Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

CASE REPORT : Embolic Stroke Putri, Pratiwi Hendro; Purnama, Deka; Perkasa, Den Raza Anggara; Hadi, Dimas Surya; Fitri, Dinda Sesa; Yuswanita, Ajeng; Fitrihanny, Leona Ferda; Ayu, Lis Awang Sega
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.26878

Abstract

Menurut WHO, stroke adalah suatu tanda klinis yang berkembang cepat akibat gangguan otot fokal (atau global) dengan gejala-gejala yang berlangsung selama 24 jam atau lebiih dan dapat menyebabkan kematian tanpa adanya penyebab lain yang jelas selain vaskuler. Stroke dapat dibagi menjadi dua, yaitu stroke non hemoragik dan stroke hemoragik. Stroke non hemoragik adalah kumpulan gejala defisit neurologis akibat gangguan fungsi otak akut baik fokal maupun global yang mendadak, disebabkan oleh berkurangnya atau hilangnya aliran darah pada parenkim otak atau medulla spinalis, yang dapat disebabkan oleh penyumbatan arteri maupun vena, yang dibuktikan dengan pemeriksaan imaging dan/atau patologi.
Upaya Pencegahan Polio Melalui Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Di Desa Tanjung Rejo Kabupaten Pesawaran Sulanto, Aspri; Rizky, Hidayatul; Fauzi, Ade Umar Aulia; Habbie, Alfath; Atmaja, Bagas Surya; Fitrihanny, Leona Ferda; Kasyfi, Fathul Qadir; Susanto, Febi; Rahmah, Balqist Ar
Jurnal Abdimas Kedokteran & Kesehatan Vol 3, No 1 (2025): Volume 3 Nomor 1
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jakk.v3i1.17687

Abstract

Menurut WHO, pada tahun 2018 terdapat sekitar 20 juta anak di seluruh dunia yang belum mendapatkan vaksinasi lengkap, bahkan sebagian diantaranya tidak menerima vaksinasi sama sekali. Kemenkes RI terus menerima laporan mengenai Kejadian Luar Biasa (KLB) yang disebabkan oleh virus polio di beberapa wilayah di Indonesia. Sebanyak 32 provinsi dan 399 kabupaten/kota di Indonesia dikategorikan sebagai wilayah berisiko tinggi terhadap polio. Vaksinasi polio pada bayi dan anak tidak hanya melindungi individu tersebut, tetapi juga berperan dalam mencegah penularan penyakit untuk orang lain. Berdasarkan latar belakang tersebut, dilakukan pengabdian masyarakat berupa penyuluhan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio 2024 sebagai langkah pencegahan polio melalui peningkatan pengetahuan masyarakat di Desa Tanjung Rejo. Sebanyak 67 peserta yang merupakan orang tua dari anak-anak yang datang ke posyandu terlibat dalam kegiatan penyuluhan ini. Kegiatan terlaksana dengan baik dan mendapatkan respon yang antusias dari masyarakat umum khususnya masyarakat Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran. 
Laporan Kasus : Perempuan 44 Tahun Dengan Perdarahan Uterus Abnormal Et Causa Polip Endometrium Shariff, Fonda Octarianingsih; Pinky, Anastasya Agusetyani; Ayu, Lis Awang Sega; Aulia, Winneke Rizki; Fitrihanny, Leona Ferda; Nurfauzi, M Rizal; Dewi, Azzah Kurnia; Yuswanita, Ajeng; Nugraha, Rezha Wahyu
Jurnal Medika Malahayati Vol 9, No 4 (2025): Volume 9 Nomor 4
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v9i4.20601

Abstract

Perdarahan uterus abnormal (PUA) merupakan masalah ginekologi yang sering terjadi pada wanita usia reproduktif akhir hingga perimenopause. Salah satu penyebab struktural PUA adalah polip endometrium, yaitu pertumbuhan jinak pada lapisan endometrium yang dapat menimbulkan perdarahan berkepanjangan dan anemia. Dilaporkan kasus seorang perempuan usia 44 tahun (P3A0) yang datang dengan keluhan perdarahan menstruasi terus-menerus selama tiga bulan, disertai nyeri perut bawah dan gejala anemia. Diagnosis ditegakkan berdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik dan ginekologi, pemeriksaan laboratorium, ultrasonografi (USG), serta pemeriksaan histopatologi jaringan hasil kuretase. Pasien menunjukkan tanda anemia dengan kadar hemoglobin 8,6 g/dL dan ditemukan massa bertangkai di kavum uteri. Penatalaksanaan meliputi transfusi darah, dilatasi dan kuretase, serta ekstirpasi polip endometrium. Kondisi pasien pasca tindakan stabil, perdarahan berhenti, dan tidak ditemukan komplikasi. Hasil histopatologi menunjukkan polip endometrium dengan endometrium fase proliferatif. Polip endometrium perlu dipertimbangkan sebagai penyebab PUA pada wanita usia reproduktif akhir. Diagnosis yang tepat dan penatalaksanaan yang cepat dan adekuat dapat menurunkan morbiditas serta meningkatkan kualitas hidup pasien.