Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Berkala Ilmiah Pendidikan

Teori Belajar Kognitivisme Robert M. Gagne dalam Pandangan Islam Pratama, Yoga Anjas
Berkala Ilmiah Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2024): Berkala Ilmiah Pendidikan
Publisher : Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/bip.v4i1.998

Abstract

Teori belajar kognitivisme Robert M. Gagme dapat digunakan untuk membantu guru/pendidik dan peserta didik dalam mencapai tujuan pembelajaran, akan tetapi hal ini menimbulkan pertanyaan bagaimana pandangan Islam terkait teori belajar Robert M. Gagne, apakah sudah sejalan dengan ajaran/pandangan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan Islam terhadap teori belajar kognitivisme Robert M. Gagne. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan yang dianalisis menggunakan analisis konten dengan sumber datanya, berupa: buku, artikel, dokumen dan sumber kepustakaan lainnya. Hasil penelitian ini menemukan bahwa: (1) Teori belajar kognitivisme Robert M. Gagne sejalan dengan pandangan agama Islam, hal ini didasarkan atas adanya ayat-ayat alquran yang berkaitan dan mendukung teori belajar kognitivisme Robert M. Gagne (2) Teori belajar kognitivisme Robert M. Gagne merupakan sumbangsih pengetahuan yang dapat digunakan oleh guru/pendidik dan peserta didik dalam membantu mencapai tujuan pembelajaran di sekolah/madrasah.
Bibliometric Analysis of the Integration of Da'wah Values and Digital Literacy in Formal Islamic Education in Yogyakarta 2020-2024 Wicaksono, Ardhitya Furqon; Pratama, Yoga Anjas; Rahayu, Katty Febriliani; Waris, Abdul
Berkala Ilmiah Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): Berkala Ilmiah Pendidikan
Publisher : Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/bip.v5i1.1371

Abstract

The rapid digital transformation has significantly reshaped education, communication, and religious practices, including the landscape of formal Islamic education. Traditional da’wah methods, such as mosque-based preaching, are increasingly supplanted by digital platforms like social media and podcasts, necessitating innovative approaches to engage Millennials (born 1981-1996) and Generation Z (born 1997-2012). This study maps trends in the integration of da’wah values and digital literacy within Yogyakarta’s Islamic education system from 2020 to 2024 through a bibliometric analysis guided by the PRISMA protocol. From an initial pool of 150 articles retrieved from Scopus, SINTA, and Google Scholar, 68 were included following rigorous screening and eligibility assessment. Findings indicate a publication surge in 2022, reflecting accelerated post-pandemic digital adoption. TikTok and Instagram emerged as the dominant platforms for digital da’wah (featured in 65% of studies), displacing conventional preaching methods. While many madrasahs have begun integrating digital literacy into curricula, 45% still lack technical implementation guidelines, and only 30% of studies discuss educator training initiatives. Bibliometric mapping highlights strong thematic linkages between “digital da’wah,” “Islamic education transformation,” and “social media,” signalling a pedagogical paradigm shift. However, the scarcity of evaluative studies (only 8%) reveals a critical need for field-based research to assess the effectiveness of these digital strategies. This study offers a systematic literature foundation to inform curriculum design and advocates for collaborative policymaking among educators, scholars, and government bodies to advance digitally responsive Islamic education.