Ardiyani, Vita Maryah
Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Published : 88 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH RELAKSASI NAFAS DALAM TERHADAP TINGKAT KECEMASAN INSERSI AV.SHUNT PADA PASIEN HEMODIALISA DI RUMAH SAKIT PANTI NIRMALA MALANG Gaudensia Sinarti Lodis; Vita Maryah Ardiyani; Novita Dewi
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i2.974

Abstract

Kejadian Hemodialisa (HD) merupakan masalah yang serius di dunia kesehatan. Estimasi Perhimpunan Nefrologi (Pernefri) (Ahli Ginjal dan Hipertensi) di Indonesia melaporkan setiap tahunnya terdapat 200.000 kasus baru gagal ginjal stadium akhir dan membutuhkan cuci darah mencapai 150.000 orang. Dampak dari peningkatan pasien yang menjalani HD ini adalah kecemasan, dan yang dapat di lakukan untuk mengatasi kecemasan ini adalah dengan relaksasi nafas dalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh relaksasi nafas dalam terhadap tingkat kecemasan insersi Av.Shunt pada pasien HD di ruang Hemodialisa Rumah Sakit panti Nirmala Malang. Penelitian ini menggunakan design one group pre-post test. Jumlah sampel 30 orang dari 35 populasi pasien yang melakukan HD dengan insersi Av.Shunt di RSPN Malang dari bulan Januari sampai Maret tahun 2017. Besar sampel sebanyak 30 orang akan dibagi menjadi 2 kelompok 15 orang untuk kelompok perlakuan dan 15 orang untuk kelompok kontrol, dengan tehnik pengambilan simple random sampling. Analisa data menggunakan uji statistik t-Test, dengan taraf signifikan 0,05. Sebelum dilakukan terapi relaksasi nafas dalam didapatkan bahwa dari 15 responden terdapat 60% mengalami cemas sedang, dan setelah dilakukan terapi relaksasi nafas dalam didapatkan 80% mengalami cemas ringan. Hasil analisa bivariat menunjukkan P value=0,000
PERBEDAAN SENAM ERGONOMIK DAN YOGA TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI PANTI JOMPO GRIYA KASIH SILOAM MALANG Prudensia Tony Pompang’k Toton; Pertiwi Perwiraningtyas; Vita Maryah Ardiyani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 3 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i3.1315

Abstract

Lansia merupakan suatu proses tumbuh kembang ditandai dengan adanya kemunduran fisik, mental, dan sosial yang dialami secara bersamaan. Senam ergonomik adalah teknik senam untuk memperbaiki posisi dan melenturkan sistem saraf dan aliran darah. Senam yoga adalah aktivitas pemusatan seluruh pikiran untuk mengontrol seluruh panca indra dan tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara senam ergonomik dan yoga terhadap perubahan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di Panti Jompo Griya Kasih Siloam Malang. Penelitian ini mengguanakan desain pre-eksperimental design. Populasi penelitian adalah seluruh lansia yang menderita hipertensi sebanyak 30 responden di Panti Jompo Griya Kasih Siloam Malang. Sampel diambil dengan teknik purposive sample dengan kriteria inklusi yaitu lansia yang tinggal di Panti Griya Kasih Siloam Malang, usia >50 tahun, menderita hipertensi grade 1, dapat melakukan senam dan bersedia menjadi responden sebanyak 20 orang. Data dianalisis menggunakan uji Mann Whitney didapat rata-rata sistolik 128/129 normal tingi maupun diastolic 85-84 normal tinggi antara senam ergonomik dan yoga dengan nilai p-value>0,05 maka dapat diartikan bahwa H1 ditolak yang berarti tidak ada perbedaan senam ergonomik dan yoga terhadap perubahan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di Panti Jompo Griya Kasih Siloam Malang. ABSTRACT Elderly is a process of growth and development characterized by physical, mental, and social setbacks experienced simultaneously. Ergonomic exercises are gymnastic techniques to improve position and flex the nervous system and blood flow. Yoga gymnastics is the activity of concentrating the whole mind to control all five senses and body. This study aims to determine the difference between ergonomic exercise and yoga to changes in blood pressure in elderly people with hypertension at Griya Kasih Siloam Malang Nursing Home. This study uses a pre-experimental design design. The population of this study were all elderly who suffered from hypertension as many as 30 respondents at the Griya Kasih Siloam Malang Nursing Home. Samples were taken by purposive sample technique with inclusion criteria: Elderly people who lived in Griya Kasih Siloam Malang Institution, Age> 50 years, Grade 1 hypertension, Can do gymnastics and Willing to become 20 respondents. Data were analyzed using Mann Whitney test obtained an average of 128/129 high normal systolic and high diastolic 85-84 normal between ergonomic gymnastics and yoga with p-value> 0.05, it means that H1 is rejected which means there is no difference in ergonomic gymnastics and yoga on changes in blood pressure in elderly people with hypertension at Griya Kasih Siloam Malang Nursing Home. Keywords: Ergonomic gymnastics; yoga gymnastics; blood pressure.
PERBEDAAN KUALITAS TIDUR PADA REMAJA PUTRI YANG MENGGUNAKAN LAMPU DAN TIDAK MENGGUNAKAN LAMPU DI ASRAMA KEPERAWATAN UNIVERSITAS TRIBHUWANA TUNGGADEWI MALANG Wisundari Wisundari; Tanto Hariyanto; Vita Maryah Ardiyani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i2.1122

Abstract

Kualitas tidur adalah kepuasan seseorang terhadap tidur. Kualitas tidur dipengaruhi oleh beberapa faktor lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kualitas tidur pada remaja putri yang menggunakan lampu dan tidak menggunakan lampu di Asrama Keperawatan Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang. Desain penelitian menggunakan rancangan studi komparatif. Populasi terdiri dari 68 responden. Pengambilan sampil secara quota sampling sebanyak 36 responden yang dibagi menjadi dua, yaitu menggunakan lampu 18 responden dan tidak menggunakan lampu 18 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan independent t-test dengan α=0,05. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar kualitas tidur remaja putri yang menggunakan lampu dalam kategori cukup baik (55,56%), sebagian besar kualitas tidur remaja putri yang tidak menggunakan lampu dalam kategori cukup baik (61,11%), dan hasil independent t-test diperoleh p=0,020, yang berarti ada perbedaan yang signifikan antara kualitas tidur remaja putri yang menggunakan lampu dengan remaja putri yang tidak menggunakan lampu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan kualitas tidur pada remaja putri yang menggunakan lampu dan tidak menggunakan lampu, sehingga diharapkan kepada remaja putri yang tidur menggunakan lampu sebaiknya menggunakan lampu dengan intensitas yang lebih rendah dari biasanya. ABSTRACT Sleep quality is a person's satisfaction with sleep. Sleep quality is influenced by several environmental factors. This study aims to determine differences in sleep quality in young women who use lights and do not use lights in the Nursing Hostel of Tribhuwana Tunggadewi University, Malang. The research design uses a comparative study design. The population consists of 68 respondents. Quota sampling was taken as many as 36 respondents divided into two group, that using 18 respondents 'lights and not using 18 respondents' lights. Data was collected using a questionnaire. Data were analyzed using independent t-test with α = 0.05. The results showed that most of the sleep quality of young woman who used lights in the category was quite good (55.56%), most of the sleep quality of young woman who did not use lights in the category was quite good (61.11%), and the results of independent t-test obtained p = 0.020, which means there is a significant difference between the quality of sleep for young women who use lights with young women who do not use lights. The results showed that there were differences in sleep quality in young women who used lights and did not use lights, so it was expected that young woman who slept using lamps should use lights with lower intensity than usual. Keywords: Sleep quality, using lights, not using lights.
PERBEDAAN TINGKAT KECEMASAN PADA PENDERITA HIPERTENSI LANSIA LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN DI KELURAHAN MERJOSARI KECAMATAN LOWOKWARU MALANG Eka Pipit Nur Cahyani; Joko Wiyono; Vita Maryah Ardiyani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.25 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i1.155

Abstract

Kecemasan (ansietas) adalah respon emosional terhadap penilaian intelektual terhadap sesuatu yang berbahaya.Hipertensi atau penyakit tekanan darah tinggi adalah suatu gangguan pada pembuluh darah yang mengakibatkan suplai oksigen dan nutrisi yang dibawa oleh darah, terhambat sampai ke jaringan tubuh yang membutuhkannya.Desain penelitian ini menggunakan desain penelitian komparatif dengan pendekatan cross sectional. Analisis data yang digunakan adalah uji t-test independent.Populasi dan sampel pada penelitian ini adalah lansia yang mengalami hipertensi di kelurahan Merjosari RW 12 kecamatan Lowokwaru Kota Malang sebanyak 24 orang. Pengambilan sampel secara nonprobability sampling dengan menggunakan sampling jenuh.Hasil uji statistik dengan menggunakan uji t-test independent menunjukan bahwa lansia perempuan mengalami tingkat kecemasan lebih tinggi dibandingkan lansia laki-laki. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa terdapatperbedaan tingkat kecemasan penderita hipetensi lansia laki-laki dan perempuan di kelurahan Merjosari Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Kata Kunci : Hipertensi, jenis kelamin, kecemasan, lansia.
NALISIS PERAN PERAWAT TRIAGE TERHADAP WAITING TIME DAN LENGTH OF STAY PADA RUANG TRIAGE DI INSTALASI GAWAT DARURAT RUMAH SAKIT dr SAIFUL ANWAR MALANG Vita Maryah Ardiyani; M. Titin Andri W; Rinik Eko K
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.588 KB) | DOI: 10.33366/cr.v3i1.302

Abstract

Instalasi Gawat Darurat (IGD) merupakan unit krusial yang berfungsi sebagai pintu utama dalam penanganan kasus kegawatdaruratan. Pada Istalasi gawat darura total Lengh Of Stay (LOS) dan Waiting time digunakan untuk melihat tingkat kepadatan dan kinerja klinis. Pada kegiatan triage perawat bertanggung jawab untuk dapat mengambil keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan peran perawat triage dengan waiting time dan length of stay pada ruang triage di instalasi gawat darurat rumah sakit dr Saiful Anwar Malang dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Subyek dalam penelitian ini adalah pasien pada ruang triage dengan teknik quota sampling sebanyak 200 pasien dan perawatan ruang triage yang menangani 200 pasien tersebut. Data dikumpulkan melalui lembar observasi yang telah di validasi dengan uji kappa. Hasil penelitian menunjukkan analisis bivariat menggunakan uji Chi Square dengan tingkat kepercayaan 0,05 didapatkan terdapat hubungan antara peran perawat dengan waiting time ( p =0.000.), tidak terdapat hubungan antara peran perawat dengan length of stay (p = 0.263). Analisis multivariat menggunkan regresi logistik didapatkan kontribusi peran perawat sebesar 10% pada waiting time dan 0.9 % pada length of stay. Bagi perawat diharapakan meningkatkan skill terkait penanganan pasien triage, pemahaman kasus, penetapan kriteria kegawatadaruratan secara tepat dan peran koloborasi dapat menjadi fokus dalam penangan pasien pada ruang triage. Penelitian selanjutnya diharapkan mengkaji secara detail faktor-faktor lain yang mengpengaruhi kinerja perawat dan penangan pasien pada ruang triage
PENGARUH DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP PENINGKATAN ADAPTASI PASIEN SKIZOPHRENIA Vita Maryah Ardiyani; Kumboyono Kumboyono; Dian Susmarini
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.505 KB) | DOI: 10.33366/cr.v5i2.538

Abstract

Adaptasi adalah menyesuaikan diri dengan kebutuhan atau tuntutan baru yaitu usaha untuk mencari keseimbangan kembali kedalam keadaan normal. Sedangakan dukungan keluarga adalah bantuan yang diberikan oleh anggota keluarga yang dapat diandalakan yang berupa informasi verbal atau non verbal dan tingkah laku yang memberi keuntungan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dukungan keluarga dengan adaptasi pasien skizophrenia. Desain penelitian yang digunakan adalah obsevasional analitik dengan pendekatan cross sectional.Sampel sejumlah 63 pasien skizophrenia yang menjalani rawat inap di Rumah Sakit Jiwa, diambil melalui teknik Simple Random sampling. Varibel yang diukur meliputi tingkat dukungan keluarga dan tingkat adaptasi pasien skizophrenia. Pengukuran tingkat dukungan keluarga menggunakan kuesioner dan pengukuran tingkat adaptasi dilakukan dengan cara observasi langsung. Dari analisis data menggunakan uji korelasi Rank Spearman diperoleh koefisien korelasi sebesar 0.427 dengan probabilitas (sign) sebesar (0.000) dan tingkat signifikasi 95% ( = 0.05). Nilai koefisien korelasi lebih besar dari nilai tabel. Hal ini menunjukkan terjadi hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga pesien Skizophrenia dengan peningkatan adaptasi pasien Skizoprenia. Tingkat adaptasi yang baik dapat menunjang pancapaian remisi pasien yang lebih baik. Perlu diadakan penelitian lebih lanjut dengan meneliti faktor regulator dan kognator yang mempengaruhi adaptasi, memperbaiki instrument penelitian dan metode pengambilan data.
PENGGUNAAN EMERGENCY KIT DASAR UNTUK KEGAWATDARURATAN PADA HOME INDUSTRY SHUTTLECOCK Ani Sutriningsih; Vita Maryah Ardiyani; Mia Andinawati
Jurnal LENTERA Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal LENTERA
Publisher : Stikes Yarsi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (872.166 KB) | DOI: 10.57267/lentera.v1i2.97

Abstract

Usaha Kecil dan Menengah (UKM) mempunyai peran penting dalam pembangunan ekonomi nasional, oleh karena berperan dalam pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja. Kasus kegawatdaruratan yang sering terjadi pada pekerja di tempat kerja salah satunya adalah luka robek. Kejadian kegawatdaruratan di tempat kerja dapat terjadi sewaktu-waktu sehingga perlu adanya kesiapan baik peralatan dan kemampuan dalam penanganan awal kegawatdaruratan sebelum dibawa ke fasilitas kesehatan. Berdasarkan analisais situasi yang dilakukan terhadap mitra adalah karyawan Home Industry Shuttlecock di Desa Sumber Porong Kecamatan Lawang didapatkan beberapa permasalahan, antara lain keterbatasan tenaga kerja yang harus terlatih di bidangnya, keterbatasan pengetahuan terutama di bidang kecelakaan kerja, dan pelaksanaan teknis pekerjaan sebagian besar pengusaha home industry shuttlecock belum memenuhi standar keamanan kerja dimana dalam industri ini seringkali terjadi kecelakaan kerja terutama dalam proses pengolahan bahan baku. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan keterampilan penggunaan emergency kit dasar untuk penanganan awal kegawatdaruratan kecelakaan kerja pada home industry shuttlecock. Metode yang digunakan untuk meningkatkan keterampilan pekerja dan pemilik home industry shuttlecock adalah melalui pelatihan penanganan awal kegawatdaruratan kecelakaan kerja dan bantuan list set alat kegawatdaruratan kecelakaan kerja beserta fungsinya. Sasaran kegiatan ini adalah karyawan Home Industry Shuttlecock di Desa Sumber Porong Kecamatan Lawang sebanyak 10 orang. Penyuluhan dan demonstrasi efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tentang penggunaan emergency kit dasar untuk kegawatdaruratan.
EDUKASI PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN DI ERA PANDEMI COVID-19 PADA DESA WISATA SIDOREJO INDAH (DEWISRI) Ani Sutriningsih; Wahyu Dini Metrikayanto; Vita Maryah Ardiyani
Jurnal LENTERA Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal LENTERA
Publisher : Stikes Yarsi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57267/lentera.v2i1.164

Abstract

The implementation of this community service aims to provide education on the application of health protocols at the location of the Sidorejo Indah Tourism Village (DEWISRI) Sidorejo Village, Jabung District. The tourism aspect is one part affected by the COVID-19 pandemic. In tourism operations in the pandemic era, it is necessary to implement health protocols as an effort to prevent and control the spread of the COVID-19 outbreak. DEWISRI tourist village, Sidorejo Village, Jabung District, Malang Regency is one of the tourist attractions affected by the COVID-19 pandemic. The purpose of community service activities is to provide education to increase knowledge about health protocols in the pandemic era. The targets in this activity consist of managers, DEWISRI employees, and food and beverage sellers around tourist sites as many as 10 people. The method of implementing community service activities is carried out in three stages, namely first measuring public knowledge about health protocols (pre test) using a questionnaire, second providing education about health protocols, and third measuring community knowledge about health protocols (post test) using questionnaires. The results of the univariate analysis showed that more than half of the participants (80%) had knowledge in the low category and after being given education about health protocols, it was found that more than half of the participants (70%) had sufficient knowledge. Education on the application of health protocols has a direct impact, namely increasing knowledge about health protocols in the community.
PENYULUHAN TERAPI KOMPLEMENTER RIMPANG DAN REMPAH INDONESIA SEBAGAI PENGUAT IMUNITAS TUBUH DI MASA PENDEMI DI MASYARAKAT TLOGOMAS MALANG Vita Maryah Ardiyani; Novita Dewi; Supriyadi Supriyadi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat : Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2021): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) STIKES Notokusumo Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.093 KB)

Abstract

Dunia telah dalam bencana diserang salah satu virus yang lebih dikenal Covid-19. Virus ini sangat cepat menyebar luas diberbagai negara termasuk Indonesia . Terapi komplementer merupakan salah satu terapi alterrnatif menggunakan berbagai jenis tumbuhan secara tradisional yang dapat digunakan untuk menguatkan imunitas tubuh. Pelaksanaan pengabdian masyarakat dilakukan berdasarkan hasil analisis situasi di Tlogomas Kota Malang dimana sebagaian besar warga berada pada lingkungan yang disekitarnya terdapat tanaman rimpang dan rempah di halaman rumah. Berdasarkan analisa lingkungan tersebut dilakasanakan pengabdian masyarakat untuk memberikan pendidikan kesehatan berupa penyuluhan terapi komplementer rimpang dan rempah. Pengabdian masyarakat dilaksanakan dengan media online sebagai strategis pelaksanaan abdimas untuk memberikan penyuluhan terapi komplementer rimpang dan rempah sebagai penguat imunitas tubuh di masa pendemi kepada masyarakat. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan kepada masyarakat dengan memberikan kuesioner pretest dan posttest sebelum dan sesudah pemberian edukasi untuk mengetahui pemahaman responden tentang terapi komplementer rimpang dan rempah.Pemberian edukasi ini di lakukan melalui media online kepada masyarakat beserta diskusi dan tanya jawab melalui media call centre. Hasil analisis uji Wilcoxon Sign Rank didapatkan pengaruh edukasi terapi komplementer rimpang dan rempah Indonesia sebagai penguat imunitas tubuh di masa pendemi di Masyarakat Tlogomas. Pemahaman masyarakat dalam terapi komplementer rimpang dan rempah dirapkan mampu diaplikasikan sebagai terapi mandiri dapat di lakukan dalam kehidupan sehari –hari.
Penyuluhan Penanganan Kegawatdaruratan pada Anak di Rumah pada Ibu Persit ( Persatuan Istri Tentara) : Education of Children's Emergency Handling at Home by Persit (Soldier Wife Association) vita maryah ardiyani; Ani Sutriningsih
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat : Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2022): september
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) STIKES Notokusumo Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (759.946 KB)

Abstract

Abstrak: Kasus kegawatadaruratan terjadi pada anak di lingkungan rumah. Kasus –kasus ini membutuhkan pertolongan segera untuk mencegah kondisi yang lebih parah dan mengancam nyawa. Tindakan mandiri ibu dapat dilakukan dirumah jika terjadi kasus-kasus kegawatdaruratan pada anak sehingga kasus-kasus kegawatdaruratan dapat tertangani dengan benar sehingga tidak terjadi perburukan kondisi pada anak. Pelaksanaan penyuluhan penanganan kegawatdaruratan pada anak dilaksanakan pada ibu-ibu PERSIT.Pelaksanaan abdimas dilakukan dengan metode penyuluhan , simulasi kasus dan aplikasi skill dasar penanganan kegawatdaruratan pada anak  dengan mengedepankan ABCD (Asset Based Community Development). Kegiatan dilaksnakan satu hari. Hasil kegiatan penyuluhan kegawatdaruratan pada anak didapatkan peningkatan rerata pertest dari 50,3 mejadi 74, 6 pada saat posttest. Metode simulasi dan penyuluhan dapat meningkatkan pegetahuan dan penanganan kasus kasus kegawatdaruratan anak di rumah yang dapat dilkasankan secara mandiri oleh ibu. Ibu dirapkan mampu menangani kegawatdaruratan pada anak secara mandiri Abstract: Emergency cases occur in children in the home environment. These cases require immediate help to prevent a more severe and life-threatening condition. Mother's independent actions can be carried out at home if there are emergency cases in children so that emergency cases can be handled properly so that there is no worsening of the child's condition. The implementation of emergency handling counseling for children is carried out by mother. The implementation of community service is carried out by counseling methods, case simulations and the application of basic skills for emergency handling in children by prioritizing ABCD (Asset Based Community Development). The results of emergency counseling activities for children showed an increase in the average pertest from 50.3 to 74, 6 at the posttest. Simulation and counseling methods can increase knowledge and handling of emergency cases of children at home which can be carried out independently by mothers.
Co-Authors Ahda Suhanda Aini Nurul Alves, Remigio Halek Andinawati, Mia Andri Setiawan Angelika Christin Role Ani Sutriningsih Ani Sutriningsih Ani Sutriningsih Ani Sutriningsih Anjelina Marta Lupa Arahaf Abdi Arlinda , Putu Sintya Aryanti, Afifa Ramadani Astuti, Paska Lia Umi Aurelia Mau Keo Babang, Putri Sonia Rambu Bernike Keiku Lor Damaris Arista Lende Danguwole Jati Felpina Dewi, Novita DI Ventiyaningsih, Agustiana Dian Susmarini Diana Diana Dudella Desnani Firman Yasin, Dudella Desnani Firman Dyah Widodo Eka Pipit Nur Cahyani Elaspriani Elaspriani Elaspriani Kunto Fasty Aklima Fauzi Riki Hidayat Fedelia Susanti Rebu Felisiana Felisiana Felpina Jati Danguwole Fitria Hayati Gaudensia Sinarti Lodis Glorianita A.R De Araujo Hardiyanto Hardiyanto Hardiyanto Hardiyanto, Hardiyanto Hasanudin Hasanudin Hendrik Suhendri, Hendrik Heni Pujiastuti Herwin Herwin Ika Cahyaningrum Imam Munandar Indah Dwi Pratiwi Indah Dwi Pratiwi Issanue Yunaefi Joko Wiyono Junaedi , Rosly Kumboyono Kumboyono Laksono Trisnantoro M. Miftahuz Zubaidi M. Titin Andri W Maria De Jesus Maria Gemelin Suarliak Maria Helmiana Muda Melkianus Dangu Elu Melliana Sabtheka Mia Andinawati Mia Andinawati Mia Andinawati Mia Andinawati Miftahur Rahman Mikhayandi John Lede Mira Pratiwi Misda Misda Moh. Fachrizal Rosyid Muhammad Noor Mumpuni , Risna Yekti Ni Luh Putu Eka Sudiwati Novita Dewi Pertiwi Perwiraningtyas Pratiwi , Indah Dwi Prudensia Tony Pompang’k Toton Putu Sintya Arlinda Putu Sintya Arlinda Rachmat Chusnul Choeron, Rachmat Chusnul Rinda Rinda Rinik Eko K Risna Yekti Mumpuni Risna Yekti Mumpuni Risnaningsih ., Risnaningsih Rizki Nurrahman Rosly Junaedi Rosly Junaedi Rudi Febrianto Selia Wilhelmina Shania Auryn Sri Haryuni Srihayati, Yati Sugianto Hadi Supriyadi Supriyadi Supriyadi Supriyadi Sutriningsih , Ani Sutriningsih, Ani Swaidatul Masluhiya AF Tanto Hariyanto Tarapandjang, Dharma Sandi Terezinha Gusmao Trishinta, Sirli Mardianna Vinsensia Kewa Wahyu Dini Metrikayanto Wahyu Dini Metrikayanto Wahyu Dini Metrikayanto Wahyu Dini Metrikayanto, Wahyu Dini Wayan Supi Andila Wisundari Wisundari Wyssie Ika Sari Wyssie Ika Sari Yanti Rosdiana Yasinta Nadu Ndode Yati Srihayati Yati Srihayati Yayuk Sulistyowati Yedetia Yublina Bobo Yefrian Alfred Taka Wunga Yeni Kristiani Yohanes Daud Djawa Yovita Handayani Ina Talu Yovita Hiasinta Lely Yovita Lai Hane Yuliani Yuliani Yunita Lende Zainol Arifin Zainol Arifin Zakariya Zakariya Zaky Soewandi Ahmad