Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Implementasi Dashboard Manajemen Sumber Daya Manusia Berbasis Digital untuk Meningkatkan Efektivitas Pengelolaan SDM pada UMKM Dana Azizah Rahmat; Achmad Kautsar; Hujjatullah Fazlurrahman; Muhammad Fajar Wahyudi Rahman; Diki Putra Setianto
Abimanyu : Jornal of Community Engagement Vol 7 No 2 (2026): August 2026 (In Press)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan sumber daya manusia (SDM) yang efektif menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan UMKM. Namun, banyak UMKM masih menghadapi kendala dalam pengelolaan data karyawan, kehadiran, penggajian, pelatihan, dan penilaian kinerja yang masih dilakukan secara manual. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan pada UMKM di Kabupaten Mojokerto dengan tujuan meningkatkan kapasitas pelaku usaha dalam mengelola SDM melalui pemanfaatan Dashboard SDM berbasis digital. Metode yang digunakan meliputi identifikasi kebutuhan, pelatihan manajemen SDM, praktik penggunaan dashboard, serta pendampingan implementasi. Dashboard yang dikembangkan mengintegrasikan data karyawan, kehadiran, cuti, penggajian, pelatihan, dan kinerja dalam satu sistem yang mudah digunakan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu mengoperasikan dashboard untuk mendukung administrasi dan monitoring SDM secara lebih terstruktur, cepat, dan akurat. Implementasi dashboard juga meningkatkan pemahaman peserta mengenai pentingnya pengambilan keputusan berbasis data dalam pengelolaan SDM. Kegiatan ini menunjukkan bahwa digitalisasi manajemen SDM dapat menjadi solusi praktis untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan sumber daya manusia pada UMKM.
Simulasi Agent-Based Modelling dalam Dinamika Kepercayaan Konsumen: Perbandingan UMKM dan Brand Besar di Marketplace Digital Firda Barit Junia; Dana Azizah Rahmat; Dhiyan Septa Wihara; Ratih Amelia
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 6: September 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i6.20102

Abstract

Kepercayaan konsumen merupakan faktor yang kritis yang menentukan daya saing UMKM di marketplace digital, namun dinamikanya terhadap Brand Besar belum dipahami secara komprehensif menggunakan pendekatan simulasi. Penelitian ini mengembangkan model Agent-Based Modelling (ABM) berbasis NetLogo untuk menganalisis dinamika kepercayaan konsumen antara UMKM dan Brand Besar dengan mempertimbangkan variabel kualitas ulasan dan asimetri informasi. Model disimulasikan menggunakan ratusan agen konsumen melalui beberapa skenario eksperimen dengan run independen yang bervariasi. Hasil simulasi menunjukkan bahwa asimetri informasi tinggi menyebabkan erosi kepercayaan yang progresif pada UMKM, sementara Brand Besar secara konsisten mendominasi dengan nilai kepercayaan mendekati saturasi. Sebaliknya, kombinasi asimetri informasi rendah dan kualitas ulasan tinggi secara sinergis mempercepat difusi kepercayaan melalui interaksi social antar konsumen, memungkinkan UMKM untuk secara bertahap mendekati paritas kepercayaan dengan Brand Besar. Temuan ini mengimplikasikan bahwa platform digital dan pembuat kebijakan perlu merancang ekosistem yang mendorong transparansi informasi dan kualitas ulasan sebagai strategi berkelanjutan untuk memperkuat daya saing UMKM di pasar digital.
The Mediating Role of Player Satisfaction on User Experience, Digital Subculture, and Retention in Gacha Games Hizkia Wiratara Wardana; Dana Azizah Rahmat; Reifaldi Dwiky Harniansyah; Ahmad Naufal Putra Azzamroni
Journal of Business Management Vol. 4 No. 1 (2026): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jobm.v4i1.226

Abstract

Player retention is a strategic priority in gacha games, yet interface quality alone cannot fully explain why players continue to engage. This study examines how Digital Subculture Perception and Digital User Experience shape Player Retention, with Player Satisfaction as a mediating mechanism. A quantitative explanatory design was applied using cross-sectional survey data from 81 valid gacha game player cases in Indonesia, analysed with Partial Least Squares Structural Equation Modelling (PLS-SEM). Results show that both Digital Subculture Perception and Digital User Experience have positive and significant effects on Player Satisfaction, which subsequently increases Player Retention. Digital Subculture Perception also exerts a direct effect on Player Retention, whereas Digital User Experience does not. Mediation analysis indicates that Player Satisfaction fully mediates the effect of Digital User Experience on Player Retention and partially mediates the effect of Digital Subculture Perception. These findings suggest that retention strategies should combine stable, enjoyable digital experiences with community identity, symbolic belonging, and fandom rituals rather than relying on interface quality alone. This research contributes an integrated mediation model linking digital subculture and user experience to gacha game retention within the Indonesian player-community context.
SIMULASI PENGARUH INTERAKSI SOSIAL DAN KONTROL DIRI KOLEKTIF TERHADAP PERILAKU BOROS DALAM EKOSISTEM CASHLESS MENGGUNAKAN PENDEKATAN AGENT-BASED MODELLING Nabila Dwi Amalia; Dana Azizah Rahmat; Dhiyan Septa Wihara; Ratih Amelia
Bisnis-Net Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 9 No 2: SEPTEMBER 2026
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/7h63fx85

Abstract

The growth of digital payments in Indonesia has driven the emergence of a cashless ecosystem that offers convenience and transaction efficiency. However, this convenience also has the potential to increase consumerist behavior and impulsive purchases due to the reduced psychological barriers when making payments. In addition to digital promotions, consumption behavior within the cashless ecosystem is also influenced by social interaction and self-control. This study aims to analyze the influence of social interaction on the spread of wasteful behavior as well as the role of collective self-control in maintaining the stability of the cashless ecosystem. The study employs an Agent-Based Modeling (ABM) approach using NetLogo, varying the parameters of interaction radius and collective self-control. Simulation results show that increased social interaction accelerates the spread of wasteful behavior and increases the dominance of wasteful agents in the population. Conversely, higher levels of collective self-control can suppress the spread of wasteful behavior, reduce impulsive transactions, and maintain system stability. These findings indicate that consumption behavior in a cashless ecosystem is influenced not only by individual decisions but also by social interactions and collective control mechanisms within society.