Pendidikan Islam pada era modern menghadapi tantangan paradigmatik yang serius akibat pengaruh globalisasi, sekularisasi, perkembangan teknologi digital, serta penetrasi nilai-nilai asing yang tidak sejalan dengan ajaran tauhid. Kondisi ini menyebabkan pendidikan Islam sering kehilangan orientasi filosofisnya dan tidak lagi berdiri di atas basis pandangan alam yang kokoh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi Islamic worldview terhadap pembentukan nilai spiritual, moral, dan sosial dalam pendidikan Islam secara komprehensif. Pendekatan penelitian menggunakan studi kepustakaan dengan penelusuran kritis terhadap literatur kontemporer yang relevan dalam bidang pendidikan Islam, filsafat pendidikan, dan kajian worldview. Hasil kajian menunjukkan bahwa worldview Islam memiliki peranan sentral dalam membentuk kesadaran ketuhanan, orientasi ibadah, dan penyucian jiwa sebagai nilai spiritual; membangun akhlak mulia, adab, etika tauhidik, serta integritas sebagai nilai moral; dan menumbuhkan persaudaraan, keadilan, empati, serta tanggung jawab sosial sebagai nilai sosial. Integrasi worldview tauhidik dalam kurikulum, pedagogi, dan lingkungan pendidikan terbukti mampu memberikan arah yang jelas bagi pembinaan karakter peserta didik secara holistik di tengah tantangan modernitas. Dengan demikian, revitalisasi Islamic worldview merupakan kebutuhan mendesak dalam pengembangan pendidikan Islam. Pandangan alam tauhidik tidak hanya menjadi dasar normatif, tetapi juga menjadi kerangka praksis yang mengarahkan visi pendidikan, membentuk identitas peserta didik, serta menghadirkan pendidikan Islam yang mampu melahirkan manusia berkarakter spiritual, bermoral luhur, dan berkontribusi positif terhadap kehidupan sosial.