Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JURNAL NERS LENTERA

Efektifitas Pemberian Kompres Air Hangat Dan Sponge Bath Terhadap Perubahan Suhu Tubuh Pasien Anak Gastroenteritis Zahroh, Roihatul; Khasanah, Ni’matul
JURNAL NERS LENTERA Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : JURNAL NERS LENTERA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.221 KB)

Abstract

Gastroenteritis (GE)/diare adalah infeksi saluran pencernaan yang disebabkan berbagai enteropatogen, termasuk bacteri, virus, dan protozoa. Salah satu tanda dan gejala dari Gastroenteritis (GE) pada anak adalah peningkatan suhu tubuh. Salah satu cara menurunkan suhu tubuh adalah dengan kompres air hangat atau sponge bath. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi efektifitas pemberian kompres air hangat dan sponge bath terhadap perubahan suhu tubuh anak dengan Gastroenteritis di RS Muhammadiyah Gresik. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien anak usia toddler dengan penyakit GE yang mengalami demam sebanyak 50 orang dan jumlah Sampel adalah 20 orang, dengan tehnik purposive sampling. Variabel independen penelitian adalah kompres air hangat dan sponge bath sedangkan variabel dependennya adalah perubahan suhu tubuh. Penelitian ini menggunakan instrument lembar observasi. Observasi sampel dilakukan sebelum dan sesudah dilakukan tindakan kompres air hangat dan sponge bath. Selanjutnya data diolah dan dianalisis menggunakan uji t2 sampel bebas, untuk perbedaan suhu tubuh sebelum dan sesudah diberikan tindakan dengan þ=< 0,05. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan suhu tubuh pada anak sebelum dan sesudah tindakan. Pada kompres air hangat þ=0,000, sponge bath þ=0,005. Pemberian sponge bath dalam menurunkan suhu tubuh lebih efektif dari pada kompres air hangat. Untuk itu anak yang mengalami demam dapat diberikan sponge bath untuk penatalaksanaan demam secara awal
PENGARUH SLOW DEEP BREATHING TERHADAP PENURUNAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN PRE OPERASI SECTIO CAESAREA ( Effect Of Slow Deep Breathing To Decrease Rate Leather Patients Pre Operations Sectio Caesarea ) Zahroh, Roihatul; Maslahatul, Dewi
JURNAL NERS LENTERA Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : JURNAL NERS LENTERA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (782.486 KB)

Abstract

Introduction: Anxiety is an unpleasant and unjustified fear that is often accompanied by physiological symptoms. Slow deep breathing is a conscious action to regulate deep and slow breathing that can have a relaxing effect. Doing slow deep breathing is one type of nonfarmakologis therapy that serves to relax and decrease the level of anxiety. The purpose of this study was to analyze the effect of slow deep breathing on decreasing the anxiety level of patients with preoperative sectiocaesarea.Slow deep breathing techniques done with draw breath slowly, in maximum, next hold the breath for 3 seconds then exhaled slowly (over 10 x permenit). Methods: This research uses One Group Pre test-Post test design. Samples taken as many as 46 respondents by using Purposive Sampling. The independent variables are slow deep breathing and the dependent variable decreases the anxiety level of the patients with preoperative sectiocaesarea. Results: This research data is taken by using observation and interview.The result of Wilcoxon signed rank test statistic in getting the result of decrease of anxiety level (ρ = 0,000) means that there is influence of slow deep breathing to decrease of anxiety level of patient pre operation sectiocaesarea. Discussion: Provision of slow deep breathing is needed for decreased anxiety. Slow deep breathing in addition to decreasing anxiety can also cause immediate psychological effects that can help give a relaxed feeling, relieve tension and relax.
Penerapan Early Warning Score (Ews) System Dengan Respon Time Pada Kondisi Kegawatan di Rawat Inap RS Grha Husada Roihatul Zahroh; Lilik Mariyani Mariyani
JURNAL NERS LENTERA Vol 8, No 2 (2020): September
Publisher : JURNAL NERS LENTERA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Early warning score (EWS) system adalah sebuah sistem skoring fisiologis (tanda-tanda vital) yang umunya digunakan diunit medikal bedah sebelum pasien mengalami kondisi kegawatan yang disertai dengan algoritme tindakan beradasarkan hasil skoring dari pengkajian pasien serta lebih berfokus kepada mendeteksi kegawatan sebelum hal tersebut terjadi. Respon time pelayanan dapat dihitung dengan hitungan menit dan sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti jumlah dan kualitas tenaga maupun komponen-komponen lain yang mendukung. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan hubungan penerapan early warning scoring system dengan respon time pada kondisi kegawatan di rawat inap rumah sakit Grha Husada. Penelitian ini menggunakan desain crossectional. Populasi perawat diruang rawat inap RS Grha Husada sebanyak 24 responden. Sampel secara total sampling. Variabel independen adalah early warning scoring system. Variabel dependen adalah respon time pada kondisi kegawatan. Analisa data yang digunakan adalah uji statistik korelasi Chi Squares nilai kemaknaan α < 0,05. Pengumpulan data dengan observasi pada lembar early warning scoring system dan lembar catatan perkembangan pasien terintegrasi (CPPT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan penerapan early warning scoring system dengan respon time pada kondisi kegawatan. Perawat diharapkan menerapkan early warning scoring system dengan tepat sehingga memberikan respon time pada kondisi kegawatan dengan tepat dan meningkatkan mutu pelayanan.