Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Penerapan Penilaian Diri untuk Meningkatkan Efikasi Diri Siswa dalam Pembelajaran Matematika Auliya, Jihan; Mahayukti, Gusti Ayu; Gita, I Nyoman
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 2 No. 2 (2018): Juli 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jipp.v2i2.14022

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) peningkatan efikasi diri siswa dalam pembelajaran matematika, dan (2) tanggapan siswa terhadap penerapan strategi penilaian diri. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI TKJ 1 SMK Negeri 3 Singaraja sebanyak 27 orang siswa pada semester genap Tahun Ajaran 2017/2018. Data efikasi diri siswa dikumpulkan menggunakan kuesioner efikasi diri, dan tanggapan siswa dikumpulkan menggunakan angket tanggapan siswa. Data yang telah terkumpul selanjutnya dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor efikasi diri siswa mengalami peningkatan sebesar 8,53 dari 77,07 pada siklus I menjadi 85,6 pada siklus II, dan sebesar 2,9 dari 85,6 pada siklus II menjadi 88,5 pada siklus III, serta rata-rata skor tanggapan siswa telah berada dalam kategori sangat positif. Peningkatan efikasi diri siswa terjadi karena guru lebih menekankan pada: (1) memberikan kesempatan kepada siswa untuk dapat melakukan penilaian diri yang sangat efektif bagi siswa, (2) pemberian bimbingan dan motivasi kepada siswa agar semakin percaya diri dalam pembelajaran matematika.
Siapkah Indonesia Menjadi Masyarakat Sipil Tahun 2045 (Studi Kasus Desa Marindal 1 Kecamatan Patumbak Kabupaten Deli Serdang) Sibuea, Masrul Zuhri; Siregar, Bulan Azahara; Agustin, Dini; Aqmaliyah, Fahira; Auliya, Jihan; Sari, Yenni Depita; Daeli, Linda Jernih Hati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.29682

Abstract

Penelitian ini difokuskan di Desa Marindal I, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, digunakan untuk menilai kesiapan masyarakat Indonesia untuk membentuk masyarakat sipil menjelang tahun 2045. Dengan menggunakan metode campuran (mixed method), data dikumpulkan melalui kuesioner terhadap 50 orang yang terdiri dari siswa, mahasiswa, dan masyarakat umum berusia 17 hingga 43 tahun. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar responden (86%) telah mengetahui istilah masyarakat sipil dan percaya bahwa nilai-nilai kebangsaan seperti cinta tanah air, toleransi, gotong royong, dan partisipasi sosial sangat penting. Namun demikian, ada tingkat keraguan yang cukup signifikan tentang kesiapan generasi muda menghadapi tantangan zaman (41,9% ragu-ragu) dan kepedulian generasi muda terhadap kondisi negara (32,3%). Hasil ini menunjukkan bahwa, meskipun masyarakat telah menunjukkan kecenderungan positif terhadap nilai-nilai sipil dan demokratis, literasi kewargaan harus ditingkatkan, pelibatan pemuda dalam ruang publik, dan revitalisasi pendidikan karakter yang kontekstual. Oleh karena itu, untuk mencapai masyarakat sipil pada tahun 2045, Indonesia harus menggabungkan kesadaran warga, dukungan institusional, dan strategi pembangunan yang berpusat pada partisipasi masyarakat.
AKTOR KEBIJAKAN SEBAGAI PENGGERAK PERUBAHAN: STUDI KASUS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENDIDIKAN Nurhayati, Nurhayati; Sahara, Ani; Salsabila, Fitri; Auliya, Jihan; Zannah, Miftah Chairia; Simangunsong, Salsa Ayudi Tila; Rahma, Sofia
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 No. 2 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i2.47435

Abstract

Perubahan dalam sektor pendidikan tidak semata-mata ditentukan oleh perumusan kebijakan di tingkat pusat, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh peran aktor-aktor kebijakan dalam proses implementasinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana aktor kebijakan berfungsi sebagai penggerak perubahan dalam pelaksanaan kebijakan pendidikan di Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi literatur dan analisis dokumen kebijakan pendidikan nasional pada rentang tahun 2018–2024, studi ini mengkaji dinamika implementasi kebijakan seperti Kurikulum Merdeka, Program Guru Penggerak, dan revitalisasi peran kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktor-aktor kebijakan seperti guru, kepala sekolah, pengambil keputusan daerah, hingga komunitas pendidikan memiliki kapasitas strategis untuk mentransformasikan kebijakan menjadi praktik yang kontekstual dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik. Peran mereka mencakup interpretasi kebijakan, mediasi antara kepentingan pusat dan lokal, serta inovasi dalam pelaksanaan. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan kebijakan pendidikan sangat dipengaruhi oleh kepemimpinan adaptif, kolaborasi antar pemangku kepentingan, dan kemampuan aktor untuk merespons kompleksitas lapangan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kapasitas aktor melalui pelatihan berkelanjutan, dukungan regulasi yang fleksibel, dan ruang partisipatif dalam perumusan hingga evaluasi kebijakan.
Peran Tauhid dalam Membangun Umat yang Berkualitas Zali, Muhammad; Sahara, Ani; Simangunsong, Salsa Ayudi Tila; Lubis, Zuhra Nazwa; Rizky, Erwina; Andraini, Shindika; Salsabila, Fitri; Siregar, Hilsa Ananta; Zannah, Miftah Chairia; Sembiring, Zahraini Rhossy; Etika, Revalina; Auliya, Jihan; Rahma, Sofia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karakter dan sifat seorang muslim sangat dipengaruhi oleh tauhid. Sebagai landasan doktrin Islam, tauhid tidak hanya mencakup keyakinan bahwa Allah itu Esa tetapi juga bertindak sebagai kompas moral dan etika yang mengarahkan perilaku manusia dalam interaksi sehari-hari. Umat ​​Islam saat ini menghadapi kesulitan moral dan spiritual seperti konsumerisme, individualisme, dan krisis identitas; oleh karena itu, sangatlah penting untuk menyelesaikan masalah-masalah ini dengan memahami dan menggunakan tauhid. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh tauhid terhadap pengembangan karakter, kualitas masyarakat, dan pembentukan masyarakat yang damai dan bermartabat. Melalui tinjauan literatur dan metodologi kualitatif, penelitian ini mengkaji literatur terkait untuk mengidentifikasi nilai-nilai tauhid di berbagai bidang kehidupan. Hasilnya menunjukkan bahwa tauhid berfungsi sebagai kompas moral, mendorong kepatuhan terhadap nilai-nilai Islam, meningkatkan taraf ibadah, dan membina ikatan sosial yang lebih erat. Tauhid juga memberikan dasar yang kuat untuk mengatasi permasalahan saat ini, mendorong kemandirian spiritual, dan menginspirasi masyarakat untuk memberikan kontribusi bagi kemajuan masyarakat. Ringkasnya, mengembangkan sifat-sifat unggul dalam diri umat Islam, baik secara individu maupun kolektif, memerlukan pemahaman mendalam tentang tauhid.