Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Implementasi Komunikasi Publik Melalui Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Di Kantor Pertanahan Kabupaten Sikka Lodowik Nikodemus Kedoh; Agnes Loy Wete; Intan Mustafa
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2026): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol5.Iss1.2509

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi komunikasi publik dalam Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kantor Pertanahan Kabupaten Sikka serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Program PTSL merupakan kebijakan strategis nasional yang bertujuan memberikan kepastian hukum dan perlindungan hukum atas hak kepemilikan tanah masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri atas pegawai Kantor Pertanahan Kabupaten Sikka, aparat desa/kelurahan, serta masyarakat peserta PTSL. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan keabsahan data diuji melalui teknik triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi komunikasi publik dalam Program PTSL telah dilaksanakan melalui berbagai saluran komunikasi, baik secara langsung melalui sosialisasi tatap muka maupun melalui media pendukung. Komunikasi publik berperan penting dalam meningkatkan pemahaman, kepercayaan, dan partisipasi masyarakat terhadap program PTSL. Faktor pendukung implementasi komunikasi publik meliputi dukungan kelembagaan, keterlibatan aparat desa, dan kejelasan regulasi, sedangkan faktor penghambat meliputi kondisi geografis wilayah, keterbatasan sumber daya manusia, serta rendahnya tingkat literasi hukum masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan strategi komunikasi publik yang lebih adaptif, berkelanjutan, dan sesuai dengan karakteristik masyarakat setempat guna mendukung keberhasilan pelaksanaan Program PTSL.
Instagram sebagai Etalase Budaya Lokal: Praktik Komunikasi Pariwisata Budaya pada Akun @jelajahmaumere Lodowik Nikodemus Kedoh; Bertholdus Mariano Moa Padji; Viktor Ariestyan Sedu
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.2189

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam praktik komunikasi pariwisata budaya yang dijalankan melalui akun Instagram @jelajahmaumere sebagai media representasi sekaligus promosi budaya lokal Kabupaten Sikka. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif, yang menitikberatkan pada analisis konten visual dan naratif berupa foto, video, serta teks pendukung yang merepresentasikan destinasi wisata, aktivitas budaya, tradisi, dan kehidupan masyarakat lokal. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi nonpartisipan terhadap unggahan akun Instagram @jelajahmaumere, dokumentasi konten, serta telaah pustaka sebagai landasan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akun @jelajahmaumere secara konsisten memanfaatkan kekuatan visual dan narasi digital sebagai strategi komunikasi untuk membangun citra pariwisata budaya, dengan menempatkan budaya tidak semata-mata sebagai komoditas wisata, tetapi sebagai representasi identitas dan nilai sosial masyarakat setempat. Praktik komunikasi tersebut terbukti mampu memperluas jangkauan informasi pariwisata serta menumbuhkan ketertarikan audiens, meskipun aspek interaksi dua arah dengan pengikut masih memerlukan penguatan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Instagram berperan strategis sebagai etalase digital budaya lokal apabila dikelola melalui strategi komunikasi yang kontekstual, beretika, dan berorientasi pada pelestarian budaya serta pemberdayaan masyarakat lokal.
Rubrik Jurnalisme Warga pada Ekora NTT dan Implikasinya bagi Warganet di Kota Maumere Perioede Agustus-Desember Jonas K. G. D. Gobang; Caecilia Maranatha Noviyani; Lodowik Nikodemus Kedoh
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.2191

Abstract

Penelitian ini mengkaji Rubrik Jurnalisme Warga pada Media Ekora NTT edisi Agustus-Desember dengan fokus utama pada keterlibatan mahasiswa magang Universitas Nusa Nipa, Program Studi Ilmu Komunikasi sebagai kontributor dalam menghasilkan berita. Tulisan mahasiswa magang menjadi fenomena menarik karena  selain menambah variasi konten mereka juga menunjukan bagaimana membangun wacana tertentu dalam menyampaikan informasi. Rubrik jurnalisme warga ini pada hakikatnya merupakan ruang terbuka bagi masyarakat untuk menulis  peristiwa, pendapat, dan  informasi lokal yang dianggap penting, sehingga berkontribusi pada tumbuhnya partisipasi masyarakat dalam media lokal. Rubrik jurnalisme warga berperan sebagai ruang yang memfasilitasi partisipasi masyarakat, sekaligus menyajikan pengaruh konten mahasiswa magang terhadap perilaku konsumsi warganet Kota Maumere. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis wacana model Teun A. Van Dijk, yang menganalisa struktur teks berita , kognisi sosial penulis dan kognisi sosial Media Ekora NTT dan konteks sosial  melalui ilmplikasi dari konten berita yang di produksi oleh mahasiswa magang terhadap warganet di Kota Maumere dalam bentuk Hasil penelitian menunjukan bahwa tulisan mahasiswa magang kecenderungan berfokus pada isu-isu human interest  terkait kedekatan sosial dan realitas masyarakat sehingga menarik perhatian warganet.
Strategi Komunikasi Pelayanan Publik dalam Meningkatkan Kualitas Layanan Administrasi Kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sikka Viktor Ariestyan Sedu; Maria Dominikas Knuma Kedang; Intan Mustafa; Lodowik Nikodemus Kedoh
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2197

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi pelayanan publik dalam mendukung efektivitas pelayanan administrasi kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sikka melalui kegiatan magang internal mahasiswa Universitas Nusa Nipa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi selama pelaksanaan magang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi pelayanan publik dilaksanakan melalui komunikasi interpersonal, komunikasi organisasi, dan pemanfaatan media informasi pelayanan, yang didukung oleh keterlibatan mahasiswa magang dalam membantu penyampaian informasi, memperjelas prosedur layanan, dan memperlancar interaksi antara petugas dan masyarakat. Temuan penelitian juga mengidentifikasi kendala berupa keterbatasan sumber daya manusia, tingginya volume pelayanan, serta belum optimalnya konsistensi penyampaian informasi, sehingga dapat disimpulkan bahwa komunikasi pelayanan publik memiliki peran strategis dalam meningkatkan efektivitas pelayanan administrasi kependudukan dan kegiatan magang internal berkontribusi positif terhadap kualitas pelayanan publik. Kata Kunci: Komunikasi pelayanan publik, penelitian kualitatif, pelayanan administrasi kependudukan, magang internal, Disdukcapil Kabupaten Sikka.
Implementasi Program Magang Internal Mahasiswa Universitas Nusa Nipa pada Radio Suara Sikka FM dalam Penyampaian Informasi Publik Viktor Ariestyan Sedu; Matilda Lusiana Chelsia Wada; Intan Mustafa; Lodowik Nikodemus Kedoh
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2198

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program magang internal mahasiswa Universitas Nusa Nipa pada Radio Suara Sikka FM dalam penyampaian informasi publik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas mahasiswa magang internal Universitas Nusa Nipa yang terlibat langsung dalam aktivitas penyiaran dan pengelolaan media digital Radio Suara Sikka FM. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama pelaksanaan program magang. Prosedur penelitian meliputi tahap perencanaan kegiatan magang, pelaksanaan tugas mahasiswa dalam produksi siaran dan konten digital, serta evaluasi peran mahasiswa dalam mendukung penyampaian informasi publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program magang internal memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan efektivitas penyampaian informasi publik melalui integrasi siaran radio dan media digital. Mahasiswa magang berperan aktif dalam produksi konten, publikasi informasi, dan interaksi dengan publik, sehingga mendukung praktik Cyber Public Relations Radio Suara Sikka FM.
Pemanfaatan Instagram @djpl_ksoplaurentiussay sebagai Media Cyber Public Relations dalam Membangun Citra Kantor KSOP Kelas IV Laurentius Say Viktor Ariestyan Sedu; Yanuarius Bala Tukan; Intan Mustafa; Lodowik Nikodemus Kedoh
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2211

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan Instagram @djpl_ksoplaurentiussay sebagai media Cyber Public Relations dalam membangun citra Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Laurentius Say. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian meliputi pengelola akun Instagram resmi KSOP serta konten komunikasi digital yang dipublikasikan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi konten, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan mengacu pada konsep Cyber Public Relations yang menekankan komunikasi dua arah, interaktivitas, dan pemanfaatan media digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Instagram dimanfaatkan sebagai sarana penyampaian informasi publik, penguatan interaksi dengan masyarakat, serta pembentukan citra institusi yang informatif, transparan, dan responsif. Pemanfaatan fitur Instagram mendukung praktik Cyber Public Relations yang adaptif terhadap perkembangan komunikasi digital dan berkontribusi pada peningkatan citra KSOP Kelas IV Laurentius Say.
Representasi Maskulinitas dalam Visual Berita: Analisis Komponen Visual pada Liputan Khusus ”7 Pandai Besi Terakhir Habipiret Sikka” di Kanal Youtube Tribunflores Lodowik Nikodemus Kedoh; Viktor Ariestyan Sedu; Anselmus Nong Feri
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2286

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi maskulinitas dalam visual berita melalui penerapan komponen visual sinematografi pada video liputan khusus “7 Pandai Besi Terakhir Habipiret Sikka” di kanal YouTube Tribun Flores. Fokus kajian diarahkan pada bagaimana elemen visual, seperti sudut pengambilan gambar, ukuran shot, framing, komposisi, serta kesinambungan visual, digunakan untuk membangun makna maskulinitas dalam konteks jurnalisme digital media lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi visual terhadap rangkaian frame video liputan khusus, analisis dokumentasi, serta wawancara pendukung dengan jurnalis dan kru produksi untuk memahami pertimbangan editorial dan teknis dalam proses visualisasi berita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa visual berita tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap informasi, tetapi berperan aktif dalam mengonstruksi citra maskulinitas melalui representasi tubuh, aktivitas kerja, ekspresi, dan relasi subjek dengan ruang sosialnya. Komponen visual sinematografi secara konsisten menampilkan nilai-nilai maskulinitas seperti kekuatan fisik, ketangguhan, ketekunan, tanggung jawab, dan peran produktif laki-laki dalam mempertahankan tradisi dan ekonomi keluarga. Dengan demikian, visual liputan khusus di kanal YouTube Tribun Flores berfungsi sebagai media komunikasi visual yang strategis dalam membentuk makna sosial dan budaya maskulinitas dalam praktik jurnalisme digital.
Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebagai Inovasi Pelayanan Administrasi Kependudukan di Kabupaten Sikka Markus Kristian Retu; Intan Mustafa; Maria Elasilva Blandina; Lodowik Nikodemus Kedoh
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2287

Abstract

Identitas Kependudukan Digital (IKD) merupakan inovasi pelayanan administrasi kependudukan yang dikembangkan pemerintah sebagai bagian dari transformasi digital pelayanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan IKD sebagai inovasi pelayanan administrasi kependudukan di Kabupaten Sikka, serta mengidentifikasi manfaat dan kendala yang dihadapi dalam implementasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan aparatur Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sikka dan masyarakat pengguna layanan, observasi langsung terhadap proses pelayanan, serta studi dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan IKD memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan efisiensi pelayanan, kemudahan akses dokumen kependudukan, serta pengurangan ketergantungan pada dokumen fisik. Namun demikian, implementasi IKD belum berjalan secara optimal akibat keterbatasan infrastruktur teknologi, kesiapan sumber daya manusia, rendahnya literasi digital masyarakat, serta belum maksimalnya kegiatan sosialisasi. Selain itu, kekhawatiran masyarakat terhadap keamanan data pribadi turut memengaruhi tingkat penerimaan terhadap layanan berbasis digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan implementasi IKD tidak hanya ditentukan oleh aspek teknologi, tetapi juga oleh kesiapan institusional, dukungan kebijakan, dan partisipasi aktif masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan upaya berkelanjutan untuk memperkuat infrastruktur, meningkatkan kapasitas aparatur, serta memperluas edukasi publik guna mengoptimalkan penerapan IKD di Kabupaten Sikka.
Komunikasi Pelayanan Publik sebagai Determinan Kualitas Layanan Penerbitan Akta Kelahiran di Kabupaten Sikka Intan Mustafa; Alfian Harbiyanto; Vinsensia Du’a Rana; Lodowik Nikodemus Kedoh
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2288

Abstract

Pelayanan penerbitan akta kelahiran merupakan bagian penting dari pelayanan administrasi kependudukan yang berfungsi menjamin pengakuan hukum atas identitas warga negara. Kualitas pelayanan akta kelahiran sangat dipengaruhi oleh efektivitas komunikasi pelayanan yang dibangun antara aparatur pemerintah dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi pelayanan sebagai determinan kualitas pelayanan penerbitan akta kelahiran di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sikka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan operator pelayanan akta kelahiran serta masyarakat pengguna layanan, disertai observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi pelayanan memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat memahami prosedur dan persyaratan pelayanan, khususnya dalam penerapan sistem pelayanan berbasis digital yang belum sepenuhnya dipahami oleh masyarakat. Keterbatasan literasi digital menyebabkan masyarakat masih sangat bergantung pada penjelasan langsung dari petugas pelayanan. Aparatur pelayanan dinilai cukup responsif dan berupaya memberikan pendampingan, namun keterbatasan media informasi dan belum optimalnya pola komunikasi pelayanan berdampak pada efektivitas dan efisiensi layanan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kualitas pelayanan akta kelahiran di Kabupaten Sikka memerlukan penguatan komunikasi pelayanan yang jelas, empatik, dan adaptif terhadap kondisi sosial masyarakat, seiring dengan pengembangan sistem pelayanan digital yang lebih inklusif.
ANALISIS KOMUNIKASI VISUAL DALAM E-POSTER UCAPAN SELAMAT OLEH KANTOR KESYAHBANDARAN DAN OTORITAS PELABUHAN KELAS IV LAURENTIUS SAY MAUMERE DI AKUN INSTAGRAM DJPL_KSOPLAURENTIUSSAYMOF Maria Khatarina Moa; Yonas Klemens Gregorius Dori Gobang; Lodowik Nikodemus Kedoh
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i2.10407

Abstract

The rapid development of social media, particularly Instagram, has encouraged government institutions to utilize visual communication as a medium for public messaging. One form of visual communication commonly used is the congratulatory e-poster published through official social media accounts. This study aims to analyze visual communication in congratulatory e-posters uploaded by the Office of the Harbormaster and Port Authority (KSOP) Class IV Laurentius Say Maumere on the Instagram account @djpl_ksoplaurentiussaymof. This research employs a qualitative approach with a descriptive method. Data were collected through observation, documentation, and literature review, while data analysis focused on visual communication elements such as color, typography, illustration, and layout. The findings indicate that the congratulatory e-posters produced by KSOP Class IV Laurentius Say Maumere apply visual communication elements in a consistent and structured manner. The use of formal colors, clear typography, relevant illustrations, and well-organized layouts reflects institutional identity and supports message clarity. The e-posters function not only as a medium for formal greetings but also as a means of building institutional image and symbolic public communication on social media. This study is expected to contribute to the development of visual communication strategies for government institutions in digital media. ABSTRAK Perkembangan media sosial, khususnya Instagram, telah mendorong instansi pemerintah untuk memanfaatkan komunikasi visual sebagai sarana penyampaian pesan publik. Salah satu bentuk komunikasi visual tersebut adalah e-poster ucapan selamat yang dipublikasikan melalui akun resmi media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komunikasi visual dalam e-poster ucapan selamat yang diunggah oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Laurentius Say Maumere pada akun Instagram @djpl_ksoplaurentiussaymof. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan studi kepustakaan, sedangkan analisis data dilakukan dengan mengkaji elemen-elemen komunikasi visual seperti warna, tipografi, ilustrasi, dan tata letak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-poster ucapan selamat KSOP Kelas IV Laurentius Say Maumere telah memanfaatkan elemen komunikasi visual secara konsisten dan terstruktur. Pemilihan warna formal, tipografi yang jelas, ilustrasi yang relevan, serta tata letak yang rapi mencerminkan identitas kelembagaan dan mendukung kejelasan pesan. E-poster tidak hanya berfungsi sebagai media penyampaian ucapan formal, tetapi juga sebagai sarana pembentukan citra institusi dan komunikasi publik simbolik di media sosial. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam pengembangan strategi komunikasi visual instansi pemerintah di platform media sosial.