Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Pengaruh Campuran Air Kelapa dan Daun Gamal sebagai Pupuk Cair terhadap Pertumbuhan Vegetatif Tomat (Solanum lycopersicum L.) N. Putri Sumaryani; Ni Nyoman Parmithi; I Wayan Beny Gunawan
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 7 No. 2 (2018): September 2018
Publisher : FPMIPA IKIP PGRI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.663 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.2548100

Abstract

Tomato is one type of fruit plant with high Vitamin C and antioxidant content. Efforts that can be used to increase the vegetative growth of tomato plants is by using organic fertilizer. One of the organic fertilizers that can be used is coconut water and gamal leaves. This study aims to determine the effect of coconut water mixture and gamal leaf as liquid fertilizer to the vegetative growth of tomato plants (Solanum lycopersicum L.).This research is classified as an experimental research using Completely Randomized Design. The population in this research is 400 tomato plants. The sample in this research is tomato plant with the amount of 300 plants taken by Simple Random Sampling technique, and become four replications. Each treatment consisted of: 1) treatment without liquid fertilizer (P0), 2) liquid fertilizer from coconut water mixture and gamal leaf with volume 40 ml / l (P1), 3) liquid fertilizer from coconut water mixture and gamal leaf with a volume of 80 ml / l (P2); 4) liquid fertilizer from a mixture of coconut water and gamal leaves with volume of 120 ml / l (P3); and 5) liquid fertilizer from coconut water mixture and gamal leaf with volume 160 ml / P4). The data obtained in this study were analyzed using one wa Analysis of Varian (ANOVA) using SPSS for Windows 16.0. The result of data analysis shows that there is influence of coconut water mixture and gamal leaf as liquid fertilizer to vegetative growth of tomato plant (Solanum lycopersicum L.). The best treatment for vegetative growth of tomato plants (Solanum lycopersicum L.) with volume 160 ml / l (P4).
PKM di SMK Wira Harapan Kabupaten Badung Provinsi Bali: PKM in SMK Wira Harapan, Badung Regency, Bali Province I Wayan Sumandya; I Wayan Eka Mahendra; Ni Nyoman Parmithi
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 8 No. 1 (2019): Maret 2019
Publisher : FPMIPA IKIP PGRI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.737 KB)

Abstract

Wira Harapan Vocational School was established in 2008 on 4,500 m2 of land located on Jl, Raya Padang Luwih, Tegal Jaya Dalung, North Kuta District, Badung Regency, Bali Province. Wira Harapan Vocational School is supported by 60 teachers, consisting of permanent foundation teachers, contract teachers and honor teachers. Wira Harapan Vocational High School has 20 education staff consisting of permanent employees, contract employees and honorarium employees. In the 2017/2018 school year, Wira Harapan Vocational High School has 1.525 students, consisting of 522 class X students, 501 grade XI students, and 502 class XII students who are scattered into 42 study groups. The problem found in Wira Harapan Vocational School is the low understanding of teachers on electronic-based compilation in this PKM called E-module. The solution offered is to carry out workshops to improve teachers' understanding and skills regarding the procedures and mechanisms for the preparation of e-modules and mentoring (guided practice) is a follow-up to the workshop to improve teacher skills in preparing e-modules. The results achieved from this PKM activity are the increasing ability of teachers to prepare e-modules in accordance with the procedures for developing e-modules and the formulation of e-modules for each subject.
Penerapan Model Pembelajaran Kolb Tipe Accomodator untuk Meningkatkan Minat dan Hasil Belajar Biologi Leonard Yusta Mahemba; Ni Nyoman parmithi; N. Putri Sumaryani
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 6 No. 2 (2017): September 2017
Publisher : FPMIPA IKIP PGRI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.887 KB)

Abstract

Kurangnya minat, dan hasil belajar peserta didik karena kualitas proses belajarnya kurang maksimal. Kinerja guru belum maksimal dalam menciptakan suasana kegiatan pembelajaran karena guru lebih cenderung menggunakan model pembelajaran Direct Intruction (DI) sehingga siswa kurang tertarik dalam kegiatan pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran Kolb Accomodator dapat meningkatkan minat dan hasil belajar siswa kelas X MIA 1 SMA PGRI 4 Denpasar tahun akademik 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan model pembelajaran Kolb Accomodator type. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X MIA 1 SMA PGRI 4 Denpasar tahun akademik 2016/2017 yang berjumlah 42 orang. Objek penelitian tindakan kelas ini adalah: (1) Bunga. (2) Hasil belajar peserta didik. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner minat, dan menguji hasil belajar peserta didik. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan 1) Ada peningkatan minat dan hasil belajar. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan rata-rata skor minat belajar peserta didik pada siklus I 4,14 berada pada kategori baik dan pada siklus II rata-rata minat siswa meningkat menjadi 4,45 berada dalam kategori sangat baik maka terjadi peningkatan sebesar 9,66% . Skor rata-rata 2) Hasil belajar juga meningkat dari siklus I 80,11 nilai rata-rata hasil belajar meningkat pada siklus II menjadi 86,30 meningkat 7,78% Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa penyerapan peserta didik pada siklus I 80,11% mengalami peningkatan. siklus II hingga 80,30% terjadi peningkatan 7,78% ketuntasan klasikal pada siklus I 72% dan siklus II sebesar 95% berarti peningkatan sebesar 31,94%. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran tipe Kolb Accomodator dapat meningkatkan minat dan hasil belajar peserta didik kelas X MIA 1 SMA PGRI 4 Denpasar tahun akademik 2016/2017.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DENGAN MENGONTROL KECERDASAN EMOSIONAL Ni wayan sunita; Ni Ketut Erawati; Ni Nyoman Parmithi; Ni Putu Widya Purnamawati
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 10 No. 1 (2021): Maret 2021
Publisher : FPMIPA IKIP PGRI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (651.01 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4657663

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis dengan mengontrol kecerdasan emosional peserta didik kelas VIII SMP Negeri 2 mengwi tahun pelajaran 2019/2020. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (Quasi Experiment) dengan desain The Non-Equivalent posttest only Control Group Design. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 70 peserta didik dengan menggunakan teknik simple random sampling. Data kemampuan pemecahan masalah matematis diperoleh menggunakan tes kemampuan pemecahan masalah matematis dan data kecerdasan emosional diperoleh menggunakan angket kecerdasan emosional. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan t-test dan ANAKOVA satu jalur. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh, 1) terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis antara peserta didik yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) dengan peserta didik yang mengikuti model pembelajaran konvensional kelas VIII SMP Negeri 2 Mengwi Tahun Pelajaran 2019/2020. 2) terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis antara peserta didik yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) dengan peserta didik yang mengikuti model pembelajaran konvensional setelah mengontrol kecerdasan emosional kelas VIII SMP Negeri 2 mengwi tahun pelajaran 2019/2020.
PEMBERDAYAAN KETERAMPILAN PROSES SAINS BIOLOGI DENGAN MEMANFAATKAN LINGKUNGAN SEKITAR SEBAGAI SUMBER BELAJAR DI MASA PANDEMI COVID-19 N. Putri Sumaryani; Parmithi Ni Nyoman
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 10 No. 2 (2021): September 2021
Publisher : FPMIPA IKIP PGRI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.929 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.5607250

Abstract

Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan pemberdayaan keterampilan proses sains biologi dengan memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar mahasiswa di masa pandemi Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan studi pustaka dengan membahas keterampilan proses sains yang memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar. Variabel yang dibahas dalam penelitian ini adalah pemberdayaan keterampilan proses sains biologi dengan memanfaatkan lingkungan sekitar dalam pembelajaran biologi di masa pandemi covid-19, dimana pembelajaran biologi yang biasanya dilakukan di di laboratorium tidak dapat ddilaksanakan secara maksimal karena adanya pandemi, maka pemanfaatan lingkungan sekitar dapat menjadi sebuah alternatif dalam pelaksanaan pembelajaran biologi. Keterampilan proses sains merupakan pendekatan pembelajaran yang berorientasi kepada proses sains yang mengandung empat hal yaitu produk, proses, sikap dan teknologi. Keterampilan proses sains dalam pembelajaran biologi menjadi sangat penting untuk meningkatkan pemahaman sains dalam pembelajaran biologi khususnya, sehingga kondisi pandemi tidak menjadi halangan untuk para mahasiswa meningkatkan pemahaman dalam pembelajaran biologi karena dengan pemanfaatan lingkungan sekitar dapat menjadi proses dalam pembelajaran.
PBM di SMP Negeri 1 Marga dan SMP Negeri 2 Marga Ni Nyoman Parmithi; Made Wery Dartiningsih; I Made Citra Wibawa; Ni Wayan Sunita
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Abdi Masyarakat
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/jam.v3i2.46

Abstract

SMP N 1 Marga dan SMP N 2 Marga berlokasi di Kabupaten Tabanan Provinsi Bali. Kedua sekolah tersebut memiliki karaketeristik yang hampir sama dilihat dari SDM guru, input siswa, sarana dan prasaran yang tersedia, termasuk fasilitas internet. Semenjak pandemi Covid-19 menyerang, guru dituntut untuk merubah pola pembelajaran dari belajar tatap muka menuju pembelajaran online, baik dari perencaan, pelaksanaan, maupun evaluasinya. Permasalahan ketiga sekolah mitra tersebut adalah: (1) rendahnya penguasaan IT guru dalam pembelajaran online, (2) rendahnya pemahaman dan kemampuan guru dalam membuat media pembelajaran berbasis canva, dan (3) rendahnya kualitas soal ujian buatan guru termasuk proyek P5. Selain ketidak mampuan guru melaksanakan ulangan atau tes secara online menggunakan berbagai platform yang ada, kualitas soal yang dibuat guru juga masih rendah. Tujuan dilaksanakan kegiatan PBM ini adalah untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh mitra, melaksanakan pembelajaran online, evaluasi online, dan menyusun soal ujian yang bermutu. Solusi yang ditawarkan adalah melakukan penguatan kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional guru dalam bentuk kegiatan workshop serta praktik terbimbing: (1) workshop 1 dan praktik terbimbing 1 penguasaan IT guru dalam pembelajaran dan tes online, (2) workshop 2 dan praktik terbimbing 2 dalam melaksanakan pembelajaran dan tes online, (3) workshop 3 dan praktik terbimbing 3 tentang prosedur penyusunan soal-soal ujian berbasis HOTS. Luaran berupa: (1) meningkatnya kemampuan dan keterampilan guru dalam melaksanakan pembelajaran dan tes online (70%), (2) meningkatnya kemampuan dan keterampilan dalam menyusun RPP online (75%), (3) peningkatan kemampuan guru untuk menyusun soal ujian berbasis HOTS (100%), (5) publikasi di media online, (6) video di Cenel You Tube, dan (7) adanya artikel ilmiah.   SMP N 1 Marga and SMP N 2 Marga are located in Tabanan Regency, Bali Province. The two schools have almost the same characteristics in terms of teacher, student input, available facilities and infrastructure, including internet facilities. Since the Covid-19 pandemic struck, teachers have been required to change learning patterns from face-to-face learning to online learning, both in terms of planning, implementation and evaluation. The problems of the three partner schools are: (1) low teacher IT mastery in online learning, (2) low teacher understanding and ability in creating Canva-based learning media, and (3) low quality of teacher-made exam questions including the P5 project. Apart from the inability of teachers to carry out online tests using various existing platforms, the quality of questions created by teachers is also still low. The aim of carrying out this teaching and learning training activity is to overcome problems faced by partners, carry out online learning, online evaluation, and prepare quality exam questions. The solution offered is to strengthen teachers' pedagogical competence and professional competence in the form of workshop activities and guided practice: (1) workshop 1 and guided practice 1 are teacher IT mastery in online learning and tests, (2) workshop 2 and guided practice 2 are implementing learning and online tests, (3) workshop 3 and guided practice 3 are procedures for preparing HOTS-based exam questions. Outcomes include: (1) increased ability and skills of teachers in carrying out online learning and tests (70%), (2) increased ability and skills in compiling online lesson plans (75%), (3) increased ability of teachers to compose HOTS-based exam questions (100%), (5) publications in online media, (6) videos on Cenel You Tube, and (7) scientific articles.
Improving the Scientific Attitude of Elementary School Students Through Problem-Based Learning Wibawa, I Made Citra; Susanta, I Wayan; Parmithi, Ni Nyoman; Mahendra, I Wayan Eka
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 11 No. 1 (2023): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v11i1.61884

Abstract

Learning science at the elementary school level still faces various obstacles. These obstacles are caused by low interest and motivation in learning, activities in learning that are still monotonous or conventional, and other constraints. This study aims to investigate the effect of problem-based learning (PBL) approach on students' scientific attitudes in elementary school. This study used an experimental research design with a randomized control group. The population of this study was grade V students. The research sample consisted of 38 students who were divided into two groups, namely the experimental group and the control group. Data was collected through several methods, namely daily test scores and student scientific attitude questionnaires. Data analysis is carried out using appropriate statistical tests. To compare the difference in student achievement between the experimental group and the control group, the average daily test scores before and after the treatment were compared. Meanwhile, differences in scientific attitudes between the two groups were analyzed using the one-track ANOVA test after confirming the normality of data distribution and homogeneity of variants between groups. The results showed that students who followed the PBL approach obtained higher scores than those who followed the conventional approach in terms of scientific attitudes. The implication of this research is to contribute to the development of science learning in elementary schools with a focus on developing students' scientific attitudes, motivation, creativity, and critical thinking.
PENDAMPINGAN DENGAN PENDEKATAN KDEPE DALAM PENGEMBANGAN TAMAN TEMATIK LIANA DI KEBUN RAYA GIANYAR I Nengah Suka Widana; I Gusti Ayu Rai; I Wayan Suanda; Ni Nyoman Parmithi; Putu Ryan Widyastaguna
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Widya Mahadi Vol. 4 No. 1 (2023): Desember 2023
Publisher : LP3M Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/widyamahadi.v4i1.3387

Abstract

Since its soft opening on July 17 2017, the Gianyar Botanical Gardens has built several thematic parks, namely the upakara thematic park, liana thematic park, and other parks currently under construction. The liana thematic park is one of the thematic parks that is being developed based on the potential diversity of liana plant types that already exist in the KRG. The main problems addressed in mentoring activities in the development of liana thematic gardens are lack of access arrangements to liana thematic park, minimal collection of plant types, minimal information about liana thematic park, and lack of supporting hardscape facilities to increase liana thematic park capacity. Implementation of activities from 29 September to 1 October 2022, by applying the KDEPE approach (Coordination, Documentation, Evaluation, Common Perception and Execution). The results achieved are (a) entry access to the liana thematic park is more organized, making it easier for visitors; (b) there was an increase in the number of liana plant collections based on their types (initial 12 after assistance became 21 types). (c) There is information regarding collection of liana plants with scientific name labels and the writing of a book entitled Liana Botanical Gardens Gianyar.
Pemberdayaan Pokdarwis dalam pengembangan Budidaya lebah Trigona di Bukit jangkrik Kabupaten Gianyar, Bali Indrawan, I Putu Eka; Parmithi, Ni Nyoman; Anggreni, Ni Luh Putu Yesy; Suparyana, Pande Komang; Arta, I Kadek Juni
Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek No. 6 Vol. 1 Oktober, 2024
Publisher : Denpasar Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52232/jasintek.v6i1.180

Abstract

Sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan potensi wisata di Desa Adat Bukit Jangkrik, Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk melakukan pemberdayaan Pokdarwis Bukit Jangkrik Maju melalui penguatan Edu-Agrowisata. Pengabdian kepada masyarakat dilakukan melalui transfer pengetahuan dan teknologi kepada POKDARWIS Bukit Jangkrik Maju di Desa Adat Bukit Jangkrik yang terletak di Kelurahan Samplangan, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar. Mitra terdiri dari 4 pengelola dan 13 anggota serta 2 orang perangkat Desa Adat. Pokdarwis tersebut bergerak dalam bidang pengelolaan dan pengembangan destinasi wisata di Desa Adat Bukit Jangkrik, khususnya obyek wisata Kolam Alam Taman Sari yang dialiri oleh 5 sumber mata air Subak. Metode yang diterapkan meliputi edukasi, pelatihan, dan pendampingan/evaluasi. Edukasi dilakukan melalui ceramah dan diskusi. Pendampingan dilakukan kepada mitra untuk memastikan teknologi yang diberikan dapat digunakan dalam menyelesaikan permasalahan mitra. Kegiatan penyuluhan dan pendampingan budidaya lebah Trigona di Destinasi Wisata Natural Water Spring Bukit Jangkrik telah memberikan dampak yang signifikan, baik bagi masyarakat lokal, wisatawan, maupun lingkungan. Berdasarkan evaluasi, diketahui bahwa tingkat pengetahuan mitra meningkat menjadi 100% dengan kategori cukup dan terampil. Peningkatan ini tidak hanya mencerminkan keberhasilan program penyuluhan, tetapi juga menegaskan pentingnya pendekatan berbasis ekonomi kreatif dalam pemberdayaan masyarakat
The Influence Of Economic Literacy, Family Economic Education, Lifestyle, And Individual Modernity On Students' Consumptive Behavior Ni Nyoman Parmithi; I Putu Eka Indrawan
Arthaniti Studies Vol. 6 No. 1 (2025): Arthaniti Studies
Publisher : Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/arthas.v6i1.4525

Abstract

Penelitian ini menguji pengaruh variabel eksogen dan endogen dalam perilaku konsumtif siswa. Peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik Structural Equation Modelling (SEM). Populasi penelitian mencakup 256 siswa kelas XI SMA di Kota Gianyar. Dari jumlah tersebut, 104 siswa dipilih sebagai sampel yang tersebar di tiga sekolah SMA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan ekonomi keluarga berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumtif siswa. Artinya, siswa yang mendapat pendidikan ekonomi dalam keluarga memiliki pola konsumsi yang berbeda. Sebaliknya, gaya hidup dan modernitas individu berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap perilaku konsumtif. Selain itu, pendidikan ekonomi keluarga dan gaya hidup tidak berpengaruh signifikan terhadap literasi ekonomi siswa, sementara modernitas individu berpengaruh signifikan terhadap literasi ekonomi. Lebih lanjut, pendidikan ekonomi keluarga, gaya hidup, dan modernitas individu tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumtif melalui literasi ekonomi.