Claim Missing Document
Check
Articles

Upaya Meningkatkan Motivasi Peserta Didik Melalui Pendekatan SETS (Science, Environment, Technology and Society) dalam Pembelajaran Sosiologi Kelas XI SMAN 2 Batang Anai Putri Nadya Larasati; Ike Sylvia
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 4 No. 1 (2025): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (March 2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v4i1.275

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar sosiologi kelas XI. F. 3 SMAN 2 Batang Anai Padang Pariaman dengan pendekatan SETS. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teori pembelajaran sosial yang berfokus pada sebagian besar pembelajaran manusia terjadi dalam sebuah lingkungan sosial dengan mengamati perilaku orang lain atau pemodelan (modeling). Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian kelas XI. F. 3 sebanyak 30 orang. Desain penelitian oleh Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri dari empat komponen yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Instrumen penelitian adalah lembar observasi dan lembar angket. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar sosiologi dengan pendekatan SETS. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan motivasi belajar pada data observasi di setiap siklus yaitu siklus I sebesar 74,03% dan siklus II sebesar 82,90%. Sedangkan pada data angket terjadi peningkatan motivasi belajar di setiap siklus yaitu siklus I sebesar 69,76% dan siklus II sebesar 80,38%. Hasil penelitian membuktikan bahwa pendekatan SETS dalam pembelajaran sosiologi mampu meningkatkan motivasi belajar peserta didik kelas XI. F. 3 SMAN 2 Batang Anai Padang Pariaman.
Dampak Pelaksanaan Kurikulum Merdeka Bagi Guru (Studi Kasus: SMA Negeri 1 Rambatan) Vania Putri; Ike Sylvia
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 4 No. 1 (2025): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (March 2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v4i1.276

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pelaksanaan kurikulum merdeka bagi guru di SMA Negeri 1 Rambatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik analisa data penelitian ini melalui proses pengumpulan data, reduksi data, penyajian data kemudian menarik kesimpulan. Untuk menentukan informan teknik pemilihan informan yang digunakan yaitu teknik puposive sampling. Untuk menganalisa permasalahan penelitian ini teori yang digunakan adalah teori Struktural Fungsional AGIL Talcot Parsons. Hasil penelitian ini adalah dampak dari pelaksanaan kurikulum merdeka bagi guru dengan adanya kebebasan atau fleksibelitas bagi guru menunjukkan bahwa kebebasan dan fleksibelitas yang diberikan oleh kurikulum merdeka telah memberdayakan guru untuk lebih kreatif dan inovatif dalam merancang pembelajaran yang kreatif bagi peserta didik. Namun, hal ini juga membawa tantangan baru dalam hal penilaian yang autentik dan sesuai dengan karaktertistik pembelajaran yang lebih fleksibel. Penelitian ini juga melihat bahwa guru membutuhkan dukungan dalam bentuk pelatihan dan pengembangan profesional yang berfokus pada penilaian alternatif.
Pengembangan Soal Penalaran Peserta Didik pada Pembelajaran Sosiologi Fase F SMA N 1 Lengayang Nurul Hasana; Ike Sylvia
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 4 No. 2 (2025): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (June 2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v4i2.282

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen soal penalaran peserta didik dalam pembelajaran sosiologi Fase F di SMA N 1 Lengayang. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kemampuan penalaran peserta didik yang disebabkan oleh keterbatasan instrumen evaluasi yang mampu mengukur berpikir tingkat tinggi. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Instrumen dikembangkan dalam bentuk soal pilihan ganda lima opsi dan empat opsi alasan logis. Validasi ahli dilakukan terhadap 20 butir soal berdasarkan aspek materi, bahasa, dan kontribusi. Hasil validasi menunjukkan skor rata-rata 3,27 atau 88,45% yang termasuk kategori "sangat baik". Soal diuji coba pada 36 peserta didik Fase F dan dianalisis menggunakan Paired Samples T-Test dan N-Gain melalui SPSS. Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara nilai pretest dan posttest (Sig. 0,002 < 0,05) dengan nilai N-Gain sebesar 0,69 atau 69% (kategori “cukup efektif”). Selain itu, kepraktisan soal memperoleh skor rata-rata 3,56 (kategori “praktis”). Hasil ini menunjukkan bahwa soal penalaran yang dikembangkan valid, praktis, dan cukup efektif untuk digunakan dalam pembelajaran Sosiologi guna meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik.
Pengaruh Budaya Sekolah Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik SMA Negeri 2 Batusangkar Annisa Tusadya; Ike Sylvia
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 4 No. 1 (2025): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (March 2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v4i1.284

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik di SMA Negeri 2 Batusangkar. Hasil belajar dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal seseorang. Budaya sekolah merupakan bagian dari faktor eksternal yang didalamnya terdapat budaya akademik, budaya sosial dan budaya demokrasi. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh budaya sekolah terhadap hasil belajar peserta didik. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Theory The Conditioning of Learning dan teori budaya yang digunakan dalam budaya sekolah adalah teori budaya organisasi.Penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan tipe ex post facto. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan angket, observasi dan wawancara. Populasi adalah seluruh peserta didik kelas XII fase F4 hingga F5 sebanyak 138 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik propotional stratified sampling yang menjadi sampel adalah sebanyak 103 orang peserta didik. Teknik analisa data menggunakan regresi sederhana. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu budaya sekolah berpengaruh terhadap hasil belajar peserta didik SMA Negeri 2 Batusangkar. Hal ini dapat dilihat dari hasil nilai t hitung sebesar 2.244 lebih besar dari t tabel 1.660 sehingga dapat dikatakan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima, yang berarti ada pengaruh antara budaya sekolah (X) terhadap hasil belajar).
Pengaruh Model Inkuiri Terbimbing Berbasis Potensi Lokal (Desa Wisata: Puncak Lawang) Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas XI Sosiologi 1 di SMA Negeri 1 Matur Dhea Ananda Putri; Ike Sylvia
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 4 No. 2 (2025): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (June 2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v4i2.322

Abstract

Penelitian ini menarik dilakukan untuk membuktikan apakah model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis potensi lokal berpengaruh kepada hasil belajar sosiologi peserta didik kelas XI SMA Negeri 1 Matur. Model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis potensi lokal yang inovatif dan relevan dengan konteks desa wisata puncak lawang diharapkan dapat meningkatkan motivasi belajar, keterlibatan kognitif, dan pada hasil belajar sosiologi peserta didik. Penelitian menggunakan teori konstruktivisme. Metode penelitian adalah kuantitatif tipe eksperimen. Populasi penelitian adalah siswa Kelas XI Sosiologi SMA Negeri 1 Matur. Pengambilan sampel melalui teknik purposive sampling atau sampel bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik, dan kelas yang dipilih sebagai eksperimen adalah kelas XI Sosiologi 1 dan kelas kontrol adalah kelas XI Sosiologi 3 berjumlah 64 didasarkan pada hasil tes sumatif memperoleh rata-rata nilai yang rendah. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes hasil belajar peserta didik dalam bentuk pilihan ganda. Teknik analisis data menggunakan Paired Samples Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar sosiologi peserta didik setelah menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis potensi lokal (desa wisata: Puncak Lawang). Hal ini dapat dilihat dari perolehan nilai rata-rata tes hasil belajar sosiologi kelas eksperimen adalah 85 dan nilai rata-rata tes sosiologi kelas kontrol adalah 70. Setelah dilakukan uji hipotesis diperoleh nilai sig α atau sig (2-tailed) sebesar = 0,000, sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa (0,000˂0,05) yang artinya H0 ditolak dan H1 diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh dari penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis potensi lokal (desa wisata: Puncak Lawang) terhadap hasil belajar peserta didik kelas XI Sosiologi 1 di SMA Negeri 1 Matur.
Dampak Full Day School Terhadap Perkembangan Sosial Peserta Didik di Lingkungan Keluarga Ajeng Febrianti; Ike Sylvia
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 4 No. 2 (2025): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (June 2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v4i2.327

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya kebijakan full day school yang membuat peserta didik akan bertahan di sekolah lebih lama sehingga aktivitas sosial mereka di luar teman-teman dan kegiatan sekolah berkurang, yang menurunkan intensitas peserta didik dalam bersosialisasi dan berinteraksi dengan lingkungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah terdapat dampak yang signifikan antara pelaksanaan sistem full day school terhadap perkembangan sosial peserta didik di lingkungan keluarga studi kasus SMA Pertiwi 2 Padang. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitiannya ex post de facto, penelitian ini melibatkan seluruh populasi sebanyak 70 peserta didik. Analisis penelitian ini menggunakan teori ekologi pengembangan manusia yang dikembangkan oleh Urie Bronfenbrenner. Data dikumpulkan melalui observasi, kuesioner dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji regresi sederhana dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan antara full day school dan perkembangan sosial peserta didik dalam keluarga, dengan nilai F hitung 45,748 dan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05. Analisis dengan uji Rank Spearman menunjukkan bahwa 63,4% perkembangan sosial peserta didik dipengaruhi oleh sistem full day school, sementara 36,6% dipengaruhi oleh faktor lain. Mayoritas peserta didik menunjukkan kesiapan yang baik dalam mengikuti sistem ini, yang didukung oleh budaya sekolah dalam membentuk karakter seperti kedisiplinan, kemandirian, dan tanggung jawab. Secara keseluruhan, kebijakan full day school berdampak positif terhadap perkembangan sosial peserta didik di lingkungan keluarga.
Sistem Pemilihan Mata Pelajaran Pilihan dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di SMA Negeri 2 Lubuk Basung Arifa Qurratul Aini; Ike Sylvia
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 4 No. 2 (2025): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (June 2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v4i2.328

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya motivasi belajar siswa. Salah satu penyebabnya adalah pada tahap pemilahan mata pelajaran pilihan, siswa memakai aplikasi Aku Pintar untuk menentukan gaya belajar mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana sistem pemilihan mata pelajaran pilihan pada tahap persiapan, pelaksanaan dan pendampingan setelah penetapan mata pelajaran pilihan di kelas XI SMA Negeri 2 Lubuk Basung. Program pemilihan mata pelajaran pilihan di SMA Negeri 2 Lubuk Basung sudah berjalan selama 2 angkatan. Hal ini penting untuk dibahas lebih lanjut karena sistem pemilihan mata pelajaran pilihan ini merupakan program wajib sekolah. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori teori fungsional struktural Talcott Parsons melalui skema AGIL (Adaptation, Goal Attainment, Integration, dan Latency). Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengambilan informan menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah informan 17 orang dengan kriteria informan yaitu siswa kelas XI Fase F, kepala sekolah, wakil kurikulum dan guru BK. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi non partisipan, observasi, wawancara dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Dengan menggunakan analisis data yang digunakan adalah model Miles dan Huberman melalui empat tahap analisis yaitu, pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, bahwa pemilihan mata pelajaran pilihan dalam implementasi kurikulum merdeka di SMA Negeri 2 Lubuk Basung menghadapi beberapa tantangan. Meskipun sekolah telah melakukan persiapan, sosialisasi yang kurang efektif menyebabkan siswa tidak memahami cara memilih mata pelajaran pilihan. Kurangnya informasi dan pemahaman siswa mengenai mata pelajaran pilihan menghambat siswa dalam menentukan pilihan yang sesuai dengan minat dan bakat siswa. Penggunaan tes gaya belajar melalui aplikasi aku pintar belum cukup membantu siswa, karena banyak siswa tidak memahami hasil dari tes gaya belajar yang telah melaka lakukan. Selain itu, pemilihan mata pelajaran pilihan dipengaruhi oleh kondisi kelas, jumlah guru yang tersedia dan pengaruh teman. Dari perubahan kurikulum K13 ke kurikulum merdeka berdasarkan hasil penelitian di atas sekolah dan siswa belum mampu beradaptasi dengan perubahan yang terjadi.
Pengembangan E-Modul Berbantuan Google Site Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas XI Sosiologi di SMAN 4 Padang Riri Affira; Ike Sylvia
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 4 No. 2 (2025): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (June 2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v4i2.331

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengembangan e-modul berbantuan Google Site pada materi Permasalahan Sosial di kelas XI Fase F 3 SMA Negeri Padang yang valid, efektif, dan praktis. Jenis penelitian ini adalah research and development. Model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE terdiri dari lima tahap yaitu (1) analysis, (2) design, (3) development, (4) implementation, dan (5) evaluation. Teknik analisis menggunakan kuantitatif dalam bentuk deskriptif dengan bantuan teknik tes berupa pre-test dan post-tes dan teknik non tes berupa wawancara, observasi dan angket yang diberikan kepada 4 orang ahli dan 35 siswa kelas XI Fase F 3 SMA Negeri 4 Padang. Validitas dan kepraktisan yang didapatkan diolah dengan menggunakan Microsoft excel, sedangkan efektifitas yang diolah menggunakan SPSS 30. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul berbantuan google site layak dan praktis digunakan dalam pembelajaran sosiologi. Pelaksanaan dan penggunaan e-modul berbantuan google site terlaksana dengan baik dan mendapatkan respon positif dari guru dan siswa. Penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan rata-rata hasil belajar yang signifikan setelah penggunaan e-modul berbantuan google site, sehingga e-modul berbantuan google site dinilai efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa.
Pengaruh Interaksi Edukatif Guru terhadap Kreativitas Berpikir Siswa dalam Kurikulum Merdeka di SMA Negeri 1 Junjung Sirih Lesmida Yanti; Ike Sylvia
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 4 No. 2 (2025): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (June 2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v4i2.332

Abstract

Tujuan penelitian ini ialah untuk menganalisis apakah terdapat pengaruh yang signifikan antara interaksi edukatif guru dan peserta didik terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa pada mata pelajaran sosiologi di kelas XI SMA Negeri 1 Junjung Sirih. Penelitian ini di dasarkan pada teori Konstruktivisme yang dipopulerkan oleh Jean Piaget. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian ex post de facto. Populasi pada penelitian ini berjumlah 50 orang peserta didik dan jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 40 orang peserta didik yang diambil dengan teknik random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan berupa angket dan uji analisis deskriptif. Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif untuk menggambarkan karakteristik data yang meliputi penghitungan rata-rata (mean), nilai tengah (median) , dan modus. Selain itu, dilakukan uji normalitas untuk mengetahui distribusi data menggunakan Kolmogorov-Smirnov dan diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,218 yang lebih besar dari batas 0,05 sehingga distribusi nilai residual berdistribusi normal. Selain itu dilakukan uji linearitas menggunakan deviation from linearity dengan perolehan hasil nilai signifikansi sebesar 0,491 menunjukkan bahwa tidak ada bukti cukup untuk menolak asumsi linearitas. Setelah itu dilaksanakan uji hipotesis T Parsial. Hipotesis penelitian diterima karena perolehan nilai signifikansi sebesar 0,001 yang lebih rendah dari 0,05. Dengan demikian, bisa ditarik kesimpulan bahwa terdapat pengaruh interaksi edukatif guru terhadap kemampuan berpikir siswa dalam kurikulum merdeka di SMAN 1 Junjung Sirih.
Analisis Perubahan Perilaku Belajar Mahasiswa Gen Z dalam Proses Pembelajaran Sosiologi Mahmuda Aulia; Ike Sylvia
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 4 No. 2 (2025): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (June 2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v4i2.345

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan perilaku belajar mahasiswa Gen Z dalam pembelajaran sosiologi berdasarkan teori Skinner, yang mencakup tiga aspek: perubahan intensional, perubahan positif-aktif, dan perubahan efektif-fungsional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Sampel penelitian terdiri dari 88 mahasiswa angkatan 2021–2024 yang dipilih melalui teknik proportional random sampling, dengan masing-masing angkatan diwakili oleh 22 mahasiswa dari total populasi 692 mahasiswa. Pengumpulan data dilakukan melalui angket yang telah diuji validitasnya menggunakan Pearson Product Moment dan reliabilitasnya dengan Cronbach’s Alpha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku belajar mahasiswa terjadi secara bersamaan dan terdapat perbedaan tingkatan bentuk perilaku belajar antar aspek. Aspek perubahan intensional memiliki skor rata-rata 3,67 (66,75%), yang termasuk kategori baik/tinggi. Aspek perubahan positif-aktif memiliki skor rata-rata 3,13 (53,25%), dan aspek perubahan efektif-fungsional memiliki skor rata-rata 3,14 (53,50%), yang keduanya termasuk dalam kategori cukup/sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki niat belajar yang tinggi, tetapi partisipasi aktif dan penerapan pe ngetahuan masih berada pada tingkat sedang.