Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Penguatan Branding dan Pemasaran Digital Pada IRT Swasti, Desa Jasri, Karangasem Putu Wida Gunawan; I Gusti Kusumawati; Ida Bagus Agung Yogeswara; Ni Wayan Nursini
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 3 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (September 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i3.7902

Abstract

Industri Rumah Tangga Swasti telah memproduksi dodol nangka sejak tahun 1996. Dodol yang diproduksi menggunakan bahan alami dan tanpa pengawet buatan serta diproses secara tradisional. Dodol nangka Swasti merupakan salah satu oleh-oleh khas desa Jasri, Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali. Dodol Swasti memiliki kualitas produk yang baik dan rasa yang disukai oleh para konsumennya, akan tetapi pemasaran masih terbatas pada wilayah lokal seperti di pasar tradisional di daerah Karangasem dan desa wisata Jasri. Kagiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilakukan dengan tujuan untuk mengembangkan strategi penguatan branding dan pemasaran digital untuk memperluas daerah pemasaran. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah pelatihan dan pendampingan mengenai desain kemasan dan pengenalan media sosial serta pemasaran melalui aplikasi WhatsApp bisnis. Kegiatan PKM ini menghasilkan peningkatan kualitas kemasan dan perluasan jangkauan pemasaran sehingga dapat menjangkau konsumen hingga ke luar kabupaten Karangasem. Penerapan pemasaran digital dapat meningkatkan penjualan produk sehingga dapat memperkuat daya saing berbasis potensi lokal.
UJI KEPEKAAN BAKTERI ASAM LAKTAT ISOLAT KOMBUCHA TEH HIJAU KANDIDAT PROBIOTIK TERHADAP ANTIBIOTIK Nursini, Ni Wayan; Yogeswara, Ida Bagus Agung
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol. 8 (2025): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/snts.v8i.5340

Abstract

Penggunaan antibiotik masih banyak dilakukan da;lam dunia kesehatan, sehingga akan banyak menimbulkan masalah yang besar yaitu resisten antibiotik. Penggunaan antibitik juga sudah dibatasi, namun tidak dapat dihentikan. Penggunaan probiotik sebagai terapi dalam dunia kesehatan juga semakin meningkat setiap tahunnya, sehingga perlu dilakukan kajian kombinasi antibiotik dan probiotik agar tidak mengurani efektivitas probiotik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepekaan bakteri asama laktat isolat kombucha teh hijau kandidat probiotik terhadap antibiotik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, experimental dimana pengamatan yang dilakukan terkait dengan populasi bakteri asam laktat per ml dan zona bening isolat BAL dari kombucha teh hijau terhadap antibiotik. Pada penelitian ini menggunakan lima isolat yaitu GTK1, GTK6, GTK8, dan GTK15. Hasil penelitian didapatkan populasi isolat GTK1, GTK6, GTK8, dan GTK15 masing-masing 7,45x108 CFU/mL, 2,97x109 CFU/mL, 3,31x108 CFU/mL, dan 2,28x108 CFU/mL. Berdasarkan uji kepekaan terhadap antibiotik didapatkan bahwa isolat BAL GTK1, GTK3, GTK6, GTK8, dan GTK15 sensistif terhadap antibiotik kloramfenikol dan resisten terhadap antibiotik ciprofloxasin. Dari keempat isolat yang diujikan didapatkan bahwa GTK6 memiliki populasi tertinggi dan zona bening paling luas terhadap antibiotik klorampenikol
Macronutrient and Calcium Composition with Substitution of Snakehead Fish (Channa striata) Flour as a Healthy Snack to Improve Children's Nutritional Status Avrilia Anggraeni Pakereng; Dylla Hanggaeni Dyah Puspaningrum; Komang Windayani; Ida Bagus Agung Yogeswara
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 5 No. 1 (2026): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nutritional concerns for children aged 1–9 years remain a priority, particularly regarding the fulfillment of energy, protein, and calcium requirements. The development of nastar as a snack made from snakehead fish flour is an effort to address these issues. The objective of this study was to determine the macronutrient and calcium content of the product and its contribution to children’s energy and nutritional adequacy. The study design employed a Completely Randomized Design (CRD) with six formulations of catfish flour supplementation: F0 (0%), F1 (10%), F2 (20%), F3 (30%), F4 (40%), and F5 (50%), each with three replicates. Tests for macronutrients (carbohydrates, protein, fat), calcium, and acceptability were conducted by 25 panelists based on the parameters of aroma, taste, texture, and color. Data analysis used a One-Way ANOVA test and Duncan’s multiple range test at a 5% significance level. The results showed that the substitution of snakehead fish meal had a significant effect (p<0.05) on the levels of carbohydrates, fat, and calcium. Preference tests on F1 (10%) and F2 (20%) were preferred by the panelists compared to the other formulations. F1 contained carbohydrates (72.27 g), protein (0.11 g), fat (15.65 g), and calcium (17.15 mg). F2 contains carbohydrates (66.7 g), protein (0.11 g), fat (20.05 g), and calcium (29.87 mg). F1 provides 10–15% (172.16 kcal) of the RDA for children aged 10–3 years, and F2 provides 10–15% (179.12 kcal) of the RDA for children aged 4–9 years, with a serving size of 40 g.
UJI KEPEKAAN BAKTERI ASAM LAKTAT ISOLAT KOMBUCHA TEH HIJAU KANDIDAT PROBIOTIK TERHADAP ANTIBIOTIK Nursini, Ni Wayan; Yogeswara, Ida Bagus Agung
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol. 8 (2025): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/snts.v8i.5340

Abstract

Penggunaan antibiotik masih banyak dilakukan da;lam dunia kesehatan, sehingga akan banyak menimbulkan masalah yang besar yaitu resisten antibiotik. Penggunaan antibitik juga sudah dibatasi, namun tidak dapat dihentikan. Penggunaan probiotik sebagai terapi dalam dunia kesehatan juga semakin meningkat setiap tahunnya, sehingga perlu dilakukan kajian kombinasi antibiotik dan probiotik agar tidak mengurani efektivitas probiotik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepekaan bakteri asama laktat isolat kombucha teh hijau kandidat probiotik terhadap antibiotik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, experimental dimana pengamatan yang dilakukan terkait dengan populasi bakteri asam laktat per ml dan zona bening isolat BAL dari kombucha teh hijau terhadap antibiotik. Pada penelitian ini menggunakan lima isolat yaitu GTK1, GTK6, GTK8, dan GTK15. Hasil penelitian didapatkan populasi isolat GTK1, GTK6, GTK8, dan GTK15 masing-masing 7,45x108 CFU/mL, 2,97x109 CFU/mL, 3,31x108 CFU/mL, dan 2,28x108 CFU/mL. Berdasarkan uji kepekaan terhadap antibiotik didapatkan bahwa isolat BAL GTK1, GTK3, GTK6, GTK8, dan GTK15 sensistif terhadap antibiotik kloramfenikol dan resisten terhadap antibiotik ciprofloxasin. Dari keempat isolat yang diujikan didapatkan bahwa GTK6 memiliki populasi tertinggi dan zona bening paling luas terhadap antibiotik klorampenikol
Penguatan Visibilitas dan Jangkauan Pasar UMKM Jamu Lokal Melalui Branding dan Pemasaran Digital Putu Wida Gunawan; I Gusti Ayu Wita Kusumawati; Ida Bagus Agung Yogeswara
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 6 No 3 (2026): I-Com: Indonesian Community Journal (September 2026)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/icom.v6i3.11081

Abstract

UMKM Djamoe ala Mbo Dek menghadapi keterbatasan jangkauan pemasaran karena penjualan produk hanya berfokus pada segmen hotel sehingga pendapatan sangat bergantung pada permintaan dari mitra tersebut. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan visibilitas produk dan memperluas jangkauan pasar melalui penguatan identitas visual dan penerapan pemasaran digital. Program dilaksanakan selama Juni-Juli 2026 dengan melibatkan 10 anggota mitra menggunakan pendekatan partisipatif melalui identifikasi kebutuhan mitra, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan meliputi penyempurnaan label kemasan, optimalisasi media sosial, pengembangan website, serta promosi melalui content creator atau influencer. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata pemahaman mitra dari 30% menjadi 86% atau terjadi kenaikan sebesar 56 poin presentase. Website dan media sosial berhasil digunakan sebagai media promosi, sedangkan kolaborasi dengan content creator atau influencer menghasilkan sembilan pemesanan produk setelah publikasi konten sebagai indikasi awal meningkatnya jangkauan promosi digital. Ke depan, diperlukan pendampingan berkelanjutan untuk mengoptimalkan pengelolaan media digital serta mengevaluasi dampaknya terhadap peningkatan penjualan dan perluasan pasar dalam jangka panjang. Program ini efektif meningkatkan kapasitas mitra dalam pemasaran digital serta memperluas peluang pemasaran produk secara berkelanjutan.
Diversifikasi Olahan Ubi Ungu Di Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan I Gusti Ayu Wita Kusumawati; Ni Wayan Nursini; Putu Wida Gunawan; Ida Bagus Agung Yogeswara
Bhakti Persada Vol. 7 No. 2 (2021): Bhakti Persada Jurnal Aplikasi IPTEKS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/bp.v7i2.66-70

Abstract

Kegiatan PKM di unit usaha Sari Boga yang dilakukan oleh tim dosen pengabdian Universitas Dhyana Pura bertujuan untuk melakukan diversifikasi olahan ubi ungu. Rendahnya umur simpan produk yang telah dihasilkan oleh usaha Sari Boga menjadi masalah utama yang dihadapi oleh mitra, sehingga mitra membutuhkan aneka olahan produk ubi ungu yang memiliki umur simpan lebih lama. Kegiatan dilakukan dengan cara pelatihan dan pendampingan yaitu dengan metode penyuluhan, diskusi dan praktek. Diversifikasi olahan ubi ungu yang dihasilkan berupa nastar, putri salju, cookies, brownies dan kastengel. Secara keseluruhan mitra menyukai hasil diversifikasi olahan ubi ungu berdasarkan uji organoleptik. Keberlangsungan program PKM terus dipantau dengan melakukan monitoring dan evaluasi terhadap keberhasilan mitra dalam membuat aneka olahan ubi ungu.