Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

ACADEMIC AND NON-ACADEMIC LANGUAGES AT THE BAHRUL ULUM ISLAMIC BOARDING SCHOOL, TANGGAMUS (PERSPECTIVE ANALYSIS STUDY OF SYMBOLIC INTERACTIONISM THEORY) Khabibul Khoiri; Thameem
Jurnal Ilmiah AZZIQRI: Kajian Keislaman dan Kependidikan Vol 1 No 7 (2022): Jurnal Ilmiah AZ ZIQRI : Kajian Keislaman dan Kependidikan: Multidisipliner
Publisher : Insititut Agama Islam Agus Salim Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47902/az-ziqri.v3i1.453

Abstract

Humans are social creatures that cannot be separated from the process of interacting with other people to fulfill their needs in society. Likewise, what is done by students who carry out the interaction process at the Bahrul Ulum Islamic Boarding School also has a uniqueness, namely in the form of academic and non-academic language that is in accordance with the culture or binding rules at the Islamic boarding school. However, the language used in Islamic boarding schools is not interpreted as understood by most people. Therefore, language symbols can describe the atmosphere in the pesantren environment, both in the form of activity terms to satire used for advice so that students can become good and noble individuals which are reflected in the way they speak and behave. That is, although the symbols are not interpreted as in general, the language symbols are agreed upon by the residents of the Islamic boarding school to serve as aform of advice or reminder for the students to always obey the rules of the Islamic boarding school so that a conducive and orderly atmosphere will be created and in the end the educational goals of the Bahrul Ulum Islamic Boarding School can be achieved properly
KONSTRUKSI BAHAN AJAR BAHASA ARAB SAINS PADA PERGURUAN TINGGI KEISLAMAN Khabibul Khoiri
Jurnal Ilmiah AZZIQRI: Kajian Keislaman dan Kependidikan Vol 2 No 6 (2021): Jurnal Ilmiah AZ ZIQRI : Kajian Keislaman dan Kependidikan: Multidisipliner
Publisher : Insititut Agama Islam Agus Salim Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47902/az-ziqri.v2i2.619

Abstract

Atas dasar pemikiran pengembangan bahan ajar bahasa berbasis keilmuan merupakan kebutuhan yang mendesak bagi mahasiswa, pengembangan itu dapat dilakukan dengan berbagai pendekatan, seperti halnya pendekatan Seluruh Bahasa. Pengembangan dengan pendekatan ini sebenarnya telah banyak dilakukan oleh pemerhati pembelajaran bahasa khususnya pembelajaran selain bahasa Arab, sebagai langkah awal untuk penelitian pengembangan bahan ajar bahasa Arab Sains berbasis Seluruh Bahasa. Penelitian ini ialah kualitatif, sumber data penelitian mahasiswa dan dokumen, teknik pengumpulan dataobservasi, wawancara dan studi dokumentasi. Observasi dimaksudkan untuk melihat realita di lapangan tentang pembelajaran bahasa Arab. Sementara wawancara peneliti gunakan untuk mengetahui pandangan mahasiswa terhadap pembelajaran bahasa Arab. Adapun studi dokumentasi digunakan untuk melakukan kajian terhadap dokumendokumen terkait dengan pembelajaran bahasa Arab berbasis Seluruh Bahasa. Sementara teknik analisis data dilakukan dengan model interaktif. Teknik ini dipandang efektif karena analisis dilakukan sejak pengumpulan data. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: 1) Bahan ajar Bahasa Arab Sains dengan pendekatan Seluruh Bahasa penting guna mewujudkan pengguna yang memiliki empat keterampilan berbahasa, yakni keterampilan mendengar, berbicara, membaca dan menulis. 2) Tema dan topik bidang fisika yang dapat dikembangkan ialah diawali dengan pengenalan secara ringkas tokoh dan pendapat fisikawan muslim, kemudian 12 (dua belas) tema lainnya berkaitan dengan materi bahasan dalam fisika dasar. 3) Deskripsi Konstruksi bahan ajar bahasa Arab Sains ini ialah dalam isinya diawali dengan pengenalan 5 (lima) mufradat, dilanjutkan dengan hiwar sederhana, materi bacaan, dan materi menulis. Setelah itu, dilengkapi dengan beberapa bentuk latihan yang dapat mengukur keterampilan mendengar, berbicara, membaca dan menulis.
PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DAN PERBANDINGAN MODEL BAHASA ARAB ANTARA SYSTEM TRADISIONAL DAN MODERN Khabibul Khoiri
Jurnal Ilmiah AZZIQRI: Kajian Keislaman dan Kependidikan Vol 1 No 7 (2022): Jurnal Ilmiah AZ ZIQRI : Kajian Keislaman dan Kependidikan: Multidisipliner
Publisher : Insititut Agama Islam Agus Salim Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47902/az-ziqri.v3i1.620

Abstract

Pondok pesantren adalah tempat pembelajaran yang tertua yang ada di Indonesia, pesantren sangat berperan aktif dalam mencetak kader-kader mudah yang potensial dan mempunyai skill yang cukup tinggi, walaupun pesantren lebih identik dengan pembelajaran ilmu agama namun para santri tak kalah saing dengan santri non pesantren. Sebagai sebuah metodologi pengajaran, hafalan pada umunya diterapkan pada mata pelajaran yang bersifat nadham (syair), bukan natsar (prosa); dan itupun pada umumnya terbatas pada ilmu kaidah bahasa arab, seperti Nadhm Al-‘Imrithi, Afiyyah Ibn Malik, Nadhm Al-Maqsud, Nadhm Jawahir Al- Maknun, dan sebagainya. Namun demikian, ada juga beberapa kitab prosa (natsar) yang dijadikan sebagai bahan hafalan melalui sistem pengajaran hafalan. Dalam metodologi ini, biasanya santri diberi tugas untuk menghafal beberapa bait atau baris kalimat dari sebuah kitab, untuk kemudian membacakannya di depan sanga kyai/ustadz. Pesantren merupakan jawaban untuk mengkaji dan memperdalam ilmu agama Islam. Sejumlah pemikir pendidikan telah memberikan kontrubusi agar bahasa Arab (kitab kuning) yang dipelajari di pesantren di modifikasi sedemian rupa mulai dari sistempengajarannya dan metodologisnya, sehingga pembelajaran bahasa Arab (kitab kuning) adalah suatu ilmu praktis bisa digunakan dalam konteks kehidupan seharihari.
BAHASA AKADEMIK DAN NON AKADEMIK SANTRI DI PONDOK PESANTREN BAHRUL ULUM TANGGAMUS (Studi Analisis Persepktif Teori Interaksionisme Simbolik) Khabibul Khoiri
Jurnal Ilmiah AZZIQRI: Kajian Keislaman dan Kependidikan Vol 2 No 10 (2023): Jurnal Ilmiah AZ ZIQRI : Kajian Keislaman dan Kependidikan: Multidisipliner
Publisher : Insititut Agama Islam Agus Salim Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47902/multidisipliner.v6i2.788

Abstract

Humans are social beings who cannot be separated from the process of interacting with others to meet their needs in society. Likewise, what is done by the students who carry out the interaction process at the Bahrul Ulum Islamic Boarding School also has a uniqueness, namely in the form of academic and non-academic language in accordance with the culture or binding rules at the Islamic boarding school. However, the language used in the Islamic boarding school is not interpreted as understood by the majority of the community. Therefore, researchers through the field research method succeeded in uncovering and digging up information related to the languages ​​used in the bahrul ulum Islamic boarding school so that it can provide information and experience to the non-Islamic boarding school community so that they can find out the languages ​​used by the students in the Islamic boarding school.
MAKNA RAGAM BAHASA DAKWAH MAIYAH AMBENGAN DI DESA MARGOTOTO KECAMATAN METRO KIBANG KABUPATEN LAMPUNG TIMUR PROVINSI LAMPUNG : KAJIAN SOSIOLINGUISTIK Khoiri, Khabibul
Jurnal Konseling Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Konseling Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAI Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/jkpi.v3i1.28

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya ragam bahasa di dalam kegiatan maiyah ambengan di desa margototo kecamatan metro kibang kabupaten lampung timur provinsi lampung. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui ragam bahasa yang digunakan oleh pegiat maiyah ambengan dalam bingkai dakwah dan budaya sosialnya selain itu untuk mengetahui makna-makna dari setiap tema-tema yang dicantumkan dalam kegiatan maiyah yang menunjukkan campur kode dengan analisis mendalam dalam bentuk kajian sosiolinguistik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan Teknik deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini yaitu ragam bahasa yang digunakan oleh jamaah dalam kegiatan maiyah ambengan dari berbagai macam latar belakang Pendidikan dan budaya. Teknik pengambilan data yang dipakai yaitu wawancara dan observasi langsung. Berdasarkan hasil penelitian terdapat dua belas tema kegiatan maiyah yang berasal dari bahasa jawa, Indonesia, inggris, dan campuran yang bertujuan untuk membangun ketertarikan dan berlangsungnya kegitan maiyah, selain itu memiliki makna-makna yang terkandung didalamnya yang berisi tentang pesan-pesan dakwah.
Use of the Thunkable Platform in Preparing a Digital Arabic-Indonesian Dictionary as a Learning Resource for Arabic Language Learners Khoiri, Khabibul; Umam, Lukman Habibul; Mustofa, Yusuf; Puspitasari, Ema
Aphorisme: Journal of Arabic Language, Literature, and Education Vol 5 No 2 (2024): Geographical Coverage: Indonesia, Turkey, Nigeria, Morocco, Egypt, and Iraq
Publisher : Study Program of Arabic Language Teaching

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/aphorisme.v5i2.6313

Abstract

This research aims to answer the anxiety that current Arabic language learners must immediately respond to the increasingly massive development of digital technology by presenting a thunkable platform in creating a digital Arabic-Indonesian dictionary application as an independent learning resource for Arabic language learners. With the millennial generation preferring digital over printed resources, this research explores using the Thunkable platform to create a digital Arabic-Indonesian dictionary as a self-learning tool. Using a waterfall and qualitative descriptive approach, the study outlines the creation and use of the app. The data in this research are data on developing a digital Arabic-Indonesian dictionary via a thunkable platform, application user data, data on using digital dictionary features, and evaluation data on Arabic language learning using a digital dictionary. The data collection technique this research uses involves qualitative methods, providing a comprehensive overview of how the Thunkable platform can develop digital dictionaries for Arabic language learning. Meanwhile, the data sources in this research were obtained from observations, interviews, questionnaires, learning tests, application log analysis, and documentation studies, which will produce in-depth data regarding the effectiveness and efficiency of the application as a learning resource for Arabic language learners. Then, the data obtained was analyzed in several stages: data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Thanks to its translator feature and block-based programming, thunkable simplifies the process by eliminating the need for time-consuming vocabulary inventories and manual coding. The digital dictionary also works offline, offering flexible access for learners anytime, anywhere. This study demonstrates how technology can support independent learning and enhance Arabic language skills.
Pendampingan Belajar dalam Upaya Meningkatkan Kemampuan Kosakata Bahasa Inggris melalui Fun English dan Flashcard di Desa Gondangrejo Lampung Timur Puspitasari, Ema; Anwar, Mustofa; Hadijah, Hadijah; Khoiri, Khabibul; Novriyani, Novriyani; Mustofa, Yusuf; Pradana, Sandi
Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): JIPPM - Desember 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jippm.696

Abstract

Permasalahan fundamental yang melatarbelakangi inisiasi pengabdian ini adalah minimnya inovasi dan kreatifitas pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah serta dampak dari era Covid-19 yang masih menjadi sebab utama menurunnya motivasi anak dalam mengikuti pembelajaran Bahasa Inggris Dusun IX, X Desa Gondangrejo Kecamatan Pekalongan, Kabupaten Lampung Timur. Program pengabdian masyarakat ini menawarkan solusi strategis yaitu pendampingan belajar Bahasa Inggris melalui Metode Fun English dan Media Flashcard. Program kergiatan ini mengintegrasikan tiga metode instruksional yang saling komplementer diantaranya: metode dialogis melalui diskusi interaktif, metode ekspositori dengan penyampaian materi terstruktur, dan metode introgatif sebagai bahan evaluasi. Hasil pelaksanaan kegiatan ini menunjukan bahwa anak-anak mengalami peningkatan kosakata Bahasa Inggris dari kategori animal, area, building dan noun dengan rata-rata hanya 4 anak yang menguasai pada kemampuan awal meningkat menjadi 30 anak pada kemampuan akhir, baik lisan maupun tertulis. Selain itu, anak-anak bersemangat mengikuti sesi pembelajaran dikarenakan mereka mendapat pengalaman belajar baru dengan media dan metode yang berbeda-beda. Program ini sekaligus membantu stakeholder untuk menjadikan media dan metode yang diterapkan sebagai bahan referensi mengajar di kelas.
Pemberdayaan Anak di Sanggar Pusaka Bantul Melalui Game-Based Learning  dalam Meningkatkan Penguasaan Kosakata Bahasa Inggris Puspitasari, Ema; Anwar , Mustofa; Umam , Lukman Habibul; Asih, Siti Wulan; Khoiri, Khabibul; Kawijaya, Joni; Hadijah; Mu’awanah, Nikmah
DEDIKASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7 No 1 (2025): Dedikasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Januari-Juni 2025
Publisher : Pusat Pengabdian Masyarakat LPPM IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/d1d3q688

Abstract

Pendekatan Game-based learning merupakan praktik pembelajaran yang mengintegrasikan unsur permainan yang interaktif dan menyenangkan. Akan tetapi, praktik pendekatan ini yang dielaborasi dengan teknologi dapat berdampak besar terhadap peningkatan kemampuan penguasaan kosakata anak. Tujuan pengabdian ini yaitu memberdayakan anak-anak di Sanggar Pusaka agar lebih aktif dalam mempelajari kategori kosakata baru dalam Bahasa Inggris. Metode pengabdian yang digunakan yaitu metode DEI (Dialogis, Ekspositori, Introgatif). Pelaksanaan pengabdian berupa pendampingan belajar pada anak usia 8 sampai 12 tahun, bertujuan untuk meningkatkan penguasaan kosakata serta motivasi dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Pendampingan ini meliputi empat tahap yakni observasi, perencanaan, pendampingan, evaluasi, dan refleksi. Tim pengabdian juga memfasilitasi keberlanjutan kegiatan ini melalui desain interaktif berupa latihan-latihan kosakata pada aplikasi kahoot yang dapat di akses secara mandiri atau berkelompok. Kata kunci:  Pemberdayaan anak, game-based learning, kosakata.
Penggunaan Media Audio Visual Al Arabiyah Baina Yadaik untuk Meningkatkan Keterampilan Kalam dan Istima’ Bagi Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Institut Agama Islam Darul A’mal Lampung Khabibul Khoiri; Joni Kawijaya
An Naba Vol. 8 No. 1 (2025): An Naba : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Islam
Publisher : Institut Agama Islam Darul Fattah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51614/ze9am082

Abstract

This study discusses the use of audio-visual media al arabiyah baina yadaik to improve the skills of kalam and istima' for students of the arabic language education study program at the islamic institute of darul a'mal lampung. The background of this study is the lack of active arabic language practice in everyday life, students experience difficulties in dialogue and understanding arabic conversations, which are overall due to the lack integration of digital-based media in the establised curriculum, resulting in low student abilities in kalam and istima' skills. the method used in this study is field research supported by observations, interviews, and documents of students arabic language learning activities. the result of this study indicate a significant increase in the skills of kalam and istima' possessed by students after the implementation of audio-visual media al arabiyah baina yadaik, beacuse this media provides direct practical experience in the form of audio and visuals sourced from native arabs. the findings of this study provide scientific contributions to islamic religious universities in learning kalam and istima' to continuously upgrade in using digital technology as a learning medium.
Penguatan Kosakata Bahasa Inggris Mahasiswa Baru melalui Pembelajaran Kontekstual Berbasis Teks Prosedur dalam Kegiatan Pengolahan Limbah Puspitasari, Ema; Hamatun; Rusmalinda, Riski; Umam, Lukman Habibul; Mustofa, Yusuf; Khoiri, Khabibul
SEWAGATI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): SEWAGATI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Sarau Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61461/sjpm.v4i2.129

Abstract

The management of household waste into granular fertilizer has great potential to support sustainable agriculture while enhancing community environmental literacy. This community service program was conducted in Giriklopomulyo Village, Sekampung District, East Lampung, through a participatory training approach and hands-on practice involving community leaders and two invited experts. Students were also engaged in the waste processing sessions and the preparation of procedural texts based on field experiences. The evaluation results indicated significant improvements in participants’ knowledge, technical skills, ecological awareness, and functional literacy. In addition, participants’ vocabulary mastery related to environmental and agricultural terms increased by 35% as shown in the pre-test and post-test results. The hands-on method proved effective in encouraging active involvement of both the community and students in addressing waste management issues. This program demonstrates that collaboration between universities and rural communities can create locally based, applicable solutions. These findings are essential as a foundation for developing similar programs in other regions with high organic waste potential.