Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Dampak Konseling Psikologi Positif terhadap Tingkat Kepuasan Hidup Lansia Sari Marlina
Jurnal Psikologi dan Konseling Vol. 1 No. 1 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menelaah peran konseling psikologi positif dalam meningkatkan kepuasan hidup lansia. Konseling ini menekankan pengembangan kekuatan individu, rasa syukur, optimisme, ketahanan psikologis, serta pencarian makna hidup, yang sangat relevan bagi lansia yang menghadapi tantangan seperti penurunan kondisi fisik, isolasi sosial, dan kehilangan tujuan hidup. Dengan melakukan tinjauan pustaka sistematis terhadap studi empiris dan teori yang diterbitkan antara 2015 hingga 2025, penelitian ini menyoroti intervensi seperti terapi syukur, life review, konseling berbasis kekuatan, serta pendekatan berpusat pada makna. Hasil kajian menunjukkan bahwa lansia yang mengikuti konseling psikologi positif melaporkan kebahagiaan yang lebih tinggi, gejala depresi yang menurun, serta strategi koping yang lebih adaptif. Selain itu, intervensi ini membantu membangun pola pikir dan regulasi emosi yang mendukung penuaan bermartabat dan resilien. Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan prinsip psikologi positif dalam program konseling lansia dan memberikan panduan bagi konselor, pengasuh, serta pembuat kebijakan dalam merancang strategi peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup lansia.
Efektivitas Podcast sebagai Media Edukasi dan Informasi Publik Sari Marlina
Jurnal Ilmu Komunikasi dan Media Vol. 1 No. 1 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas podcast sebagai media edukasi dan informasi publik di era digital. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi, penelitian ini menemukan bahwa podcast berperan penting dalam mendukung pembelajaran mandiri, meningkatkan motivasi belajar, serta menyampaikan isu-isu publik secara komunikatif. Podcast memberikan fleksibilitas bagi audiens untuk mengakses materi sesuai kebutuhan dan waktu yang tersedia, sehingga lebih adaptif dibandingkan media konvensional. Selain itu, podcast terbukti mampu membangun kedekatan emosional antara penyampai pesan dan pendengar melalui gaya naratif yang khas. Namun demikian, efektivitas podcast masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan akses internet, rendahnya literasi digital, serta ketidakkonsistenan produksi konten. Oleh karena itu, peningkatan kualitas konten, keterlibatan narasumber yang kredibel, dan dukungan infrastruktur digital menjadi kunci untuk mengoptimalkan podcast sebagai media edukasi dan informasi publik.
Kedudukan dan Fungsi Barang Bukti serta Alat Bukti dalam Proses Pemeriksaan Perkara Pidana Sari Marlina
Jurnal Ilmu Hukum Vol. 1 No. 1 (2025): September-November
Publisher : Jurnal Ilmu Hukum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Barang bukti dan alat bukti memegang peran yang sangat penting dalam proses pemeriksaan perkara pidana. Keduanya tidak hanya berfungsi sebagai dasar penilaian hakim dalam menemukan kebenaran materiil, tetapi juga menjadi instrumen utama dalam memastikan kepastian hukum serta perlindungan terhadap hak-hak terdakwa maupun korban. Kedudukan barang bukti lebih menekankan pada objek atau benda yang berkaitan langsung dengan tindak pidana, sedangkan alat bukti merujuk pada sarana yang secara hukum dapat dipergunakan untuk membuktikan terjadinya suatu tindak pidana, sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Artikel ini membahas bagaimana peran barang bukti dan alat bukti dalam proses peradilan pidana, mulai dari tahap penyidikan hingga persidangan, serta menganalisis hubungan keduanya dalam pembuktian. Melalui kajian normatif, ditemukan bahwa keberadaan barang bukti dan alat bukti sangat menentukan arah putusan hakim. Oleh karena itu, pengelolaan dan penilaian terhadap barang bukti maupun alat bukti harus dilakukan secara cermat agar tidak menimbulkan ketidakadilan dan kesalahan dalam penerapan hukum.