Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Implementation of Fuzzy Logic for Chili Irrigation Integrated with Internet of Things Angga Prasetyo; Arief Rahman Yusuf; Yovi Litanianda; Sugianti; Fauzan Masykur
Journal of Computer Networks, Architecture and High Performance Computing Vol. 5 No. 2 (2023): Article Research Volume 5 Issue 2, July 2023
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/cnahpc.v5i2.2518

Abstract

Chili, mustard greens, and tomatoes have always been farmers' favored crops, despite their high water and labor demands. Adapt to these conditions by utilizing smart agriculture systems (SAS) agricultural techniques that involve technology such as automatic irrigation that regulates watering based solely on routine, regardless of land conditions. This type of control during the transitional season can lead to root rot and fungisarium disease on chile plants. In the form of an embedded system with internet of things (IoT) monitoring, a system incorporating artificial intelligence such as fuzzy logic is proposed as a solution. Fuzzy logic will regulate irrigation based on the land's humidity and temperature using computational mathematics. Beginning with the fuzzyification stage to map the sensor's temperature and humidity input values, fuzzy logic is applied. The creation of an inference engine in the NodeMcu 8266 microcontroller to interpret fuzzy rule statements in the form of aggregation of minimum conditions with the AND operator, followed by the combination of a single set value of 0 and 1 in the fuzzy system to produce an appropriate actuator response After the entire system has been prototyped, testing is conducted to determine the responsiveness of the fuzzy program code to changes in the simulated agricultural cultivation land ecosystem. This study found that the fuzzy logic program code embedded in the nodeMCU8266 microcontroller effectively controls the spraying duration of the pump in response to various simulated environmental conditions within 3.6 seconds.
Bussiness Management System Of Catfish Cultivation Using Fuzzy Inference System Tsukamoto Methods Sugianti Sugianti; Angga Prasetyo; Agnes Triananda
Brilliance: Research of Artificial Intelligence Vol. 3 No. 2 (2023): Brilliance: Research of Artificial Intelligence, Article Research November 2023
Publisher : Yayasan Cita Cendekiawan Al Khwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/brilliance.v3i2.3619

Abstract

Catfish is a type of freshwater fish that is in great demand among people because it has high nutritional value. The high demand for catfish on the market is a promising business opportunity. The relatively fast maintenance period makes this cultivation much in demand. Management of a catfish farming business requires good strategy and planning so that the business process can provide optimal profits. Appropriate management practices, good planning can predict crop yields with minimal error rates. Based on past data from catfish farming businesses, catfish pond production results are influenced by several factors including pond area, number of seeds, and amount of feed. The catfish cultivation management system produces predictions of catfish harvest but ignores weather conditions, natural disasters and infectious diseases. The method used in crop yield prediction management is the Tsukamoto Fuzzy inference system. The Tsukamoto method applies monotonous reasoning and rules are built using expert knowledge, enabling the system to be able to conclude and manage predictions of catfish harvest based on data regarding pond size, number of seeds and amount of feed. System testing using 10 data shows prediction results obtained through manual calculations and system calculations, resulting in identical results. Further testing uses the white box method to ensure that the data implemented in the Tsukamoto fuzzy management system accurately produces logical decisions. Hence, it can be concluded that the management system using the Tsukamoto method is able to show effective performance in predicting harvest results based on data on pond area, number of seeds and amount of feed consumption. This management system is expected to be able to provide recommendations for catfish cultivation business planning for the community.
Implementasi Pengabdian Masyarakat sebagai Juri Porseni Madrasah Aliyah bidang Desain Grafis Arin Yuli Astuti; Sugianti Sugianti; Rifqi Rahmatika Az-Zahra
Carmin: Journal of Community Service Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Borneo Research and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59329/carmin.v5i2.198

Abstract

The Sports and Arts Week (Porseni) for Madrasah Aliyah (MA) level in Ponorogo is a biennial event organized by the Ministry of Religious Affairs of Ponorogo Regency to explore and develop students’ talents and creativity in sports and the arts. One of the increasingly popular and evolving competition categories is Graphic Design, which involves the use of visual elements such as typography, illustrations, and color to effectively convey messages. In 2025, MAN 1 Ponorogo was appointed as the host for the district-level Graphic Design competition. This event aims to enhance students’ skills and competitiveness in visual design, while upholding values of sportsmanship and objectivity. However, previous Porseni events have faced challenges related to the evaluation process, including a lack of transparency, subjective judgments, and a mismatch between judges’ backgrounds and the competition field. These issues have led to distrust among participants regarding the final results. To address this, the Porseni committee at MAN 1 Ponorogo has collaborated with lecturers from the Informatics Engineering department who have expertise in graphic design to serve as competition judges. This collaboration is expected to establish a more objective and fair assessment system, aligned with graphic design evaluation criteria, and ultimately improve the quality and integrity of Porseni as a whole.
Aplikasi Pembelajaran Konsep Peubah dan Konstanta dalam Pemodelan Matematika Sebagai Dasar Pemecahan Masalah dan Pengembangan Sistem Informasi Arin Yuli Astuti; Sugianti Sugianti; Rifqi Rahmatika Az-Zahra
Jurnal Pustaka Data (Pusat Akses Kajian Database, Analisa Teknologi, dan Arsitektur Komputer) Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Pustaka Data (Pusat Akses Kajian Database, Analisa Teknologi, dan Arsitekt
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakadata.v5i1.974

Abstract

Dalam bidang komputasi dan pemrograman, pemahaman terhadap konsep dasar matematika seperti peubah dan konstanta merupakan fondasi yang penting dalam pengembangan algoritma. Peubah merupakan simbol yang menyatakan unsur yang belum diketahui, sedangkan konstanta merupakan simbol yang mewakili nilai tetap. Keduanya sangat penting dalam memodelkan permasalahan nyata ke dalam bentuk matematis yang dapat diselesaikan secara sistematis. Pola penggunaan peubah dan konstanta juga menjadi dasar dari struktur algoritmik seperti pengulangan, pengkondisian, dan pemrosesan data. Mahasiswa perlu dilatih untuk memahami struktur penyelesaian permasalahan matematika agar mampu menyelesaikan persoalan secara logis dan sistematis. Kemampuan ini sangat penting dalam membangun solusi berbasis aplikasi yang efektif dan efisien. Namun, masih banyak mahasiswa yang mengalami kesulitan dalam memahami konsep tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan mengembangkan aplikasi pembelajaran yang dapat membantu mahasiswa dalam memahami persamaan matematika yang memuat peubah dan konstanta. Metode yang digunakan adalah analisis kebutuhan sistem dengan mengidentifikasi kelompok mahasiswa yang mengalami kesulitan belajar. Berdasarkan hasil analisis tersebut, dikembangkan aplikasi yang menyajikan pemahaman secara bertahap, mulai dari penjelasan konsep, latihan soal, hingga studi kasus. Luaran yang ditargetkan dari penelitian ini adalah terwujudnya aplikasi pembelajaran interaktif yang membimbing mahasiswa dalam memahami dan menyelesaikan soal-soal berbasis persamaan matematika. Dengan adanya aplikasi ini, diharapkan pemahaman mahasiswa terhadap konsep peubah dan konstanta dapat meningkat sehingga mendukung keberhasilan mereka dalam bidang teknik informatika.
Analisis Deteksi Citra Mata Ikan Nila dengan Metode Convolutional Neural Network Arsitektur Alexnet Angga Prasetyo; Fauzan Masykur; Arief Rahman Yusuf; Arin Yuli Astuti; Sugianti Sugianti; Yovi Litanianda; Ismail Abdurrozzaq
Jurnal Pustaka Data (Pusat Akses Kajian Database, Analisa Teknologi, dan Arsitektur Komputer) Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Pustaka Data (Pusat Akses Kajian Database, Analisa Teknologi, dan Arsitekt
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakadata.v5i1.995

Abstract

Kualitas kesegaran ikan nila terletak pada proses pembekuan. ikan nila memiliki lapisan sisik yang tebal di seluruh permukaan tubuhnya, yang dapat menghambat proses pembekuan secara merata. Ketidakteraturan dalam proses ini berpotensi menurunkan kualitas dan kesegaran ikan selama penyimpanan. Kondisi ini merugikan dan menyulitkan konsumen dalam menilai tingkat kesegaran ikan hanya melalui pengamatan penglihatan secara manual, seperti memeriksa kondisi mata ikan. Oleh karena itu, tujuan utama riset yaitu, membangun sistem deteksi citra mata ikan dengan metode penilaian kesegaran yang cepat, akurat, dan objektif untuk membantu konsumen menjadikanya opsi utama yang harus dilakukan. Model CNN memiliki keunggulan dalam akurasi serta klasifikasi citra, selain itu model CNN dapat ditingkatkan melalui penambahan arsitektur salah satunya arsitektur alexnet. Proses tahapan metodologi klasifikasi dataset yaitu diperoleh dari kaggle berdasarkan citra mata ikan Nila dengan membaginya ke dalam dua kelas, yaitu kelas 'mata ikan nila segar' dan kelas 'mata ikan nila kurang segar' dan preprocessing menghasilkan modeling cnn untuk deteksi citra mata ikan. Hasil analisis diperoleh Gambar ikan nila digunakan sebagai data uji dan diberikan sebagai input ke dalam model yang telah dilatih dengan hanya memerlukan waktu sekitar 68 milidetik per langkah (68 ms/step). Berdasarkan analisis terhadap pola visual, seperti warna mata, tekstur kulit, serta ciri fisik lainnya, model mengkategorikan ikan tersebut dikondisi tidak segar. Untuk kelanjutan riset perlu dilakukan keseimbangan dataset citra dengan menggunakan Bayesian hyperparameter.