Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Tauhid dalam Membangun Umat yang Berkualitas Zali, Muhammad; Sahara, Ani; Simangunsong, Salsa Ayudi Tila; Lubis, Zuhra Nazwa; Rizky, Erwina; Andraini, Shindika; Salsabila, Fitri; Siregar, Hilsa Ananta; Zannah, Miftah Chairia; Sembiring, Zahraini Rhossy; Etika, Revalina; Auliya, Jihan; Rahma, Sofia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karakter dan sifat seorang muslim sangat dipengaruhi oleh tauhid. Sebagai landasan doktrin Islam, tauhid tidak hanya mencakup keyakinan bahwa Allah itu Esa tetapi juga bertindak sebagai kompas moral dan etika yang mengarahkan perilaku manusia dalam interaksi sehari-hari. Umat ​​Islam saat ini menghadapi kesulitan moral dan spiritual seperti konsumerisme, individualisme, dan krisis identitas; oleh karena itu, sangatlah penting untuk menyelesaikan masalah-masalah ini dengan memahami dan menggunakan tauhid. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh tauhid terhadap pengembangan karakter, kualitas masyarakat, dan pembentukan masyarakat yang damai dan bermartabat. Melalui tinjauan literatur dan metodologi kualitatif, penelitian ini mengkaji literatur terkait untuk mengidentifikasi nilai-nilai tauhid di berbagai bidang kehidupan. Hasilnya menunjukkan bahwa tauhid berfungsi sebagai kompas moral, mendorong kepatuhan terhadap nilai-nilai Islam, meningkatkan taraf ibadah, dan membina ikatan sosial yang lebih erat. Tauhid juga memberikan dasar yang kuat untuk mengatasi permasalahan saat ini, mendorong kemandirian spiritual, dan menginspirasi masyarakat untuk memberikan kontribusi bagi kemajuan masyarakat. Ringkasnya, mengembangkan sifat-sifat unggul dalam diri umat Islam, baik secara individu maupun kolektif, memerlukan pemahaman mendalam tentang tauhid.
Ascariasis pada Balita: Tinjauan Faktor Lingkungan, Perilaku Orang Tua, dan Manajemen Kesehatan Wibowo, Ahmadin Widya; Putri, Alya Nabila; Astuti, Andini Febri; Syahfira, Anggun; Gultom, Erlina; Rizky, Erwina; Aqmaliyah, Fahira; Siregar, Hilsa Ananta; Ananda, Revalina Etika; Andraini, Shindika; Sembiring, Zahraini Rhossy; Lubis, Zuhra Nazwa; Agustina, Dewi
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7237

Abstract

Infeksi Ascaris lumbricoides masih menjadi masalah kesehatan masyarakat pada balita di wilayah sosial ekonomi rendah. Kerentanan balita dipengaruhi sistem imun yang belum matang, kebiasaan bermain di tanah, dan keterbatasan menjaga kebersihan. Artikel ini meninjau faktor lingkungan dan perilaku orang tua yang berhubungan dengan prevalensi ascariasis, serta menganalisisnya dari perspektif organisasi dan manajemen kesehatan. Metode yang digunakan adalah literature review terhadap artikel nasional dan internasional terbit 2015–2025. Hasil menunjukkan sanitasi tidak memadai, lantai tanah, dan keterbatasan air bersih berkontribusi pada tingginya infeksi. Pengetahuan orang tua yang tidak disertai praktik higienis konsisten meningkatkan risiko penularan. Program obat cacing massal bermanfaat, namun dampaknya terbatas bila tidak disertai perbaikan lingkungan. Dari sudut manajemen kesehatan, pencegahan membutuhkan kolaborasi lintas sektor melalui puskesmas, posyandu, sekolah, dan peran orang tua sebagai pengelola kesehatan rumah tangga. Dengan demikian, intervensi terpadu berbasis perbaikan lingkungan, edukasi perilaku sehat, dan penguatan organisasi kesehatan masyarakat diperlukan untuk menurunkan angka ascariasis pada balita.