Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN

Tingkat Fluktuasi Air Tanah pada Jangka Pendek di Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Sejati, Sadewa Purba
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 22 No. 1 (2021)
Publisher : Center for Environmental Technology - Agency for Assessment and Application of Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (9719.994 KB) | DOI: 10.29122/jtl.v22i1.3985

Abstract

ABSTRACT Water is a natural resource used by people for various life necessities. The type of water often used by people is groundwater. Groundwater conditions should be inventoried to protect and maintain the continued function of groundwater. The research area was the administrative area of the Ngemplak Sub-district in Sleman Regency. Construction, growing population, and changing system positively correlate with potential disturbance to quantity, quality, and distribution of groundwater in the research area. To anticipate this, changing groundwater conditions in the administrative area of the Ngemplak Sub-district should be determined. The present study was aimed to determine the changing condition or dynamics of groundwater in the administrative area of Ngemplak Sub-district. The parameter used in the present study was the level of groundwater fluctuation. The primary data of groundwater depth in rainy and dry seasons 2019 was collected using a systematic random sampling method. Groundwater surface fluctuation data was obtained from the difference in groundwater-surface depths in dry and rainy seasons. The level of groundwater fluctuation was analyzed using the spatial interpolation method and classified using ArcGIS. The research result showed that the level of groundwater fluctuation in the research area consisted of three classes, i.e., low (<2.5 meters), medium (2.5 – 5 meters), and high (>5 meters). The research area was dominated by medium groundwater fluctuation. Spatial data analysis showed that groundwater fluctuation in the research area wasn’t only affected by reduced groundwater supply due to changing seasons but also by the massive groundwater usage. Keywords: groundwater, fluctuation, spatial interpolation   ABSTRAK Air merupakan sumberdaya alam yang digunakan penduduk untuk memenuhi beragam kebutuhan hidup. Jenis air yang seringkali digunakan penduduk adalah air tanah. Inventarisasi kondisi air tanah perlu dilakukan sebagai upaya untuk menjaga dan mempertahankan keberlanjutan fungsi air tanah. Wilayah yang menjadi perhatian dalam penelitian ini adalah wilayah Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman. Pembangunan, peningkatan jumlah penduduk, dan peralihan musim berkorelasi positif dengan munculnya potensi gangguan terhadap kuantitas, kualitas, dan distribusi air tanah di daerah penelitian. Untuk mengantisipasi hal tersebut maka perubahan kondisi air tanah di wilayah Kecamatan Ngemplak perlu diketahui. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan kondisi atau dinamika air tanah di wilayah administratif Kecamatan Ngemplak. Parameter yang digunakan dalam penelitian ini adalah tingkat fluktuasi air tanah. Data primer kedalaman air tanah pada musim hujan dan kemarau tahun 2019 dikumpulkan dengan metode systematic random sampling. Data fluktuasi air tanah merupakan selisih dari kedalaman air tanah pada musim kemarau dengan musim hujan. Tingkat fluktuasi air tanah dianalisis menggunakan metode interpolasi spasial dan klasifikasi dengan perangkat lunak ArcGIS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat fluktuasi air tanah di daerah penelitian diklasifikasikan menjadi tiga kelas, yaitu rendah (<2,5 meter), sedang (2,5 – 5 meter), dan tinggi (>5 meter). Daerah penelitian didominasi oleh fluktuasi air tanah pada tingkat sedang. Analisis data spasial menunjukkan bahwa fluktuasi air tanah di daerah penelitian tidak hanya dipengaruhi berkurangnya suplai air tanah akibat perubahan musim, tetapi juga diakibatkan penggunaan air tanah dalam jumlah yang besar. Kata kunci: air tanah, fluktuasi, interpolasi spasial
Analisis Potensi Pencemaran Air Tanah Bebas di Lereng Kaki Koluvial dan Dataran Aluvial Daerah Aliran Sungai Pesing Menggunakan Integrasi Metode GOD dan SIG Berbasis Web: Analysis of Potential Groundwater Pollution in Unconfined Aquifer in Colluvial Footslopes and Alluvial Plains of the Pesing Watershed Using Integration of GOD and GIS Web Based Methods SEJATI, SADEWA PURBA; SAPUTRA, ADITYA
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 23 No. 1 (2022)
Publisher : Center for Environmental Technology - Agency for Assessment and Application of Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.217 KB) | DOI: 10.29122/jtl.v23i1.4949

Abstract

ABSTRACT Agricultural, livestock, and domestic activities in the alluvial plains and the colluvial footslopes of the Pesing watershed have the potential to reduce groundwater quality in an unconfined aquifer. Environmental characteristics need to be identified spatially to determine the potential for groundwater contamination. The latest mapping technology also needs to be identified to determine its ability to disseminate information on potential groundwater pollution. The research was conducted to determine the potential for groundwater pollution and to identify the capability of a web-based GIS as a medium for disseminating geospatial information. Potential groundwater contamination was identified using the GOD method. The variables used include the type of aquifer, aquifer lithology, and groundwater depth. Variables of aquifer type and aquifer lithology are known through secondary data, namely drilling data, geological data, and literature studies. Variable groundwater depth is known through field surveys. Sampling method used is systematic random sampling. Each variable is classified and visualized in the form of a thematic map. Three variables were analyzed by the overlay method. Based on the results of the analysis, it is known that in the rainy season, the research area is classified into three classes of potential for groundwater pollution, namely extreme potential with a percentage of 27% area, high potential with a rate of 71%, and medium potential with a percentage of 2%. The potential for groundwater contamination during the dry season is classified into two classes: high potential with an area of 43% and medium potential with a percentage of 57%. Temporal dynamics of the potential for groundwater pollution are caused by a variable sensitive to seasonal changes, namely the depth of groundwater. The land uses that have the most influence on the potential for groundwater contamination are rice fields and livestock manure disposal. Web-based GIS can be used as a medium for disseminating information on potential groundwater pollution. The program can be appropriately operated on a variety of electronic devices. Web-based GIS is equipped with a variety of features that can be used interactively for fundamental to applied analysis. Keywords: groundwater, unconfined aquifer, GOD, GIS, web   ABSTRAK Aktivitas pertanian, peternakan, dan domestik di dataran aluvial dan dataran kaki koluvial DAS Pesing berpotensi menurunkan kualitas air tanah bebas. Karakteristik lingkungan perlu diidentifikasi secara spasial untuk mengetahui potensi pencemaran air tanah. Teknologi pemetaan terkini juga perlu diidentifikasi untuk mengetahui kemampuannya dalam mendiseminasi informasi potensi pencemaran air tanah. Penelitian dilakukan untuk mengetahui potensi pencemaran air tanah dan mengidentifikasi kemampuan sistem informasi geografis berbasis (SIG) web sebagai media diseminasi informasi geospasial. Potensi pencemaran air tanah diidentifikasi menggunakan metode GOD (groundwater occurrence, overall lithology of aquifer, depth to water table). Variabel yang digunakan meliputi jenis akuifer, litologi akuifer, dan kedalaman air tanah. Variabel jenis akuifer dan litologi akuifer diketahui melalui data sekunder, yaitu data pengeboran, data geologi, dan studi literatur. Variabel kedalaman air tanah diketahui melalui survei lapangan. Metode sampling yang digunakan adalah acak bersistem. Setiap variabel diklasifikasi dan divisualkan dalam bentuk peta tematik. Ketiga variabel dianalisis dengan metode overlay. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa pada musim hujan daerah penelitian terklasifikasi menjadi tiga kelas potensi pencemaran air tanah bebas, yaitu potensi ekstrim dengan persentase luas 27%, potensi tinggi dengan persentase 71%, dan potensi sedang dengan persentase 2%. Potensi pencemaran air tanah pada musim kemarau terklasifikasi menjadi dua kelas, yaitu potensi tinggi dengan persentase luas 43% dan potensi sedang dengan persentase 57%. Dinamika temporal potensi pencemaran air tanah bebas disebabkan karena terdapat variabel yang sensitif terhadap perubahan musim, yaitu kedalaman air tanah. Penggunaan lahan yang paling berpengaruh terhadap potensi pencemaran air tanah adalah sawah dan lokasi pembuangan kotoran ternak. SIG berbasis web mampu digunakan sebagai media diseminasi informasi potensi pencemaran air tanah bebas. Program dapat dioperasikan dengan baik pada beragam perangkat elektronik. Program dilengkapi dengan beragam fitur yang dapat digunakan secara interaktif untuk analisis dasar hingga terapan. Kata kunci: air tanah, akuifer bebas, GOD, SIG, web