Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Analisis Alih Fungsi Lahan Pertanian Menjadi Penambangan Emas di Nagari Mundam Sakti Kabupaten Sijunjung Fahreza, Febriano; Dasrizal, Dasrizal; Ulni, Arie Zella Putra
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 5 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i5.3334

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya perubahan alih fungsi lahan pertanian menjadi lahan pertambangan emas di Nagari Mundam Sakti, Kabupaten Sijunjung. Perubahan ini menimbulkan kekhawatiran terhadap dampak sosial dan ekonomi yang terjadi di masyarakat. Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola persebaran alih fungsi lahan, dampak sosial terhadap masyarakat, serta dampak ekonomi kegiatan tambang terhadap kesejahteraan masyarakat lokal. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, dengan populasi sebanyak 771 Kepala Keluarga (KK) dan jumlah sampel 168 KK yang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Penelitian ini mengkaji perubahan penggunaan lahan antara tahun 2015 hingga 2023 untuk melihat dinamika pemanfaatan lahan. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan signifikan pada lahan belukar, dari 2.390,2 hektar pada tahun 2015 menjadi 765 hektar pada tahun 2023. Sementara itu, lahan pertanian kering meningkat dari 1.211,1 hektar menjadi 2.324 hektar. Lahan pertanian campuran juga mengalami kenaikan dari 46 hektar menjadi 67,8 hektar. Di sisi lain, lahan sawah mengalami penurunan luas dari 365 hektar menjadi 202,7 hektar. Pada tahun 2023, tercatat pula adanya lahan terbuka atau lahan tambang seluas 234,9 hektar. Perubahan-perubahan ini memperlihatkan dampak nyata dari aktivitas pertambangan emas terhadap struktur penggunaan lahan di wilayah tersebut.
Spatio-Cultural Wisdom In Disaster Mitigation: Dual-Hazard Adaptation In The Minangkabau Highlands Of Indonesia Juita, Erna; Dasrizal, Dasrizal; Ibrahim, Mohd Hairy; Ulni, Arie Zella Putra; nefilinda, nefilinda
Jurnal Mamangan Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Ilmu Sosial Mamangan Accredited 2 (SK Dirjen Ristek Dikti No. 0173/C3/DT
Publisher : LPPM Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/mamangan.v14i2.9981

Abstract

Indonesia’s disaster mitigation policies have historically relied on technocratic paradigms that often marginalize indigenous knowledge. The research specifically aims to document, analyze, and critically interpret the operationalization of indigenous knowledge across the phases of disaster management: pre-disaster, during-disaster, and post-disaster. Guided by the social-ecological systems theory and cultural resilience framework, a qualitative descriptive approach was employed. Data were collected through field observations, in-depth interviews with community leaders and traditional authorities, and textual analysis of oral and written adat sources. A spatial vulnerability assessment was conducted to contextualize practices within the region’s geomorphological risks. The findings reveal a sophisticated, multi-layered system of risk mitigation embedded in local architecture (e.g., elevated rumah gadang), hydrological infrastructure (tabek, parit nagari), ecological zoning (rimbo larangan), and socio-religious governance (Tigo Tungku Sajarangan). These practices demonstrate high spatial adaptability and cultural coherence but show signs of erosion due to modernization, land-use change, and weakening intergenerational transmission. This study concludes that effective disaster mitigation in high-risk landscapes must transcend engineering-based approaches by integrating indigenous knowledge, normative values, and spatial-cultural contexts into formal disaster risk reduction frameworks. The novelty of this research lies in its holistic documentation of dual-hazard mitigation practices and its proposal of a spatio-cultural corrective to Indonesia’s predominantly technocratic disaster governance.
Analisis Spasial Daerah Rawan Longsor di Kecamatan Lembah Segar Kota Sawahlunto Ningsih, Audia Yosta; Juita, Erna; Ulni, Arie Zella Putra
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 3 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i3.800

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data, mengelolah, menganalisis serta membahas Analisis Spasial Daerah Rawan Longsor di Kecamatan Lembah Segar Kota Sawahlunto dilihat dari: 1) Distribusi sebaran titik rawan longsor di Kecamatan Lembah Segar Kota Sawahlunto 2) Tingkat rawan tanah longsor di Kecamatan Lembah Segar Kota Sawahlunto 3) Upaya penanggulangan bencana tanah longsor di Kecamatan Lembah Segar Kota Sawahlunto. Jenis penelitian Mixed Research, pengambilan sampel pada penelitisn ini yaitu dengan memakai teknik sampel area (area sampling), dimana setiap daerah dikelompokkan menurut kriteria tertentu, yang diperoleh dari overlay antara peta kemirigan lereng dan curah. Sedangkan data kualitatif di ambil di ambil sesuai porpsif sampling yaitu : BPBD, Masyarakat dan kelompok siaga bencana di daerah penelitian. Hasil penelitian menjelaskan bahwa: 1) Distibusi spasial daerah rawan tanah di Kecamatan Lembah Segar Kota Sawahlunto di tentukan oleh persebaran titik rawan tanah longsor yang ditemukan pada tahun 2021 sebanyak 29 titik kejadian, pada tahun 2022 sebanyak 39 titik kejadian dan pada tahun 2023 sebanyak 60 titik kejadian. 2) Tingkat kerawanan daerah bencana tanah longsor di Kecamatan Lembah Segar bahwasanya dari hasil overlay terdapat tiga tingkat keraanan tanah longsor seperti Lahan sangat stabil (Rendah), Lahan agak tidak stabil (Sedang) dan Lahan tidak stabil (Tinggi) Upaya penanggulangan bencana tanah longsor di Kecamatan Lembah Segar Kota sawahlunto Upaya yang dilakukan dengan mengadakan program Desa Tangguh Bencana dengan program ini dapat melindungi masyaraat dari bahaya dari dampak bencana.
Analisis Potensi Unggulan di Kabupaten Dharmasraya Dewi, Tiara Kurnia; Nefilinda, Nefilinda; Ulni, Arie Zella Putra
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 3 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i3.940

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis tentang potensi unggulan Kabupaten Dharmasraya tahun 2019-2023, peta potensi unggulan Kbaupaten Dharmasraya tahun 2019-2023 dan Arah Kebijakan pemerintah Kabupaten Dharmasraya terkait potensi unggulan tahun 2019-2023. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian ini menggunakan jenis penelitian mixed method (kuantitatif dan kualitatif). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Dharmasraya. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling dengan sample seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Dharmasraya. Hasil penelitian adalah 1) Potensi unggulan Kabupaten Dharmasraya tahun 2019-2023 dengan menggunakan analisis Location Quotient diperoleh tujuh sektor basis meliputi sektor Pertanian, kehutanan dan perikanan, sektor pertambangan dan penggalian, sektor konstruksi, sektor informasi dan komunikasi, serta sektor administrai pemerintah, pertahanandan jaminan sosial, serta sektor jasa kesehatan dan kegitan sosial dan sepuluh sektor non basis meliputi sektor industri pengolahan, sektor pengadaan listrik dan gas, sektor pengadaan air, pengelolaan sampah, limbah dan daur ulang, sektor perdagangan besar, eceran, reparasi; mobil dan sepeda motor, sektor transportasi dan pergudangan, sektor penyediaan akomodasi dan makan minum, sektor jasa keuangan dan asuransi, sektor jasa perusahaan, sektor jasa pendidikan; serta sektor jasa lainnya. 2) Peta potensi unggulan Kabupaten Dharmasraya tahun 2019-2023. 3) Arah kebijakan pemerintah dengan analisis SWOT, Kabupaten Dharmasraya menunjukkan kekuatan yang signifikan dalam beberapa area kunci, seperti sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan. Visi dan misi pemerintah yang jelas dalam sektor-sektor ini memperkuat posisi Kabupaten Dharmasraya sebagai daerah dengan spesialisasi yang lebih tinggi dibandingkan dengan Provinsi Sumatera Barat bahwa Kabupaten Dharmasraya memiliki fondasi yang kuat untuk kebijakan dan program unggulan daerah, serta memiliki strategi untuk mengahadapi kelemahan dan ancamannya.
Sosialisasi Dampak Konversi Lahan terhadap Perubahan Iklim di Nagari Sungai Durian Padang Pariaman Ulni, Arie Zella Putra; Afrital Rezki; Erna Juita; Dasrizal; Elvi Zuriyani
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol 2 No 2 (2023)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v2i2.334

Abstract

The initial survey in Nagari Sungai Durian found that there are many forms of land use. Each of these land uses is closely related to one another. This shows that there are good practices in land management. The purpose of this community service activity is to increase the knowledge and abilities of partners in knowing the impact of land conversion. Increasing public knowledge on global climate change disasters. This service activity is carried out by delivering material to the public about the impact of land conversion on climate change. The results of community service activities are as follows: 1). The community already knows the impact of converting their agricultural land. The impact is felt not only on them alone but globally. 2). The impact of conversion of agricultural land is generally very large in the social and economic fields. The result of this socialization is that the community is ready to protect their agricultural land to reduce climate change.
Analisis Bencana Gempa Bumi di Malampah Kecamatan Tigo Nagari Kabupaten Pasaman Ultari, Yola; Juita, Erna; Ulni, Arie Zella Putra
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi adanya kerusakan Fisik, dan ekonomi masyrakat pasca bencana gempa bumi di Nagari Malampah tahun 2022. Jenis penelitian yang digunakan kuantitatif, populasi di wialyah Kecamatan Tigo Nagari, teknik pengambilan sampel secara random yaitu area yang terdampak gempa dan teknik analisis data adalah analisis Sig serta analisis Kerusakan Ekonomi. Hasil penelitian 1) Kerusakan Fisik pasca bencana gempa bumi di Nagari Malampah tahun 2022 dari segi bangunan rumah yang berjumlah 24 Bangunan Rumah yang paling tinggi di kategori Ringan sebanyak 46% dan yang terendah pada kategori barat sebanyak 25%. Kerusakan sarana dan prasarana di jumpai di Nagari Malampah diantaranya berjumlah 2 yaitu Sekolah SD 4 Siparayo dan SD N 15 Malampah Utara kategori Berat kerusakan Fasilitas Umum kategori Berat di jumpai di Nagari Malampah diantaranya berjumlah 3 Fasilitas dianataranya Fasilitas Jembatan berjunlah 2 (Jembatan durian Tampak dan Jembatan Batang Tapa) dengan persentase 40%, Fasilitas Tempat Ibadah berjumlah 2 (Mesjid Nurul Iman dan Mushollah) dengan persentase 40% dan Fasilitas Kesehatan berjumlah 1 (Puskesmas pembantu. 2) Kerusakan Ekonomi masyarakat pasca gempa bumi di Nagari Malampah tahun 2022. Berdasarkan kerusakan lahan Jagung kerusakan atau kerugian Rp. 861.000.000, Kerusakan lahan padi mengalami kerusakan atau kerugian Rp. 125.000.000 dan Kerusakan lahan sawit kerusakan atau kerugian Rp. 672.000.000 dan Kerusakan Lahan Kerbau kerusakan atau Kerugian Rp.60.000.000.
A Penggunaan Teknologi Geospasial Untuk Pengembangan Desa Wisata Perkampungan Adat Di Nagari Sijunjung Elsa Rimanda Putri; Arie Zella Putra Ulni; Rika Despica
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.31906

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Menganalisis potensi Desa Wisata Perkampungan Adat di Nagari Sijunjung, 2) Memetakan potensi wisata berdasarkan hasil analisis ODTWA dengan memanfaatkan teknologi geospasial, 3) Memetakan rute akses menuju kawasan wisata, dan 4) Mengidentifikasi tantangan dalam pengembangan desa wisata. Jenis penelitian yang digunakan adalah mixed method dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif berbasis spasial. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, penyebaran angket, dokumentasi, serta pemetaan menggunakan citra dan GPS. Analisis kuantitatif dilakukan berdasarkan standar ADO-ODTWA, sedangkan analisis kualitatif menggunakan pendekatan SWOT dan metode Miles & Huberman. Pengolahan data spasial dilakukan menggunakan ArcGIS 10.8. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi Desa Wisata Perkampungan Adat berada pada kategori potensial dengan indeks kelayakan sebesar 78,9%. Aspek unggulan meliputi daya tarik budaya, lingkungan alami, dan pelestarian rumah gadang. Namun, aspek akomodasi dan pemasaran masih tergolong sedang. Pemetaan potensi berhasil divisualisasikan dalam bentuk peta tematik. Pemetaan rute menunjukkan aksesibilitas utama dari ibu kota provinsi dan kabupaten, dengan kondisi jalan yang cukup baik. Tantangan yang dihadapi mencakup rendahnya partisipasi masyarakat, keterbatasan fasilitas, serta belum optimalnya pelatihan dan promosi digital. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan kapasitas lokal dan strategi berbasis geospasial dalam pengembangan pariwisata budaya yang berkelanjutan. Kata Kunci: Desa Wisata, Geospasial, Potensi Budaya,ODTWA
Spatial Analysis of Healthcare Facilities in Mersam Subdistrict Susana, Neti; Ulni, Arie Zella Putra; Zuriyani, Elvi
Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 12, No 2 (2024): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpg.v12i2.30913

Abstract

This study aims to assess and analyze healthcare facilities in the Mersam Subdistrict. The research employs a descriptive quantitative approach, utilizing a regional study design with a spatial analysis based on Geographic Information System (GIS) software. The author seeks to understand the distribution, accessibility, and performance of these healthcare facilities. The Mersam Subdistrict serves as the population unit for this research. The findings reveal that the distribution of healthcare facilities in the Mersam Subdistrict includes community health centers (Puskesmas), assistant community health centers (Puskesmas Pembantu), and village health posts (Poskesdes). Accessibility to these healthcare facilities is defined as 3,000 meters for Puskesmas, 1,500 meters for Puskesmas Pembantu, and 1,000 meters for Poskesdes. These radii are established based on the Indonesian National Standards (SNI) 03-1733-2004 regarding the planning of urban residential environments. The analysis indicates that the facilities can be accessed effectively by the community. Performance assessments of the healthcare facilities in Mersam, derived from questionnaire surveys, reveal mixed levels of satisfaction among the public. For the Puskesmas, the satisfaction survey indicates positive feedback for Mersam Puskesmas. Among the assistant community health centers, Mersam Pustu received satisfactory ratings, while Belanti Jaya Pustu received a rating of dissatisfaction. The village health posts (Poskesdes) predominantly indicated a level of dissatisfaction among users.Keywords: Distribution; Affordability; Performance of Health Facilities
ANALISIS PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DI KECEMATAN LUBUK BASUNG PERIODE 1989,1999,2009,2019 Sari, Yoli Permata; Dasrizal, Dasrizal; Ulni, Arie Zella Putra
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.34302

Abstract

Penelitian ini bertujuan agar dapat mengetahui perubahan penggunaan lahan tahun 1989, 1999, 2009, 2019 di kecamatan lubuk basung. Jenis penelitian ini adalah penelitian Deskriptif menggunakan metode pengambilan citra satelit. Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah penggunaan lahan di kecamatan lubuk basung. Sampel satuan pemetaan dalam penelitian ini adalah perubahan penggunaan lahan periode 1989, 1999, 2009, 2019. Hasil penelitian ditemui:1) Penggunaan Lahan di Kecamatan Lubuk Basung Tahun 1989, Penggunaan Lahan Tahun 1989 yang paling luas Sawah 1.0272 ha, seterusnya Perkebunan 689,20 ha, seterusnyaPermukiman 120,89 ha, dan Hutan 3.029 ha. 2) Penggunaan Lahan tahun 1999 yang Paling Luas Hutan Lahan Kering Sekunder 1594 ha, Pertanian Lahan Kering 1490 ha, sawah 1280 ha, Permukiman 1594 ha, 3) Penggunaan Lahan di Kecamatan Lubuk Basung Tahun 2009 Penggunaan Lahan tahun 2009 paling Luas Hutan Lahan Kering Sekunder 2482.19 ha, seterusnya Pertanian Lahan Kering 1250 ha, seterusnya Sawah 642,38 ha, seterusnya Permukiman 71,16 ha, seterusnya Perkebunan 324,08 ha, seterusnya Tanah Terbuka 8,85 ha. 4) Penggunaan Lahan di Lubuk Basung Tahun 2019, Penggunaan Lahan tahun 2019 yang Paling Luas Hutan Lahan Kering Sekunder 1594 ha, seterusnya Pertanian Lahan Kering 1490 ha, seterusnya sawah 1280 ha, seterusnya Permukiman 1594 ha, seterusnya tanah terbuka 27.05 ha, seterusnya perkebunan 542,19 ha. 5) Perubahan penggunaan lahan yang sangat penting adalah perubahan penggunaan lahan pertanian menjadi non pertanian. Bila ini berlangsung secara terus menerus, akan berakibat buruk bagi pengembangan sektor pertanian karena semakin besarnya penusutan lahan pertanian akan berakibat pada penurunan produktifitas pangan
ANALISIS LAHAN PERKEBUNAN KELAPA SAWIT DI KECAMATAN SUNGAI BEREMAS KABUPATEN PASAMAN BARAT TAHUN 2013-2023 Hafiz, Muhammad; Putri, Rozana Eka; Ulni, Arie Zella Putra
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.40517

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui laju pertumbuhan lahan perkebunan kelapa sawit, faktor yang mempengaruhi dan dampak laju pertumbuhan kelapa sawit di Kecamatan Sungai Beremas  Kabupaten Pasaman Barat.Jenis penelitian ini menggunakan metode mix method. Teknik analisis data menggunakan layout ArcGis, laju pertumbuhan, rata-rata, reduksi, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Laju pertumbuhan yang mengalami laju pertumbuhan sangat pesat adalah pada tahun 2021 yaitu sebesar 11%.  pada tahun 2013 laju pertumbuhan 0%, tahun 2014 tingkat laju pertumbuhan lahan sebesar 1,05%, tahun 2015 tingkat laju pertumbuhan lahan sebesar 0,59%, tahun 2016 tingkat laju pertumbuhan lahan sebesar 0,03%, tahun 2017 hingga tahun 2018 tidak mengalami pertambahan luas lahan. Pada tahun 2019 tingkat laju pertumbuhan lahan sebesar 5,46% dan pada tahun 2020 tidak mengalami pertambahan luas lahan. Pada tahun 2021 tingkat laju pertumbuhan lahan sebesar 11% dan pada tahun 2022 hingga tahun 2023 tidak mengalami pertambahan luas lahan kelapa sawit. 2) Faktor yang mempengaruhi laju pertumbuhan lahan perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Sungai Beremas adalah pada harga sawit yang ditentukan pada perbedaan umur tanaman sawit yang,mana harga sawit yang lebih mahal berada pada sawit dengan umur tanam 10-20 tahun, kemudia luas lahan sawit yang selalu mengalami pengluasan dari tahun 2013 hingga 2023, kemudian untuk segi kemirngan lerengnya Kecamatan Sungai Beremas memiliki lereng dan ktinggian  lahan yang ideal untuk perkebunan kelapa sawit karena Kecamatan Sungai Beremas lebih di dominasi oleh lahan yang sangat landai yaitu seluas 17.760,3971 Ha dengan ketinggian 100 Meter dan ketinggian lahan 200 Meter dengan kemiringan lereng 2-15% yaitu lereng yang landai dengan lahan seluas 16.639,3869 Ha. 3) Perkebunan kelapa sawit memberikan dampak yang sangat membantu terhadap perekomian masyarakat petani sawit di Kecamatan Sungai Beremas, pada mulanya banyak petani sawit yang dulunya menanam lahannya dengan tanaman kopi, teh, karet, dan cengkeh. Kemudian masyarakat beralih kepada tanaman kelapa sawit karena merasa penghasilan dari penjualan kelapa sawit lebih menguntungkan daripada tanaman lain. Kemudian dampaknya terhadap lingkungan adalah adanya pencemaran terhadap udara, air dan hutan.