Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan pembuatan media pembelajaran berbasis canva pada guru SD Inpres Armopa IV Kabupaten Sarmi Papua Larung, Ermelinda Yersin Putri; Ledoh, Cantika Candra; Sirampun, Elsi; Noriwari, Yunita Christianti; Wagha, Ermelinda Fransiska; Maniagasi, Austin Bill Eduardo; Ramadhani, Yulia Citra; Jelita, Skolastika; Kapitaraw, Risal; Hidayat, Rodhi Rusdianto; CS, Ansar; Putra, Miftah Fariz Prima
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.28589

Abstract

AbstrakPelatihan ini bertujuan meningkatkan literasi digital guru di SD Inpres Armopa IV Kabupaten Sarmi melalui penggunaan Canva sebagai media pembelajaran. Pelatihan dilakukan dengan metode partisipatif, mencakup sesi intensif mengenai penggunaan fitur Canva untuk pembuatan media ajar yang interaktif dan visual. Tahapan meliputi analisis kebutuhan, pelatihan intensif, pendampingan, serta evaluasi dampak di kelas. Pelatihan ini berhasil meningkatkan keterampilan guru dalam desain digital, menghasilkan media pembelajaran yang menarik, dan meningkatkan partisipasi serta pemahaman siswa.  Hasil kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini menunjukkan bahwa pelatihan teknologi digital dapat membantu mengurangi kesenjangan teknologi, khususnya di wilayah terpencil, dan meningkatkan kualitas pendidikan melalui media digital. Kata kunci: literasi digital; media pembelajaran; canva; pendidikan digital. Abstract This training aims to enhance the digital literacy of teachers at SD Inpres Armopa IV in Sarmi Regency through the use of Canva as a learning medium. The training was conducted using a participatory approach, including intensive sessions on utilizing Canva features to create interactive and visually appealing teaching materials. The stages included needs analysis, intensive training, mentoring, and impact evaluation in the classroom. This training successfully improved teachers' digital design skills, resulting in engaging teaching materials and increasing student participation and comprehension. The results of service activities have demonstrated that digital technology training can help bridge the technology gap, especially in remote areas, and improve education quality through digital media. Keywords: digital literacy; learning media; canva; digital education.
Pelatihan Gizi Olahraga Berbasis Kearifan Lokal Moringa Oleifera bagi Atlet Remaja Putri Papua Upaya Pencegahan Anemia di SMAS YPPK Taruna Dharma Larung, Ermelinda Yersin Putri; Nabuasa, Christin Debora; Ledoh, Cantika Candra; Nugroho, Juliant Salsabillah; Pandawa, Galang Raditya; Hidayat, Rodhi Rusdianto; Putra, Mifta Fariz Prima; Sinaga, Evi; Effendi, Pamungkas Yulian; Prayoga, Aba Sandi; Mandosir, Yohanis. M.
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v6i1.5187

Abstract

Pelatihan gizi olahraga berbasis kearifan lokal melalui pemanfaatan Moringa Oleifera (daun kelor) di SMAS YPPK Taruna Dharma, Kota Jayapura, dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan gizi, keterampilan pengolahan pangan lokal, dan kesadaran pencegahan anemia pada siswi atlet remaja putri. Program ini dirancang sebagai upaya pemberdayaan berbasis masyarakat yang sejalan dengan agenda nasional pencegahan anemia remaja putri dan mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) pendidikan tinggi. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, sosialisasi, pelatihan intensif, praktik langsung pengolahan kelor, pendampingan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD), serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan gizi peserta, dari 22,6% menjadi 83,9%, serta keterampilan mengolah kelor yang dikuasai oleh 60% siswi. Selain itu, sebanyak 20 resep olahan kelor terdokumentasi dan modul edukasi gizi serta buku saku resep berhasil disusun dan didistribusikan. Program ini juga mendorong perubahan perilaku konsumsi, meskipun kepatuhan TTD masih relatif rendah (25,8%). Namun, adanya kombinasi edukasi gizi dan pemanfaatan pangan lokal telah meningkatkan kesadaran siswi tentang pentingnya menjaga kesehatan untuk mendukung prestasi akademik dan olahraga. Dokumentasi berupa artikel, poster, video, serta rencana publikasi ilmiah menambah nilai keberlanjutan program. Dengan pendekatan partisipatif, kegiatan ini terbukti relevan dalam mengurangi risiko anemia, meningkatkan literasi gizi, dan memberdayakan kearifan lokal Papua. Ke depan, program ini diharapkan menjadi model intervensi gizi berbasis sekolah yang dapat direplikasi di wilayah lain dengan tantangan gizi serupa.