Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Implementasi Program Magang Internal Mahasiswa Universitas Nusa Nipa pada Radio Suara Sikka FM dalam Penyampaian Informasi Publik Sedu, Viktor Ariestyan; Wada, Matilda Lusiana Chelsia; Mustafa, Intan; Kedoh, Lodowik Nikodemus
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2198

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program magang internal mahasiswa Universitas Nusa Nipa pada Radio Suara Sikka FM dalam penyampaian informasi publik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas mahasiswa magang internal Universitas Nusa Nipa yang terlibat langsung dalam aktivitas penyiaran dan pengelolaan media digital Radio Suara Sikka FM. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama pelaksanaan program magang. Prosedur penelitian meliputi tahap perencanaan kegiatan magang, pelaksanaan tugas mahasiswa dalam produksi siaran dan konten digital, serta evaluasi peran mahasiswa dalam mendukung penyampaian informasi publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program magang internal memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan efektivitas penyampaian informasi publik melalui integrasi siaran radio dan media digital. Mahasiswa magang berperan aktif dalam produksi konten, publikasi informasi, dan interaksi dengan publik, sehingga mendukung praktik Cyber Public Relations Radio Suara Sikka FM.
Pemanfaatan Instagram @djpl_ksoplaurentiussay sebagai Media Cyber Public Relations dalam Membangun Citra Kantor KSOP Kelas IV Laurentius Say Sedu, Viktor Ariestyan; Tukan, Yanuarius Bala; Mustafa, Intan; Kedoh, Lodowik Nikodemus
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2211

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan Instagram @djpl_ksoplaurentiussay sebagai media Cyber Public Relations dalam membangun citra Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Laurentius Say. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian meliputi pengelola akun Instagram resmi KSOP serta konten komunikasi digital yang dipublikasikan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi konten, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan mengacu pada konsep Cyber Public Relations yang menekankan komunikasi dua arah, interaktivitas, dan pemanfaatan media digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Instagram dimanfaatkan sebagai sarana penyampaian informasi publik, penguatan interaksi dengan masyarakat, serta pembentukan citra institusi yang informatif, transparan, dan responsif. Pemanfaatan fitur Instagram mendukung praktik Cyber Public Relations yang adaptif terhadap perkembangan komunikasi digital dan berkontribusi pada peningkatan citra KSOP Kelas IV Laurentius Say.
Representasi Maskulinitas dalam Visual Berita: Analisis Komponen Visual pada Liputan Khusus ”7 Pandai Besi Terakhir Habipiret Sikka” di Kanal Youtube Tribunflores Kedoh, Lodowik Nikodemus; Sedu , Viktor Ariestyan; Feri, Anselmus Nong
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2286

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi maskulinitas dalam visual berita melalui penerapan komponen visual sinematografi pada video liputan khusus “7 Pandai Besi Terakhir Habipiret Sikka” di kanal YouTube Tribun Flores. Fokus kajian diarahkan pada bagaimana elemen visual, seperti sudut pengambilan gambar, ukuran shot, framing, komposisi, serta kesinambungan visual, digunakan untuk membangun makna maskulinitas dalam konteks jurnalisme digital media lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi visual terhadap rangkaian frame video liputan khusus, analisis dokumentasi, serta wawancara pendukung dengan jurnalis dan kru produksi untuk memahami pertimbangan editorial dan teknis dalam proses visualisasi berita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa visual berita tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap informasi, tetapi berperan aktif dalam mengonstruksi citra maskulinitas melalui representasi tubuh, aktivitas kerja, ekspresi, dan relasi subjek dengan ruang sosialnya. Komponen visual sinematografi secara konsisten menampilkan nilai-nilai maskulinitas seperti kekuatan fisik, ketangguhan, ketekunan, tanggung jawab, dan peran produktif laki-laki dalam mempertahankan tradisi dan ekonomi keluarga. Dengan demikian, visual liputan khusus di kanal YouTube Tribun Flores berfungsi sebagai media komunikasi visual yang strategis dalam membentuk makna sosial dan budaya maskulinitas dalam praktik jurnalisme digital.
Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebagai Inovasi Pelayanan Administrasi Kependudukan di Kabupaten Sikka Retu , Markus Kristian; Mustafa, Intan; Blandina, Maria Elasilva; Kedoh, Lodowik Nikodemus
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2287

Abstract

Identitas Kependudukan Digital (IKD) merupakan inovasi pelayanan administrasi kependudukan yang dikembangkan pemerintah sebagai bagian dari transformasi digital pelayanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan IKD sebagai inovasi pelayanan administrasi kependudukan di Kabupaten Sikka, serta mengidentifikasi manfaat dan kendala yang dihadapi dalam implementasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan aparatur Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sikka dan masyarakat pengguna layanan, observasi langsung terhadap proses pelayanan, serta studi dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan IKD memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan efisiensi pelayanan, kemudahan akses dokumen kependudukan, serta pengurangan ketergantungan pada dokumen fisik. Namun demikian, implementasi IKD belum berjalan secara optimal akibat keterbatasan infrastruktur teknologi, kesiapan sumber daya manusia, rendahnya literasi digital masyarakat, serta belum maksimalnya kegiatan sosialisasi. Selain itu, kekhawatiran masyarakat terhadap keamanan data pribadi turut memengaruhi tingkat penerimaan terhadap layanan berbasis digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan implementasi IKD tidak hanya ditentukan oleh aspek teknologi, tetapi juga oleh kesiapan institusional, dukungan kebijakan, dan partisipasi aktif masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan upaya berkelanjutan untuk memperkuat infrastruktur, meningkatkan kapasitas aparatur, serta memperluas edukasi publik guna mengoptimalkan penerapan IKD di Kabupaten Sikka.
Komunikasi Pelayanan Publik sebagai Determinan Kualitas Layanan Penerbitan Akta Kelahiran di Kabupaten Sikka Mustafa, Intan; Harbiyanto, Alfian; Rana, Vinsensia Du’a; Kedoh, Lodowik Nikodemus
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2288

Abstract

Pelayanan penerbitan akta kelahiran merupakan bagian penting dari pelayanan administrasi kependudukan yang berfungsi menjamin pengakuan hukum atas identitas warga negara. Kualitas pelayanan akta kelahiran sangat dipengaruhi oleh efektivitas komunikasi pelayanan yang dibangun antara aparatur pemerintah dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi pelayanan sebagai determinan kualitas pelayanan penerbitan akta kelahiran di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sikka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan operator pelayanan akta kelahiran serta masyarakat pengguna layanan, disertai observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi pelayanan memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat memahami prosedur dan persyaratan pelayanan, khususnya dalam penerapan sistem pelayanan berbasis digital yang belum sepenuhnya dipahami oleh masyarakat. Keterbatasan literasi digital menyebabkan masyarakat masih sangat bergantung pada penjelasan langsung dari petugas pelayanan. Aparatur pelayanan dinilai cukup responsif dan berupaya memberikan pendampingan, namun keterbatasan media informasi dan belum optimalnya pola komunikasi pelayanan berdampak pada efektivitas dan efisiensi layanan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kualitas pelayanan akta kelahiran di Kabupaten Sikka memerlukan penguatan komunikasi pelayanan yang jelas, empatik, dan adaptif terhadap kondisi sosial masyarakat, seiring dengan pengembangan sistem pelayanan digital yang lebih inklusif.
PENERAPAN PRINSIP GOOD GOVERNANCE DALAM TATA KELOLA BAGIAN SEKRETARIAT DINAS KEARSIPAN DAN PERPUSTAKAAN DAERAH Yuliani, Rosalia; Mustafa, Intan; Kedoh, Lodowik Nikodemus
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i2.9342

Abstract

The application of good governance principles is a crucial foundation for regional bureaucratic reform, but in reality, it is often hampered by resource capacity and organizational culture. This study aims to analyze the implementation of good governance in the Secretariat Section of the Regional Archives and Library Service of Sikka Regency. Using a descriptive qualitative approach, data were extracted using in-depth interviews, observation, and documentation studies, then analyzed through reduction, presentation, and verification. The research findings indicate that the application of good governance principles has been implemented but is not yet optimal. The principles of transparency and accountability were identified as being well-functioning internally, but information disclosure to the public is still very limited. Similarly, participation is still dominated by internal parties without significant involvement from the external community. The main obstacles were found in the aspects of professionalism and effectiveness due to the lack of competency of the apparatus and the low adoption of information technology in the still manual archiving system. The main conclusion emphasizes that optimization of secretariat governance is urgently carried out through expanding access to public transparency, implementing performance-based accountability, involving external participation, and modernizing the digital-based administration system to achieve excellent public service. ABSTRAK Penerapan prinsip good governance menjadi fondasi krusial dalam reformasi birokrasi daerah, namun realitasnya sering terkendala oleh kapasitas sumber daya dan budaya organisasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi tata kelola pemerintahan yang baik pada Bagian Sekretariat Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Sikka. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, data digali menggunakan teknik wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, lalu dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan verifikasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip good governance telah dilaksanakan namun belum optimal. Prinsip transparansi dan akuntabilitas teridentifikasi sudah berjalan baik secara prosedural internal, namun keterbukaan informasi bagi publik masih sangat terbatas. Demikian pula, partisipasi masih didominasi pihak internal tanpa pelibatan signifikan dari masyarakat luar. Hambatan utama ditemukan pada aspek profesionalisme dan efektivitas akibat minimnya kompetensi aparatur serta rendahnya adopsi teknologi informasi dalam sistem kearsipan yang masih manual. Simpulan utama menegaskan bahwa optimalisasi tata kelola sekretariat mendesak dilakukan melalui perluasan akses transparansi publik, penerapan akuntabilitas berbasis kinerja, pelibatan partisipasi eksternal, serta modernisasi sistem administrasi berbasis digital guna mewujudkan pelayanan publik yang prima.    
ANALISIS KOMUNIKASI VISUAL DALAM E-POSTER UCAPAN SELAMAT OLEH KANTOR KESYAHBANDARAN DAN OTORITAS PELABUHAN KELAS IV LAURENTIUS SAY MAUMERE DI AKUN INSTAGRAM DJPL_KSOPLAURENTIUSSAYMOF Moa, Maria Khatarina; Gobang, Yonas Klemens Gregorius Dori; Kedoh, Lodowik Nikodemus
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i2.10407

Abstract

The rapid development of social media, particularly Instagram, has encouraged government institutions to utilize visual communication as a medium for public messaging. One form of visual communication commonly used is the congratulatory e-poster published through official social media accounts. This study aims to analyze visual communication in congratulatory e-posters uploaded by the Office of the Harbormaster and Port Authority (KSOP) Class IV Laurentius Say Maumere on the Instagram account @djpl_ksoplaurentiussaymof. This research employs a qualitative approach with a descriptive method. Data were collected through observation, documentation, and literature review, while data analysis focused on visual communication elements such as color, typography, illustration, and layout. The findings indicate that the congratulatory e-posters produced by KSOP Class IV Laurentius Say Maumere apply visual communication elements in a consistent and structured manner. The use of formal colors, clear typography, relevant illustrations, and well-organized layouts reflects institutional identity and supports message clarity. The e-posters function not only as a medium for formal greetings but also as a means of building institutional image and symbolic public communication on social media. This study is expected to contribute to the development of visual communication strategies for government institutions in digital media. ABSTRAK Perkembangan media sosial, khususnya Instagram, telah mendorong instansi pemerintah untuk memanfaatkan komunikasi visual sebagai sarana penyampaian pesan publik. Salah satu bentuk komunikasi visual tersebut adalah e-poster ucapan selamat yang dipublikasikan melalui akun resmi media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komunikasi visual dalam e-poster ucapan selamat yang diunggah oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Laurentius Say Maumere pada akun Instagram @djpl_ksoplaurentiussaymof. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan studi kepustakaan, sedangkan analisis data dilakukan dengan mengkaji elemen-elemen komunikasi visual seperti warna, tipografi, ilustrasi, dan tata letak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-poster ucapan selamat KSOP Kelas IV Laurentius Say Maumere telah memanfaatkan elemen komunikasi visual secara konsisten dan terstruktur. Pemilihan warna formal, tipografi yang jelas, ilustrasi yang relevan, serta tata letak yang rapi mencerminkan identitas kelembagaan dan mendukung kejelasan pesan. E-poster tidak hanya berfungsi sebagai media penyampaian ucapan formal, tetapi juga sebagai sarana pembentukan citra institusi dan komunikasi publik simbolik di media sosial. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam pengembangan strategi komunikasi visual instansi pemerintah di platform media sosial.  
KOMUNIKASI DIGITAL SMRT DALAM PENYEBARAN INFORMASI PUBLIK KANTOR KESYAHBANDARAN DAN OTORITAS KELAS IV PELABUHAN LAURENTIUS SAY PADA AKUN INSTAGRAM @djpl@ksoplaurentiussaymof Sara, Anjelina Imelda; Gobang, Yonas Klemens Gregorius Dori; Kedoh, Lodowik Nikodemus
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i2.10412

Abstract

This study aims to analyze digital communication using the SMRT strategy (Specific, Measurable, Relevant, Timely) in disseminating public information through the Instagram account @djpl_ksoplaurentiussaymof at the Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas IV Laurentius Say. This research employs a qualitative approach with a descriptive method. Data were collected through in-depth interviews, observation of Instagram content, and documentation. Data analysis was conducted using the interactive model of Miles and Huberman, consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The results indicate that the implementation of the SMRT strategy in KSOP’s digital communication has been carried out but is not yet optimal. The Specific and Relevant aspects are relatively fulfilled through the clarity of messages and the alignment of content with institutional functions and public needs. However, the Measurable and Timely aspects still face challenges, particularly the low level of audience interaction and the timeliness of information publication. Furthermore, communication through Instagram tends to be one-way and has not fully encouraged public participation. This study concludes that the SMRT strategy can serve as an effective framework for improving the quality of digital communication in government institutions. The consistent application of the SMRT strategy is expected to enhance the effectiveness of public information dissemination, strengthen transparency, and promote public engagement in communication within the port and maritime sector. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komunikasi digital dengan strategi SMRT (Specific, Measurable, Relevant, Timely) dalam penyebaran informasi publik melalui akun Instagram @djpl_ksoplaurentiussaymof pada Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas IV Laurentius Say. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi konten Instagram, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi SMRT dalam komunikasi digital KSOP telah berjalan, namun belum optimal. Aspek Specific dan Relevant relatif terpenuhi melalui kejelasan pesan dan kesesuaian konten dengan tugas dan fungsi institusi serta kebutuhan publik. Namun, aspek Measurable dan Timely masih menghadapi kendala, terutama rendahnya tingkat interaksi audiens dan ketepatan waktu publikasi informasi. Selain itu, komunikasi yang dilakukan melalui Instagram masih cenderung bersifat satu arah dan belum sepenuhnya mendorong partisipasi publik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi SMRT dapat menjadi kerangka yang efektif dalam meningkatkan kualitas komunikasi digital instansi pemerintah. Penerapan strategi SMRT secara konsisten diharapkan mampu meningkatkan efektivitas penyebaran informasi publik, memperkuat transparansi, dan mendorong keterlibatan masyarakat dalam komunikasi publik sektor kepelabuhanan.