Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Formulation Cream of Ethanol Patikan Kebo Weeds (Euphorbia hirta L.) Extract As An In Vitro Anti-Acne Barus, Lydia Br; Purba, Sanna Kamisna Royani; Br. Gultom, Sesilia Sri Susandri; Simanjuntak, Helen Anjelina; Purba, Hermawan; Singarimbun, Nurbaiti Br.; Zega, Defacto Firmawati
JURNAL PEMBELAJARAN DAN BIOLOGI NUKLEUS Vol 11, No 2: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus June 2025
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpbn.v11i2.6698

Abstract

Background: Acne is a skin inflammation that is prevalent in 80-100% of the population, particularly during adolescence.  The Patikan Kebo (Euphorbia hirta L.) weed plant is employed in a cream formulation to treat acne. Therefore, this study aims to determine the formula of the Patikan Kebo (E. hirta L.) weed cream preparation that is as effective as an in vitro anti-acne. Methodology: the research method was carried out experimentally with the stages of sample preparation, phytochemical screening, extraction, formulation, evaluation, and antibacterial activity test that caused acne using the well diffusion method. Findings: The results showed the Patikan Kebo (E. hirta L.) weed has secondary metabolites consisting of alkaloids, flavonoids, saponins, tannins, and steroids/triterpenoids. The evaluation of the cream preparation of each formula has met cosmetic standards. The diameter of the F4 inhibition zone has antibacterial activity against acne-causing Propionibacterium acnes (12.03 ± 0.81 mm), Staphylococcus epidermidis (11.48 ± 1.10 mm), S. aureus (12.07 ± 0.06 mm), and the F5 inhibition zone P. acnes (13.53 ± 0.15 mm), S. epidermidis (12.54 ± 0.75 mm), and S. aureus (13.03 ± 0.61 mm). Formulas F4 and F5 are more effective as anti-acne with a strong inhibition zone diameter. Contribution: These findings indicate that formulas F4 and F5 can be further developed as alternative natural active ingredients in cosmetic or pharmaceutical products for acne therapy, thus contributing to the development of safer, more economical, and more sustainable local herbal medicine
Ocimum Tenuiflorum Linne: A Narrative Review Kasmara, Dwi Pratiwi; Singarimbun, Nurbaiti Br.; Perangin-Angin, Susi Amenta Beru
International Journal of Nursing Information Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Qualitative and Quantitative Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58418/ijni.v3i1.62

Abstract

Indonesia's diverse flora offers significant potential for medicinal plant production, yet reliance on anecdotal experiences prompts a deeper examination. This study focuses on Ruku-ruku (Ocimum Tenuiflorum Linne), traditionally a culinary herb in West Sumatra. Despite its local culinary use, Ruku-ruku remains largely unexplored for medicinal properties, emphasizing the importance of phytochemical screening to uncover its therapeutic potential. Ocimum Sanctum, known as Holy Basil or Tulsi, holds sacred status in India and boasts a rich history documented in ancient medical texts. This study aimed to review the evidence for therapeutic efficacy and botanical and chemical aspects. The research methodology, employing a narrative literature review, assesses 40 studies (2015-2023). Results underscore Tulsi's holistic benefits, covering metabolic disorders, cardiovascular and cognitive health, infections, cancer prevention, oral health, wound healing, and weight management. Diverse formulations, from essential oils to capsules and gels, highlight the extensive applications of Ocimum Tenuiflorum Linne. The study explores botanical and chemical aspects, including shoot induction and essential oil extraction. Ocimum Sanctum's adaptogenic and antimicrobial properties are discussed, showcasing its potential under stress conditions and against various infections. In conclusion, this review stresses the vast therapeutic potential of Ocimum Tenuiflorum Linne, urging further research to unlock its full medicinal benefits. Integrating traditional wisdom with modern science positions these plants as valuable subjects for pharmaceutical and medicinal applications, potentially addressing contemporary health challenges, including the COVID-19 pandemic. This research contributes to providing information about Ocimum Tenuiflorum Linne and its benefits for health care as therapeutic properties.
SOSIALISASI DESAIN PRODUK MINYAK KARO UPAYA PENINGKATAN DALAM PEMASARAN Sinaga, Sahat; Br. Singarimbun, Nurbaiti; Saragih, Elseria; Br. Barus, Lydia; Royani Purba, Sanna Kamisna; Sinaga, Suharni Pintamas; Simanjuntak, Helen Anjelina; Febrianti, Rini
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.25871

Abstract

Minyak karo merupakan produk kearifan lokal masyarakat desa tangkahan, kecamatan namorambe, kabupaten deli Serdang. Produk minyak karo dimanfaatkan dalam bidang kesehatan. Namun penggunaan minyak karo hanya untuk kalangan sendiri dan masyarakat lokal. Sehingga perlu dilakukan pengembangan minyak karo agar dapat dikenal oleh masyarakat luas baik daerah, nasional dan internasional. Upaya yang dilakukan adalah sosialisasi desain produk minyak karo yang menarik dengan tujuan untuk meningkatkan minat pembeli. Kegiatan dilakukan kepada pemberdayaan peracik minyak karo yaitu Ibu nande victor dan Bapak Jhon karo. Desain produk melibatkan oleh mahasiswa-mahasiswi STIKes Senior Medan. Selain itu, produk dipasarkan secara online. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan produksi minyak karo yang memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan pendapatan ekonomi peracik minyak karo yang berdampak baik terdahap pengembangan masyarakat di desa. Desain produk yang menarik memberikan daya pikat kepada pembeli yang akhirnya dapat meningkatkan jumlah produksi.
PENYULUHAN TENTANG PENTINGNYA POSYANDU BALITA DI POSYANDU PLAMBOYAN 3 DESA UJUNG LABUHAN KECAMATAN NAMORAMBE Singarimbun, Nurbaiti Br.; Kasmara, Dwi Pratiwi; Pasaribu, Selli M; Yelni, Afrida; Simanjuntak, Helen Anjelina; Febrianti, Rini
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.33251

Abstract

Posyandu adalah singkatan dari Pos Pelayanan Terpadu. Posyandu bertujuan untuk memantau dan meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya pada kelompok balita (anak usia 0-5 tahun) dan ibu hamil. Posyandu juga bertujuan untuk mencegah peningkatan angka kematian ibu dan bayi saat kehamilan, persalinan, atau setelahnya. Tujuan kegiatan pengabdian adalah untuk melakukan memberikan edukasi kepada ibu-ibu di desa ujung labuhan untuk membawa balitanya ke posyandu plamboyan 3 secara berkala, karena dengan demikian pertumbuhan dan perkembangan balita dapat dipantau ke arah yang lebih baik. Metode kegiatan berupa kegiatan penyuluhan dengan tahapan kegiatan ceramah, tanya jawab, pemeriksaan kesehatan balita dan pemberian paket makanan tambahan. Kegiatan dihadiri oleh 31 Ibu beserta balitanya. Kesimpulan kegiatan adalah para ibu antusias untuk mengetahui akan pentingnya manfaat posyandu balita.