Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : PRoMEDIA

Comparative Content Analysis Terhadap Komunikasi Politik Pria dan Wanita Dalam Pemberitaan Media Online Indonesia (Penelitian Terhadap Isi Pemberitaan Politik yang Ditampilkan Oleh Lima Media Online Pada Periode Oktober 2013) vidya kusumawardani
PRoMEDIA Vol 3, No 1 (2017): PROMEDIA
Publisher : UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.687 KB) | DOI: 10.52447/promedia.v3i1.693

Abstract

Media massa saat ini sudah semakin pesat perkembangannya, yang tidak hanya meliputi media konvensional namun juga sudah memasuki era media digital. Namun, yang menjadi pertanyaan apakah dengan lahirnya media baru dalam bidang jurnalistik sudah mampu memberikan angin segar didalam mencapai keobjektivitasan suatu pemberitaan terutama terkait dengan komunikasi politik tokoh politik pria dan wanita. Terkait dengan hal tersebut, ada dua tujuan yang ingin ditemukan melalui penelitian ini yaitu (1) Mengetahui bagaimana proporsi pesan di dalam pemberitaan politik yang diangkat oleh media online di Indonesia dapat mempengaruhi komunikasi politik di Indonesia; (2) Bagaimana cakupan komunikasi politik wanita di media online Indonesia apabila dibandingkan dengan pria. Metodologi yang digunakan di dalam penelitian adalah dengan menggunakan metode perbandingan melalui analisis isi kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Dari penelitian yang telah dilakukan diperoleh hasil bahwa walaupun perempuan diberitakan untuk lingkup yang sama dengan pria, namun tetap saja terdapat perbedaan proporsi pesan antara tokoh politik pria dan wanita yang ditampilkan di dalam pemberitaan media online. Kondisi ini terjadi diakibatkan oleh beberapa faktor diantaranya ideology budaya patriarkhi yang ada di masyarakat, proses gatekeeping di era teknologi digital dalam pemberitaan, persepsi masyarakat terkait dengan keterlibatan wanita dalam bidang politik yang masih negatif, kebijakan parpol yang belum memihak kepada wanita. Oleh karena itu, harus ada pembahasan lebih lanjut lagi mengenai fungsi dari media massa dan partai politik yang sebenarnya dalam  rangka memberikan pendidikan politik bagi masyarakat ke depannya. Kata kunci:Komunikasi politik; tokoh politik; pemberitaan; media online; pendidikan politik
Penggunaan Komik Ilmiah Banjir Bandang Sebagai Bentuk Sosialisasi Penanganan Bencana Banjir Bandang Kepada Masyarakat Jember vidya kusumawardani
PRoMEDIA Vol 2, No 1 (2016): PROMEDIA
Publisher : UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.629 KB) | DOI: 10.52447/promedia.v2i1.338

Abstract

ABSTRAK Bencana banjir bandang yang terjadi di Jember pada awal tahun 2006 cukup menyisakan derita yang berkepanjangan bagi warga Jember dan sekitarnya, mengingat banyak korban jiwa dan bangunan infrastruktur yang hancur akibat bencana banjir bandang. Bencana ini mendapat perhatian yang cukup besar tidak hanya bagi negara Indonesia namun juga internasional, khususnya Jepang. Hal ini dikarenakan kondisi geografis Indonesia sama dengan kondisi geografis Jepang. Untuk membantu Indonesia pasca bencana banjir bandang Jepang melalui JICA (Japan International Cooperation Agency) bekerjasama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melakukan kegiatan mitigasi penanganan bencana benjir bandang melalui penggunaan media komik ilmiah. komik ilmiah harus mampu menjadi agent of change untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat terkait dengan bencana banjir bandang dalam rangka meminimalisasi korban jiwa akibat bencana banjir bandang di masa yang akan datang yang di adaptasi berdasarkan budaya Jepang. Namun, sayangnya komik ilmiah masih kurang efisien, dikarenakan pembuatan komik masih dibuat secara general, belum mampu menyesuaikan antara konten dengan audience nya. Keyword: Banjir bandang, agent of change, komik ilmiah ABSTRACT Debris flow that occurred in the early of 2006 in Jember has caused lots of suffering for people, not only many people were killed, but also many infrastructure were damaged. Therefore, the disaster has got lots of attentions not only from Indonesia`s government but also internationally such as from Japan which has the same geographic condition with us. Japan, through JICA (Japan International Cooperation Agency) and The Ministry of Public Works and Housing have distributed science comic to enhance public awareness regarding to debris flow disaster In order to minimize the victims due to disaster. The science comic which made by them was adapt from Japan`s culture. Unfortunatelly, the application of the science comic haven`t been using efficeiently by public because it haven’t reconcile with the audience segmentation. Keywords: Debris Flow, agent of change, science comic.
Analisis Isi Pemberitaan Penerimaan Vaksinasi Covid-19 di Indonesia (Studi Kasus Pada Media Kompas.com Edisi 25 Februari – 25 Mei 2021) Endah Sufi Sudrajat; Vidya Kusumawardani
PRoMEDIA Vol 7, No 2 (2021): PROMEDIA
Publisher : UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/promedia.v7i2.5278

Abstract

AbstractAt the beginning of the news on the Covid-19 vaccination, information and news spread in various versions, thus confusing the public. A situation full of uncertainty that leads to negative, positive or neutral sentiments is out of control, especially when these conversations appear on social media and online media. Therefore, this study aims to look at the contents of the news on Kompas.com Online Media in disseminating information about Covid-19 Vaccination in Indonesia. The research method used is quantitative content analysis method, with the concept of news content categories. The categories in question are news themes, news sources and news tones. The results of this study conclude that there is a positive response or response from the community, which means that the community is willing to accept and support the implementation of the covid-19 vaccination. It can be seen from the research results, positive news is 57.1%, and negative news is 23.4% while neutral is 19.5%.Keywords : content analysis, positive response, covid-19 vaccinationAbstraksiPada awal pemberitaan vaksinasi covid-19 informasi dan berita tersebar hadir dengan berbagai versi sehingga membingungkan masyarakat. Situasi penuh ketidakpastian yang mengarah pada sikap sentimen negatif, positif maupun netral berada di luar kendali, terutama saat perbincangan tersebut muncul di media sosial dan media online. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk Melihat isi Pemberitaan pada Media Online Kompas.com dalam Penyebaran Informasi tentang Vaksinasi Covid-19 di Indonesia. Adapun metode penelitian yang digunakan yaitu metode analisis isi kuantitatif, dengan konsep kategori isi berita. Kategori yang dimaksud yaitu tema berita, sumber berita dan nada berita. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa adanya tanggapan atau respon positif dari masyarakat yang berarti masyarakat bersedia menerima serta mendukung pelaksanaan vaksinasi covid-19. Dapat dilihat dari hasil penelitian, berita positif sebesar 57.1%, berita negatif 23.4% sedangkan netral sebesar 19.5%.Kata Kunci : analisis isi, respon positif, vaksinasi covid-19
Inovasi Online Gaming PT. Gameloft Indonesia Sebagai Bentuk Promosi Daerah Yogyakarta di Pasar MEA vidya kusumawardani
PRoMEDIA Vol 3, No 2 (2017): PROMEDIA
Publisher : UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.305 KB) | DOI: 10.52447/promedia.v3i2.1068

Abstract

Inovasi Permainan online yang dihasilkan oleh Gameloft telah merambah pangsa pasar internasional, terbukti melalui produk digital yang telah dihasilkannya, mampu menjadikan PT. Gameloft sebagai distributor permainan digital terbesar di dunia, termasuk di Asia Tenggara. Meskipun  begitu, masih terdapat masalah yang dihadapi yaitu:Apakah produk digital yang dihasilkan oleh PT. Gameloft Indonesia telah mampu memperkenalkan budaya Yogyakarta di pasar MEA? Mengingat PT. Gameloft berlokasi di Yogyakarta. Untuk menjawab permasalahan tersebut, kami menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskiptif yang dilakukan melalui proses wawancara tidak terstruktur kepada beberapa instansi terkait diantaranya kepada Disperindag Yogyakarta dan PT. Gameloft Indonesia dengan metode analisis interaktif. Melalui metode analisis interaktif yang dilakukan dengan proses wawancara kepada Disperindag Yogyakarta dan PT.Gameloft Indonesia selama bulan Juli-Agustus 2017, maka diperoleh hasil bahwa produk yang dihasilkan oleh PT. Gameloft Indonesia belum mampu memperkenalkan budaya Yogyakarta di pangsa pasar MEA dikarenakan produk-produknya masih terpengaruh dengan budaya barat. Hal ini terjadi dikarenakan belum adanya pemahaman yang baik antara Gameloft, Pemda Yogyakarta terkait dengan sosialisasi 4K (Keraton, Kampung, Kampus dan Keprajan). Kata kunci: Difusi inovasi, permainan online, gameloft, identitas Yogyakarta, 4K
Persepsi Followers Tentang Popularitas Akun @SANDYS.SS Pada Media Sosial TikTok Gani, Elvira Puspita; Kusumawardani, Vidya
PRoMEDIA Vol 8, No 2 (2022): PROMEDIA
Publisher : UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/promedia.v8i2.5243

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul “Persepsi Followers Terkait Popularitas Akun Sandys.ss pada Sosial Media Tiktok”. Melainkan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi followers sandys.ss pada popularitasnya di aplikasi Tiktok. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan teknik snowball sampling. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa indikator popularitas sandys.ss dilihat dari mempunyai banyaknya followers hingga 14M, dengan memiliki konten-kontennya yang menarik sehingga ia menjadi populer dan mempunyai banyak love disetiap kontennya, lalu memiliki jam postingnya sehari dengan mengunggah 3-5 konten video, terkait dengan persepsi maka dapat dikondisikan dimana followers sandys.ss akan menerima stimulus tentang popularitas yang ada pada sandys.ss terkait dengan indikator popularitas. Aplikasi tiktok ini sangat efektif bagi penggunanya sebagai ajang popularitas, seperti pada akun Sandys.ss, dengan kepopuleran yang sandy miliki ia menjadi dikenal banyak orang melalui banyak followers serta konten-konten video yang menarik.Kata Kunci: Media Sosial, TikTok, Popularitas, Persepsi.ABSTRAKThis research is entitled "Followers' Perceptions Regarding the Popularity of Sandys.ss Accounts on Tiktok Social Media". Rather, this study aims to determine the perception of sandys.ss followers on its popularity on the Tiktok application. This research used a qualitative method using a snowball sampling technique. From the results of the research, it was found that the popularity indicator of sandys.ss is seen from having a number of followers up to 14M, by having interesting content so that it becomes popular and has a lot of love in each of its content. Then has hours of posting a day by uploading 3-5 video content, related to with perception, it can be conditioned where sandys.ss followers will receive a stimulus about the popularity that is on sandys.ss related to the popularity indicator. This tiktok application is very effective for its users as a means of popularity, such as on the Sandys.ss account, with the popularity that Sandy has he has become known to many people through many followers and interesting video content.Keywords: Social Media, TikTok, Popularity, Perception.
Fenomena Buzzer dan Hoax Pada Sosial Media dalam Menentukan Pilihan Politik Bagi Gen-Z pada Pilpres 2024 dalam Perspekstif Agenda Setting Kusumawardani, Vidya; Cahyanto, Budhi
PRoMEDIA Vol 9, No 2 (2023): PROMEDIA
Publisher : UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/promedia.v9i2.7182

Abstract

AbstractThis article aims to provide an overview of Gen-Z's political choices on the upcoming 2024 presidential election, an overview of the presence of buzzers in political activities, and how buzzers influence the political choices of voters, especially Gen-Z. This article also tries to provide an agenda setting perspective in relation to new media. The approach used in this article is the study of literature, which are related to the buzzer phenomenon in Indonesia.The results of the study show that the term buzzer has shifted. Currently, buzzers exist because of social media and the emergence of political buzzers must be accompanied by public awareness to be vigilant and criticize messages on social media. Communities must be able to filter themselves from information disseminated by buzzers, by increasing scientific literacy. Not all information disseminated by the buzzer can be forwarded without checking the truth of the information. Gen-Z as people who are literate in information technology need to continue to be given awareness on how to use social media properly and correctly, by following the nation's cultural norms. In the 2024 presidential election contestation, Gen-Z can play a role in avoiding polarization in society.Keywords: Buzzer, Social media, Hate Speech, Hoax, Gen –z, Presidential Election 2024, Agenda Setting                                                    AbstraksiArtikel ini bertujuan untuk memberikan gambaran pilihan politik Gen-Z pada kontestasi Pilpres 2024 yang akan datang, melihat kehadiran buzzer dalam kegiatan politik, dan bagaimana buzzer ikut mempengaruhi pilihan politik pemilih, khususnya Gen-Z. Artikel ini juga coba memberikan perspektif agenda setting dalam kaitannya dengan media baru. Pendekatan yang digunakan adalah studi literatur yang mengkaji fenomena buzzer di Indonesia. Hasil penelitian menunjukan bahwa istilah buzzer mengalami pergeseran. Saat ini buzzer hadir karena media sosial dan munculnya buzzer politik harus dibarengi dengan kesadaran masyarakat untuk waspada dan mengkritisi pesan-pesan di media sosial. Masyarakat harus mampu memfilter dirinya sendiri dari informasi-informasi yang disebarkan oleh buzzer, dengan cara meningkatkan literasi keilmuan. Tidak semua informasi yang disebarkan oleh buzzer, dapat dikirimkan ulang (forward) tanpa mengecek kebenaran informasi tersebut. Gen-Z sebagai kalangan yang melek teknologi informasi perlu terus diberikan kesadaran bagaimana bermedia sosial dengan baik dan benar, dengan mengikuti norma-norma budaya bangsa. Dalam kontestasi Pilpres 2024, Gen-Z dapat memainkan peranan untuk menghindari polarisasi di masyarakat.Kata Kunci: Buzzer, Media Sosial, Ujaran kebencian, Berita bohong, Pilpres 2024, Agenda Setting
Intensitas Penggunaan Instagram Terhadap Karakteristik Fandom dan Perilaku Fanatisme Fandom BTS Army di Jabodetabek Angelina, Melani; Kusumawardani, Vidya
PRoMEDIA Vol 10, No 2 (2024): PROMEDIA
Publisher : UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/promedia.v10i2.7893

Abstract

AbstractThe global phenomenon of K-pop has significantly spread, including to Indonesia, facilitated by social media platforms like Instagram. Intense Instagram usage has broadened access to K-pop music and content, connecting fans with their favorite idols. In Indonesia, this is reflected in the growth of K-pop fan communities, K-pop-themed events, and the penetration of K-pop products into daily life, highlighting the deep influence of South Korean pop culture. This study examines the impact of Instagram usage intensity on the characteristics of fandom and fanatical behavior within the BTS Army community in Jabodetabek. Utilizing quantitative analysis and multiple linear regression testing with IBM SPSS 22, it was found that Instagram usage intensity significantly affects fandom characteristics and fanatical behavior. The analysis revealed a significance value of 0.000 < 0.05, indicating that the hypothesis (H1) is accepted, showing a significant impact of Instagram usage on both fandom characteristics and fanatical behavior. This study supports the theory of social media usage intensity and provides deeper insights into the role of Instagram in shaping fandom characteristics and intensity.Keywords: Instagram, Fandom, Fanatical Behavior                      Abstraksi Fenomena K-pop telah menyebar secara global, termasuk di Indonesia, berkat peran besar media sosial seperti Instagram. Penggunaan Instagram yang intens telah memperluas akses terhadap musik dan konten K-pop, menghubungkan penggemar dengan idol favorit mereka. Di Indonesia, ini tercermin dalam munculnya komunitas penggemar K-pop, acara bertema K-pop, dan penetrasi produk K-pop dalam kehidupan sehari-hari, menunjukkan pengaruh mendalam budaya Korea Selatan. Penelitian ini fokus pada pengaruh intensitas penggunaan Instagram terhadap karakteristik fandom dan perilaku fanatisme BTS Army di Jabodetabek. Dengan menggunakan analisis kuantitatif dan uji regresi linear berganda melalui IBM SPSS 22, ditemukan bahwa intensitas penggunaan Instagram berpengaruh signifikan terhadap karakteristik fandom dan perilaku fanatisme BTS Army. Hasil analisis menunjukkan nilai sig. 0,000 < 0,05, yang berarti H1 diterima, menandakan adanya pengaruh signifikan antara penggunaan Instagram dan karakteristik serta perilaku fandom. Penelitian ini mendukung teori intensitas penggunaan media sosial dan memberikan wawasan tentang peran Instagram dalam membentuk karakteristik dan fanatisme dalam komunitas fandom.Kata Kunci: Instagram, Fandom, Perilaku Fanatisme