Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

ANALISIS PRODUKTIVITAS DAN PERAWATAN ALAT BERAT WHEEL LOADER DENGAN METODE AGE REPLACEMENT DAN METODE GARIS LURUS (Studi Kasus PT. Rachmat Kelantan Sakti) M. Yazid Ridho; Hermanto Emzed; Tamalika, Tolu; Nefo Alamsyah
Jurnal Desiminasi Teknologi Volume 12 No.1 Januari 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tridinanti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/destek.v12i1.451

Abstract

Abstrak: PT Rachmat Kelantan Sakti (RKS) merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang penyewaan alat-alat berat untuk oil & gas operation seperti vacuum truck, crane, trailler dan peralatan-peralatan berat lainnya yang digunakan di dalam kegiatan drilling maupun pelayanan operasi dan telah berpengalaman dalam melayani beberapa kartu pengawasan yang berada di Sumatera Selatan. sehingga kegiatan perawatan dan pemeliharaan perlu dilakukan dengan baik dan dijadwalkan agar tidak mengganggu kegiatan produksi yang sedang berlangsung. Metode Age Replacement sangat cocok untuk diterapkan karna dengan perhitungan menggunakan Metode waktu Age Replacement perusahan dapat menentukan interval waktu pada komponen yang kritis. Metode yang digunakan untuk analisa data adalah Metode Age Replacement dan Metode Garis Lurus digunakan dengan alasan untuk mempermudah untuk menghitung interval waktu penggantian pencegahan dan menghitung nilai Mean Time To Failure (MTTF), kemudian dilakukan pengolahan data untuk mengidentifikasi umur dari alat berat wheel loader dan untuk menilai produktifitas umur pakai alat berat wheel loader tersebut. Dengan demikian dapat diperoleh bahwa alat berat wheel loader tersebut layak atau tidak layak untuk digunakan.
IMPLEMENTASI QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD) PADA USAHA KECIL MENENGAH (UKM) ANGKRINGAN DI KOTA PALEMBANG Maryadi, Deri; Tamalika, Tolu; Moulita, R.A. Nurul; P.O Sianipar, Togar; Suhendra
Jurnal Desiminasi Teknologi Volume 12 No.2 Juli 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tridinanti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/destek.v12i2.714

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs), such as angkringan in Palembang City, face the challenge of enhancing product and service quality to meet rising customer expectations. Addressing this challenge is essential for maintaining competitiveness and ensuring business sustainability. This study aims to apply Quality Function Deployment (QFD) as a method to help angkringan MSMEs improve customer satisfaction and enhance business agility. By employing both qualitative and quantitative approaches, QFD is integrated into the angkringan's business processes. This involves identifying customer needs, translating these needs into specific product characteristics, and aligning them with production processes. The House of Quality (HoQ) analysis identifies several key areas for improvement, such as expanding the customer parking area, increasing seating capacity, and diversifying food product offerings. Implementing these recommendations is expected to make the angkringan a preferred choice among loyal customers, even as new angkringans emerge in Palembang.
Perbaikan Kualitas Pelayanan Pada Bagian Pengiriman Barang Dengan Menggunakan Pendekatan Six Sigma Piaggi, Maxsyh; Andalia, Winny; Tamalika, Tolu
Jurnal Teknik Industri Vol 2, No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Teknologi Industri, UNISSULA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jurti.2.1.138-145

Abstract

Pada industri jasa penerapan manajemen kualitas telah menjadi kebutuhan pokok utama. Hal tersebut ditujukan untuk mengurangi tingkat pengajuan klaim yang disampaikan konsumen. PT. Sicepat ekpress merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang pelayanan jasa yaitu sebagai perusahaan distribusi barang.dalam pengirimannya sering mengalami keterlambatan. Faktor penyebab permasalahan yang sering terjadi di PT. Sicepat Ekpress adalah barang Criss cross dengan frekuensi kejadian yang sering terjadi yaitu mencapai 3580 unit dengan persentase 56,9% dari total defect, untuk permasalahan Bad addres yaitu sebanyak 2273 unit dengan persentase 37,8% dari total defect, untuk permasalahan paket hilang yaitu sebanyak 165 unit dengan persentase 2,7% dari total defect, untuk permasalahan Broken yaitu sebanyak 156 unit dengan persentase 2,6% dari total defect. Dari hasil pengolahan data, menunjukan bahwa bedasarkan table nilai Six Sigma, PT. Sicepat Ekspress  berada pada level 3,96 atau bisa dikatakan pada level 3σ dengan nilai rata-rata DPMO yaitu 6.867,09 setiap satu juta kiriman. Dari hasil nilai DPMO dan nilai Sigma tersebut dapat diketahui adal 4 jenis faktor yang mempengaruhi defect yaitu: Man, Peralatan, Methode dan Environment yang perlu mendapatkan perbaikan
Analisis Penjadwalan Ulang Proyek Power House pada Rumah Sakit dengan Metoda PERT, CPM dan Fishbone Diagram (Studi Kasus Pada Kontraktor Di Kota Palembang) Tamalika, Tolu; Maryadi, Deri; MZ, Hermanto; Fuad, Indra Syahrul; Alamsyah, M. Nefo
Proceeding Mercu Buana Conference on Industrial Engineering Vol 4 (2022): RENEWABLE ENERGY TOWARD SUSTAINABILITY OF SUPPLY CHAINS IN THE I4.0 ERA
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/MBCIE.2022.019

Abstract

Penjadwalan Proyek yang efektif dan efesien merupakan target yang ingin dicapai oleh semua perusahaan kontraktor. Dengan waktu proses yang pendek menjadi indikator service yang baik terhadap pekerjaan yang sedang dilakukan (Maryadi, 2021).  Dalam Studi ini dilakukan untuk mengatur waktu penjadwalan ulang pekerjaan pada Proyek Bangunan Power House pada Rumah Sakit dr.Rivai Abdullah Kecamatan Banyuasin I Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan yang sedang berlangsung dengan menggunnakan metode Critical Path Metode, PERT (Program Evaluation Review and Technic) dan Fishbone Diagram. Dimana diperoleh hasil analisa yaitu: 1. didapatkan 5 jalur kritis pekerjaan dengan durasi waktu pekerjaan yang lama yaitu selama 19 minggu dari hasil metode CPM. 2. PERT (Program Evaluation Review and Technic) dari jadwal sebelumnya selama 22 minggu, ini didapatkan bahwa pekerjaan paling lama dilaksanakan adalah selama 20,87 minggu dan paling cepat adalah 18,83 minggu dengan probabilitas sebanyak 97,5 % pada waktu penyelesaian 20,87 minggu dan 85,00% pada waktupenyelesaian 18,83 minggu 3. Hasil analisa terakhir merupakan analisa kenapa terjadinya keterlambatan yang terjadi dalam proyek tersebut dengan menggunakan Fishbone Diagram. Dari hasil analisa terlihat jika penjadwalan proyek power house tersebut memiliki potensi keterlambatan pekerjaan jika terus dilakukan dengan menggunakan penjadwalan yang sekarang serta usulan perbaikan yang ada.
PENERAPAN METODE AGE REPLACEMENT PADA USULAN JADWAL PREVENTIVE MAINTENANCE MESIN DUMP TRUCK DI PT. BSE BAYUNG LENCIR Dio, Alfhand Dian; MZ, hermanto; tamalika, tolu
Nusantara of Engineering (NOE) Vol 6 No 1 (2023): Volume 6 No 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/noe.v6i1.19871

Abstract

The mobility of the course of the production process of a mining company will increase if the means of transportation used are better. PT BSE Bayung Lencir as a provider of Dump truck transportation equipment has three fleets, including the Dump trucks of Renault, Scania and Mercy. In the Dump truck fleet there are many that are damaged so that they cannot operate and cause losses, both in terms of repair costs and due to the non-operation of the fleet. The Dump truck brand that experienced the most damage was the Mercy brand with 34 cases. Therefore, it is necessary to plan a preventive maintenance schedule for Dump truck engines so that PT BSE Bayung Lencir's consumer needs can be met and the costs incurred can be kept to a minimum. The stages in the research began with collecting data, analyzing data using the Age Replacement Method. after treatment with the AgeReplacement method, the right treatment time to do is every 24 days at a cost of Rp. 16,726,146, - the cost before determining the treatment time is Rp. 24,500,000, - thus the profit earned is Rp. 7,773,854, - So the company can make savings of 31%.