Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh limbah domestik terhadap kualitas air sungai di kawasan padat penduduk. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pengambilan sampel air di 30 titik sepanjang sungai selama tiga bulan. Parameter yang dianalisis meliputi fisik (kekeruhan, suhu, bau), kimia (pH, BOD, COD, fosfat, nitrat), dan biologis (E. coli, coliform total). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas air sungai menurun signifikan di titik dengan kepadatan penduduk tinggi, ditandai peningkatan kekeruhan, BOD, COD, fosfat, nitrat, serta kontaminasi bakteri patogen. Analisis korelasi menunjukkan hubungan positif yang signifikan antara intensitas limbah domestik dan tingkat pencemaran air. Penelitian ini menegaskan perlunya pengelolaan limbah domestik yang efektif, kesadaran masyarakat, serta penerapan teknologi pengolahan limbah untuk menjaga kualitas air dan kesehatan lingkungan.