Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

AI-Storylit: Interactive Digital Storybook sebagai Media Literasi Visual Berbasis Kecerdasan Buatan di Sekolah Dasar Alfiansari, Anggitya; Nurfadhilah, Findiyas Azizah; Ishartomo, Farid; Juhaevah, Fahruh; Jannah, Yunita Miftahul; Putri, Rinda Angghita
GERAM (Gerakan Aktif Menulis) Vol. 14 No. 1 (2026): GERAM (Gerakan Aktif Menulis)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Islam Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/geram.2026.27317

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) membuka peluang besar untuk menghadirkan inovasi media pembelajaran yang lebih adaptif, interaktif, dan menarik bagi siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan AI-StoryLIT, sebuah Interactive Digital Storybook berbasis kecerdasan buatan yang dirancang untuk memperkuat literasi visual dan kemampuan memahami bacaan siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Subjek penelitian melibatkan 16 siswa kelas V di SDN 1 Gondang, kecamatan Tugu, kabupaten Trenggalek, serta 2 ahli materi dan 2 ahli media sebagai validator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) media AI-StoryLIT memenuhi kriteria kevalidan dengan kategori sangat layak berdasarkan validasi ahli media (91%) dan ahli materi (87,2%); (2) media memenuhi kriteria kepraktisan dengan kategori sangat baik berdasarkan uji coba lapangan (89,06%); dan (3) media efektif meningkatkan pemahaman membaca dengan peningkatan skor rata-rata dari 64 menjadi 82 (peningkatan 28%), nilai N-Gain 0,50 (kategori sedang), serta ketuntasan belajar mencapai 87% melampaui standar minimal 85%. Media juga efektif meningkatkan motivasi belajar siswa dengan peningkatan rata-rata sebesar 35% (kategori sedang-tinggi). Media ini terbukti layak digunakan sebagai alternatif inovatif dalam pembelajaran literasi di sekolah dasar, khususnya untuk memperkuat literasi visual dan pemahaman membaca siswa kelas V.
PEMANFAATAN RAPOR PENDIDIKAN UNTUK MENGIDENTIFIKASI RENDAHNYA CAPAIAN GEOMETRI AKM NUMERASI SISWA SMP Fahruh Juhaevah; Alimin Tarwa; Idris Tatawalat; Nur Samsia Tomu; Sarfa Wassahua
JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) Vol 9 No 2 (2026): JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) Juli 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/mathedu.v9i2.8424

Abstract

The Education Report presents learning outcomes down to the content domain level, yet schools rarely use it to diagnose weaknesses in student numeracy, and even less so in geometry. This study mapped the geometry achievement profile in AKM Numeracy, traced the factors accompanying low achievement, and formulated recommendations for improving instruction. An explanatory sequential mixed methods design was used. The first phase analysed indicators from the 2025 Education Report of SMP Negeri 10 Tual using descriptive quantitative analysis. The second phase explained the resulting patterns through semi-structured interviews with students and mathematics teachers, analysed thematically following the interactive model of Miles, Huberman, and Saldana. The quantitative phase showed that 79.17% of students had not reached the minimum numeracy competency and that the geometry score fell from 50.64 in 2024 to 47.51 in 2025. The lowest achievement occurred in knowing (40.68) and applying (46.53), while reasoning rose by 3.28 points. Interviews with students and teachers indicated that the main difficulties stem from poor reading of visual representations, mastery of shape properties relying solely on rote memorization, and limited use of interactive learning media in the classroom. The Education Report can therefore serve as a diagnostic instrument supporting data-driven decision making for geometry learning in junior secondary schools. AKM numeracy, data-driven decision making, Education Report, geometry, Van Hiele theory