Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Analisis Ketersediaan Koleksi untuk Kebutuhan Informasi Pemustaka di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan Saenal Abidin; Nur Annafiah Adzkiya Mar'at; Arsil T; Umar Sulaiman
Literatify: Trends in Library Developments Vol 4 No 1 (2023): MARCH
Publisher : UPT Perpustakaan UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/literatify.v4i1.36769

Abstract

Penelitian ini berfokus pada ketersediaan koleksi di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan. Hasil Penelitian menunjukkan ketersediaan koleksi di perpustakaan telah sejalan dengan Standar Nasional Perpustakaan Provinsi yang jumlah total koleksi perpustakaan daerah yang terbaru sebanyak 365.407 Eksamplar 45.792 judul, dengan pembagian jumlah koleksi fiksi 149.436 Eksamplar dan 1.018 judul serta jumlah koleksi non-fiksi 215.971. sedangkan Jumlah koleksi digital 250 Isulsel, 280 e-sulawesiana, 6.720 Pocadi, 7.321 Bookless. Selanjutnya, kesimpulan terkait kebutuhan informasi pemustaka di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan, jika dilihat dari segi kebutuhan kognitif, afektif, integrasi personal, integrasi sosial, dan kebutuhan berimajinasi, secara umum telah terpenuhi dengan baik. Hal itu dibuktikan dari pernyataan seluruh informan dari kalangan pemustaka.
Simpus and Promem as Library Management System: the Quality Measurement Andi Ibrahim; Saenal Abidin; Asdar
Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Vol 11 No 1 (2023): June
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/kah.v11i1a5

Abstract

Many libraries have used technology-based management services extensively. However, not all of them can live up to the standards stipulated by the library. This study will use the PIECES method to assess Simpus and Promem's level of excellence. This technique is one of the approaches for evaluating the program's library information system's level of quality. The population of this descriptive research, which uses a quantitative methodology, is 905 people, with a sample size of 90 respondents. The data is collected via online survey as a research tool and accidental sampling. The data analysis procedure used the PIECES analysis method and descriptive statistical analysis. The study's findings show that Simpus and Promem's quality level employs the PIECES analysis method for each indicator, with the performance indicator receiving a score of 4.96 (very high), the information indicator receiving a score of 3.92 (high), the economic indicator receiving a score of 3.98 (high), the control indicator receiving a score of 3.78 (high), the efficiency indicator receiving a score of 3.94 (high), and the service indicator receiving a score of 4.0 (high). Thus, this demonstrates that performance has the best quality of the six indicators, and control has the lowest rate.
PENGELOLAAN PERPUSTAKAAN DALAM TATANAN NORMAL BARU DI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS INDONESIA TIMUR KOTA MAKASSAR Saenal Abidin; Arsil T.; Irvan Muliyadi; Touku Umar
JOURNAL OF PROGRESSIVE INNOVATION LIBRARY SERVICE Vol.2, No.2 (2022): Oktober
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpils.v2i1.11347

Abstract

ABSTRAKTatanan normal baru merupakan perubahan perilaku untuk tetap menjalankan aktivitas normal umum dengan ditambah protokol kesehatan, yang dalam hal ini adalah di perpustakaan perguruan tinggi. Oleh karena itu, penting bagi perpustakaan untuk melakukan pengelolaan perpustakaan khususnya di Perpustakaan Universitas Indonesia Timur Kota Makassar. Maka perlu dilakukan penguluran tangan ke lapangan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan di perpustakaan perguruan tinggi yaitu Perpustakaan Universitas Indonesia Timur Kota Makassar. Tujuan dilakukan pengabdian ini adalah memberikan pemahaman pentingnya pengelolaan perpustakaan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah melakukan pengenalan budaya lingkungan perpustakaan, menyusun rancangan kegiatan dan melakukan pengelolaan perpustakaan. Adapun hasil yang dilakukan dalam pengabdian ini adalah terdapat tiga komponen yang menjadi kegiatan utama selama pengabdian ini dilakukan, yang memberikan kesimpulan; pertama, kegiatan menata sumber informasi agar dapat ditemukan kembali secara efektif dan efisien. Kedua, menyusun manajemen dan administrasi perpustakaan. Ketiga, memberikan pelayanan informasi kepada pemusta.
EVALUASI KOLEKSI MONOGRAF MENGGUNAKAN METODE CONSPECTUS DI UPT PERPUSTAKAAN UIN ALAUDDIN MAKASSAR PERIODE PENGADAAN TAHUN 2018 Asmawarny Fitriana; Saenal Abidin; Andi Ibrahim; Hildawati Almah; Ayu Trysnawati
JURNAL ILMU PERPUSTAKAAN (JIPER) Vol. 5, No. 2 (2023): September
Publisher : Unversitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jiper.v5i2.17784

Abstract

ABSTRAK:Penelitian ini berjudul “Evaluasi Koleksi Monograf Menggunakan Metode Conspectus di UPT Perpustakaan UIN Alauddin Makassar Periode Pengadaan Tahun 2018”. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil evaluasi tingkat kekuatan dan kelemahan koleksi monograf pada pengadaan tahun 2018 di UPT Perpustakaan UIN Alauddin Makassar dengan pendekatan metode conspectus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Peneliti melakukan pengumpulan data dengan cara mengevaluasi koleksi menggunakan lembar kerja conspectus sebanyak 84 judul koleksi yang menjadi sampel penelitian. Kemudian dianalisis dengan melakukan distribusi persentase kelas utama klasifikasi Dewey (000-900); analisis tingkat kekuatan dan kelemahan koleksi monograf; cakupan kronologis; dan analisis cakupan bahasa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kekuatan  pada koleksi monograf berdasarkan indikator level conspectus berada pada kelas 000 (Karya umum), 100 (Filsafat), 600 (Ilmu Terapan) dan 800 (Kesusastraan) dengan aras tingkat 3a yaitu Study or Instructional Support Level, Introductory (Aras pendukung kebutuhan instruksional/kajian, pengantar). Sedangkan untuk tingkat kelemahan koleksi terdapat pada kelas 700 (Kesenian) dengan aras tingkat 1a yaitu Minimal Level Even Coverage (Aras minimal, cakupan tidak merata).
Optimisasi Literasi Islam: Pengalaman Praktik Kerja Lapangan di Perpustakaan Masjid Al-Markaz Al-Islami Jend. M. Jusuf Makassar Adean Jelia; Siti Rahmawati; Desy Chahyati; St Qamariah; Muh Alif Ramadhan; Touku Umar; Saenal Abidin; Tawakkal Tawakkal; Sukmawati Sukmawati
Madaniya Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.1156

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi Praktek Kerja Lapangan (PKL) yang dilaksanakan di Perpustakaan Masjid Al-Markaz Al-Islami Jenderal M. Yusuf Makassar. Melalui observasi dan kegiatan yang dilakukan, ditemukan bahwa program kerja meliputi pembersihan ruang perpustakaan, pengadaan bahan pustaka, serta implementasi aplikasi INSILTE, dengan total koleksi mencapai sekitar 7000 judul. Namun, selama pelaksanaan PKL, terdapat beberapa kendala yang dihadapi, antara lain tidak adanya ruang khusus untuk pengadaan bahan koleksi, fasilitas pendingin ruangan yang kurang memadai, dan kurangnya promosi perpustakaan melalui media sosial. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan untuk meningkatkan promosi perpustakaan di berbagai platform media sosial, menyediakan AC untuk kenyamanan pengunjung dan menjaga kondisi koleksi, serta memperbaiki keamanan fasilitas seperti loker untuk melindungi barang bawaan pemustaka. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pengelola perpustakaan masjid dalam meningkatkan layanan dan menarik minat pengunjung.
SLIMS SEBAGAI SOLUSI SISTEM INFORMASI DALAM PENGELOLAAN DAN AKSES INFORMASI DI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS MEGAREZKY MAKASSAR Nur Fadila; Nurtaqiyah Nurtaqiyah; Sitti Nurhalisa Aprianti; Misna Misna; Hikmah Juhuria; Fahmi S. Langaji; Sunardianto Sunardianto; Marni Marni; Touku Umar; Saenal Abidin
JOURNAL OF PROGRESSIVE INNOVATION LIBRARY SERVICE Vol. 4, No. 2 (2024): Oktober
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpils.v4i2.28184

Abstract

Sistem informasi perpustakaan di perpustakaan Universitas Megarezky Makassar berperan penting dalam memberikan layanan dan akses yang mudah bagi pemustaka untuk mencari sebuah informasi, melalui penerapan SLiMS sebagai sistem informasi. Penelitian ini bertujuan untuk membahas secara mendalam tentang bagaimana penerapan sistem informasi perpustakaan dalam penggunaan SLiMS dengan memahami pemahaman SLiMS dari sudut pemanfaatan, tantangan, dan dampak dari penggunaan SLiMS di Perpustakaan Universitas Megarezky Makassar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa dalam penerapan SLiMS di perpustakaan Megarezky Makassar dapat mengotomasi segala proses yang dapat membantu proses pengelolaan dan akses yang mudah dalam menemukan informasi di perpustakaan. Tidak hanya sebagai perangkat lunak, SLiMS juga dapat memberikan solusi sistem informasi perpustakaan yang mampu menemukan kebutuhan pengguna dalam pengelolaan dan akses informasi di perpustakaan modern.
PENERAPAN OTOMASI PERPUSTAKAAN MENGGUNAKAN SLIMS UNTUK MENINGKATKAN AKSES LAYANAN DI PERPUSTAKAAN STAI AL-AZHAR GOWA Nurul Hikmah; Sitti Rahmadany; Nurul Azmi Islamiyah; Nirwana Nirwana; Muh Taufiq Hidayat; Muh Rifad Ramdhani; Saenal Abidin; Touku Umar
JOURNAL OF PROGRESSIVE INNOVATION LIBRARY SERVICE Vol. 5, No.1 (2025): April
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpils.v4i2.28273

Abstract

Pengelolaan koleksi buku di perpustakaan merupakan proses penting dalam memastikan aksesibilitas informasi secara cepat dan tepat bagi pengguna. Sistem klasifikasi, seperti Dewey Decimal Classification (DDC), Library of Congress Classification (LCC), dan Universal Decimal Classification (UDC), berperan dalam mengorganisasi koleksi berdasarkan kategori tertentu. Proses pengelolaan koleksi melibatkan pemeriksaan awal, inventarisasi, klasifikasi, katalogisasi, hingga integrasi data ke dalam sistem otomasi seperti SLiMS. Langkah-langkah penerapan sistem klasifikasi, mulai dari pemilihan sistem yang sesuai hingga penyusunan koleksi di rak, memastikan koleksi tertata rapi dan mudah ditemukan. mplementasi sistem ini mendukung fungsi perpustakaan sebagai pusat informasi dan pembelajaran, serta meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan. Studi ini juga menyoroti pentingnya pengalaman praktis dalam penerapan klasifikasi koleksi, seperti yang dilakukan melalui program Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Perpustakaan Politeknik Pariwisata Makassar, yang memberikan wawasan langsung dalam pengelolaan koleksi secara profesional dan sistematis.
The Role of New Media in Shaping Islamic Insights Among Generation Y and Z at Alauddin State Islamic University of Makassar Saenal Abidin; Rasyid Masri; Firdaus Muhammad; Arifuddin Tike; Quraisy Mathar; Irvan Muliyadi; Das'ad Latif
Inkunabula: Journal of Library Science and Islamic Information Vol. 5 No. 1 (2026): March
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam Universitas Islam Negerin Datokarama Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/inkunabula.v5i1.5201

Abstract

This study is motivated by the increasing use of new media in accessing Islamic information; however, studies explaining how such media contribute to the formation of Islamic knowledge at the individual level, particularly among Generation Y and Generation Z, remain limited. This study aims to analyze the role of new media in enhancing Islamic knowledge among Generation Y and Generation Z at Alauddin State Islamic University of Makassar. This research employs a qualitative approach with a descriptive design. Data were collected through in-depth interviews and Focus Group Discussions (FGDs) involving 11 informants, consisting of Generation Y lecturers and Generation Z students who actively use digital media. Data were analyzed using thematic analysis through coding, theme categorization, and conclusion drawing. The findings indicate that new media serve as a primary source for accessing Islamic knowledge through various digital platforms such as YouTube, Instagram, and Islamic websites. Generation Y tends to use new media functionally for academic purposes, while Generation Z utilizes it more intensively as part of their daily digital life. Moreover, new media encourage users to critically select and evaluate Islamic information. This study proposes the 4A Model (Access, Attention, Appraisal, and Adoption), which explains the stages of Islamic knowledge formation through new media. This model offers a conceptual contribution to understanding the mechanism of religious knowledge construction in the digital era. Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya penggunaan media baru dalam memperoleh informasi keislaman, namun kajian yang menjelaskan bagaimana media tersebut berperan dalam pembentukan wawasan keislaman pada tingkat individu, khususnya pada Generasi Y dan Generasi Z, masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran media baru dalam menambah wawasan keislaman Generasi Y dan Generasi Z di Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan Focus Group Discussion (FGD) terhadap 11 informan yang terdiri atas dosen Generasi Y dan mahasiswa Generasi Z yang aktif menggunakan media digital. Data dianalisis menggunakan analisis tematik melalui tahap pengkodean, pengelompokan tema, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media baru dimanfaatkan sebagai sumber utama dalam memperoleh wawasan keislaman melalui berbagai platform digital seperti YouTube, Instagram, dan website keislaman. Generasi Y cenderung memanfaatkan media baru secara fungsional untuk kepentingan akademik, sedangkan Generasi Z menggunakannya secara lebih intensif sebagai bagian dari kehidupan digital sehari-hari. Selain itu, media baru mendorong proses seleksi dan evaluasi informasi keislaman secara kritis. Penelitian ini menghasilkan Model 4A (Access, Attention, Appraisal, dan Adoption) yang menjelaskan tahapan pembentukan wawasan keislaman melalui media baru. Model ini merupakan kontribusi konseptual dalam menjelaskan mekanisme pembentukan pengetahuan keagamaan di era digital.