Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa di SMP Negeri 2 Tapian Dolok Rezesa Febiola Simanjuntak; Lois Oinike Tambunan; Golda Novatrasio Sauduran
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.7797

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa di SMP Negeri 2 Tapian Dolok. Penelitian ini dilatarbelakangi dari kurang kurangnya kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas VIII dalam pembelajaran matematika yang akan mempengaruhi hasil belajar dan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal matematika. Melaksanakan proses pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran problem based learning (pbl) akan membuat siswa mampu belajar bermakna karena berorientasi kepada masalah yang dapat membangun pemahaman konsep matematis siswa dengan memecahkan masalah tersebut. Siswa juga akan belajar dengan aktif, dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan menumbuhkan inisiatif siswa dalam bekerja kelompok. Penelitian ini menggunakan metode Pre-experimental dengan desain penelitian yaitu One-group Pretest and Posttest Design. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 30 siswa pada kelas eksperimen. Pengumpulan data dilakukan dengan tes tertulis berupa soal uraian sebanyak 5 soal pretest dan 5 soal posttest. Dari hasil analisis data dengan menggunakan rumus Kolmogorov-Smirnov,diperoleh maka data dinyatakan berdistribusi normal. Uji-t dilakukan dengan uji Paired Sample T-tes dengan hasil perhitungan uji-t diperoleh bahwa terdapat perbedaan signifikan rata-rata nilai pretest (M = 5,333, SD = 2,249) dengan rata-rata nilai posttest yang diperoleh setelah proses pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dilakukan (M = 9,8667, SD = 4,006). Berdasarkan hasil uji-t diperoleh bahwa thitung bernilai 10,794 sedangkan ttabel sebesar 2,054. Karena 10,794 > 2,054 maka thitung > ttabel sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan dari model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa di SMP Negeri 2 Tapian dolok.
Pengaruh Model Pembelajaran Creative Problem Solving terhadap Kemampuan Penalaran Adaptif Matematis Siswa di kelas VIII SMP Swasta Trisakti Pematangsiantar Hanna Darwati Marbun; Theresia Monika Siahaan; Golda Novatrasio Sauduran
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.8009

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh model creative problem solving terhadap kemampuan penalaran adaptif matematis siswa dikelas VIII SMP Swasta Trisakti Pematangsiantar Pada materi fungsi. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah Quasi Eksperimental Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Swasta Trisakti Pematangsiantar dengan jumlah 60 siswa dan kelas IX SMP Swasta Trisakti Pematangsiantar dengan jumlah 60 siswa yang akan diteliti. Sampel dalam Penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Swasta Trisakti. Adapun teknik analisis data adalah uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Berdasarkan hasil teknik analisis data tes kemampuan penalaran adaptif matematis siswa dengan menggunakan uji t, diperoleh nilai thitung = 3.85 sedangkan ttabel = 2.042 sehingga thitung > ttabel yang berarti HO ditolak Ha diterima. Dengan ini dapat disimpulkan bahwa tes kemampuan penalaran adaptif matematis siswa dikelas eksperimen lebih tinggi dari kelas Kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Creative Problem Solving terhadap kemampuan penalaran adaptif matematis siswa dikelas VIII SMP Swasta Trisakti Pematangsiantar. Hal ini menunjukkan, bahwa kemampuan penalaran adaptif matematis siswa yang diajar dengan model pembelajaran Creative Problem Solving lebih tinggi dibandingkan kemampuan penalaran adaptif matematis siswa yang diajar dengan model pembelajaran konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek kemampuan penalaran adaptif paling menonjol yang dapat dikembangkan melalui model pembelajaran Creative Problem Solving adalah aspek induktif intuitif. Kedua aspek penalaran adaptif yaitu, induktif intuitif dan deduktif intuitif tersebut hampir seimbang dan tidak terlalu besar selisihnya. Model pembelajaran Creative Problem Solving dapat mengembangkan kemampuan penalaran adaptif matematis siswa. Model pembelajaran Creative Problem Solving dapat mewadahi perkembangan kemampuan penalaran adaptif matematis secara menyeluruh.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas VIII Yana Selvia Sipayung; Suprapto Manurung; Golda Novatrasio Sauduran
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8251

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis siswa di SMP Negeri 12 Pematangsiantar. Hal ini disebabkan oleh model yang digunakan oleh guru masih belum bervariasi dimana guru hanya menjelskan dan guru hanya mencatat tanpa melibatkan siswa aktif dalam pembelajaran. Dalam hal ini peneliti menggunakan model Problem Based Learning (PBL). Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII SMP Negeri 12 Pematangsiantar.Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain pre-eksperimental desain jenis The One Grup pretest-posstest design. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 12 pematangsiantar T.A 2022/2023, dan sampel dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas VIII-4 SMP Negeri 12 Pematangsiantar T.A 2022/2023 berjumlah 30 siswa Dari hasil analisis data diperoleh rata – rata hasil pretest 57,50 dan rata – rata posttest 80,33 artinya nilai rata – rata posstest lebih tinggi dari pada nilai pretest. Dari uji hipotesis diperoleh t hitung = 22,649 dan t tabel =2,756. Sehingga jika dikonsultasikan berdasarkan t tabel dengan taraf signifikasi 0,01 hasil menunjukkan bahwa 2,756 < 22,649. Artinya t hitung lebih besar dari t tabel. Sehingga dapat disimpulkan bahwa sangat berpengaruh secara signifikan antara model model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa di kelas VIII SMP Negeri 12 Pematangsiantar T.A 2022/2023. Hal ini diperkuat karena model Problem Based Learning (PBL) memiliki kelebihan dan tujuan yang mampu mengajak siswa untuk belajar lebih efektif dikarenakan mereka fokus pada pemecahan masalah serta siswa mampu untuk mengembangkan dirinya.
Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana hasil belajar matematika siswa yang menggunakan metode pembelajaran kooperatif tipe think talk write pada sistem persamaan linear dua variabel kelas VIII. Untuk mengetahui bagaimana hasil belajar mat Helena Sinta M. Hutagalung; Hotman Simbolon; Golda Novatrasio Sauduran
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8423

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana hasil belajar matematika siswa yang menggunakan metode pembelajaran kooperatif tipe think talk write pada sistem persamaan linear dua variabel kelas VIII. Untuk mengetahui bagaimana hasil belajar matematika siswa yang menggunakan metode Ekspositori pada materi sistem persamaan linear dua variabel kelas VIII. Untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika siswa yang menggunakan metode pembelajaran kooperatif tipe think talk write dengan metode pembelajaran ekspositori kelas VIII SMP Negeri 4 Pematangsiantar T.A 2022/2023. Dari hasil penelitian ini diperoleh hasil uji normalitas dengan menggunakan uji Liliefors. Ditemukan bahawa data hasil kedua kelompok berdistribusi normal. Dari uji homogenitas kelas memiliki varians yang homogendengan menggunakan uji homogenitas (uji F). Uji homogenitas Fhitung = 1,088509 < 1,8025 dengan ? = 0,05. Artinya kedua kelompok sampel homogen dari hasil analisis data diperoleh rataan = 18,90625 dan standart deviasi = 2,319057 untuk kelas eksperimen, serta rataan = 1,765625 dan standart deviasi = 2,223182 untuk kelas control. Artinya rata-rata dari standart deviasi siswa dikelas eksperimen lebih tinggi dari pada standart deviasi siswa dikelas control. Untuk uji selisih dua rataan diperoleh thitung = 2,21 dan ttabel = 1,9994 ternyata berada pada daerah kritik karena thitung > ttabel, sehingga rataan kedua sampel berbeda secara signifikan Berdarkan analisis data, dapat disimpulkan bahwa: ada perbedaan yang signifikan antar hasil belajar matimatika siswa yang menggunakan Metode Pembelajaran Kooperatif Tipe Think talk Write dengan Metode Pembelajaran Ekspositori pada materi sistem persamaan linear dua variabel (SPLDV) di kelas VIII SMP Negeri 4 Pematangsiantar T.A. 2022/2023.
Belajar Matematika Siswa Kelas VII SMP Negeri 6 Pematangsiantar T.A.2022/2023 Sio Siregar; Lasman Malau; Golda Novatrasio Sauduran Siregar
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8663

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah hubungan yang positif dan signifikan antara: (1) motivasi belajar dengan prestasi belajar matematika (2) lingkungan belajar dengan prestasi belajar matematika (3) motivasi belajar dan lingkungan belajar dengan prestasi belajar matematika. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 6 Pematangsiantar sebanyak 175 orang dengan sampel sebanyak 32 orang. Pengambilan sampel menggunakan Teknik random sampling. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah metode angket dan tes. Uji prasyaratan yang digunakan adalah uji normalitas dan uji linearitas. Teknik analisis data menggunakan korelasi product moment. Hasil Penelitian pada korelasi dengan ?=5% menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif: (1) motivasi belajar terhadap prestasi belajar matematika yaitu sebesar sig.0,000 < 0,05 dan r = 0,977. (2) hubungan yang positif dan signifikan antara lingkungan belajar terhadap prestasi belajar matematika siswa dengan nilai sig. 0,000 < 0,05 dan r = 404 dan (3) hubungan yang positif dan signifikan antara motivasi belajar dan lingkungan belajar terhadap prestasi belajar matematika dengan (R) = 0,983 dan sig.= 0,000 Berdasarkan uraian tersebut disimpulkan bahwa motivasi belajar dan lingkungan belajar berhubungan besar terhadap prestasi belajar matematika siswa.
Pengaruh Model Pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa pada Materi SPLDV di SMP Negeri 1 Panei Siva Anastasia Munthe; Lois Oinike Tambunan; Golda Novatrasio Sauduran
Journal on Education Vol 5 No 2 (2023): Journal on Education: Volume 5 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v5i2.1163

Abstract

The purpose of this study was to find out whether there was an effect of the Creative Problem Solving (CPS) Learning Model on Students' Creative Thinking Ability in SPLDV Material at SMP Negeri 1 PANEI which consisted of 30 students. This study uses a type of quantitative research with the Pra-Experimental design research method. The population in this study was class VIII with 7 classes at SMP Negeri 1 PANEI with 210 students. The number of samples taken was 30 students, namely class VIII-E Data collection techniques used pre-test and post-test. The results of the study were to find out how much influence the Creative Problem Solving (CPS) Learning Model had on Students' Creative Thinking Ability in SPLDV Material at SMP Negeri 1 PANEI. The ability to think creatively based on the pre-test and post-test questions is high with an average score of 68,16 and 83,16.
Pengaruh Motivasi Belajar pada Pembelajaran Hybrid terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa di Kelas VIII SMP Swasta PTPN IV Bah Jambi t.a.2022/2023 Nur Intan Fazmi Ayu; Suprapto Manurung; Golda Novatrasio Sauduran
Journal on Education Vol 5 No 4 (2023): Journal on Education: Volume 5 Nomor 4 Mei-Agustus 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was conducted to pay attention to the low enthusiasm of students in students. This situation started with the Covid 19 situation that occurred from 2019 to 2022. This situation resulted in lessons at schools being carried out online. However, learning that is done online makes students learn less optimally. Many students do not do assignments from the teacher, many students are not present during online learning, and many students do not understand using learning applications such as Google, YouTube, Zoom, Google Classroom, Google Meet and others). In this case the researcher uses hybrid learning to determine student motivation. The purpose of this study was to find out the learning motivation in Hybrid learning towards the Mathematics Learning Outcomes of Students in Class VIII of PTPN IV Private Middle School ah Jambi T.A 2022/2023. This type of research was quantitative. The population in this study were all class VIII students of PTPN IV Private Middle School Bah Jambi T.A2022/2023. The sample in this study were students of class VIII-2. From the research data, the results of the normality test were obtained by using one sample komogorof to calculate learning motivation and also learning outcomes, the normality test for learning motivation N = 0.097 and the normality test for learning outcomes N = 0.013. From the results of hypothesis testing obtained t count = 1.891 and t table = 1.701. So if it is known based on the t table with a significance level of α = 0.05 the results show that 1.891 > 1.701. This means that t count is greater than t table. it can be concluded that there is an influence of learning motivation on students' mathematics learning outcomes in class VIII of PTPN IV Bah Jambi Private Middle School T.A 2022/2023. This is also reinforced because Hybrid learning has advantages and goals that are able to invite students to learn more actively, because they focus on online learning and students are able to use learning applications.
PENERAPAN COOPERATIVE LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMP YAYASAN NUSANTARA LUBUK PAKAM Golda Novatrasio Sauduran; Roulina Simanjuntak; Susi Pardosi; Steffany Sianipar; Hotlerisma Siregar; Nehemia Sibarani
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu penyajian materi ajar yang meliputi aspek sebelum sedang dan sesudah pembelajaran yang dilakukan guru yang digunakan secara langsung atau tidak langsung dalam proses belajar mengajar adalah penerapan Cooperative Learning. Penerapan Cooperative Learning didesain seperti belajar kelompok bertujuan untuk memancing kreatifitas dalam membuat soal sekaligus menguji daya serap materi yang telah disampaikan. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan guru dalam memilih model pembelajaran yang sesuai saat kegiatan pembelajaan tatap muka. Mitra yang terlibat dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah guru-guru di SMP Yayasan Nusantara Lubuk Pakam, dimana kegiatan yang dilakukan adalah pelatihan pembuatan soal dengan menggunakan penerapan Cooperative Learning. Hasil pelatihan yang dilaksanakan selama dua hari terlihat guru-guru di SMP Yayasan Nusantara Lubuk Pakam antusias dengan materi yang disajikan dan sudah memahami serta mampu membuat soal latihan dengan menggunakan penerapan pembelajaran kooperatif.
Pengaruh Model Pembelajaran Think Pair Share (TPS) Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa Pada Materi Sistem Persamaan Linear Satu Variabel DI Kelas VII SMP Negeri 2 Pangururan EyxzaPrilia Pratiwi Simanjuntak; Golda Novatrasio Sauduran; Christina Purnamasari Sitepu
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 6 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i6.6274

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Think Pair Share (TPS) terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa pada materi sistem persamaan linear satu variabel di kelas VII SMP Negeri 2 Pangururan. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 2 Pangururan. Sampel penelitian kelas eksperimen ada di kelas VII – F dan kelas control di kelas VII – E. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan observasi dan tes. Maka berdasarkan hasil hitung pada kemampuan pemahaman konsep matematis menunjukkan bahwa nilai Asymp.Sig (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 pada taraf signifikan 5% berarti adanya perbedaan pengaruh antara model pembelajaran Think Pair Share (TPS) dengan model pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil perhitungan rata-rata N-Gain pada kelas eksperimen diperoleh sebesar 0,749375 yang berarti berada dikategori tinggi dan kelas konvensional diperoleh sebesar 0,353818 yang berarti berada di katergori sedang maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Think Pair Share (TPS) memiliki pengaruh terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa pada sistem persamaan linear satu variabel di kelas VII SMP Negeri 2 Pangururan.
Training of Learning Model Snowball Throwing of Teachers at State Elementary School Golda Novatrasio Sauduran; Rani Farida Sinaga
International Journal of Community Engagement Payungi Vol. 1 No. 2 (2021): International Journal of Community Engagement Payungi
Publisher : Yayasan Payungi Smart Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.328 KB) | DOI: 10.58879/ijcep.v1i2.19

Abstract

One of the presentations of teaching materials that includes aspects before being and after learning by the teacher which is used directly or indirectly in the teaching and learning process is the snowball throwing learning model. The snowball throwing model is designed like a ball game with the aim of provoking creativity in making questions as well as testing the absorption of the material that has been delivered. The implementation of this community service activity aims to improve the insight and skills of teachers in choosing appropriate learning models during face-to-face learning activities. Partners involved in this community service activity are teachers at State Elementary School No. 173553 Simaremarejae Laguboti-Tobasa , where the activity carried out was training in making questions using the snowball throwing learning model. The results of the training carried out for two days showed that the teachers at State Elementary School No. 173553 Simaremarejae Laguboti-Tobasa is enthusiastic about the material presented and already understands and is able to make practice questions using the snowball throwing learning model.