Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Efektivitas Latihan Partner Resisted Starts dan Partner Tubing Acceleration Drill dalam Meningkatkan Performa Akselerasi Atlet Sepak Bola Putri Prayoga, Abah Sandi; Yudistira, Indra; Effendi, Pamungkas Yulian
Gelora : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP Mataram Vol. 12 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/gjpok.v12i2.18444

Abstract

This study aims to analyze the effect of Partner Resisted Starts (PRS) and Partner Tubing Acceleration Drill (PTAD) training on improving sprint speed in female athletes of UNCEN PAPUA FC in 2025. The study used a two-group pre-test and post-test experimental design with a total of 18 athletes divided into two treatment groups. The training program was conducted over six weeks with a frequency of three times per week. Speed data was obtained through a 30-meter sprint test, and data analysis was performed using a paired sample t-test with a significance level of 0.05. The results showed that both training methods had a significant effect on sprint speed improvement (p < 0.001), with a very large effect size (Cohen's d = 1.97 for PRS and 2.48 for PTAD). In general, PRS training was more effective in improving the initial acceleration phase (0–20 meters), while PTAD contributed more to the continued acceleration phase and peak speed (20–30 meters). These findings support the force–velocity relationship theory, which explains that an increase in horizontal force through resistance can accelerate acceleration time. This resistive training also has the potential to improve neuromuscular coordination and joint stability, which are relevant in the context of injury prevention. Therefore, both methods are recommended as effective, affordable, and safe alternatives for speed training in female soccer athletes. Both methods can be applied as efficient and contextual alternatives to speed training in training environments with limited resources
IDENTIFIKASI FAKTOR KUNCI KEMENANGAN BRI LIGA 1 2024-2025 MENGGUNAKAN RANDOM FOREST CLASSIFIER Hidayat, Rodhi Rusdianto; Sinaga, Evi; Putra, Miftah Fariz Prima; Larung, Ermelinda Yersin Putri; Kardi, Ipa Sari; Cs, Ansar; Prayoga, Aba Sandi; Palinata, Yahya Jecson; Effendi, Pamungkas Yulian; Mubarak, Muhammad Fitrah
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 6 No. 2 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/

Abstract

Penelitian ini mengidentifikasi faktor kunci kemenangan tim BRI Liga 1 musim 2024-2025 menggunakan Random Forest Classifier dengan fokus feature importance analysis. Dataset mencakup 18 tim dengan 306 pertandingan yang diagregasi menjadi enam metrik performa teknis. Implementasi stratified 10-fold cross-validation menghasilkan akurasi 65.0% ± 22.9% dalam memprediksi segmentasi berlapis (Juara, Papan Atas AFC, Papan Tengah, Bertahan, Degradasi). Analisis feature importance mengidentifikasi rata-rata pelanggaran (23.9%), rata-rata tekel sukses (20.7%), dan rata-rata tembakan ke gawang (18.7%) sebagai tiga variabel paling signifikan. Temuan menunjukkan dominasi metrik defensif dalam konteks Liga 1, berbeda dari pola liga internasional yang didominasi metrik ofensif. Segmentasi berlapis memberikan insight strategis lebih kaya dibandingkan prediksi peringkat absolut, memungkinkan pengembangan framework evaluasi yang disesuaikan dengan karakteristik sepak bola Indonesia. Penelitian ini memberikan kontribusi metodologis untuk sports analytics regional dan rujukan empiris bagi manajemen klub Liga .
Pelatihan Gizi Olahraga Berbasis Kearifan Lokal Moringa Oleifera bagi Atlet Remaja Putri Papua Upaya Pencegahan Anemia di SMAS YPPK Taruna Dharma Larung, Ermelinda Yersin Putri; Nabuasa, Christin Debora; Ledoh, Cantika Candra; Nugroho, Juliant Salsabillah; Pandawa, Galang Raditya; Hidayat, Rodhi Rusdianto; Putra, Mifta Fariz Prima; Sinaga, Evi; Effendi, Pamungkas Yulian; Prayoga, Aba Sandi; Mandosir, Yohanis. M.
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v6i1.5187

Abstract

Pelatihan gizi olahraga berbasis kearifan lokal melalui pemanfaatan Moringa Oleifera (daun kelor) di SMAS YPPK Taruna Dharma, Kota Jayapura, dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan gizi, keterampilan pengolahan pangan lokal, dan kesadaran pencegahan anemia pada siswi atlet remaja putri. Program ini dirancang sebagai upaya pemberdayaan berbasis masyarakat yang sejalan dengan agenda nasional pencegahan anemia remaja putri dan mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) pendidikan tinggi. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, sosialisasi, pelatihan intensif, praktik langsung pengolahan kelor, pendampingan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD), serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan gizi peserta, dari 22,6% menjadi 83,9%, serta keterampilan mengolah kelor yang dikuasai oleh 60% siswi. Selain itu, sebanyak 20 resep olahan kelor terdokumentasi dan modul edukasi gizi serta buku saku resep berhasil disusun dan didistribusikan. Program ini juga mendorong perubahan perilaku konsumsi, meskipun kepatuhan TTD masih relatif rendah (25,8%). Namun, adanya kombinasi edukasi gizi dan pemanfaatan pangan lokal telah meningkatkan kesadaran siswi tentang pentingnya menjaga kesehatan untuk mendukung prestasi akademik dan olahraga. Dokumentasi berupa artikel, poster, video, serta rencana publikasi ilmiah menambah nilai keberlanjutan program. Dengan pendekatan partisipatif, kegiatan ini terbukti relevan dalam mengurangi risiko anemia, meningkatkan literasi gizi, dan memberdayakan kearifan lokal Papua. Ke depan, program ini diharapkan menjadi model intervensi gizi berbasis sekolah yang dapat direplikasi di wilayah lain dengan tantangan gizi serupa.