Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Respon Pembaca pada Situs Goodreads terhadap Novel Kita Pergi Hari Ini Karya Ziggy Z. Khadijah Khadijah; Mohamad Quraisy; Maman Abdul Djaliel
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2681

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kategori respon pembaca terhadap novel Kita Pergi Hari Ini karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie yang dipublikasikan melalui platform Goodreads. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan sumber data berupa 15 ulasan pembaca yang diperoleh melalui teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui teknik distribusional dan teknik padan dengan memanfaatkan landasan teori kategori respon pembaca dari Beach (1993), yang mencakup lima kategori utama: textual, experiential, psychological, social, dan cultural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kategori respon pembaca yang paling dominan adalah kategori textual, di mana pembaca lebih banyak menyoroti unsur intrinsik novel seperti gaya bahasa, alur, dan unsur struktural lainnya. Selain itu, kategori experiential dan psychological juga ditemukan, meskipun tidak sebanyak kategori textual. Temuan ini menunjukkan bahwa pembaca tidak hanya terlibat secara emosional, namun juga aktif menilai struktur naratif yang disajikan dalam novel tersebut. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan gambaran mengenai bentuk apresiasi dan interpretasi pembaca sastra di era digital melalui media sosial literasi, serta memperlihatkan bagaimana media daring seperti Goodreads berperan dalam mengonstruksi makna karya sastra secara kolektif.
Rima, Ritme, dan Tasybih dalam Qashidah Zada Al-‘Aqiqu Bikhaddin Ghayri Muntaqibin : Kajian Arudh Qawafi Danish Algibrani; Nurlinah Nurlinah; Maman Abdul Djalil
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2834

Abstract

Penelitian ini mengkaji unsur stilistika dalam qashidah Zāda al-‘Aqīqu bikhaddin ghayri muntaqibin karya Ibn Hani Al-Ashghar dengan menggunakan pendekatan struktural dalam kerangka ilmu ‘arūḍ dan qawāfī. Fokus kajian terletak pada tiga aspek utama, yaitu rima (qāfiyah), ritme atau metrum (wazn), dan gaya bahasa perbandingan (tasybih) yang membentuk keindahan bunyi serta mendukung penyampaian pesan moral. Penelitian ini bertujuan untuk menelisik bagaimana struktur bunyi dan gaya perbandingan tidak hanya memperindah puisi secara estetis, tetapi juga memuat nilai-nilai pendidikan spiritual dan karakter dalam tradisi sastra Arab klasik. Dengan metode deskriptif kualitatif, peneliti melakukan klasifikasi taf’ilah, pola zihāf dan illat, serta analisis fungsi tasybih dalam menyampaikan makna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa qashidah ini dibangun dalam pola baḥr al-basīṭ at-tām yang konsisten, dengan qafiyah tipe muṭlaqah mardūfah wa mawsūlah bi madd serta penggunaan tasybih balīgh dan mursal yang sarat makna simbolik. Struktur musikalitas dan kekayaan stilistika qashidah berfungsi sebagai media pendidikan, menyampaikan pesan moral seperti kelembutan, kesucian, dan kemuliaan secara tersirat dan elegan. Kajian ini menunjukkan bahwa syair Arab klasik memiliki potensi kuat sebagai sarana pembelajaran karakter dalam pendidikan berbasis nilai-nilai Islam.
Pelanggaran Prinsip Kerja Sama Dalam Film “Kisah Nabi Yusuf” Episode 18 Pada Kanal Youtube Salam Media (Kajian Pragmatik) Hopi Silviani Hopi Silviani; Maman Abdul Djaliel; Dayudin
JURNAL PENELITIAN DAN EVALUASI PENDIDIKAN Vol. 12 No. 3 (2025): NOVEMBER (JURNAL PENELITIAN DAN EVALUASI PENDIDIKAN)
Publisher : Education Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64540/b8hnt763

Abstract

This study aims to analyze violations of the Cooperative Principle in Kisah Nabi Yusuf AS Episode 18, which was broadcast on the Salam Media YouTube channel. The research employs a qualitative descriptive method with a pragmatic approach, focusing on the identification and classification of Cooperative Principle violations based on Grice’s theory, namely the maxims of quantity, quality, relevance, and manner. The research data consist of utterances produced by the characters in the film, collected through observation and note-taking techniques. Data analysis was conducted by applying intralingual and extralingual matching techniques to interpret the utterances in relation to their linguistic and situational contexts. The findings reveal that violations of all four maxims of the Cooperative Principle occur in the dialogues between characters, serving various communicative purposes such as avoiding direct responses, concealing particular intentions, conveying implicit meanings, and enhancing the dramatic effect of the narrative. These findings indicate that violations of the Cooperative Principle function as pragmatic strategies that support interactional dynamics and conflict development within film discourse.
Tindak Tutur Ilokusi Dalam Cerpen Ṭabliyyatun Minas-Samā’i Karya Yusuf Idris Kajian Pragmatik Al-Faruq, Ismail Syah Razi; Djaliel, Maman Abdul
Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 13 No 1 (2026): Januari
Publisher : STKIP PGRI Ponorogo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60155/jbs.v13i1.691

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan fungsi tindak tutur ilokusi dalam cerpen Ṭabliyyatun Minas-samā’i karya Yusuf Idris melalui pendekatan pragmatik. Kajian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami bahasa tokoh sebagai representasi tindakan sosial dan psikologis dalam karya sastra. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan desain studi pustaka. Data berupa tuturan para tokoh dalam cerpen yang mengandung tindak tutur ilokusi dikumpulkan melalui teknik simak dan catat, kemudian dianalisis menggunakan teori tindak tutur Searle yang mencakup lima kategori: asertif, direktif, ekspresif, komisif, dan deklaratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 43 data tindak tutur ilokusi, terdiri atas 8 tindak tutur asertif, 16 direktif, 15 ekspresif, dan 4 komisif, sedangkan bentuk deklaratif tidak ditemukan. Temuan ini menunjukkan dominasi tindak tutur direktif dan ekspresif yang menegaskan peran bahasa sebagai sarana ekspresi emosi, kekuasaan, dan relasi sosial antar tokoh. Kesimpulannya, tindak tutur ilokusi dalam cerpen ini berfungsi tidak hanya untuk membangun karakter dan konflik, tetapi juga untuk merefleksikan kritik sosial dan nilai kemanusiaan yang menjadi ciri khas karya Yusuf Idris.