Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Hegemoni Oposisi Biner Dalam Konten Forum Diskusi E-Learning Ruisah, Ruisah
Buletin Al-Turas Vol. 24 No. 2 (2018): Buletin Al-Turas
Publisher : Fakultas Adab and Humaniora, Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/bat.v24i2.8563

Abstract

The research aims to asses the existence of hegemony on the online lecture or E-Learning which is learning done in electronic internet media both formally and informally. E-Learning that requires the level of learning interaction in discussion forum format, indicating the existance of hegemony related to binary opposition between two discussion participants. The study applies a decriptive method of binary opposition and hegemony that occurs in the process of E-learning discussion on particular course as the data in the study.Hegemony according to Gramsci is a dominant view of life and way of thinking, in which a concept of reality is disseminated in society both institutional and individual. The dominations are the main points of this research.---Penelitian ini bertujuan mengkaji adanya hegemoni dalam perkuliahan online atau E-learning, yaitu  pembelajaran yang dilakukan di media elektronik internet baik secara formal maupun informal. E-learning yang mengharuskan terjadinya kadar interaksi pembelajaran antara mahasiswa dan dosen dan memungkinkan terjadinya interaksi pembelajaran dalam format forum diskusi, menunjukkan adanya hegemoni terkait oposisi biner antara dua pelaku diskusi. Penelitian ini menerapkan metode deskritif tentang oposisi biner dan hegemoni yang terjadi pada proses diskusi e-learning pada kursus tertentu sebagai data dalam penelitian. Hegemoni menurut Gramsci adalah sebuah pandangan hidup dan cara berpikir yang dominan, yang di dalamnya sebuah konsep tentang kenyataan disebarluaskan dalam masyarakat baik secara institusional maupun perorangan. Dominasi-dominasi tersebutlah yang menjadi fokus dalam penelitian ini.
PERBEDAAN GENDER PADA RESPON FUNGSI EMOSIONAL TERHADAP TOKOH ANTAGONIS: SEBUAH STUDI PADA MAHASISWA SASTRA INGGRIS Ruisah, Ruisah
Jurnal Sekretari Universitas Pamulang Vol. 5 No. 1 (2018): Jurnal Sekretari
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/skr.v5i1.1104

Abstract

ABSTRAK             Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengungkap bagaimana perbedaan gender memberikan respon fungsi emosional yang berkecenderungan memihak jenis kelamin pada tokoh fiksi dan tidak lepas dari isu gender. Ketimpangan peran sosial berdasarkan gender (gender inequality) dianggap sebagai divine creation, segalanya bersumber dari Tuhan. Berbeda dengan persepsi para feminis yang menganggap ketimpangan itu semata-mata sebagai konstruksi masyarakat (social construction). Pandangan para ahli psikologi mengenai gender adalah menyangkut karakteristik kepribadian yang dimiliki oleh individu, yaitu maskulin, feminin, androgini dan tak terbedakan. Masing-masing karakteristik kepribadian gender tersebut memiliki karakteristik tersendiri, yang mempengaruhi perilaku seseorang, dalam penelitian ini difokuskan pada respon mahasiswa setelah membaca karya fiksi dengan membatasi pada tokoh antagonis.             Dalam Women Studies Ensiklopedia dijelaskan bahwa gender adalah suatu konsep kultural, berupaya membuat perbedaan (distinction) dalam hal peran, perilaku, mentalitas, dan karakteristik emosional antara laki-laki dan perempuan yang berkembang dalam masyarakat, disebutkan bahwa emosi timbul setelah terjadinya reaksi psikologis. Emosi adalah hasil persepsi seseorang terhadap perubahan-perubahan yang terjadi pada tubuh sebagai respon terhadap berbagai rangsangan yang datang dari luar. Respon-respon tubuh ini kemudian di persepsikan dalam bentuk tulisan. Data dalam penelitian ini ialah data tertulis, berupa hasil respon tulisan dari mahasiswa program studi sastra Inggris.  Kata Kunci: Perbedaan Gender, Respon, Fungsi Emosional