Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

EVALUASI DAMPAK KEKURANGAN GURU MATA PELAJARAN PANCASILA DI SMP NEGERI 5 PERCUT SEI TUAN Chahyani, Ayu Tri; Ambarita, Hanaya Manuela; Hummaira, Nabila Devia; Sinaga, Iwidya Risti; Tambunan, Mikha Valdo; Jamaludin, Jamaludin; Yunita, Sri
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 No. 2 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i2.44444

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi dampak kekurangan guru mata pelajaran Pancasila di SMP Negeri 5 Percut Sei Tuan. Pancasila merupakan dasar negara yang memiliki peran penting dalam menumbuhkan nilai kebangsaan sekaligus karakter siswa. Namun, kekurangan tenaga pendidik yang kompeten dalam bidang ini berpotensi menurunkan kualitas pembelajaran dan pemahaman siswa terhadap nilai-nilai Pancasila. Dalam penelitian ini metode kualitatif deskriptif digunakan dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menghasilkan bahwa kurannya guru dapat berdampak pada efektivitas pembelajaran, di mana guru dari mata pelajaran lain harus menggantikan peran guru PPKn, meskipun dengan pemahaman yang terbatas. Kondisi ini berpengaruh terhadap internalisasi nilai-nilai Pancasila di kalangan siswa. Oleh karena itu, diperlukan solusi kolaboratif antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat untuk mengatasi kekurangan guru serta meningkatkan kualitas pendidikan Pancasila agar dapat mencetak generasi muda yang nasionalis dan berkarakter.
Tradisi Lisan Pada Pernikahan Adat Masyarakat Melayu Deli di Deli Serdang Sumatera Utara Hummaira, Nabila Devia; Chahyani, Ayu Tri
Literasi Bahasa dan Sastra Jurnal Vol. 2 No. 2 (2025): LIBAS Vol. 2 No.2 September 2025
Publisher : Yayasan Tri Edukasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63462/fwjzv511

Abstract

This study examines the role of pantun as an oral tradition in Deli Malay wedding ceremonies, focusing on the values ​​contained within it and efforts to revitalize the tradition. This analysis examines the formula in Deli Malay wedding pantun based on Albert Lord's theory of oral tradition. The research method used is a qualitative approach, involving interviews, observation, and documentation to explore the meaning and function of pantun in a social and cultural context. The results show that wedding pantun contains the values ​​of faith, honesty, responsibility, and cooperation, which function as a means of conveying moral and ethical messages. In addition, this oral tradition plays an important role in strengthening social ties between families and communities. However, the study also found a degradation of the meaning of pantun due to modernization and a lack of understanding of cultural values ​​among the younger generation. Therefore, revitalization efforts through education, training, and the use of digital media are essential to maintain the sustainability of the pantun tradition. This research is expected to contribute to the preservation of Deli Malay culture and increase public awareness of the importance of oral traditions.
Analisis Persepsi Mahasiswa PPKn UNIMED Tentang Asas Kemaslahatan Pada Program Makan Bergizi Gratis Dalam Tinjauan Hukum Islam Manalu, Agnes E; Hummaira, Nabila Devia; Eva Nia, Angela; Chahyani, Ayu Tri; Ambarita, Hanaya Manuela; Pakpahan, Pawer Erwin; Munthe, Rima Volyna; Mahrani, Silvia; Ginting, Solavide; Banjarnahor, Tebi Tafianta; Dari, Ulan; Sihotang, Yulia Fanissah; Iqbal, M
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 5 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i5.2374

Abstract

Penelitian ini mengkaji Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai kebijakan publik pemerintah Indonesia dalam perspektif hukum Islam. Fokus utama penelitian adalah menilai sejauh mana program ini memenuhi prinsip kemaslahatan (al-mashlahah) yang menjadi inti maqāṣid al-syarī‘ah, yaitu menjaga agama (ḥifẓ al-dīn), jiwa (ḥifẓ al-nafs), akal (ḥifẓ al-‘aql), keturunan (ḥifẓ al-nasl), dan harta (ḥifẓ al-māl). Pendekatan kualitatif digunakan dengan analisis literatur dan wawancara terhadap mahasiswa PPKn UNIMED. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MBG memberikan manfaat signifikan berupa pemenuhan gizi anak sekolah, pencegahan stunting, dan peningkatan konsentrasi belajar, sehingga selaras dengan maqāṣid al-syarī‘ah terutama dalam aspek ḥifẓ al-nafs dan ḥifẓ al-‘aql. Namun, tantangan seperti transparansi anggaran, kualitas makanan yang halal-thayyib, dan pemerataan distribusi menjadi faktor kritis yang dapat menurunkan nilai kemaslahatan. Mahasiswa menilai bahwa meskipun terdapat potensi kendala teknis, substansi program tetap membawa kemanfaatan besar. Penelitian ini merekomendasikan pengawasan ketat, audit terbuka, serta keterlibatan ahli gizi dan lembaga sertifikasi halal untuk memastikan keberlanjutan dan kesesuaian program dengan prinsip kemaslahatan Islam.
Peran Organisasi Mahasiswa Kesukuan Dalam Memperkuat Identitas Budaya Mahasiswa: (Studi Pada Organisasi Ikatan Mahasiswa Karo RM FIS Unimed) Hummaira, Nabila Devia; M. Iqbal; Angela Eva Nia; Agnes Elizabeth Manalu; Anisa Amelia Purba; Ayu Tri Chahyani; Hanaya Manuela Ambarita; Mikha Valdo T. Tambunan; Nur Cahyu Azizah; Putriana Sinaga; Rima Volyna Munthe; Silvia Mahrani
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5357

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran organisasi mahasiswa kesukuan dalam memperkuat identitas budaya mahasiswa, dengan studi pada Ikatan Mahasiswa Karo (IMKA) di Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada tantangan globalisasi yang berpotensi menggerus identitas budaya lokal, khususnya di kalangan generasi muda. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah mahasiswa Karo yang tergabung dalam organisasi IMKA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IMKA memiliki peran strategis sebagai wadah pelestarian dan penguatan identitas budaya Karo. Organisasi ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat berkumpul, tetapi juga sebagai media edukasi budaya melalui berbagai kegiatan seperti diskusi budaya, pelatihan seni tradisional, dan perayaan adat. Keikutsertaan aktif mahasiswa dalam organisasi terbukti meningkatkan pemahaman dan internalisasi nilai-nilai budaya seperti gotong royong, kekeluargaan, dan penghormatan terhadap adat. Proses internalisasi ini terjadi secara efektif melalui pengalaman langsung dalam kegiatan organisasi. Selain itu, terdapat faktor pendukung seperti solidaritas anggota, dukungan senior dan kampus, serta rasa bangga terhadap budaya sendiri. Namun, terdapat pula hambatan seperti pengaruh budaya global, menurunnya minat mahasiswa, dan keterbatasan waktu akibat aktivitas akademik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa organisasi mahasiswa kesukuan berperan penting dalam mentransmisikan dan mempertahankan identitas budaya di lingkungan kampus multikultural. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang inovatif dan adaptif untuk meningkatkan efektivitas organisasi dalam menghadapi tantangan zaman.