Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Pelatihan Penggunaan Website Informasi Brainfor Islamic Mardalius, Mardalius; Akmal Nasution; Mohd. Siddik
Journal Of Indonesian Social Society (JISS) Vol. 1 No. 3 (2023): JISS - Oktober
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/jiss.v1i3.132

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan implementasi pelatihan penggunaan website informasi bagi tenaga pendidik di Brainfor Islamic School. Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan teknis dalam memanfaatkan website sebagai alat efektif dalam mendukung pembelajaran dan pengelolaan informasi di sekolah. Metode pelatihan meliputi penyampaian teori, demonstrasi praktis, dan sesi interaktif di mana peserta dapat berlatih langsung. Evaluasi dilakukan untuk menilai efektivitas pelatihan berdasarkan peningkatan pemahaman dan penerapan praktik menggunakan website informasi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta tentang manfaat dan potensi website dalam konteks pendidikan Islam di Brainfor Islamic School. Diharapkan bahwa pelatihan ini akan membawa perubahan positif dalam meningkatkan efisiensi pengelolaan informasi, kualitas pembelajaran, dan interaksi antara stakeholder di Brainfor Islamic School. Kesimpulannya, pelatihan penggunaan website informasi membuktikan efektif dalam meningkatkan penggunaan teknologi informasi di lingkungan pendidikan Islam.
SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PADA APLIKASI MAPPING PANTI ASUHAN DI ASAHAN Br Lubis, Riska Puspita; Fauziah, Rizky; Nasution, Akmal
JUTSI: Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi Vol. 2 No. 3 (2022): OCTOBER 2022
Publisher : LPPM STMIK Royal Kisaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jutsi.v2i3.3003

Abstract

Abstract: Information cannot be separated from life activities, and increasingly complex human needs encourage society to develop the latest technology, including GIS. Likewise with the need for GIS information in the Asahan Orphanage mapping application. The method used in this research is qualitative method. The tools used to create this geographic information system for orphanages use codeigniter and leaflets which are implemented with supporting software. Through a structured approach, the problem of orphanages that do not yet have an application that can promote the location of orphanages and the results of the system will be easy to maintain, flexible, and possible. users will be more satisfied, well documented, on time, and within the development budget, productivity will increase and quality will be better. With the GIS mapping application for the Asahan Orphanage, users can more easily obtain location information.        Keywords: Geographic Information Systems (GIS); WebGIS; Orphanage.  Abstrak: Informasi tidak dapat dipisahkan dari aktivitas kehidupan, dan kebutuhan manusia yang semakin kompleks mendorong masyarakat untuk mengembangkan teknologi terkini termasuk SIG. Begitu pula dengan kebutuhan informasi SIG dalam aplikasi mapping Panti Asuhan Asahan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Perangkat yang digunakan untuk membuat sistem informasi geografis panti asuhan ini menggunakan codeigniter dan leaflet yang dikinerjakan dengan software pendukung,Melalui pendekatan terstruktur maka permasalahan  panti asuhan yang belum mempunyai aplikasi yang dapat mempromosikan lokasi panti asuhan dan hasil dari sistem akan mudah dirawat, fleksibel, dan memungkinkan pengguna menjadi lebih Memuaskan, terdokumentasikan dengan baik, tepat waktu, dan sesuai anggaran biaya pengembangan, produktivitas akan meningkat dan kualitas akan lebih baik. Dengan adanya SIG aplikasi mapping Panti Asuhan Asahan ini pengguna dapat lebih mudah memperoleh informasi lokasi.Kata kunci: Sistem Informasi Geografis (SIG); WebGIS; Panti Asuhan.
ANALISIS SPASIAL KEMISKINAN DENGAN K-MEANS DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) DI DESA PONDOK BUNGUR Nasution, Akmal; Siddik, Mohd.; Saputra, Endra
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4660

Abstract

Abstract:Poverty is a complex social problem and requires a more in-depth analytical approach. To determine the level of poverty in a community, variables such as education, employment, income, ownership, housing conditions, and access to clean water and electricity are needed. Pondok Bungur is a village in Asahan Regency consisting of 10 hamlets, the majority of whose residents have low incomes, do not own secondary necessities, use water other than from the Regional Water Company (PDAM), and have limited access to electricity. Due to the lack of a clear classification of welfare, social assistance is often not well-targeted. As a solution, data science techniques with the k-means algorithm are applied to classify the level of poverty in the village. This study aims to identify which hamlets have the highest, medium, and low levels of poverty while analyzing the spatial distribution of poverty in Pondok Bungur village by integrating the k-means method and a geographic information system. The targeted outputs of this study are publications in Sinta 3-accredited journals and ready-to-use systems/applications. The results of this study are expected to provide an overview of the spatial distribution of poverty and become a basis for decision-making for the local government. The Technology Readiness Level (TKT) of this research is at level 5, where the K-Means method has been tested on real-world datasets and can be applied to spatial analysis in a broader context. The developed geographic information system will be tested for its validity in visualizing poverty data to support data-driven policymaking.Keyword:Poverty; K-Means; GIS; Clustering; Spatial Analysis.Abstrak:Kemiskinan merupakan permasalahan sosial yang kompleks dan memerlukan pendekatan analitis yang lebih mendalam. Untuk menentukan tingkat kemiskinan dalam masyarakat, diperlukan variabel-variabel seperti pendidikan, pekerjaan, penghasilan, kepemilikan, kondisi tempat tinggal, serta akses terhadap air bersih dan listrik. Pondok bungur merupakan sebuah desa di Kabupaten Asahan yang terdiri dari 10 dusun, mayoritas penduduknya berpenghasilan rendah, tidak memiliki barang kebutuhan sekunder, menggunakan air yang bukan dari PDAM, dan memiliki akses listrik yang terbatas. Karena tidak adanya klasifikasi yang jelas mengenai kesejahteraan ini akibatnya bantuan sosial sering kali tidak tepat sasaran. Sebagai solusinya, teknik data science dengan algoritma k-means diterapkan untuk mengklasifikasikan tingkat kemiskinan di desa tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dusun mana yang memiliki tingkat kemiskinan tertinggi, menengah, dan rendah sekaligus menganalisis distribusi spasial kemiskinan di desa pondok bungur ini dengan mengintegrasikan metode k-means dan sistem informasi geografis. Luaran yang ditargetkan dari penelitian ini berupa publikasi jurnal terakreditasi sinta 3 dan sistem/aplikasi yang siap pakai. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran distribusi spasial kemiskinan dan menjadi dasar pengambilan keputusan bagi pemerintah daerah. Tingkat Kesiapan Teknologi (TKT) penelitian ini berada pada level 5, di mana metode K- Means telah diuji dengan dataset nyata dan dapat diterapkan untuk analisis spasial dalam lingkungan yang lebih luas. Sistem informasi geografis yang dikembangkan akan diuji validitasnya dalam memvisualisasikan data kemiskinan guna mendukung pengambilan kebijakan berbasis data.Kata kunci:Kemiskinan; K-Means; SIG; Clustering; Analisis Spasial.
Pelatihan Pembelajaran Coding for Kids Untuk Guru SD Brainfor Islamic School Akmal Nasution; Nasrun Marpaung
Journal Of Indonesian Social Society (JISS) Vol. 3 No. 3 (2025): JISS - Oktober
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/jiss.v3i3.575

Abstract

Keterampilan coding telah menjadi bagian penting dalam pengembangan kemampuan berpikir logis dan kreatif sejak usia dini. Namun, belum semua guru sekolah dasar memiliki pemahaman dan keterampilan yang cukup untuk mengajarkan coding kepada siswanya. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan pembelajaran Coding for Kids kepada para guru di SD Brainfor Islamic School. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Mei 2025 dengan pendekatan pemaparan materi dan praktik langsung. Materi mencakup pengenalan konsep dasar coding, manfaatnya dalam pendidikan dasar, serta pengenalan berbagai tools yang sesuai untuk anak usia SD  kelas 1 sampai 6. Salah satu tools yang diperkenalkan dan dilatihkan adalah Scratch, sebuah platform visual yang intuitif dan ramah anak. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa lebih dari 85% peserta pelatihan mampu memahami konsep dasar coding dan mengimplementasikan Scratch dalam rencana pembelajaran mereka. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membekali guru-guru dengan kompetensi digital yang relevan untuk kebutuhan pembelajaran dimasa depan.
Mengukur Kinerja Juru Parkir Di Asahan Dengan Bantuan Machine Learning Method K-Nearest Neighbor Ningsih, Septia; Nasution, Akmal; Santoso
J-Com (Journal of Computer) Vol. 5 No. 3 (2025): NOVEMBER 2025
Publisher : STMIK Royal Kisaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/j-com.v5i3.4279

Abstract

Abstract: Information Technology (IT) has played a crucial role in various sectors, including the transportation sector, as seen in the Department of Transportation of Asahan Regency, North Sumatra. One of the challenges in this area is the performance of parking attendants, which affects the effectiveness of parking management and traffic safety. Poor performance of parking attendants can cause various issues, including traffic congestion, rule violations, and user discomfort. Therefore, evaluating the performance of parking attendants is essential to improve service quality and parking safety. In this context, the implementation of a technology-based information system is an appropriate solution to enhance the effectiveness of the performance evaluation process for parking attendants. Classification methods, such as k-nearest neighbor (KNN), are used to evaluate the performance of parking attendants more accurately and efficiently. This method allows early detection of poor performance, such as fraud or traffic rule violations, and provides feedback for improvements. The primary goal is to measure effectiveness, identify areas for improvement, and recognize parking attendants with good performance. Keywords: Information Technology, Parking Attendants, Performance Evaluation, KNN, Asahan Regency. Abstrak: Teknologi Informasi (TI) telah memainkan peran penting dalam berbagai sektor, termasuk sektor transportasi, seperti yang terlihat pada Dinas Perhubungan Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Salah satu tantangan di wilayah ini adalah kinerja juru parkir yang mempengaruhi efektivitas pengelolaan parkir dan keselamatan lalu lintas. Kinerja juru parkir yang kurang optimal dapat menimbulkan berbagai masalah, termasuk kemacetan, pelanggaran aturan, dan ketidaknyamanan pengguna parkir. Oleh karena itu, penilaian kinerja juru parkir menjadi sangat penting untuk meningkatkan kualitas layanan dan keamanan parkir. Dalam konteks ini, penerapan sistem informasi berbasis teknologi menjadi solusi yang tepat untuk meningkatkan efektivitas proses penilaian kinerja juru parkir. Metode klasifikasi, seperti k-nearest neighbor (KNN), digunakan untuk mengevaluasi kinerja juru parkir dengan lebih akurat dan efisien. Metode ini memungkinkan deteksi dini terhadap kinerja buruk, seperti penipuan atau pelanggaran aturan lalu lintas, serta memberikan umpan balik untuk perbaikan. Tujuan utamanya adalah mengukur efektivitas, mengidentifikasi area perbaikan, dan memberikan apresiasi bagi juru parkir yang memiliki kinerja baik. Kata Kunci: Teknologi Informasi, Juru Parkir, Penilaian Kinerja, KNN, Kabupaten Asahan.
Workshop Instalasi Jaringan Komputer Pada Mts. Darussalam Air Joman Mohd. Siddik; Akmal Nasution; Adi Prijuna Lubis
Journal Of Indonesian Social Society (JISS) Vol. 1 No. 1 (2023): JISS - Februari
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.947 KB) | DOI: 10.59435/jiss.v1i1.17

Abstract

Abstrak Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang diberi judul “Workshop Instalasi Jaringan Komputer Pada MTs. Darussalam Air Joman” bertujuan untuk memberikan kegiatan extrakulikuler kepada Siswa-siswi MTs. Daarussalam Jl. Manunggal XIV, Air Joman, Kec. Air Joman, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara 21263, dalam pemahaman instalasi jaringan komputer. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah deskriptif dan praktek. Pemateri melakukan penjelasan-penjelasan tentang bagaimana cara melakukan instalasi jaringan komputer, kemudian menjelaskan teknologi-teknologi hardware yang akan digunakan saat melakukan instalasi jaringan komputer, selanjutnya Siswa-siswi meakukan kegiatan praktikum langsung dalam melakukan instalasi jaringan komputer. Beberapa point penting yang dijelaskan serta dipraktekkan dalam kegiatan ini, yaitu bagaimana melakukan instalasi jaringan komputer, serta bagaimana melakukan konfigurasinya.
Instalasi Website Informasi Brainfor Islamic School Akmal Nasution; Mardalius, Mardalius; Mohd. Siddik
Journal Of Indonesian Social Society (JISS) Vol. 1 No. 2 (2023): JISS - Juni
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/jiss.v1i2.102

Abstract

Penerapan teknologi dalam pengelolaan dan manajemen sekolah menjadi hal yang wajib untuk membawa sekolah berkembang secara modern dan transparan. Salah satu bagian penting dalam sekolah yang harus di kelola dengan baik adalah bagian akademik sekolah. Semua informasi tentang data guru, siswa, materi dan bahkan jadwal pelajaran seharusnya terdokumentasi dengan baik. Disini lah peran teknologi dapat dimanfaatkan agar pengelolaan data akademik tersebut tidak tumpang tindih, berantakan, dan sulit dikelola. Teknologi yang paling tepat berupa website yang dapat menampung dan memuat semua informasi tentang sekolah tersebut. Website yang dimaksud telah diselesaikan dan siap dipasangkan kesekolah oleh tim PKM kampus, yang merupakan wujud tri dharma perguruan tinggi yang harus dilakukan oleh setiap dosen. Sekolah yang akan dijadikan target pemasangan atau instalasi website ini adalah Brainfor Islamic School, yang merupakan sekolah dengan jenjang pendidikan TK dan SD yang masih tergolong baru di daerah Kisaran.
Pemanfaatan Teknologi Informasi Dalam Pembelajaran Daring Mohd. Siddik; Akmal Nasution; Adi Prijuna Lubis
Jurnal IPTEK Bagi Masyarakat Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : Ali Institute of Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55537/jibm.v3i2.692

Abstract

Kegiatan PKM (pengabdian kepada masyarakat) ini berjudul “Workshop Pemanfaatan Teknologi IT Dalam Pembelajaran Daring” bertujuan untuk memberikan pemahaman Kepada Bapak/Ibu Guru Brainfor Islamic School Jl. Pelita No.8k, Teladan, Kec. Kota Kisaran Timur, Kabupaten Asahan dalam pemanfaatan teknologi IT dalam pembelajaran yang dilakukan dengan daring. Adapun Metode pelaksanaan pengabdian yang digunakan pada kegiatan ini adalah deskriptif dan praktik langsung. Pemateri melakukan penjelasan-penjelasan tentang pemanfaatan IT dengan aplikasi seperti Google Classroom, Zoom, dan Edpuzzle yang nantinya bisa digunakan dalam melakukan pembelajaran secara daring, kemudian menjelaskan bagaimana cara penggunaan teknologi-teknologi tersebut, selanjutnya Bapak/Ibu Guru melakukan kegiatan workshop dan mempraktikan kembali dari materi yang diberikan pada whorkshop praktikum. Point-point penting yang akan dijelaskan dan dipraktikkan dalam kegiatan ini, ialah menjelaskan  aplikasi dan cara menggunakannya yang disertai dengan peraktik secara langsung dalam menggunakan aplikasi-aplikasi tersebut.