Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENGGUNAAN MEDIA AUDIOVISUAL DALAM PEMBELAJARAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS EKSPLANASI DI KELAS V UPT SD NEGERI 13 BANGKO KOTO BARU KECAMATAN SUNGAI PAGU KABUPATEN SOLOK SELATAN M. Redho Hafiqly; Zulmi Aryani; Nurvazlin Nova
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 3 (2025): JPWI-NOVEMBER
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v1i3.115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan penggunaan mediaaudio visual dalam pembelajaran keterampilan menulis teks eksplanasi. Dengan rumusan masalah, yaitu perencanaan penggunaan media audiovisual, pelaksanaan penggunaan media audiovisual, keterampilan menulis teks eksplanasi setelah menggunakan media audiovisual, kelebihan dan kekurangan penggunaan media audiovisual, dan terakhir kendala dalam penggunaan media audiovisual. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan keabsahan data menggunakan triangulasi. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa penggunaan media audiovisual ini sangat efektif digunakan dalam pembelajaran keterampilan menulis teks ekspalanasi. Selain itu media audiovisual dapat meningkatkan minat belajar siswa dan juga meningkatkan keaktifan siswa di kelas.
Penggunaan Media Audiovisual Dalam Pembelajaran Keterampilan Menulis Teks Eksplanasi di Kelas V M. Redho Hafiqly; Zulmi Aryani; Nurvazlin Nova
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 2 No. 1 (2026): JPWI-FEBRUARI
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v2i1.172

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan penggunaan mediaaudio visual dalam pembelajaran keterampilan menulis teks eksplanasi. Dengan rumusan masalah, yaitu perencanaan penggunaan media audiovisual, pelaksanaan penggunaan media audiovisual, keterampilan menulis teks eksplanasi setelah menggunakan media audiovisual, kelebihan dan kekurangan penggunaan media audiovisual, dan terakhir kendala dalam penggunaan media audiovisual. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan keabsahan data menggunakan triangulasi. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa penggunaan media audiovisual ini sangat efektif digunakan dalam pembelajaran keterampilan menulis teks ekspalanasi. Selain itu media audiovisual dapat meningkatkan minat belajar siswa dan juga meningkatkan keaktifan siswa di kelas.
Upaya Guru Dalam Mengatasi Kesulitan Membaca Pada Siswa Kelas I di UPT SD Negeri 07 Mudiak Lawe Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan Widi Angely; Dian Sarmita; Nurvazlin Nova
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 2 No. 1 (2026): JPWI-FEBRUARI
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v2i1.178

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh masih ditemukan siswa sekolah dasar, khususnya siswa kelas I yang mengalami kesulitan dalam membaca.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk kesulitan membaca, faktor penyebab, serta upaya guru dalam mengatasi kesulitan membaca pada siswa kelas I di UPT SD Negeri 07 Mudiak Lawe. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru kelas I, kepala sekolah, siswa kelas I, dan orang tua siswa. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa bentuk kesulitan membaca yang dialami siswa, yaitu kesulitan mengenal dan membedakan huruf, terutama huruf yang mirip bentuknya seperti b dan d, p dan q, m dan w, sering melakukan penghilangan atau penambahan huruf saat membaca, serta membaca dengan terbata-bata dan kurang lancar. Faktor penyebab kesulitan membaca meliputi rendahnya motivasi dan minat baca siswa, kurangnya bimbingan dari orang tua di rumah, lemahnya keterampilan dasar membaca. Upaya yang dilakukan guru dalam mengatasi kesulitan membaca yaitu dengan menggunakan media pembelajaran yang menarik, memberikan motivasi, dan memberikan jam tambahan. Dengan demikian, guru berperan penting dalam mengatasi kesulitan membaca melalui penerapan strategi pembelajaran yang tepat dan dukungan lingkungan belajar yang kondusif.
Peran Guru Dalam Menanamkan Karakter Disiplin Siswa di SDN 09 Kepala Bukit Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan Raffi Ternando; Ernawarnelis; Nurvazlin Nova
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): JPWI-MEI
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v2i2.193

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan peran guru dalam menanamkan karakter disiplin, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta menjelaskan upaya guru dalam mengatasi kendala tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus dengan subjek tiga guru kelas, dua belas siswa, dan kepala sekolah yang dipilih melalui purposive dan snowball sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model Miles dan Huberman. Keabsahan data dijaga melalui perpanjangan pengamatan, peningkatan ketekunan, triangulasi, analisis kasus negatif, menggunakan bahan referensi serta mengadakan membercheck. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan sebagai teladan disiplin, pembina dan pengarah, motivator, fasilitator, pembimbing personal, serta menjalin kolaborasi dengan orang tua dan kepala sekolah. Kendala yang dihadapi meliputi rendahnya kontrol diri siswa, kebiasaan buruk dari rumah, kurangnya dukungan orang tua, serta pengaruh negatif teman sebaya. Upaya guru mencakup pemberian keteladanan, pendekatan personal, penyusunan kesepakatan kelas, pemberian tanggung jawab, sanksi edukatif, reward, penguatan positif, komunikasi dengan orang tua, serta dukungan kebijakan kepala sekolah. Penelitian ini menegaskan bahwa sinergi guru, sekolah, dan orang tua merupakan faktor kunci keberhasilan pembentukan karakter disiplin siswa.
Analisis Keterampilan Menulis Teks Eksposisisiswa Kelas V di UPT SDN 12 Batang Lawe Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan Ahmad Al Akbar; Dian Sarmita; Nurvazlin Nova; Yelli Marthaliza; Rosi Satria Ardi
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): JPWI-MEI
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v2i2.197

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sebagian besar siswa kelas V di UPT SDN 12 Batang Lawe yang masih mengalami kesulitan dalam menulis teks eksposisi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan menulis siswa serta upaya guru dalam mengatasi kesulitan siswa dalam pembelajaran teks eksposisi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus dengan melibatkan guru kelas, kepala sekolah, dan siswa sebagai subjek penelitian. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi dengan validasi triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran teks eksposisi menghadapi berbagai kendala. Pemahaman siswa terhadap struktur dan ciri kebahasaan teks eksposisi tergolong rendah. Siswa kesulitan membedakan fakta dan pendapat serta belum mampu menyusun teks secara sistematis sesuai kaidah. Keterbatasan kosakata dan penggunaan bahasa sehari-hari yang tidak baku menyebabkan teks kurang formal, sementara minimnya referensi menghambat pengembangan argumen yang meyakinkan. Selain itu, faktor eksternal seperti waktu pembelajaran yang tidak ideal, metode pengajaran monoton, serta keterbatasan sarana dan media pembelajaran turut memengaruhi rendahnya keterampilan menulis siswa.
Pengaruh Soal Higher Order Thinking Skills Terhadap Hasil Belajar Ilmu Pengetahuan Alam Dan Sosial (IPAS) Siswa Kelas IV SD Negeri 09 Kepala Bukit Kabupaten Solok Selatan Yusi Marsa Heriyandini; Afrimon; Rosma Diana; Ade Marlia; Nurvazlin Nova
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): JPWI-MEI
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v2i2.209

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan siswa kelas IV SD Negeri 09 Kepala Bukit, Kabupaten Solok Selatan, dalam menyelesaikan soal berbasis masalah pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Untuk mengatasi hal tersebut, digunakan soal berbasis Higher Order Thinking Skills. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan soal Higher Order Thinking Skills terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pre-eksperimental tipe One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas IV. Penelitian dilaksanakan dalam tiga kali pertemuan, di mana setiap pertemuan terdiri dari tahap pretest, pemberian perlakuan, dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa, yang ditunjukkan oleh peningkatan nilai rata-rata dari Pretest sebesar 63,48 menjadi 83,91 pada Posttest. Uji hipotesis dilakukan menggunakan uji Wilcoxon, dengan hasil Asymp.Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05. Dengan demikian, terdapat perbedaan signifikan antara hasil pretest dan posttest. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan soal Higher Order Thinking Skills berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas IV SD Negeri 09 Kepala Bukit Kabupaten Solok Selatan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan siswa kelas IV SD Negeri 09 Kepala Bukit, Kabupaten Solok Selatan, dalam menyelesaikan soal berbasis masalah pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Untuk mengatasi hal tersebut, digunakan soal berbasis Higher Order Thinking Skills. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan soal Higher Order Thinking Skills terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pre-eksperimental tipe One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas IV. Penelitian dilaksanakan dalam tiga kali pertemuan, di mana setiap pertemuan terdiri dari tahap pretest, pemberian perlakuan, dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa, yang ditunjukkan oleh peningkatan nilai rata-rata dari Pretest sebesar 63,48 menjadi 83,91 pada Posttest. Uji hipotesis dilakukan menggunakan uji Wilcoxon, dengan hasil Asymp.Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05. Dengan demikian, terdapat perbedaan signifikan antara hasil pretest dan posttest. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan soal Higher Order Thinking Skills berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas IV SD Negeri 09 Kepala Bukit Kabupaten Solok Selatan.