelita PAUD Vol 3 No 2 (2019): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v3i2.548

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi fenomena mengenai komunikasi interpersonal pada ibu yang memiliki anak usia dini. Aspek komunikasi interpersonal meliputi, openess (keterbukaan), empathy (empati), supportiveness (dukungan), positiveness (rasa positif), equality (kesetaraan). Tujuan penelitian ini adalah memperoleh gambaran apakah modul yang dirancang bisa digunakan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi interpersonal ibu yang memiliki anak usia dini. Desain penelitian yang digunakan adalah Quasi experimental. Sampel penelitian adalah 10 ibu yang memiliki anak usia dini. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner komunikasi interpersonal DeVito. Pengujian validitas alat ukur dilakukan dengan teknik construct validity. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu menampilkan reaksi positif terhadap pelatihan dan menunjukkan peningkatan kelima aspek komunikasi interpersonal. Hal ini Berdasarkan hasil dari pre-post test skor total komunikasi interpersonal sebesar 0,005 (H0 ditolak), pre-post test skor aspek openness sebesar 0,017 (H0 ditolak), pre-post test skor aspek empathy sebesar 0,005 (H0 ditolak), pre-post test skor aspek supportiveness sebesar 0,034 (H0 ditolak), pre-post test skor aspek positivenness sebesar 0,018 (H0 ditolak), pre-post test skor aspek equality sebesar 0,020 (H0 ditolak). Dari data tersebut menunjukkan bahwa thitung < ttabel, sehingga H0 ditolak, maka terdapat pengaruh pada aspek komunikasi interpersonal, openness, empathy, supportiveness, positivenness dan equality secara significant.
Pengaruh Video Animasi Terhadap Motivasi Belajar Sholat Anak Usia Dini Ajeng Rahayu Tresna Dewi; Puji Astuti; Eva Gustiana
Jurnal Pelita PAUD Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v7i1.2054

Abstract

Motivasi belajar merupakan faktor psikis yang bersifat non-intelektual. Peranannya yang khas dalam penumbuh gairah, merasa senang dan semangat belajar. Anak yang memiliki motivasi kuat, akan mempunyai banyak energi untuk melakukan kegitan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi motivasi belajar sholat anak usia dini sebelum dan sesudah menggunakan video animasi dan untuk memperoleh informasi mengenai pengaruh video animasi terhadap motivasi belajar sholat anak usia dini. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode quasy eksperimen, populasi dalam penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun di RA PUI Ciwedus 1 yang berjumlah 27 siswa dengan teknik total sampling, teknik penggumpulan data menggunakan lembar observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis yang digunakan untuk memperoleh informasi pengaruh video animasi terhadap motivasi belajar sholat anak usia dini. Berdasarkan perhitungan statistik uji hipotesis dalam penelitian ini adanya pengaruh vidoe animasi terhadap motivasi belajar sholat anak usia dini
Keterlibatan Orang Tua Dalam Bidang Pendidikan Terhadap Perilaku Sosial Emosional Anak Usia Dini Eva Gustiana; Agatha Kristi Pramudika Sari
Jurnal Pelita PAUD Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v7i1.2180

Abstract

Hubungan Keterlibatan Orangtua Dalam Bidang Pendidikan Terhadap Perilaku Sosial Emosional Anak Usia Dini, keterlibatan orangtua dalam bidang pendidikan terhadap perilaku sosial anak usia dini sangatlah penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterlibatan orang tua dalam pendidikan terhadap perilaku sosial emosional di RA An Nuur Manggari, semester II tahun pelajaran 2020/2021. Adapun jumlah anak didik di RA An Nuur Manggari adalah 74 anak. Penelitian ini bersifat kolaboratif antara peneliti dan orangtua. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dengan jenis penelitian ex post facto. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa keterlibatan orangtua di RA An Nuur Manggaritermasuk dalam kategori tinggi sebesar 78,38 % dan perilaku sosial emosional anak pada kategori tinggi sebesar 54 %. Artinya keterlibatan orangtua dalam pendidikan sangat berhubungan signifikan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan keterlibatan orangtua dalam bidang pendidikan terhadap perilaku sosial emosional di RA An Nuur Manggari.
Analisis Persepsi Orang Tua Terhadap Penerapan Sistem Full Day School dalam Pembentukan Karakter Siswa di Sekolah Dasar Agatha Kristi Pramudika Sari; Eva Gustiana
Jurnal Pelita PAUD Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v7i2.3050

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis persepsi orang tua terhadap penerapan sistem full day school dalam mencapai pembentukan karakter anak di sekolah dasar. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualittaif. Penelitian dilakukan di SDIT Al-Istiqomah Kuningan. Adapun sampel penelitian ini adalah orang tua siswa yang putra-putrinya masih aktif bersekolah di SDIT Al-Istiqomah dan minimal sudah menjalani 3 tahun (kelas 4, 5, dan 6). Teknik pengumpulan data menggunakan teknik angket, observasi, dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistic deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian menyimpulkan bahwa menurut persepsi orang tua siswa, penerapan full day school di SDIT Al-Istiqomah bukan hanya bertujuan untuk meningkatkan kualitas kemampuan kognitif saja, namun berhasil membentuk karakter anak melalui pembiasaan-pembiasaan positif yang dilaksanakan selama di sekolah dan selalu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari walaupun sedang berada di luar sekolah. Hal tersebut ditunjukkan dengan pencapaian prosentase sebesar 92 % yang termasuk dalam kategori sangat baik.
Media Pembelajaran Visual Berbasis Apilkasi Canva dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Anak Usia Dini Dodi Ahmad Haerudin; Eva Gustiana
Jurnal Pelita PAUD Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v8i1.3656

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui media pembelajaran visual berbasis aplikasi canva dalam meningkatkan motivasi belajar anak usia dini. Penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif, subjek penelitian ini adalah guru dan anak PAUD Kecamatan Kuningan Kabupaten Kuningan. Dalam penelitian ini menggunakan instrumen wawancara, observasi dan studi dokumentasi untuk mengumpulkan data. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi, penyajian dan verifikasi data untuk memilah data dan menarik kesimpulan penelitian. Berdasarkan hasil dari analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan media pembelajaran visual berbasis aplikasi canva membuat anak lebih aktif dan antusias dalam belajar, karena tampilan media canva yang menarik, tampilan-tampilan gambar dan warna yang sesuai dan menarik minat belajar anak yang didukungan dengan rasa ingin tahu anak tentang media visual tersebut sangat tinggi. Setelah menggunakan aplikasi canva secara keseluruhan hasil observasi pelaksanaan proses pembelajaran menggunan media visual berbasis Canva didapatkan data 89,8% tergolong kategori sangat aktif.
Cognitive Constructivism Of Early Childhood Based On Jean Piaget's Thinking Chitra Charisma Islami; Eva Gustiana
Indonesian Journal of Education Teaching and Learning (IJETL) Vol 1 No 1 (2021): Jurnal Indonesian Journal of Education Teaching and Learning
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the world of education, Jean Piaget is a figure of constructivism, psychology and epistemology, because as an epistemological figure, Piaget reviews children's ways of thinking to find out about individuals in obtaining knowledge. Piaget put forward the principles and methods are about learning theories that are accepted by educational experts from various countries. The constructivism approach in education is important because the basis for thinking is a contextual approach, little by little knowledge is built, the result of the knowledge that has been built is expanded through a context that is not sudden and limited or narrow. The potential possessed by students requires efforts to maximize so that the provisions that have been set will be in accordance with the learning process. Educators cannot transfer the knowledge contained in the minds of educators as well as students cannot accept the knowledge given, or in other terms transfer knowledge, which means that students must be mentally strong in building knowledge based on their cognitive maturity. Forcing in teaching methods is a very bad thing, because without being forced, students will form the knowledge that has been obtained and learned, the importance of active participation in the learning process. In Piaget's constructivism theory, he found two ways for children to acquire knowledge, namely accommodation and assimilation. The method is one way to achieve what educators want, namely with a comfortable classroom atmosphere so that it raises the motivation of children to be enthusiastic in learning.
Implementasi Genially Sebagai Media Pembelajaran untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa dalam Mata Pelajaran Informatika Kelas VII di SMPN 2 Darma Prayoga, Ikhsan; Gustiana, Eva
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 6 No. 4 (2025): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v6i4.3450

Abstract

Due to the traditional methods, the information teaching in this school is rather boring. The purpose of this study is to increase student learning outcomes using genially media materials. Seventy seventh-grade students participated in a quantitative quasi-experiment at SMP Negeri 2 Darma. The genially result is really effective. The siswa rata-rata nilai increased dramatically after using this media, going from 49,71 to 75,71. Uji-t indicates a significant increase (8,041 > 1,690), hence the hypothesis is accepted. Overall, student response was also quite positive (rata-rata 69,60), which is higher than previous methods. Overall, it has been successful in significantly increasing student learning outcomes and motivation in information.
Dampak Ibu Bekerja Terhadap Perkembangan Emosional Anak Cahyati, Nika; Gustiana, Eva; Charisma Islami, Chitra
Jurnal Pelita PAUD Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v9i1.4417

Abstract

Penelitian ini membahas dampak ibu bekerja terhadap perkembangan emosional anak, yang merupakan salah satu aspek penting dalam pertumbuhan anak. Peran ibu sebagai pengasuh utama sering kali menghadapi tantangan ketika harus menyeimbangkan tanggung jawab pekerjaan dan keluarga. Hal ini dapat memengaruhi kualitas waktu yang dihabiskan bersama anak, yang secara langsung maupun tidak langsung berdampak pada perkembangan emosional mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi literatur, penelitian ini dilakukan pada bulan januari 2024 sampai pada November 2024 di desa Darma Kecamatan Darma Kabupaten Kuningan. Subjek penelitian ini yaitu orangtua pada anak usia 5 tahun sebanyak 10 orang, pada anak yang memiliki orangtua bekerja, khusunya pada ibu yang bekerja. Teknik analisis data berupa wawancara dan angket yang disebar pada orang tua. Hasil kajian menunjukkan bahwa dampak ibu bekerja terhadap anak dapat bersifat positif maupun negatif, tergantung pada berbagai faktor, seperti durasi kerja ibu, dukungan keluarga, kualitas pengasuhan, dan lingkungan sosial anak. Ibu yang bekerja dengan dukungan keluarga yang baik dan pengelolaan waktu yang optimal cenderung mampu memberikan teladan yang positif bagi anak, seperti nilai kemandirian dan kerja keras. Sebaliknya, kurangnya kehadiran emosional dan waktu berkualitas dapat menyebabkan anak merasa kurang perhatian, yang berpotensi mengganggu perkembangan emosional mereka.
Pengaruh Focusky Sebagai Media Pembelajaran pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 2 Kadugede Pranaya, Daffa Raihan; Gustiana, Eva
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 6 No. 4 (2025): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v6i4.3672

Abstract

Indonesian language learning in schools generally still relies on textbooks and lecture-based methods, making it seem monotonous and less engaging for students. This study aims to enhance students’ learning interest by using Focusky as an instructional medium. The research employed a quantitative method with a Pretest-Posttest Control Group Design and was conducted at SMP Negeri 2 Kadugede. The research subjects were students of class VIII A (27 students) and class VIII B (26 students). Data were collected through observation, interviews, and questionnaires. The data is analyzed using quantitative descriptive methods. The study is expected to improve students’ learning outcomes and provide benefits for both teachers and the school. The analysis results show that the average learning interest of students using Focusky media is 37.54, higher than the class without this media, which is 25.38. This difference of 12.16 points is statistically significant (p = 0.000). The Paired Samples T-Test also shows a significance value of 0.000 (< 0.05), meaning there is a significant difference in learning interest between the two groups. It can be concluded that H1 is accepted and H0 is rejected. These findings prove that the use of Focusky is effective in increasing the learning interest of Indonesian language students at SMP Negeri 2 Kadugede
Penerapan Gimkit Sebagai Media Pembelajaran pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Kelas VII di SMP Negeri 2 Kadugede Fahrezi, Rifki; Gustiana, Eva
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 6 No. 4 (2025): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v6i4.3768

Abstract

This study aims to improve student learning outcomes using Gimkit as a learning medium. The research method used is quantitative with a type of Quasi Experiment using a research design known as Nonequivalent Control Group Design, conducted at SMP Negeri 2 Kadugede. The population used in this study is students in class VII A and VII D, totaling 54 students. Data collection techniques involved observation, interview techniques, and questionnaires. The data analysis techniques used are normality test, homogeneity test, hypothesis test, or T-test. The results showed that the average learning interest of students in the class using Gimkit was 41.12, which was higher than that of the class without Gimkit, which was 30.04. This 10.08 point difference was statistically significant (p = 0.000), indicating that the use of Gimkit is effective in increasing students’ learning interest in English at SMP Negeri 2 Kadugede. Based on the results of the Paired Samples T-Test, the significance value obtained was 0.000 (< 0.05), thus H₀ is rejected and H₁ is accepted. This means that there is a significant difference in learning interest between students who used Gimkit and those who did not. Therefore, the use of Gimkit as a learning medium has been proven to enhance students’ interest in learning English.