Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kesiapan Ibu Menghadapi Masa Menopause di Desa Pulau Rengas Ulu Wilayah Kerja Puskesmas Sondang Selviana; Aguspairi; Marinawati Ginting; Ismail Usman
Nightingale: Journal of Nursing Vol. 2 No. 1 (2023): Nightingale: Journal of Nursing
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah wanita didunia yang memasuki fase menopause diperkirakan mencapai 1,94 milyar orang. Populasi wanita yang mengalami menopause di dunia mencapai 894 juta orang dan diperkirakan pada tahun 2030 mendatang jumlah perempuan di dunia yang memasuki masa menopause akan mencapai 1,2 milyar orang. Jenis penelitian adalah survey analitik serta desain penelitian yang digunakan adalah crosssectional dengan jumlah populasi 144 orang dengan sampel sebanyak 60 orang dan teknik pengambilan sampel adalah sismatik random sampling. Pengumpulan berupa kuisioner yang dibagikan pada seluruh ibu yang berusia 45-59 tahun di Desa Pulau Rengas Ulu wilayah kerja puskesmas Bangko Barat. Proses analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan metode komputerisasi dan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian didapatkan ada hubungan antara sikap ibu (p=0,00), dukungan suami (p=0,009) terhadap kesiapan ibu menghadapi masa menopause (p=0,144). Diharapkan puskesmas Bangko Barat dapat meningkatkan pnyuluhan dan akan direncanakan puskesmas Bangko Barat pada tahun 2023 akan membuat RPK penyuluhan kepada ibu yang berusia 45-59 tahun tentang penyuluhan kesiapan ibu menghadapi masa menopause dan bekerja sama dengan tim lansia puskesmas, bidan serta kader
HUBUNGAN SELF MANAGEMENT/MANAJEMEN DIRI DENGAN STATUS TEKANAN DARAH PASIEN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA KLINIK INTERNATIONAL SOS KALIMANTAN TIMUR TAHUN 2023 Nurhayati; Marinawati Ginting
Nightingale: Journal of Nursing Vol. 2 No. 2 (2023): Nightingale: Journal of Nursing
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyandang hipertensi di dunia meningkat setiap tahunnya. Ada sekitar 1,13 Miliar orang yang artinya 1 dari 3 orang di dunia terdiagnosis hipertensi. Sala satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan manajemen diri sehingga dalam meningkatkan keberhasilan dalam mengatasi hipertensi.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan desain cross sectional yang bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan self management dengan status tekanan darah pasien hipertensi di Wilayah Kerja Klinik International SOS Kalimantan Timur 2022. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita hipertensi dengan jumlah sampel 58 orang menggunakan proportional random sampling dengan uji chi-Square. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa self management pasien hipertensi berada dalam kategori baik sebanyak 36 orang (62,1 %), status tekanan darah pasien hipertensi berada dalam kategori terkontrol sebanyak 40 orang (69,0%), kategori tidak terkontrol sebanyak 18 orang (31,0%). Hasil uji statistik (Chi-Square) didapatkan bahwa p-value (0,005) < α (0,05) maka berarti terdapat hubungan yang bermakna antara manajemen diri dengan status tekanan darah pasien hipertensi di wilayah kerja Klinik Internasional SOS Kalimantan Timur Tahun 2023.Sebagai ujung tombak pemberi layanan, maka petugas kesehatan disarankan rutin melaksanakan monitoring dan evaluasi serta melakukan pemeriksaan secara berkala melalui kunjungan rumah untuk meningkatkan manajemen diri pasien hipertensi.
Pengetahuan Ibu, Dukungan Keluarga, dan Pencegahan ISPA pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Bahar IV Kabupaten Muaro Jambi Sri Utami; Triseptinora, Rica; Marinawati Ginting
Nightingale: Journal of Nursing Vol. 5 No. 1 (2026): Nightingale: Journal of Nursing
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: ISPA merupakan penyakit yang menyebabkan kematian dan kesakitan tertinggi pada anak yaitu sebanyak 4.25 juta setiap tahunnya. ISPA yang tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan komplikasi yang lebih serius. Salah satu komplikasi yang paling sering terjadi dan berbahaya dari penyakit ISPA adalah pneumonia. Oleh sebab itu pengetahuan ibu dan dukungan keluarga sangat dibutuhkan dalam upaya pencegahan ISPA pada baita. Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif korelasi dengan desain penelitian cross sectional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu dan dukungan keluarga terhadap upaya pencegahan ISPA pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Bahar IV Kabupaten Muaro Jambi Tahun 2023. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki balita di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Bahar IV Kabupaten Muaro Jambi sebanyak 3103 responden dengan sampel 61 responden. Penelitian ini dilakukan pada pada tanggal 26 - 31 Agustus 2025 di Wilayah Kerja Sungai Bahar IV K Muaro Jambi. Tehnik pengambilan sampel purposive sampling. Uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji chi square. Hasil: Sebagian besar memiliki pengetahuan yang baik tentang upaya pencegahan ISPA pada balita sebanyak 30 (49,2%),  dukungan keluarga yang baik 39 (63,9%),  upaya pencegahan ISPA pada balita sebanyak 31 (67,2%). Ada hubungan pengetahuan dan dukungan keluarga  dengan upaya pencegahan ISPA pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Bahar IV Kabupaten Muaro Jambi dimana p-value   = 0,000 (<0,05) Pengetahuan ibu dan dukungan keluarga sangat dibutuhkan dalam upaya pencegahan ISPA pada baita. Diharapkan kepada petugas kesehatan di Puskesmas dapat memberikan penyuluhan tentang pengetahuan Ibu dan dukungan keluarga tentang upaya pencegahan ISPA pada balita.