Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Implementasi Kurikulum dan Genre-Based Approach terhadap Pendidikan Karakter Rudiyana, Rudiyana; Widiawati, Diah; Laras, Irena; Saepudin, Saepudin
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.298 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v5i3.521

Abstract

Penelitian ini menjelaskan tentang kajian terhadap implementasi kurikulum dan genre-based approach terhadap pendidikan karakter. Metode yang digunakan dalam kajian ini menggunakan metode atau pendekatan kepustakaan (library research), bahwa studi pustaka atau kepustakaan dapat diartikan sebagai serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca dan mencatat serta mengolah bahan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan alokasi jam pelajaran untuk bahasa Inggris tidaklah selaras dengan jumlah kompetensi dasar yang harus peserta didik kuasai, sehingga berpengaruh pada tingkat kecakapan akademis dan tingkat kecakapan karakter individu. Hal ini berdasarkan sensus statistik dari kemendikbud dan survey yang dilakukan. Jawaban dari permasalahan pertama dan kedua adalah dengan cara mengembalikan alokasi jam mengajar sebanyak 4 JP/minggu. Dengan hal ini dapat mewujudkan tahapan dalam proses mentransfer ilmu bahasa Inggris diperlukan alokasi waktu yang sama seperti halnya mata pelajaran wajib lainnya yang di ujikan secara nasional. Dengan menghilangkan beberapa tahapan dalam mengajar, maka dapat dipastikan terjadinya ketidaksinergisan antara proses akademis dan proses pendidikan karakter. Singkatnya, bagaimana bisa pendidikan karakter ditanamkan apabila guru berkecenderungan mengefektifkan proses mengajarnya dengan cara menghilangkan satu atau beberapa tahapan dari proses kegiatan belajar mengajar karena alokasi waktu yang diberikan hanya 2 JP/minggu.
PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA LEMBAGA PENDIDIKAN TINGGI ISLAM DALAM ERA DIGITAL Paramansyah, Arman; Casmito, Casmito; Taukhid, Amrul; Saepudin, Saepudin
Tahsinia Vol 4 No 2 (2023): Oktober
Publisher : STIT Rakeyan Santang Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57171/jt.v4i2.510

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi masyarakat dan teknologi telah menyatu dalam kehidupan sehari-hari terutama pada lingkungan namun kesiapan dan kedewasaan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi masih kurang maksimal. Oleh karena itu penting juga adanya pengembangan kurikulum pendidikan agama islam (PAI) dalam era digital saat ini di semua lini pendidikan terkhusus di lini pendidikan perguruan tinggi agama islam, guna menunjang mahasiswa dan mahasiswi agar dapat mampu beradaptasi dengan perkembangan era digital dengan bekal agama yang kuat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengembangan kurikulum pendidikan agama islam pada lembaga pendidikan tinggi islam dalam era digital. Metode deskriptif-kualitatif adalah metode yang digunakan untuk penelitian ini. Adapun data yang diperoleh menggunakan data primer yakni data yang didapatkan secara langsung dari lembaga tersebut, selain itu ditunjang oleh data sekunder yakni dengan pustaka yang dimuat dari beberapa referensi buku untuk mencari landasan teori dari beberapa para ahli. Pengumpulan menggunakan wawancara langsung kepada narasumber. Hasil yang didapatkan bahwa orientasi pendidikan islam bukan sebatas mata kuliah keagaman dari bagian kurikulum, namun harus dapat menciptakan intelektual muslim yang dapat memecahkan persoalan yang ada pada Masyarakat. Metode pembelajaran pendidikan agama islam harus dapat dipadukan dengan perkembangan teknologi.
Penguatan Karakter Islami Siswa melalui Pembiasaan Shalat Dhuha di Madrasah Ibtidaiyah Tarbiyatul Athfal Pangkalan Asep Supriatna; Saepudin; Riki Faisal; Hani Nurhayanti; Dede Sarim
Bulletin of Community Engagement Vol. 4 No. 3 (2024): Bulletin of Community Engagement
Publisher : CV. Creative Tugu Pena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51278/bce.v4i3.1572

Abstract

The low level of discipline and awareness of prayer among students shows the importance of efforts to strengthen Islamic character from an early age. This Community Service Activity (PKM) aims to strengthen the Islamic character of students at Madrasah Ibtidaiyah Tarbiyatul Athfal Pangkalan through the habit of Dhuha prayers. The main problem faced is the lack of consistent application of religious values, especially in building sustainable habits of worship. This program is expected to increase students' religious awareness and form an attitude of discipline and responsibility through worship routines. The underlying concept is a spirituality-based character education theory, which emphasizes habituation as an effective method for internalizing values. The methods used include carrying out Dhuha prayers in congregation, teacher assistance, and evaluating student development. The results show a significant increase in students' discipline, sincerity and independence in carrying out their worship. Apart from that, this activity contributes to creating a school environment that is conducive to learning Islamic values. The habit of Dhuha prayer has proven to be effective as a means of forming religious character that can continue in the home environment.
Pembangun Karakter Guru Beretika Islami untuk Peningkatan Profesionalisme di Era Digital Rahman Tanjung; Rian Permana; Rini Novianti Yusuf; Fadli Rais; Saepudin
Bulletin of Community Engagement Vol. 4 No. 3 (2024): Bulletin of Community Engagement
Publisher : CV. Creative Tugu Pena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51278/bce.v4i3.1612

Abstract

The character of teachers with Islamic ethics is very important in increasing educational professionalism, especially in the digital era which is increasingly developing rapidly. The aim of this community service activity is to build the character of teachers at Madrasah Ibtidaiyah  in the Tegalwaru District area who are able to integrate technology with Islamic values in learning. The method used is the Asset-Based Community Development (ABCD) approach, where teachers are actively involved in every process of planning and implementing activities. This activity includes training in the use of learning technology, discussions on the application of Islamic ethics in a digital context, as well as direct assistance in its implementation in the classroom. The results of this activity show an increase in teacher competence in using technology for learning, with 75% of teachers feeling more confident in using technology. In addition, there is a better understanding of the importance of integrating Islamic values in digital learning. This program was also successful in creating social change by forming a teacher study group that continued Islamic technology-based learning independently. The implication of this activity is the need for ongoing training and the development of a more structured learning community to support the development of teacher professionalism in the future.
Eksplorasi Penggunaan Permainan Edukatif Islami Dalam Memahami Konsep Matematika Dasar Mia Audina Musyadad; Agus Jaenal; Irena Laras; Diah Widiawati; Saepudin Saepudin
Journal on Education Vol 7 No 1 (2024): Journal on Education: Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i1.7564

Abstract

Education based on religious values ​​is very important in forming students' character. In this context, the use of Islamic educational games as a basic mathematics learning method in elementary schools has great potential to increase students' understanding, while instilling Islamic values. The aim of this research is to explore the impact of using Islamic educational games in helping students understand basic mathematical concepts at SDIT Kasih Ibu. This research uses a quantitative approach with a pretest-posttest experimental design. Data was collected through pretest and posttest to measure students' mathematical understanding, observations during learning, as well as interviews with teachers and students. The research subjects were 30 fourth grade students who took part in mathematics learning using Islamic educational games. The research results showed a significant increase in understanding basic mathematics after using Islamic educational games. The students' average score on the posttest increased 20 points compared to the pretest. Additionally, students demonstrated higher engagement and increased motivation during learning. This game also supports student character development by integrating Islamic values ​​such as honesty and discipline. Implications: This research suggests that Islamic educational games should be integrated more widely in basic mathematics learning as an effective alternative for improving students' academic understanding and character building in religious-based elementary schools.
Model Manajemen Pendidikan Untuk Mengembangkan Kemandirian Siswa Melalui Project-Based Learning Saepudin Saepudin; Riki Faisal; Agus Jaenal; Rendi Atnanto; Wiwin Winarti
Journal on Education Vol 7 No 1 (2024): Journal on Education: Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i1.7602

Abstract

Student independence is a very important skill in education, especially at the elementary school level, to prepare them to face future challenges. This research aims to determine the effect of implementing the Project-Based Learning (PjBL) model on the development of student independence at SDIT Al-Anshoriyah. PjBL was chosen because it was considered able to teach students to be more independent in managing time, completing assignments, collaborating with friends, and taking initiative. The research method used is descriptive research with a quantitative approach. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, and distributing questionnaires to students and teachers. The data obtained was analyzed using descriptive statistics to determine the increase in student independence before and after implementing PJBL. The research results show that implementing PjBL can increase students' independence in managing time, completing assignments, collaborating with friends, and taking initiative. This increase looks significant, where the percentage of students who are able to manage their time well increases from 55% to 78%, and the ability to collaborate with friends increases from 65% to 85%. The implications of this research are the importance of more intensive training for teachers in designing and implementing projects, as well as the need for better managerial support for implementing PjBL
Strategi Manajerial Pesantren dalam Meningkatkan Kemandirian Santri di Era Digital Candra Mochamad Surya; Asep Supriatna; Hasan Al Banna; Saepudin Saepudin; Haris Sandi Yudha
Journal on Education Vol. 7 No. 2 (2025): Journal on Education: Volume 7 Nomor 2 Tahun 2025 In Progress (Januari-Februari
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i2.8234

Abstract

The independence of Islamic boarding schools in the digital era faces major challenges related to time management, entrepreneurship and the use of technology. This research aims to identify and analyze the managerial strategies implemented by the Miftahul Khoirot Islamic Boarding School in increasing the independence of students in the digital era. The method used in this research is a qualitative descriptive approach with data collection techniques through interviews, observation and documentation. Data sources for this research include Islamic boarding school administrators, caregivers, and students. The collected data was then analyzed using qualitative data analysis techniques through data reduction, data presentation and drawing conclusions. The research results show that the Miftahul Khoirot Islamic Boarding School has implemented an entrepreneurship program involving students, but the students still need further assistance in managing their businesses. In addition, challenges related to time management, independent decision making, and access to digital learning are also obstacles. Device limitations and internet network quality influence the effectiveness of digital learning implemented. The implication of this research is the need to strengthen technological infrastructure, more intensive entrepreneurship training, and better time management for students, so that they can be more independent in facing challenges in the digital era.
Melindungi Generasi Digital: Menerapkan Kontrol Orang Tua pada Gawai Anak untuk Pengalaman Online yang Aman: Pengabdian Febrianthy, Cindy; Irena Laras; Saepudin; Agus Jaenal; Marwah Triyati
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4793

Abstract

Meningkatnya penggunaan gawai pada anak usia dini di era digital membawa dampak positif sekaligus risiko terhadap perkembangan anak, khususnya terkait kecanduan gawai, paparan konten tidak sesuai usia, serta lemahnya pengawasan aktivitas daring. Kondisi ini menuntut peran aktif orang tua dalam pengasuhan digital sebagai bagian dari upaya perlindungan anak. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital orang tua serta membekali mereka dengan keterampilan praktis dalam mengontrol penggunaan gawai anak melalui pemanfaatan aplikasi Google Family Link. Kegiatan dilaksanakan di TKN Pembina Karawang dengan sasaran orang tua/wali murid, menggunakan metode edukatif-partisipatif yang meliputi penyuluhan, pelatihan praktik langsung penggunaan aplikasi parental control, serta evaluasi melalui observasi dan umpan balik peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman orang tua mengenai risiko penggunaan gawai pada anak dan pentingnya pengawasan digital sebagai bagian dari perlindungan anak. Selain itu, orang tua mampu menerapkan pengaturan batas waktu layar, pembatasan aplikasi, serta pemantauan aktivitas daring anak secara lebih terstruktur. Kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi edukasi perlindungan anak, peningkatan literasi digital orang tua, dan penerapan teknologi kontrol orang tua dapat menjadi strategi efektif dalam menciptakan pengalaman digital anak yang lebih aman dan sehat.
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI INCINERATOR UNTUK PENGELOLAAN SAMPAH MENUJU LINGKUNGAN SEHAT DI DESA KUTANEGARA Saepudin, Saepudin; Kamilah, Kamilah; Yuliasari, Yuliasari; Nurhayati, Siti; Khoerunissa, Siti; Malki Al Musthaufhani, Muhammad
Publikasi Ilmiah Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat (SIKEMAS) Vol. 4 No. 4 (2026): Artikel Pengabdian bulan Januari-Maret 2026
Publisher : Lafadz Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/sikemas.v4i4.4743

Abstract

Produksi sampah di tingkat desa terus meningkat, sedangkan cara penanganan masih terbatas pada pembakaran terbuka dan pembuangan sembarangan. Kondisi ini memicu pencemaran udara, bau tidak sedap, dan risiko kesehatan bagi warga. Kegiatan pengabdian masyarakat ini ditujukan untuk memperkenalkan serta mengaplikasikan teknologi incinerator sederhana sebagai alternatif pengolahan sampah di Desa Kutanegara. Metode yang dilakukan meliputi penyuluhan, pelatihan pembuatan incinerator, hingga pendampingan pengoperasian yang melibatkan 35 peserta dari unsur masyarakat dan aparat desa. Evaluasi dilaksanakan melalui observasi, wawancara, dan angket. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan warga sebesar 78% mengenai pengelolaan sampah serta terbangunnya prototipe incinerator berbahan paving blok yang mampu menurunkan volume sampah hingga 60%. Program ini menumbuhkan kesadaran baru bagi masyarakat untuk mengelola sampah dengan cara yang lebih sehat dan berkelanjutan.
PENDAMPINGAN PENDIDIKAN KARAKTER UNTUK MENINGKATKAN MORAL DAN ETIKA PADA MASYARAKAT USIA SEKOLAH Saepudin, Saepudin; Laras, Irena; Febrianthy, Cindy; Arifudin, Opan; Kartika, Ika
Publikasi Ilmiah Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat (SIKEMAS) Vol. 2 No. 4 (2024): Artikel Pengabdian bulan Januari-Maret 2024
Publisher : Lafadz Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/sikemas.v2i4.4783

Abstract

Pendidikan karakter merupakan langkah strategis dalam membangun masyarakat yang berakhlak mulia, bermoral, dan beretika. Masyarakat usia sekolah memegang peranan penting dalam membentuk generasi penerus bangsa yang berkualitas. Namun, masih terdapat tantangan dalam penanaman nilai moral dan etika yang efektif di lingkungan masyarakat. Untuk menjawab permasalahan ini, kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan melalui pendampingan pendidikan karakter yang berfokus pada peningkatan moral dan etika masyarakat usia sekolah. Kegiatan ini melibatkan pelatihan, sosialisasi, serta pendampingan langsung kepada pelajar, orang tua, dan tenaga pendidik di lingkungan masyarakat. Pendekatan yang digunakan meliputi metode ceramah, diskusi interaktif, dan praktik langsung dalam kehidupan sehari-hari. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan kesadaran dan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pendidikan karakter serta penerapan nilai-nilai moral dan etika dalam kehidupan bermasyarakat dan bersekolah. Diharapkan, melalui pendampingan ini, masyarakat usia sekolah mampu menerapkan nilai-nilai karakter secara konsisten, sehingga tercipta suasana belajar dan bermasyarakat yang harmonis, saling menghormati, dan bertanggung jawab. Keberlanjutan program ini sangat penting agar nilai-nilai moral dan etika terus berkembang dan menjadi budaya yang melekat dalam kehidupan masyarakat.