Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Relevansi Teori Belajar Behaviorisme Terhadap Pendidikan Agama Islam Pratama, Yoga Anjas
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol 4 No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.867 KB) | DOI: 10.25299/al-thariqah.2019.vol4(1).2718

Abstract

Teori belajar behaviorisme dapat digunakan untuk membantu proses pembelajaran. Namun diketahui bahwa banyak percobaan dalam teori behaviorisme dilakukan dengan menggunnakan hewan sehingga menimbulkan pertanyaan, apakah teori belajar behaviorisme sejalan dengan ajaran agama Islam dan dapat digunakan dalam Pendidikan Islam. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan yang dianalisis dengan menggunakan teknik analisis konten. Hasil dari penelitian ini adalah ditemukan adanya relevansi antara teori belajar behaviorisme terhadap pendidikan Islam, sebagai berikut: (1) Teori belajar behaviorsime dapat digunakan untuk membantu proses pembelajaran pendidikan Islam (2) Teori belajar behaviorsime merupakan teori belajar yang sejalan/berkaitan dengan ajaran agama Islam (3) Adanya pengkondisian (clasical conditioning), pengulangan dan penguatan dalam teori behaviorsime yang juga digunakan dalam pembelajaran pendidikan Islam (4) Teori belajar behaviorsime menurut Edward Lee Thorndike mengandung empat hukum, yaitu: law of radiness (hukum kesiapan), law of exercise (hukum latihan), law of effect (hukum latihan), dan law of attitude (hukum sikap), yang sejalan/berkaitan dengan proses pembelajaran pedidikan Islam. Kata Kunci: Relevansi, Teori Belajar Behaviorisme, Pendidikan Islam
Relevansi Teori Belajar Behaviorisme Terhadap Pendidikan Agama Islam Yoga Anjas Pratama
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 4 No. 1 (2019): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.867 KB) | DOI: 10.25299/al-thariqah.2019.vol4(1).2718

Abstract

Teori belajar behaviorisme dapat digunakan untuk membantu proses pembelajaran. Namun diketahui bahwa banyak percobaan dalam teori behaviorisme dilakukan dengan menggunnakan hewan sehingga menimbulkan pertanyaan, apakah teori belajar behaviorisme sejalan dengan ajaran agama Islam dan dapat digunakan dalam Pendidikan Islam. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan yang dianalisis dengan menggunakan teknik analisis konten. Hasil dari penelitian ini adalah ditemukan adanya relevansi antara teori belajar behaviorisme terhadap pendidikan Islam, sebagai berikut: (1) Teori belajar behaviorsime dapat digunakan untuk membantu proses pembelajaran pendidikan Islam (2) Teori belajar behaviorsime merupakan teori belajar yang sejalan/berkaitan dengan ajaran agama Islam (3) Adanya pengkondisian (clasical conditioning), pengulangan dan penguatan dalam teori behaviorsime yang juga digunakan dalam pembelajaran pendidikan Islam (4) Teori belajar behaviorsime menurut Edward Lee Thorndike mengandung empat hukum, yaitu: law of radiness (hukum kesiapan), law of exercise (hukum latihan), law of effect (hukum latihan), dan law of attitude (hukum sikap), yang sejalan/berkaitan dengan proses pembelajaran pedidikan Islam. Kata Kunci: Relevansi, Teori Belajar Behaviorisme, Pendidikan Islam
MEDIA KOMIK DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SDN 1 SUKABUMI BANDAR LAMPUNG Yoga Anjas Pratama
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 8, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jm.v8i2.4123

Abstract

This article discusses the use of comic media in improving student learning of class V in learning Islamic Religious Education in SDN 1 Sukabumi Bandar Lampung. Comic media is media in cartoon form expressing character and presented in story form. Comic media is a simple media, informative, educative and can increase the value of learning. Based on preliminary observation, it is known that the learning outcomes of learners in the learning of Islamic religious education are still low. This is caused by the lack of use of comic media in learning for it as a follow-up effort then conducted research on the use of comic media to improve student learning outcomes. This research is a classroom action research (PTK) conducted in two cycles. From the research conducted known that the use of comic media can improve learning outcomes of learners. This is based on learning outcomes obtained learners that at the time of pre-test obtained the number of classical mastery as much as 40% which increased to 71% in cycle I and increased again to 92% in cycle II.
Principal's Strategy in Developing Student’s Discipline Andrias Andrias; Yoga Anjas Pratama; Rinovian Rais; Muwahidah Nurhasanah; Afif Alfiyanto
Lectura : Jurnal Pendidikan Vol. 13 No. 2 (2022): Lectura: Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/lectura.v13i2.10585

Abstract

The purpose of this study was to determine the principal's strategy in fostering student discipline at 23 Palembang Junior High Schools and what are the supporting and inhibiting factors. This study uses a qualitative method. Informants in this study were principals, vice principals, teachers, students, and the community—data collection techniques through observation, interviews, and documentation methods. The data analysis technique uses data reduction, data presentation, verification, and checking of the validity of the data. The results showed that the principal in fostering student discipline at 23 Palembang Junior High Schools had several strategies, namely 1) the existence of clear disciplinary rules; 2) providing an excellent example to students; 3) providing coaching; 4) communication with parents of students, and 5) give sanctions to students who violate the rules of school rules.
The Five Main Values of Strengthening Character Education (PPK) in Umar bin Khattab Yoga Anjas Pratama
Journal of Contemporary Islamic Education Vol. 2 No. 2 (2022): Journal of Contemporary Islamic Education
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/jcie.v2i2.2599

Abstract

The value of character education is standards of human behavior in the life of society and the state. Ministry of Education and Culture of the Republic of Indonesia has declared five main values of strengthening character education (PPK) as the axis of education, namely: religious, nationalist, independent, mutual cooperation and integrity. These five values basically exist in Umar bin Khattab. For that in this research will be studied in more depth related the five main values of character education in Umar bin Khattab. This research is a library research conducted by means of descriptive analysis to data sources, in the form of: articles, books and related documents. The result of this research is that there are five values of character education in Umar bin Khattab, consist of: (1) Religious: attitude of fear and obedience to Allah's commands, love of nature and tolerance (2) Nationalist: excellent and achievers, appreciate achievements, obey the law and care about social (3) Independent: disciplined, hardworking and brave (4) Mutual cooperation: cooperation, helping each other and likes to consult (5) Integrity: love of truth, love of peace, fair, honest, responsible, gentle and generous.
Manajemen Pemasaran Pendidikan di MTs Al-Ikhlas Yoga Anjas Pratama; Wilda Widiawati; Ritman Hendra; Ahmad Fadil Mediwinata; Afif Alfiyanto
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.661 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.3741

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang manajemen pemasaran pendidikan yang dilakukan oleh MTs Al-Ikhlas, serta faktor yang mempengaruhinya. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan kunci dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, dan informan pendukungnya adalah tenaga pendidik, tenaga kependidikan, siswa dan masyarakat sekitar sekolah MTs Al-Ikhlas. Hasil peneltian ini menujukan bahwa MTs Al-Ikhlas telah menerapkan manajemen pemasaran pendidikan yang cukup baik, yaitu 1) beberapa program dan pelayanan yang ditawarkan dapat menarik minat masyarakat; 2) kegiatan promosi yang dilakukan sekolah cukup baik dan dibentuk tim khusus untuk mempromosikan pendidikan; dan 3) Kegiatan promosi yang dilakukan sekolah yaitu memasang spanduk, menyebar brosur, memasang iklan dan sosialisai ke sekolahan lain. Faktor pendukung pemasaran pendidikan, yaitu 1) memiliki biaya yang terjangkau; 2) kualitas tenaga pendidik dan kependidikan yang baik; dan 3) Lokasi yang strategis. Faktor penghambatnya, yaitu 1) ketatnya persaingan; dan 2) kurangnya dana untuk promosi pendidikan.
Implementasi Manajemen Pembelajaran Karakter Berbasis Total Quality Management Di SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta Yoga Anjas Pratama
Nidhomul Haq : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 4 No 1 (2019): Total Quality Management Islam
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Institut Pesantren KH Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/ndh.v4i1.184

Abstract

Character learning based on Total Quality Management is the process, transfer, habituation, and formation of character values by educators to students, which are carried out based on the total quality management concept, namely: quality, customer satisfaction, continuous improvement, and overall in all organizational components. This research is qualitative descriptive field research which is background by the high level of juvenile delinquency or moral deviation as a result of the lack of cultivation of character values in students. Therefore, in this study, the author took the location of research at Muhammadiyah 3 Middle School in Yogyakarta, who apply total quality management based character learning. From the research carried out found things, as follows: (1) Muhammadiyah 3 Middle School Yogyakarta has instilled and applied character values (religious, nationalist, independent, and mutual cooperation) through school activities (2) Muhammadiyah 3 Middle School Yogyakarta has implemented the concept of Total Quality Management in character learning (3) Muhammadiyah Middle School 3 Yogyakarta has implemented the 2013 curriculum in the character learning process based on Total Quality Management, which is adjusted to the learning steps, although basically there are still many who need continuous improvement efforts.
Manajemen Pemasaran Pendidikan di MTs Al-Ikhlas Pratama, Yoga Anjas; Widiawati, Wilda; Hendra, Ritman; Mediwinata, Ahmad Fadil; Alfiyanto, Afif
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.3741

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang manajemen pemasaran pendidikan yang dilakukan oleh MTs Al-Ikhlas, serta faktor yang mempengaruhinya. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan kunci dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, dan informan pendukungnya adalah tenaga pendidik, tenaga kependidikan, siswa dan masyarakat sekitar sekolah MTs Al-Ikhlas. Hasil peneltian ini menujukan bahwa MTs Al-Ikhlas telah menerapkan manajemen pemasaran pendidikan yang cukup baik, yaitu 1) beberapa program dan pelayanan yang ditawarkan dapat menarik minat masyarakat; 2) kegiatan promosi yang dilakukan sekolah cukup baik dan dibentuk tim khusus untuk mempromosikan pendidikan; dan 3) Kegiatan promosi yang dilakukan sekolah yaitu memasang spanduk, menyebar brosur, memasang iklan dan sosialisai ke sekolahan lain. Faktor pendukung pemasaran pendidikan, yaitu 1) memiliki biaya yang terjangkau; 2) kualitas tenaga pendidik dan kependidikan yang baik; dan 3) Lokasi yang strategis. Faktor penghambatnya, yaitu 1) ketatnya persaingan; dan 2) kurangnya dana untuk promosi pendidikan.
Student Perceptions of the Implementation of Ecampus in Islamic Religious Education Departments in Higher Education Sutrisna, Sutrisna; Nursikin, Mukh; Pratama, Yoga Anjas; Zuraida, Zuraida; Irawan, Dodi
Al-Hijr: Journal of Adulearn World Vol. 3 No. 3 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Hikmah Pariangan Batusangkar, West Sumatra, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55849/alhijr.v3i3.695

Abstract

The internet and all technological devices are currently an inseparable part of education and teaching, for this reason higher education institutions have a high enthusiasm for developing the use of technology in learning activities. The aim of this research was to increase knowledge for students and lecturers in the proper and correct use of Ecampus. The research method used is quantitative using interview and survey techniques. The results of this research show that student understanding increases when students' perceptions of the implementation of Ecampus in the Islamic religious education department in higher education are implemented. The conclusion of this research explains that Ecampus is very useful for students and lecturers in the learning process, especially in learning Islamic religious education in universities so that students can achievegcreativeAndproduce students who excel in using Ecampus. Therefore, in this research, the researcher only conducted research on student perceptions of the implementation of Ecampus in the Islamic religious education department in universities. The researcher hopes that future researchers can conduct research on student perceptions of the implementation of Ecampus in universities in the departmentWhichother.
Teori Belajar Kognitivisme Robert M. Gagne dalam Pandangan Islam Pratama, Yoga Anjas
Berkala Ilmiah Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2024): Berkala Ilmiah Pendidikan
Publisher : Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/bip.v4i1.998

Abstract

Teori belajar kognitivisme Robert M. Gagme dapat digunakan untuk membantu guru/pendidik dan peserta didik dalam mencapai tujuan pembelajaran, akan tetapi hal ini menimbulkan pertanyaan bagaimana pandangan Islam terkait teori belajar Robert M. Gagne, apakah sudah sejalan dengan ajaran/pandangan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan Islam terhadap teori belajar kognitivisme Robert M. Gagne. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan yang dianalisis menggunakan analisis konten dengan sumber datanya, berupa: buku, artikel, dokumen dan sumber kepustakaan lainnya. Hasil penelitian ini menemukan bahwa: (1) Teori belajar kognitivisme Robert M. Gagne sejalan dengan pandangan agama Islam, hal ini didasarkan atas adanya ayat-ayat alquran yang berkaitan dan mendukung teori belajar kognitivisme Robert M. Gagne (2) Teori belajar kognitivisme Robert M. Gagne merupakan sumbangsih pengetahuan yang dapat digunakan oleh guru/pendidik dan peserta didik dalam membantu mencapai tujuan pembelajaran di sekolah/madrasah.