Hardilina, Hardilina
Universitas Tanjungpura

Published : 15 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENGEMBANGAN OBYEK WISATA RIAM JEJAK BURU DI DESA GOMBANG KECAMATAN SENGAH TEMILAH KABUPATEN LANDAK DESEFIA, CINDI; Hardilina, Hardilina; Triyono, Joko
PublikA Jurnal Ilmu Administrasi Negara (e-Journal) Vol 12, No 4 (2023): PUBLIKA EDISI DESEMBER 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v12i4.3190

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai peran Pemerintah Desa dalam  menyediakan  sarana  dan  prasarana  dalam  pengembangan  objek  wisata  Riam  Jejak  Buru  di  Desa  Gombang.  Permasalahan  mengenai  pengembangan  objek  wisata  ini  masih  terbatasnya  sarana  dan  prasarana  yang  terdapat  di  objek  wisata  Riam  Jejak  Buru  serta  kurangnya  peran  Pemerintah  Desa  dalam  mempromosikan  objek  wisata  ini.  Jenis penelitian yang adalah jenis penelitian  deskriptif  dengan  pendekatan  kualitatif.  Teknik  pengumpulan  data  yang  digunakan  adalah  teknik  observasi,  wawancara  dan  dokumentasi. Hasil  dari  penelitian ini dengan menggunakan teori Pitana  dan  Gayatri (2005, 95)  Pemerintah  Daerah  memiliki  peran  untuk  mengembangkan  potensi  pariwisata menunjukan bahwa : 1) Motivator, Pemerintah  Desa  belum  optimal  dalam  melakukan  fungsi  motivator sebagai pemerintah dalam pembinaan masyarakat,  pemerintah  desa  hanya  memberikan  pembinaan  kepada  masyarakat tiga bulan sekali. 2) Fasilitator, pemerintah  desa  sudah  menjadi  fasilitator  dalam  pengembangan  objek  wisata  riam  tersebut  dengan  membangun  jalan  rabat  beton  dan  membuat  fasilitas  seadanya, namun fasilitas tersebut  masih sangat minim terutama belum adanya toilet khusus, gazebo atau rumah singgah untuk wisatawan  beristirahat dan tempat parkir sehingga  menyebabkan  kurangnya  daya  tarik. 3) Dinamisator, Pemerintah  Desa  dalam  mengembangkan  objek  wisata  Riam  Jejak  Buru  tentunya  membutuhkan  kerjasama  dengan   pihak  yang  memiliki  kepentingan,  saat  ini  pemerintah  desa  hanya  menjalin  kerjasama  dengan  masyarakat  setempat  saja  sehingga  belum  adanya  bantuan  anggaran  dari  pihak  lain. Saran  dari  penelitian  ini  adalah  pemerintah  desa  harus  lebih  giat  melakukan  pembinaan  kepada  masyarakat  untuk  sadar  wisata, dan lebih  meningkatkan  kerjasama  dengan  pihak  lain. Kata Kunci : Pembangunan, Pengembangan, Wisata, Pemerintah  Desa
KINERJA APARATUR SIPIL NEGARA DALAM PELAYANAN E-KTP DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN MELAWI Kusuma, Yulita Pincesia; Hardilina, Hardilina; Martinus, Martinus
PublikA Jurnal Ilmu Administrasi Negara (e-Journal) Vol 13, No 2 (2024): PUBLIKA EDISI JUNI 2024
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v13i2.3386

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, memahami dan mengungkapkan tentang kinerja aparatur sipil negara dalam pelayanan E-KTP di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Melawi. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitan jenis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan teori Dwiyanto (2015:44) untuk mengukur kinerja organisasi publik yang terdiri dari : 1) Produktivitas, kesimpulannya kinerja pelayanan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Melawi belum optimal karena faktor kenyamanan dan faktor kemudahan bagi masyarakat kurang diperhatikan. 2) Kualitas layanan, kesimpulannya respon aparatur terhadap kebutuhan pelayanan sejauh ini sudah bagus tetapi jaringan yang lambat dan verifikasi data yang lama oleh pusat membuat terhambatnya proses pembuatan E-KTP. 3) Responsivitas, kesimpulannya respon aparatur di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Melawi terhadap kebutuhan pelayanan sejauh ini sudah bagus. Adapun saran yang direkomendasikan aparatur di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Melawi dalam meningkatkan kinerja pelayanan E-KTP harus mampu menciptakan suasana kerja yang merangsang produktivitas kerja yang lebih tinggi lagi dan perlu ditingkatkan lagi kemampuan aparatur dalam menjalankan pekerjaan terutama dalam menjalankan alat teknologi. Kata kunci : Kinerja, Aparatur Sipil Negara, Pelayanan E-KTP
FUNGSI PENGAWASAN PEMERINTAH KECAMATAN DALAM MENANGANI PERTAMBANGAN EMAS TANPA IZIN DI DESA MADAK KECAMATAN SUBAH KABUPATEN SAMBAS Dewi, Albina; Hardilina, Hardilina; Arifin, Arifin
PublikA Jurnal Ilmu Administrasi Negara (e-Journal) Vol 13, No 1 (2024): PUBLIKA EDISI MARET 2024
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v13i1.3376

Abstract

Penelitian ini  bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis proses pengawasan yang dilakukan oleh pemerintah kecamatan dalam menangani pertambangan emas tanpa izin di Desa Madak. Permasalahan dalam penelitian ini adalah kurangnya pengawasan yang dilakukan oleh pemerintah kecamatan dalam menangani pertambangan emas tanpa izin. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif (descriptive research) dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan teori pengawasan langsung dan pengawasan tidak langsung (Brantas 2009, 195), yaitu: 1) Pengawasan langsung. Pemerintah kecamatan kurang tegas dalam memberantas pertambangan serta tidak adanya koordinasi antara pemilik tanah dengan pemerintah daerah. 2) pengawasan tidak langsung. Pemerintah kecamatan hanya menerima laporan dari petugas pengawasan di lapangan. Saran perlu adanya masukan dan kerjasama antar pihak Pemerintah dan masyarakat saling berkoordinasi dengan pihak pemerintah kabupaten, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa. Sebagai Pimpinan pengawasan sebaiknya juga ikut serta dalam pengawasan di lapangan, tidak hanya menerima laporan dari petugas di lapangan. Kata kunci : Pengawasan, Masyarakat dan Pemerintah Kecamatan Desa Madak
IMPLEMENTASI PROGRAM BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDes) DI DESA SEMANDANG KANAN KECAMATAN SIMPANG DUA KABUPATEN KETAPANG Marila, Monika; Hardilina, Hardilina
PublikA Jurnal Ilmu Administrasi Negara (e-Journal) Vol 12, No 4 (2023): PUBLIKA EDISI DESEMBER 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v12i4.3173

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, mengidentifikasi dan menganalisis Masyarakat Desa Semandang Kanan dalam proses pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Desa Semandang Kanan Kecamatan Simpang Dua Kabupaten Ketapang. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan desain penelitian analisis deskriptif. Penelitian ini menggunakan teori Implementasi Kebijakan dari O’ Jones (dalam Agustino 2016:154-155) yang terdiri dari : 1) Organisasi, kesimpulannya yaitu pembentukan atau penata ulang sumberdaya, unit dan metode kebijakan pada program usaha BUMDes Desa Semandang Kanan belum dapat memberikan hasil atau dampak yang baik; 2) Interpretasi yaitu kesimpulannya adalah kebijakan, rencana dan penganggaran yang di lakukan BUMDes Desa Semandang Kanan belum  tepat dan belum dapat diterima serta dilaksanakan oleh masyarakat Desa Semandang Kanan dengan baik; 3) Penerapan yaitu kesimpulannya adalah  ketentuan rutin dari para pelayanan, pembayaran atau lainnya yang disesuaikan dengan tujuan perlengkapan program belum dapat di implementasikan dengan baik oleh pengurus BUMDes Desa Semandang Kanan Kecamatan Simpang Dua. Adapun saran yang direkomendasikan oleh peneliti adalah pengurus harus melakukan penataan ulang struktur organisasi serta program usaha BUMDes dengan memilih program kerja yang dapat memberdayakan masyarakat sesuai dengan potensi sumberdaya alam dan sumber daya manusia yang ada di Desa Semandang Kanan Kecamatan Simpang Dua sehingga masyarakat dapat ikut serta dalam proses implementasi program BUMDes dengan baik sesuai potensi yang mereka miliki.
KINERJA APARATUR SIPIL NEGARA (ASN) DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN SINTANG MARILA, MONIKA; Hardilina, Hardilina; Martinus, Martinus; MIRAWATI, MIRAWATI; Isdairi, Isdairi; Rahim, Abdul
PublikA Jurnal Ilmu Administrasi Negara (e-Journal) Vol 12, No 1 (2023): PUBLIKA EDISI MARET 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v12i1.3092

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk mendeskripsikan dan menganalisis kinerja ASN di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sintang di bidang pencatatan dan penerbitan akta kelahiran. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualititaf, dengan desain penelitian analisis deskriptif. Penelitian ini menggunakan teori kinerja menurut Robbins (dalam Bintoro dan Daryanto, 2006:260) yang menjelaskan tiga indikator kinerja yang digunakan untuk mengukur kinerja pada organisasi publik. Ketiga indikator kinerja tersebut terdiri dari: 1) Kualitas, kesimpulannya kinerja ASN di bidang Pencatatan dan Penerbitan Akta Kelahiran belum maksimal dilihat dari masih ditemukannya ketidaktelitian ASN dalam menyelesaikan dokumen akta kelahiran; 2) Kuantitas, kesimpulannya menunjukkan bahwa jumlah ASN masih terbatas dan target yang ditentukan belum seluruhnya terealisasikan; 3) Ketepatan Waktu, kesimpulannya adalah dilihat dari aspek waktu penyelesaian pekerjaan, masih belum maksimal. Adapun saran – saran yang dapat direkomendasikan oleh peneliti yang menjadi urgensi dalam penelitian ini dari segi kualitas ialah perlu pemahaman visi dan misi serta tujuan, melalui upaya peningkatan program pendidikan dan pelatihan. Selain itu saran – saran lainnya berupa perlu dilakukan penambahan jumlah ASN dalam melaksanakan program kegiatan di Bidang Pencatatan dan Penerbitan Akta Kelahiran serta meningkatkan pencapaian target dengan melakukan upaya layanan jemput bola. Serta penggunaan waktu dalam melaksanakan tugas dan fungsi harus sebaik mungkin, sehingga pelaksanaan program kegiatan dapat mencapai sasaran atau target.Â